Jurnal Online STIQ Amuntai (Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran)
Not a member yet
1853 research outputs found
Sort by
PENERAPAN PERMAINAN NAHWU MATCHING DALAM PEMBELAJARAN ISIM ISYĀRAH
This research was conducted to increase teachers' insight in applying the nahwu game model so that they can teach Arabic easily. This research aims to explore the implementation of Nahwu Matching game as a fun and engaging approach to teach the basic structure of isim isyarah (demonstrative pronouns) in a classroom setting. The study specifically focuses on its application in a small class of third-grade students at MI Nurul Amal. The research adopts a qualitative descriptive approach with field research method, utilizing observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The main findings reveal that the implementation of Nahwu Matching game in the small class setting is effective and well-received by the third-grade students. The game provides an engaging learning experience, and the students' positive responses demonstrate its success. The study highlights the advantages of using this game in a small classroom, as it facilitates an interactive and enjoyable learning environment. No significant limitations were found in terms of its instructional aspects. The implications of this research suggest that teachers of Arabic language can consider incorporating game-based approaches into their instruction to enhance active and innovative learning experiences. Overall, this study provides valuable insights for educators in utilizing game-based models for teaching Arabic language in an engaging and effective manner
AFIKSASI FI'IL PADA HEADLINE BERITA PALESTINA-ISRAEL DALAM AKUN ALJAZEERA ARABIC: SHARAF (MORFOLOGI)
The language used every day cannot be separated from fi'il vocabulary or verbs as predicates in grammar. This research explains the process of verb affixation in Palestinian-Israeli news headlines. This qualitative research uses Palestinian-Israeli news headlines in Al Jazeera accounts as a data source. Data was collected through listening methods and note-taking techniques. The data that has been collected in an article is then analyzed using the collection method and the technique of selecting determining elements, followed by the technique of connecting and distinguishing. Researchers found verb affixations in Palestinian-Israeli news headlines, including prefixes found in fi'il mudhari', which are marked with the letters ي, ت, ا, ن. Second, suffixes are found in fi'il madhi, which are marked with the letters ا, و, ت, ن. Third, confixes are found in fi'il madhi and fi'il mudhari' which are marked with the letters ا, س, ت, ,ي at the beginning of the word and at the end of the word are marked with the letters .ا, ت, و, ن Fourth, infixes are found in fi'il madhi and fi'il amar which belong to the fi'il mazid group, which are marked with the letters ا and .ت
Analisis Kebijakan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru
Kebijakan dan tindakan pengambilan keputusan kepala sekolah merupakan komponen yang sangat penting untuk menentukan tingkat kemampuan dan keterampilan tenaga pendidik dalam rangka mengembangkan kompetensi profesional guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan kepala sekolah dalam upaya meningkatkan kompetensi guru. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Jenis penelitian adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai referensi terkait topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi guru melalui berbagai kebijakan dan strategi. Beberapa kebijakan utama yang dapat dilakukan kepala sekolah antara lain penetapan standar kompetensi guru, evaluasi kinerja guru secara berkala, pemberian supervisi konstruktif, fasilitasi berbagai pelatihan dan pengembangan profesi guru, serta menciptakan iklim kerja yang kondusif demi terciptanya kenyamanan guru dalam mengasah kompetensinya. Dengan kebijakan yang tepat, kepala sekolah dapat meningkatkan motivasi guru untuk terus mengasah dan mengembangkan kompetensinya. Penulis menyarankan agar kepala sekolah menaruh perhatian pada kompetensi pedagogik dan pengembangan soft skills guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
Implementasi Model PBL Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Fikih
Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil observasi penulis serta hasil wawancara dengan guru mata pelajan fikih yang bersangkutan di MIN 18 Hulu Sungai Selatan yang berkesimpulan bahwa salah satu faktor rendahnya hasil belajar siswa diakibatkan oleh penggunaan model pembelajaran yang monoton. Penulis tertarik melakukan penelitian untuk mengetahui apakah penerapan model problem based learning pada mata pelajaran Fikih materi pokok Ibadah kurban dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V/B di MIN 18 Hulu Sungai Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang meliputi 21 orang siswa serta satu orang kolaborator. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan pada tiap-tiap siklus terdapat empat tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model problem based learning yang mana siswa diorientasikan terhadap permasalahan untuk mereka pecahkan dengan metode diskusi kelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa yang dilihat dari presentasi ketuntasan dari nilai post test pada siklus I 57,14% menjadi 90,48% pada siklus II, yakni ada peningkatan sebesar 58,33%
Penerapan Model Pembelajaran PAI BP dalam Peningkatan Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar
Penerapan Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI BP) di Sekolah Dasar menjadi hal krusial dalam meningkatkan pembelajaran PAI. Artikel ini membahas model pembelajaran PAI BP sebagai suatu perencanaan yang mencakup transfer pengetahuan dan nilai-nilai agama kepada peserta didik. Tujuannya adalah agar peserta didik dapat meyakini, memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Islam. Proses pembelajaran ini didasarkan pada beberapa prinsip, termasuk perhatian dan motivasi, keaktifan, keterlibatan langsung, pengulangan, tantangan, balikan, penguatan, dan pengakuan terhadap perbedaan individu. Dalam konteks model pembelajaran PAI BP, penting bagi guru untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perubahan perilaku peserta didik. Meskipun berbagai model pembelajaran dapat diterapkan, guru harus mengondisikan lingkungan agar mendukung perubahan perilaku. Pembaharuan terhadap model pembelajaran yang monoton di kelas menjadi model yang memungkinkan peserta didik menjadi aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan diperlukan. Salah satu model yang diusulkan adalah Discovery Learning, yang memungkinkan siswa aktif menemukan dan menyelidiki sendiri, memberikan peluang bagi perkembangan keterampilan belajar mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, dengan pengumpulan informasi dari berbagai sumber pustaka baik secara offline maupun online. Penelitian ini memanfaatkan literatur sebagai dasar untuk memahami konsep penerapan model pembelajaran PAI BP. Hasil dan pembahasan melibatkan pengertian model pembelajaran PAI BP, penerapannya dalam meningkatkan pembelajaran PAI di Sekolah Dasar, dan beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar. Kesimpulan dari artikel ini menekankan pentingnya penerapan model pembelajaran PAI BP dalam mencapai tujuan pembelajaran dan pengembangan karakter peserta didik di sekolah dasar
Tata Kelola Sarana Serta Prasarana di Lembaga Pendidikan Dasar
Pedoman nasional pendidikan ditujukan dalam rangka memastikan kualitas pendidikan nasional dengan tujuan dalam rangka mengembangkan kecerdasan masyarakat serta membuat karakter serta masyarakat yang beradab. Kriteria yang penting dalam rangka disediakan oleh lembaga pendidikan merupakan pedoman sarana serta prasarana. Sarana serta prasarana pendidikan memiliki peran penting sebagai sumber daya yang mendukung tahapan kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan. Studi ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode etnografi dalam rangka menganalisis manajemenatis tatakelola fasilitas dan infrastruktur di lembaga pendidikan dasar. Dalam rangka mewujudkan pedoman yang ditentukan, diperlukan tatakelola yang terstruktur serta terorganisir dengan baik. Tata kelola lembaga pendidikan adalah pelaksanaan prinsip-prinsip tatakelola dalam konteks pendidikan. Pengurusan komponen-komponen lembaga pendidikan, terutama tatakelola sarana serta prasarana, menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan lembaga pendidikan yang bersih, tertata dengan baik, serta menarik. Hal ini berkontribusi pada kondisi yang menyenangkan bagi seluruh anggota lembaga pendidikan, baik guru ataupun siswa. Tahapan tatakelola sarana serta prasarana mencakup langkah-langkah seperti perancangan, penyuplaian, perawatan, daftar barangasi, serta peniadaan
Pengembangan Multimedia Interaktif Flash Berbasis Project Based Learning Untuk Pengembangan IPAS Siswa Kelas 4
Pada penelitian ini mengembangkan media pembelajaran multimedia interaktif flash berbasis project based learning untuk pembelajaran IPAS di kelas 4. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan media pembelajaran multimedia interaktif flash berbasis project based learning dalam pembelajaran IPAS di kelas 4. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian Research & Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas 4 SDN Margomulyo 1 yang berjumlah 22 siswa dan satu orang wali kelas tersebut. pengumpulan data menggunakan wawancara, angket validasi ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa serta angket respon guru dan siswa. Berdasarkan hasil validasi ahli media memperoleh persentase 88% dengan kategori sangat valid, ahli materi sebesar 86% dengan kategori sangat valid, ahli bahasa sebesar 90% dengan kategori sangat valid. Hasil angket respon guru sebesar 92% dengan kriteria sangat valid dan angket respon siswa 83% dengan kriteria sangat valid, dari hasil tersebut dapat disimpulkan media pembelajaran multimedia interaktif flash berbasis PjBL layak digunakan sebagai media pembelajaran pada materi bagian tubuh tumbuhan dan fungsinya di kelas 4 sekolah dasar
Efektivitas dan Efisiensi Pengelolaan Dana Bos (Bantuan Operasional Sekolah) di SDN Kowel 3 Pamekasan
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup kepala sekolah, guru, bendahara, dan berbagai dokumen terkait dengan Efektivitas dan Efisiensi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN Kowel 3 Pamekasan. teknik pengumpulan data diterapkan, termasuk wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah seperti reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Efektivitas biaya pendidikan merujuk pada kemampuan mencapai tujuan dan sasaran yang telah direncanakan. Sementara itu, efisiensi biaya pendidikan mengacu pada penggunaan sumber daya pendidikan yang terbatas untuk mencapai hasil yang maksimal. Pembiayaan sekolah mencakup pengumpulan dana dan pengelolaan pendapatan serta pengeluaran untuk pendidikan, terutama pada tingkat menengah. Untuk pendidikan dasar, biasanya pemerintah yang bertanggung jawab melalui program Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), karena adanya kewajiban belajar. Berdasarkan pertimbangan tersebut, sebuah penelitian dilakukan di SDN Kowel 3 Pamekasan dengan fokus pada dua area utama: 1) Efektivitas dan efisiensi pendanaan pendidikan yang diberikan oleh pemerintah untuk SDN Kowel 3 Pamekasan; 2) Analisis pembiayaan SDN Kowel 3 Pamekasan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan siswa
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Asesmen Kompetensi di Sekolah Dasar
Pelaksanaan asesmen di sekolah merupakan bagian dari proses pembelajaran yakni refleksi pemahaman terhadap perkembangan atau kemajuan peserta didik secara individual. Media pembelajaran berbasis asesmen kompetensi minimum dikembangkan berdasarkan perubahan yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu tergantinya Ujian Nasional (UN) menjadi Asesmen Nasional (AN) guna untuk mengetahui kesiapan peserta didik dalam menghadapi asesmen nasional. Metode yang digunakan dalam artikel tersebut dengan pendekatan jenis kulitatif melakukan kajian literature berbagai penelitian sebelumnya (literature review). Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis berbagai teori yang ada dengan melihat perbandingan pada teori sebelumnya. Hasil pengamatan pada tahap analisis peserta didik memiliki tingkat kognitif yang berbeda dalam prestasi belajar, dan keterampilan, mereka terbagi dalam tiga kategori: tinggi, sedang, dan rendah. Selain itu, proses pembelajaran yang terlihat masih berpusat pada guru. Hasil uji coba terbatas yang dilakukan di peroleh hasil rata-rata total respon siswa dan guru yaitu 3,4 dan berada pada kategori praktis. Media pembelajaran berbasis asesmen kompetensi minimum yang dikembangkan tergolong sangat valid, Media dapat diterapkan di lapangan dan tingkat keterlaksanaan produk termasuk kategori “baik”. Efektifnya produk pembelajaran berupa media diperoleh prsentase ketuntasan belajar siswa sebanyak 61% dari 18 siswa dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 11 orang dan tidak tuntas sebanyak 7 orang, dapat disimpulkan media pembelajaran efektif dilakukan
Filsafat Ilmu Manajemen Pendidikan Islam sebagai Framework Analisa Kritis pada Pembelajaran Sekolah Islami dengan Sistem Full Day School
Full Day School adalah sistem yang diperkenalkan oleh Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy untuk mencegah perilaku negatif pada anak anak. Meski secara konsep ideal, namun pada faktanya ada sisi negatif dari model Full Day School ini. Penulis melakukan evaluasi dengan menggunakan framework filsafat ilmu manajemen pendidikan Islam sebagai model analisa kritis pada konsep Full Day School. Analisa kritis yang penulis lakukan berbasis nilai Islami dan mendasarkan pada bagaimana Islam memandang pendidikan dan metode pemahaman ilmu yang tepat dalam kerangka Islam. Penulis juga menekankan bahwa evaluasi ini didasarkan bukan untuk menolak Full Day School melainkan menyusun kurikulum Full Day School untuk mencapai pendidikan yang ideal. Tujuan penelitian untuk menyelidiki pemahaman dan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran yang relevan dengan ilmu pengetahuan dan sistem pendidikan dalam perspektif Islam. Tujuan utama, penelitian ini adalah menganalisis berbagai jurnal akademik terkait yang membahas tentang filosofi ilmu dan pendidikan Islam guna memperoleh sudut pandang yang lebih komprehensif untuk mengevaluasi Full Day School secara berimbang dan mendasar hingga ke tingkat abstraknya. Metode penelitian yang digunakan Literature Review dengan fokus pada filsafat ilmu dan pendidikan Islam. Hasil dari kajian penulis menegaskan bahwa konsep Full Day School yang baik seharusnya tidak meletakkan murid dalam prasangka bahwa ia akan berlaku buruk, tidak memiliki paradigma bahwa waktu yang panjang menghasilkan pendidikan yang lebih baik dan harus memiliki solusi untuk mendasarkan pelatihan pada anak anak untuk menghadapi realitas