ETD - Unsyiah Central Library
Not a member yet
92391 research outputs found
Sort by
PENGHILANGAN ZAT WARNA RHODAMIN B MENGGUNAKAN FOTOKATALIS KOMPOSIT CAO/TIO2 MENGGUNAKAN CANGKANG KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) SEBAGAI SUMBER CAO
Sintesis fotokatalis komposit CaO/TiO2 menggunakan metode impregnasi basah danuji aktivitas fotokatalitiknya pada degradasi zat warna rhodamin B telah dilakukan.Kalsium oksida dipreparasi dari cangkang kerang darah melalui metode dekomposisitermal. Titanium dioksida disintesis menggunakan (Ti[OCH(CH3)2]4) sebagaiprekursor dengan metode sol-gel. Karakterisasi material yang dihasilkan dilakukanmenggunakan instrumen X-Ray Diffraction (XRD), Scanning Electron MicroscopyEnergy-Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDS), Brunaeur Emmet Teller (BET)dan Diffuse Reflectance Spectroscopy UV-Vis (DRS UV-Vis). TiO2 yang diperolehmemiliki fasa anatase dan CaO memiliki fasa portlandit. Komposit 15%-CaO/TiO2memiliki luas permukaan yang lebih rendah dari TiO2, energi celah pita sedikit lebihbesar dari TiO2 dan ukuran rata-rata pori lebih besar dari TiO2. Hasil uji aktivitasfotokatalitik pada penghilangan zat warna rhodamin B (RhB) menunjukkan komposit15%-CaO/TiO2 memiliki aktivitas yang paling tinggi dibandingkan denganpenambahan CaO 5% b/b, 25%b/b dan 35% b/b. Komposit 15%-CaO/TiO2 dapatmendegradasi zat warna rhodamin B hingga 97,77% dibawah irradiasi sinar UV padakondisi optimum pH larutan rhodamin B 5, massa fotokatalis 250 mg, konsentrasi zatwarna rhodamin B 5 ppm dan waktu irradiasi selama 120 menit. Komposit 15%-CaO/TiO2 memiliki aktivitas lebih tinggi dibawah irradiasi sinar mataharidibandingkan dengan sinar UV. Penambahan CaO terbukti dapat meningkatkanaktivitas fotokatalitik TiO2
SINTESIS FOTOKATALIS KOMPOSIT SIO2/TIO2 MENGGUNAKAN ABU AMPAS TEBU (SACCHARUM OFFICINARUM) SEBAGAI SUMBER SIO2 UNTUK DEGRADASI ZAT WARNA RHODAMIN B
Sintesis fotokatalis komposit SiO2/TiO2 menggunakan metode hidrotermal dan uji aktivitas fotokatalitiknya pada degradasi zat warna rhodamin B telah dilakukan. SiO2 diekstraksi dari abu ampas tebu melalui metode alkali dan presipitasi asam. TiO2 disintesis menggunakan (Ti [OCH(CH3)2]4) sebagai prekursor dengan metode sol gel. Karakterisasi material yang dihasilkan dilakukan menggunakan X-ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDX) dan Brunauer Emmet Teller (BET). TiO2 yang diperoleh memiliki fasa anatas dan SiO2 yang dihasilkan memiliki fasa kristalin. Modifikasi SiO2 pada TiO2 dapat meningkatkan luas permukaan spesifik komposit 15%-SiO2/TiO2 yang dihasilkan. Hasil uji aktivitas fotokatalitik pada degradasi zat warna rhodamin B menunjukkan komposit 15-%SiO2/TiO2 memiliki aktivitas lebih tinggi dibandingkan dengan penambahan SiO2 5% b/b, 25% b/b dan 35% b/b. Komposit 15%-SiO2/TiO2 dapat mendegradasi zat warna rhodamin B hingga 98,9% di bawah sinar UV pada kondisi optimum pH larutan zat warna = 3, massa fotokatalis 0,25 g, konsentrasi zat warna rhodamin B 5 ppm dan waktu iradiasi 120 menit. Komposit 15%-SiO2/TiO2 memiliki aktivitas lebih tinggi di bawah irradiasi sinar matahari dibandingkan dengan sinar UV. Penambahan SiO2 terbukti dapat meningkatkan aktivitas fotokatalitik TiO2 melalui peningkatan adsorpsi zat warna rhodamin B pada permukaan komposi
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITURRAHMAN
Diabetes mellitus tipe-2 (DMT2) merupakan penyakit kronis dan degeneratif yang diakibatkan oleh gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah. Salah satu cara pengobatan kadar gula darah melalui kepatuhan diet dan dukungan keluarga meliputi dukungan emosional, informasional, instrumental dan penilaian. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja puskesmas Baiturrahman Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini ialah pasien DMT2 di puskesmas Baiturrahman Banda Aceh dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 119 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) untuk dukungan keluarga dan Percieved Dietary Adherence Questioner (PDAQ) untuk kepatuhan diet. Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan dengan uji spearman Rank. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan dukungan keluarga (p-value 0,000 r=0,524) dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus. Dukungan keluarga yang baik berpengaruh positif bagi kepatuhan diet pasien diabetes mellitus tipe 2 sehingga perlu adanya suport sistem keluarga dalam program perawatan berkelanjutan
UJI TOKSITAS EKSTRAK AMPAS DAUN SERAI WANGI (CYMBOPOGON NARDUS (L.) RANDLE) TERHADAP MORTALITAS LARVA INSTAR II CHRYSODEIXIS CHALCITES
Kata Kunci: Serai wangi, Chrysoideixis chalchites, mortalitas, perilaku Chrysodeixis chalcites termasuk salah satu jenis hama yang merusak tanaman. Pengendalian hama ini yang ramah lingkungan dapat menggunakan insektisida nabati, salah satunya yaitu ampas daun serai wangi. Serai wangi (Cymbopogon nardus) merupakan tumbuhan yang mengandung senyawa kimia yang dapat menghambat dan mematikan hama tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak ampas daun serai wangi terhadap mortalitas Larva Instar II Chrysodeixis chalcites, ektstrak ampas daun serai wangi, dan mengetahui pegaruh pemberian ekstrak terhadap tingkah laku Larva Instar II Chrysodeixis chalcites. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah (kontrol negatif), (5000 ppm), (10000 ppm), (15000 ppm), (20000 ppm) dan (300 ppm decis/ kontrol positif). Penelitian ini menggunakan 10 individu larva dalam setiap wadah penelitian dengan jumlah seluruhnya 240 individu Larva. Data dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANAVA) dan dilakukan analisis lanjut berupa uji jarak nyata Duncan (JNTD) serta dilakukan analisis regresi probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai > = 123 > 2,77 dengan menggunakan ? = 0,05. Pemberian ekstrak ampas daun serai wangi berpengaruh nyata terhadap mortalitas larva. Konsentrasi ekstrak yang menyebabkan 50% larva mati adalah 10.000 ppm. Tingkah laku bergerak larva memperlihatkan kegelisahan, yang sebelumnya aktif kemudian semakin melambat, perubahan tingkah laku makan larva juga semakin melemah seiring peningkatan konsentrasi. Simpulan penelitian ini adalah ekstrak ampas daun serai wangi dapat menyebabkan mortalitas dan perubahan perilaku makan dan bergerakLarva Instar II Chrysoideixis chalchites
GAMBARAN PENGLIHATAN STEREOSKOPIS ANTARA MATA AMBLIOPIA DENGAN EMETROPIA PADA SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI KUTA BAKMEE ACEH BESAR
Ambliopia adalah penurunan visus pada mata seseorang walaupun telah dikoreksi dengan koreksi visus terbaik yang tidak bisa dihubungkan dengan kelainan struktural mata atau aksis visual. Keadaan ambliopia pada anak dapat menyebabkan terjadinya gangguan penglihatan binokular sehingga terjadi penurunan fungsi penglihatan stereoskopis. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran penglihatan stereoskopis antara mata ambliopia dengan emetropia pada siswa di Sekolah Dasar Negeri Kuta Bakmee Aceh Besar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan rancangan cross sectional yang melihat gambaran penglihatan stereoskopis antara mata ambliopia dengan emetropia berdasarkan hasil visus. Sampel penelitian dipilih dengan metode non-probability sampling dengan menggunakan jenis total sampling. Hasil penelitiam menunjukkan karakteristik subjek penelitian paling banyak adalah siswa laki-laki yaitu 62 siswa (58,40%) dan kelompok usia 8 tahun (28%). Subjek penelitian paling banyak adalah emetropia dengan penglihatan fine stereoscopic yaitu 105 siswa (99,1%) dan subjek penelitian yang ambliopia dengan penglihatan gross stereoscopic ditemukan sebanyak 1 siswa (0,9%).Kata Kunci: Penglihatan Stereoskopis, Ambliopia, Emetropi
PENGETAHUAN PERTOLONGAN PERTAMA KERACUNAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SD NEGERI 70 KOTA BANDA ACEH
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN,RISET DAN TEKNOLOGIUNIVERSITAS SYIAH KUALAFAKULTAS KEPERAWATANSKRIPSI20 Desember 2022XIV Halaman + VI BAB + 56 halaman + 4 Tabel + 1 Skema + 21 LampiranANNISA1912101010110PENGETAHUAN PERTOLONGAN PERTAMA KERACUNAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SD NEGERI 70 KOTA BANDA ACEHABSTRAKKejadian keracunan paling sering dialami oleh kebanyakan orang. Keracunan paling sering ditemukan pada usia anak sekolah dasar (SD). Keracunan harus mendapatkan penanganan cepat dan tepat dari orang terdekat. Anak usia sekolah sendiri hendaknya sudah memiliki pengetahuan ketika kondisi ini terjadi. Keracunan bisa terjadi dilingkungan bermain yang mungkin jauh dari pengawasan orang tua dan guru. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi gambaran tingkat pengetahuan anak usia sekolah tentang pertolongan pertama keracunan. Jenis penelitian adalah deskriptif, sampel penelitian 89 siswa/i terdiri dari kelas V dan VI di SD Negeri 70 Kota Banda Aceh. Tehnik pengumpulan sampel adalah purposive sampling. Alat ukur yang digunakan kuesioner. Hasil penelitian diperoleh, tingkat pengetahuan anak usia sekolah tentang pertolongan pertama keracunan 52 responden (58,4%) berada kategori pengetahuan sedang. Rekomendasi: Pihak sekolah dapat mengembangkan atau memberdayakan (UKS) unit kesehatan sekolah untuk meningkatkan pengetahuan siswa. Kata kunci : Keracunan, Anak usia sekolah, Pengetahuan.Daftar bacaan : 19 buku, 1 skripsi, 25 jurnal (2009-2022)
POTENSI GEL EKSTRAK DAUN KIRINYUH (CHROMOLAENA ODORATA) SEBAGAI PENYEMBUH LUKA SECARA IN VIVO
ANALISIS PERSEPSI MERCHANT (PEDAGANG) TERHADAP PENGGUNAAN QRIS BSI DI BIDANG UMKM
RINGKASANPT. Bank Syariah Indonesia KCP. Lampriet merupakan salah satu Kantor Cabang Pembantu yang berlokasi di Jln. Syekh Abdurrauf, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, kode pos 23111. Kantor cabang pembantu BSI ini terletak di lingkungan Universitas Syiah Kuala yaitu di depan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Sebelumnya BSI ini merupakan ex- Bank BRI Syariah yang terletak di JL. Daud Beureuh Lampriet. Namun setelah resmi bergabung dengan dua bank lainnya, BRIS berubah nama menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI). Karena sebelumnya BRIS terletak di Lampriet maka dari itu nama kantor ini menjadi PT. Bank Syariah Indonesia KCP. Lampriet. Walaupun pada saat ini perusahaan telah terletak di Darussalam yaitu di depan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USK. Adapun tujuan yang diangkat dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui persepsi merchant (pedagang) terhadap penggunaan QRIS BSI dalam bidang UMKM. Penelitian ini dilakukan dengan cara terjun langsung ke objek penelitian pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada di Kota Banda Aceh. Waktu penelitian ini dimulai pada tanggal 15 Juli 2022.Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan laporan Tugas Akhir ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif, frekuensi, dan tabulasi. Adapun jenis data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan cara melakukan kegiatan wawancara dan membagikan kuesioner kepada merchant (pedagang) secara langsung. Sedangkan data sekunder diperoleh dengan membaca jurnal dan buku serta sumber yang berkaitan dengan data.Berdasarkan data kuesioner yang telah dibagikan kepada responden bahwa merchant (pedagang) memiliki persepsi sangat setuju bahwa QRIS memberikan layanan pembayaran yang variatif terhadap konsumen merchant. Hasil akhir dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa QRIS memiliki nilai yang positif terhadap merchant. Karena dengan adanya teknologi QRIS dapat membantu merchant dalam proses transaksi pembayaran menjadi lebih mudah, cepat, dan aman dalam satu genggaman. QRIS juga memiliki manfaat bagi mereka yaitu mendorong usahanya semakin maju dan dapat menyisihkan sebagian dari penghasilan untuk ditabung. Karena transaksi yang dilakukan melalui QRIS langsung masuk ke rekening merchant dan memudahkan mereka dalam melakukan pembayaran karena tidak perlu menyediakan uang kembalian lagi
DETERMINAN GAMBARAN KLINIS DAN IMUNOLOGIS PADA ANAK DENGAN LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH
Lupus eritematosus sistemik atau disingkat dengan LES adalah suatu penyakit autoimun yang jaran terjadi pada anak. LES pada anak telah menjadi penyakit yang sangat memprihatinkan karena perkembangannya yang cepat, gejala klinis yang lebih parah daripada LES dewasa, prognosis yang buruk serta mortalitas yang tinggi. Penyakit autoimun sistemik ini melibatkan banyak sistem organ dan menunjukkan manifestasi klinis yang sangat beragam sehingga mempersulit penegakan diagnosis dan sering kali tidak terdiagnosis pada tahap awal dari penyakit LES. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran klinis dan imunologis pasien anak LES. Penelitian ini dilakukan di Instansi Rekam Medis dan Poliklinik anak RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dengan 52 data pasien yang memenuhi kriteria penelitian dari 56 total pasien LES anak yang melakukan pengobatan dalam periode Januari 2021 sampai Oktober 2022. Jenis penelitian ini adalah deskriptif retrospektif dengan analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar pasien anak LES mengalami gejala mukokutan saat awal terdiagnosis (65,4%), dari 52 sampel 7 sampel memiliki hasil ANA positif, 45 sampel memiliki hasil anti-dsDNA positif (100%) dan (21,2%) sampel mengalami leukopenia. Manifestasi klinis yang paling dominan pada anak dengan LES adalah manifestasi mukokutan dengan gejala ruam malar yang paling banyak, pemeriksaan imunologi menunjukkan hasil seratus persen positif baik pada pemeriksaaan ANA dan Anti-dsDNA dengan pemeriksaan Anti-dsDNA yang paling sering dilakukan.Kata kunci: Lupus eritematosus sistemik, manifestasi klinis, ANA, anti-dsDNA