ETD - Unsyiah Central Library
Not a member yet
92391 research outputs found
Sort by
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK HIPOFISIS SAPI DAN HUMAN CHORIONIC GONADOTROPIN (HCG) PADA KELINCI LOKAL TERHADAP PENINGKATAN HORMON PROGESTERON
SIFAT FISIS DAN KIMIAWI KOMODITAS KOPI UNGGULAN INDONESIA JENIS ARABIKA SETELAH PROSES ROASTING MEDIUM TO DARK
STUDI PENGARUH SUHU DAN WAKTU PEMANGGANGAN TERHADAP SIFAT FISIS KOPI GAYO JENIS ARABIKA DAN ROBUSTA
EVALUASI KOMPOSISI GIZI DAN ORGANOLEPTIK NUGGETRNAYAM DENGAN PENAMBAHAN DAUN KELORRN(MORINGA OLEIFERA L)
ABSTRAKTari Maulianti (2023).Evaluasi Komposisi Gizi Dan Organoleptik Nugget Ayam DenganPenambahan Daun Kelor (Moringa Oleifera L).Nugget merupakan makanan cepat saji, mempunyai nilai gizi, dan aman untukdikonsumsi. Selama ini nugget terbuat dari daging ayam. Harga daging ayam sebagai bahanbaku yang mahal membuat tidak semua orang dapat menikmatinya, dengan fenomenaseperti ini, diperlukan alternatif penambahan daun kelor untuk mengurangi penggunaandaging ayam serta dapat menambah nilai gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh kualitas dan kandungan gizi nugget ayam dengan penambahan daun kelor melaluiuji organoleptik. Data dianalisis menggunakan Uji Analisis Varian (ANAVA) dan uji lanjutberupa Beda Nyata Jujur/ BNJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruhyang signifikan terhadap semua parameter yaitu warna, aroma, tekstur dan rasa pada ujihedonik dengan nilai Fhitung>Ftabel. Kualitas nugget yang paling disukai panelis adalahperlakuan kontrol P0 (tanpa penambahan daun kelor). Sedangkan kulitas nugget setelahpenambahan daun kelor paling disukai panelis adalah perlakuan P1 (penambahan daun kelor15 g) mimiliki nilai kadar air 39,3 %, kadar abu 1,7 %, protein 14,7 %, lemak 15,0% dankarbohidrat 25,9 %.Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkanbahwa penambahan daun kelor kedalam nugget dapat meningkatkan kualitas nugget dannilai gizi.Kata kunci: Nugget ayam, daun kelor, organoleptik, proksima
KAJIAN INDEKS LARVA NYAMUK AEDES SPP. DI GAMPONG IE MASEN KAYEE ADANG KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH
Salah satu jenis nyamuk yang memiliki peran sebagai pembawa vektor penyebab demam berdarah dengue adalah nyamuk Aedes spp. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kepadatan jentik nyamuk Aedes spp. di Gampong Ie Masen Kayee Adang, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. Metode survei larva tunggal digunakan dalam penelitian ini. Wilayah survei meliputi beberapa dusun di Gampong Ie Masen Kayee Adang, yaitu Dusun Ujung Blang, Dusun Ujung Tanjung, Dusun Ujung Krueng, dan Dusun Kebun Raja. Sampel diambil secara acak dengan jumlah 100 rumah setiap dusun. Data jentik dikumpulkan dari berbagai jenis wadah yang ditemukan di Gampong Ie Masen Kayee Adang, dan kepadatan dihitung berdasarkan parameter indeks jentik seperti Houst Indeks (HI), Container Indeks (CI), dan Bretau Indeks (BI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Density Figure (DF) atau kepadatan larva nyamuk Aedes spp. di Gampong Ie Masen Kayee Adang adalah dalam kategori sedang. Kepadatan larva nyamuk (Indoor) di dalam rumah dan (Outdoor) di luar rumah juga dalam kategori sedang
HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DENGAN SELF-OBJECTIFICATION PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL
ABSTRAKPerempuan memiliki kecenderungan untuk meningkatkan penampilan fisiknya, hal tersebut, seringkali dipicu oleh self-objectification akibat internalisasi dari praktik-praktik budaya objektifikasi. Salah satu strategi yang mempengaruhi berkurangnya tingkat self-objectification pada perempuan, adalah self-compassion, karena self-compassion dapat meningkatkan penghayatan positif perempuan terhadap diri termasuk fisiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-compassion dengan self-objectification pada perempuan dewasa awal di Kota Banda Aceh, melalui pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel dari penelitian ini adalah 350 perempuan yang berusia 18-40 tahun. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik accidental sampling. Self-compassion diukur menggunakan Skala Welas Diri (SWD), sedangkan self-objectification diukur menggunakan Self-Objectification Beliefs and Behavior Scale (SOBBS). Hasil analisis data menunjukkan data terdistribusi normal dan linier, sehingga uji hipotesis menggunakan Pearson Product Moment Correlation yang menunjukkan nilai signifikansi (p) = 0,000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara self-compassion dengan self-objectification pada sampel penelitian yaitu perempuan dewasa awal di Kota Banda Aceh, dengan hubungan yang negatif yaitu apabila tingkat self-compassion cenderung tinggi maka tingkat self-objectification cenderung rendah, begitu pula sebaliknya. Kata kunci: Self-Objectification, Self-Compassion, Perempuan Dewasa Awal, Penampilan Fisik, Budaya Objektifikas
PENGGUNAAN METODE FUZZY ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (FAHP) DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BAHAN KAIN PEMBUATAN JILBAB POLOS
Dalam dunia bisnis, salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan yaitu kualitas bahan baku. Kualitas bahan baku kain yang bagus menjadi salah satu penentu kualitas jilbab. Umumnya memilih jenis kain jilbab nyatanya sangat diperlukan agar tetap nyaman melakukan aktivitas. Kain sendiri memiliki karakteristik yang berbeda serta kelebihan dan kekurangannya. Penentuan kualitas kain dilakukan berdasarkan beberapa kriteria, seperti kenyamanan, serat kain, perawatan, dan ketebalan. Dari banyaknya jenis bahan kain yang beredar terdapat 4 bahan kain yang cocok digunakan sehari-hari dan mudah untuk dikombinasikan yaitu Ima, Hycon, Katun, Voile. Tujuan dari penelitian ini yaitu pemilihan salah satu jenis bahan baku kain yang paling direkomendasikan dalam pembuatan jilbab polos dengan menggunakan metode Fuzzy Analytic Hierarchy Process (FAHP) yang memiliki perhitungan validitas sampai batas toleransi inkonsistensi berbagai kriteria dan alternatif yang dipilih oleh pengambilan keputusan sampai pada sub-sub kriteria yang paling detail. Metode ini merupakan gabungan dari metode AHP dengan pendekatan konsep fuzzy. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan metode FAHP ini diperoleh bahwa jenis bahan kain Hycon (A2) mempunyai nilai paling optimal yaitu sebesar 40.66% dibandingkan dengan jenis bahan kain Voile (A4) yaitu sebesar 39.26%, jenis bahan kain Ima (A1) sebesar 20.08% dan jenis bahan kain Katun (A3) sebesar 0%. Dari persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa jenis bahan kain Hycon (A2) adalah yang paling direkomendasikan dalam keputusan pemilihan jenis bahan kain jilbab untuk diproduksi, kemudian diikuti jenis bahan kain Voile, jenis bahan kain Ima dan jenis bahan kain Katun. Hasil penelitian ini bermanfaat sebagai bahan pertimbangan dan acuan pemilik usaha dalam pengambilan keputusan terkait pemilihan bahan baku kain jilbab polos.Kata kunci: bahan kain, jilbab, Fuzzy Analytic Hierarchy Process, Sistem Pendukung Keputusa
ANALISIS KEAMANAN JARINGAN PADA FASILITAS JARINGAN WI-FI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA TERHADAP SERANGAN PACKET SNIFFING
Jaringan komputer adalah kumpulan yang saling berhubungan dari sejumlah komputer otonom. Jaringan komputer dibangun untuk membawa informasi sesuai dari pihak pengirim ke penerima melalui media komunikasi. Dengan perkembangan teknologi informasi saat ini lebih berfokus kepada keamanan jaringan atau cyber security untuk menjamin keamanan dan ketepatan informasi yang dikirim. Pada gedung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam terdapat peralatan jaringan berupa Wi-Fi sebagai media penyaluran data dan informasi yang terhubung ke jaringan intranet dan internet. Jaringan Wi-Fi tersebut memiliki beberapa kendala yang mengakibatkan sivitas akademika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam yang sulit untuk masuk atau mengakses Wi-Fi dikarenakan adanya ketidakstabilan switch akibat sering terjadi pertukaran SSID yang berganti tiba-tiba sehingga terjadi perlambatan pertukaran data. Dikarenakan kendala-kendala tersebut maka dilakukan penelitian untuk menganalisis tingkat kualitas keamanan jaringan Wi-Fi di Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala serta menganalisis perbandingan dari hasil pengujian keamanan jaringan Wi-Fi antara jaringan SSID FMIPA-USK dan WI-FI-USK terhadap serangan Packet Sniffing menggunakan tools Ettercap. Serangan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu sniffing dengan menggunakan tools Ettercap dan memiliki hasil serangan login berupa username dan password. Hasil analisis diperoleh bahwa serangan yang dilakukan tidak dapat menembusi sistem keamanan jaringan Wi-Fi yang dibuktikan pada komunikasi antar klien dan perangkat lokal lainnya telah diblokir di Access Point. Oleh karena itu, serangan sniffing sudah berhasil di blokkir dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
DISTRIBUSI PSEUDOMONAS AERUGINOSA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM ?-LACTAMASE (ESBL) DARI SPESIMEN PUS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN
KLASIFIKASI TUTUPAN LAHAN PADA CITRA SATELIT SENTINEL-2A DENGAN MENGGUNAKAN METODE CART (STUDI KASUS: KOTA JANTHO)
Data tutupan lahan yang bersumber dari citra satelit saat ini semakin banyak digunakan selaras dengan kemajuan teknologi penginderaan jauh yang semakin mutakhir. Classification And Regression Trees (CART) merupakan salah satu metode klasifikasi citra secara digital yang telah sejak lama dimanfaatkan untuk pengklasifikasian citra berbasis piksel. Peneltian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan penutupan lahan Kota Jantho pada citra satelit sentinel-2A dengan menggunakan metode supervised classification algoritma CART serta mengetahui tingkat ketelitian pada metode tersebut dengan menggunakan platform Google Earth Engine. Metode ini akan mengategorikan setiap pikselnya ke dalam enam kelas tutupan yaitu vegetasi, badan air, rumput/semak, lahan terbangun, lahan terbuka dan sawah. Uji akurasi dilakukan dengan membandingkan hasil klasifikasi peta tutupan lahan pada citra Sentinel-2A dengan sampel pada Citra Google Earth. Hasil klasifikasi ini diperoleh nilai akurasi keseluruhan sebesar 88,75%. Dari hasil akurasi tersebut dapat disimpulkan bahwa metode CART ini dapat memberikan hasil yang baik untuk klasifikasi tutupan lahan pada Kota Jantho.Kata kunci: Tutupan Lahan, CART, Supervised Classification, Google Earth Engine, Sentinel-2