Jurnal Online STIQ Amuntai (Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran)
Not a member yet
1853 research outputs found
Sort by
Pengaruh Permainan Pathilan dalam Meningkatkan Keterampilan Hitung Operasi Penjumlahan Bilangan Cacah pada Siswa Kelas 1
Penjumlahan adalah operasi dasar dalam matematika yang membentuk dasar dari operasi hitung lainnya seperti pengurangan, perkalian, dan pembagian. Pengenalan penjumlahan sejak dini sangat penting karena keterampilan ini sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun penting, banyak siswa masih menganggap matematika sulit dan membosankan, yang berdampak negatif pada keterampilan hitung mereka. Penelitian ini mengusulkan penggunaan permainan tradisional pathilan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan hitung operasi penjumlahan pada siswa kelas I sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design, melibatkan 60 siswa dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan pathilan secara signifikan meningkatkan keterampilan hitung siswa, terlihat dari peningkatan nilai rata-rata pretest dari 77 menjadi 91,67 pada posttest dan peningkatan skor waktu dari kategori sangat lambat menjadi cepat. Selain itu, permainan ini juga meningkatkan antusiasme dan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Dari hasil penelitian ini maka ada rekomendasi bahwa penggunaan media pembelajaran yang menarik dan relevan walaupun bentuknya dalam permainan tradisional namun hal ini dapat meningkatkan keterampilan hitung
Pengaruh Project Based Learning Terhadap Kemampuan Kognitif dan Keterampilan Kolaborasi Kelas V pada Materi Ekosistem
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh project based learning terhadap kemampuan kognitif dan keterampilan kolaborasi siswa kelas V materi Ekosistem. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain nonequivalent control group. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas tinggi SDN Cikoneng I, Kabupaten Sumedang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sampel penelitian ini adalah siswa kelas V-A dan V-B SDN Cikoneng I. Penelitian ini menggunakan instrumen tes hasil belajar, lembar observasi, serta dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan project-based learning memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan kognitif dan keterampilan kolaborasi siswa. Dibuktikan dari uji beda rata-rata pada soal yang mengukur kemampuan kognitif dan hasil pottest yang lebih tinggi daripada pretest. Terdapat perbedaan pengaruh antara pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan kognitif, dilihat dari hasil tes kemampuan kognitif kelas eksperimen lebih unggul. Setelah pembelajaran berbasis proyek diterapkan, keterampilan kolaborasi siswa menjadi lebih aktif saat berkelompok terutama saat memecahkan masalah, menyampaikan ide dan menyelesaikan proyek kelompok. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan keterampilan kolaborasi antara project based learning dan pembelajaran konvensional, kelas eksperimen menunjukkan siswa yang lebih aktif dalam mengerjakan proyek kelompok dengan tepat waktu, menerima pendapat dan mampu menyampaikan ide dengan baik
Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SDIT Al Akbar
Pendidikan karakter merupakan suatu proses penanaman nilai-nilai karakter peserta didik melalui pemahaman dan pelaksanaan. Penanaman nilai karakter merupakan suatu cara untuk menumbuhkan peserta didik yang mempunyai sikap baik. Penanaman nilai karakter perlu pendampingan oleh guru dan orang tua. Tujuan penelitian ini adalah peserta didik dapat menjadikan seseorang yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di SDIT Al Akbar. Sumber peneliti yang digunakan ada 3 yaitu person, place dan paper. Peneliti menggunakan beberapa teknik pengumpulan yaitu: indepth interview, participant observation dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini bawasanya Implementasi pendidikan karakter melalui profil pelajar pancasila di SDIT Al Akbar sudah diterapkan. Lima indikator yang paling utama presentasenya adalah akhlak beragama, dimana lembaga tersebut memiliki pembiasaan agama yang tertata, selain itu ada kegiatan penerapan sekolah sak ngajine baik dalam kegiatan BTQ, pembiasaan yasin tahlil, kultum dan lain lain. Penerapan dimensi tersebut dapat mencetak peserta didik berkarakter religius dan nasioanalisme
Kebijakan Sentralisasi PTKIN: Analisis Kebijakan PTKIN dalam PMA Nomor 68/2015
Kebijakan sentralisasi telah menjadi fokus utama dalam perdebatan kebijakan publik, terutama dalam konteks pendidikan tinggi khususnya dalam konteks Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Diberlakukannya kebijakan sentralisasi disebabkan oleh adanya Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 68 Tahun 2015. Dampak yang ditimbulkan dari sentralisasi ini cukup kompleks dan beragam yang melibatkan PTKIN mengalami perubahan yang drastis dalam pengelolaan kelembagaannya.. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber tertulis yang membahas terkait dengan otonomi Perguruan Tinggi, kebijakan sentralisasi serta PMA No.68 Tahun 2015 dengan teknik analisis data yang digunakan ialah pendekatan analisis kebijakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa munculnya kebijakan sentralisasi melalui PMA No.68/2015 dilatarbelakangi dengan adanya orientasi politis dimana lembaga pendidikan tidak lagi mengambil keputusan secara legal-netral atau menyesuaikan dengan lingkungan pendidikan. Dari permasalahan tersebut berdampak juga pada aspek lain yakni keterbatasan otonomi lokal, kurangnya inisiasi, inovasi dan kreativitas, lambatnya merespons perubahan yang terjadi, adanya ketegangan internal, serta pesepsi publik yang negatif. Dengan banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan maka perlu adanya rekonstuksi kebijakan dengan mempertimbangkan tingkat otonomi yang tepat, mengembangkan sisitem monitoring dan evaluasi, proses sentralisasi yang tidak menghambat pengembangan lembaga, memperkuat mekanisme kolaborasi, serta meningkatkan efisiensi birokrasi
Analisis Pengaruh Kualitas Layanan dan Pomosi Terhadap Keputusan Pelanggan untuk Berkunjung Kembali Melalui Brand Image pada Laboratorium Klinik Prodia Surabaya
Prodia adalah salah satu laboratorium swasta di Indonesia yang perkembangannya sangat luar biasa dengan aplikasinya yaitu U By Prodia. Fenomena ini menjadi penting untuk diteliti dimana saat ini bisnis dengan aplikasi digital berkembang di Indonesia, dan untuk bidang laboratorium klinik kesehatan adalah hal yang baru. Tujuan dr penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar analisis pengaruh kualitas layanan dan promosi terhadap keputusan berkunjung kembali, kualitas layanan dan promosi terhadap brand image, serta pengaruh keputusan berkunjung kembali dari brand image. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap pelanggan Laboratorium Klinik Prodia Surabaya yang bertransaksi minimal dua kali menggunakan aplikasi U By Prodia dan minimal transaksi satu juta rupiah pada tahun 2023. Sampel penelitian sebanyak 100 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis statistik menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan alat SmartPLS 3.0. Instrumen tes yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, uji konstruksi outer model, uji validitas diskriminan dengan Fornell-Larckell Criterion dan metode AVE, Inner Model R-Square, uji Q-Square dan GoF, uji hipotesis bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan 1) kualitas layanan berpengaruh poistif dan signifikan terhadap brand image 2) Promosi berpengaruh positif dansignifikan terhadap brand image 3) kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pelanggan berkunjung kembali, 4) Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pelanggan berkunjung kembali, 5) brand image berpengaruh poitif dan signifikan terhadap keputusan pelanggan berkunjung kembali 6) Kulaitas layanan berpengaruh terhadap keputusan pelanggan berkunjung kembali melalui brand image 7) Promosi berpengaruh terhadap keputusan pelanggan untuk berkunjung kembali melalui brand image
Tokoh Liberal Indonesia H. Munawir Sjadzali & Pendekatan Hermeneutik dalam Tafsir
Islam Liberal adalah satu bentuk pemikiran baru yang dianuti sebahagian besar cendekiawan muslim khususnya yang berlatar belakang pendidikan barat. Penyebaran fahaman Islam liberal ini telah tersebar luas di kalangan cendekiawan muslim Indonesia. Bagi golongan ini agama hendaklah ditundukkan kepada waqi' (realiti) semasa. Penyebar fahaman liberal ini di Indonesia adalah satu jaringan organisasi yang disebut dengan "Jaringan Islam Liberal (JIL). Jaringan Islam Liberal (JIL) berdiri rasmi pada tanggal 8 Mac 2001. Tujuan JIL adalah melawan segala bentuk fundamentalisme dan radikalisme agama. Golongan ini menggunakan metod pentafsiran Al-Quran yang berbeza dengan metod pentafsiran ulama-ulama tafsir sebelumnya dengan menggunakan kaedah Hermeneutika. Hermeneutika adalah merupakan alat yang diguna pakai terhadap teks dalam menganalisis dan memahami maksud teks serta menampakkan nilai yang terkandung di dalamnya. Penelitian kajian ini akhirnya mendapati kaedah Hermeneutika boleh mendekonstruksi (merubah) syariat agama Islam misalnya dengan mengatakan Al-Quran adalah produk budaya, finalitas kenabian Muhammad Saw perlu ditinjau kembali dan lain lain yang sangat menyimpang jauh dari keyakinan Ahli Sunnah wal Jamaah. Peranan Hermeneutika adalah untuk menyingkirkan ilmu alat yang selama ini dipakai dan disepakati ulama tafsir dalam mentafsirkan al-Quran seperti Usul al- Tafsir dan Ulum al-Quran dan beberapa ilmu lain yang telah lama dipakai dalam tradisi Islam. Salah satu tokoh cendekiawan Indonesia yang menggunakan kaedah Hermeneutika dalam pentafsiran ayat al Quran adalah H. Munawir Sjadzali
Creative Strategy Analysis of SWJ Ambassador Tourism Village Promotion Content (Case Study of Creative Strategy Analysis of Tourism Village Promotion Content by Instagram Account @_nikenaf)
Tourism in West Java is very diverse, ranging from massive tourist destinations and alternative tourism. One form of alternative tourism is a tourist village. The presence of a tourist village is an alternative for people who want to visit the beauty and uniqueness of a particular place. Various kinds of tourist villages in West Java have been widely exposed on social media through various kinds of creative content of ordinary social media users and content creators. The West Java Provincial Government formed a community tasked with reaching out to tourist villages and promoting them through social media, the community was named Smilling West Java Ambassador (SWJ Ambassador). The mechanism carried out by SWJ Ambassadors in carrying out promotional activities for tourist villages in West Java is by creating creative content in the form of videos or photos through each ambassador's Instagram. The conceptual framework used includes Creative Content Promotion Strategy in SOSTAC Analysis, social media, SWJ Ambassador program. This research uses a constructivist paradigm with a case study method on creative content promotion of tourist villages by the Instagram account @aqqiki_. Data collection techniques used in-depth interviews with informants and observation of tourist villages that became objects in the selected content. The results found that SWJ Ambassador @_nikenaf carried out a creative content strategy with the SOSTAC model (Situation, Objective, Strategy, Tactics, Actions, Control) and with limited capabilities and the absence of a creative team, sometimes the results and consistency of making promotional content were less massive
Analisis Standar Dimensi Daerah Tangkapan Air Hujan Berdasarkan Potensi Pemanen Air Hujan dengan Metode Rain Water Harvesting System (RWH) untuk Kebutuhan Domestik (Studi Kasus: Rumah Subsidi Daerah Kota Tasikmalaya)
Sebagian bersar pesatnya pertumbuhan penduduk terjadi didaerah perkotaan hal ini juga mendorong pesatnya pembangunan termasuk rumah subsidi yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat bawah. Seiring dengan itu permasalahan kebutuhan akan air bersih ditengah kepadatan penduduk patut diperhatikan. Rain Water Harvesting System merupakan salah satu alternatif yang dapat memecahkan permasalahan tersebut salah satu komponen sistem tersebut yang paling penting adalah dengan merencanakan atap bangunan yang dapat menangkap air hujan sesuai kebutuhan air penghuni. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan standar dimensi atap bangunan sebagai daerah tangkapan air hujan sesuai dengan volume kebutuhan air domestik penghuni rumah subsidi di daerah Kota Tasikmalaya serta menentukan perencanaan desain system yang akan diaplikasikan pada bangunan tersebut. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan Analisis yang digunakan adalah analisis rata-rata curah hujan, analisis perhitungan luas standar daerah tangkapan dan Analisis perhitungan debit aliran dalam pipa dengan metode trial . Setelah dilakukan analisis dan perhitungan, dengan angka curah hujan rata-rata sebesar 14,810 mm/hari yang didapat dari perhitungan rata-rata curah hujan 10 tahun terakhir dari 5 pos curah hujan, maka didapatkan total volume kebutuhan air domestik penghuni rumah subsidi adalah 600 liter/hari, sehingga didapat rasio luas penampang atap bangunan yang diperlukan adalah 50 m2 untuk rumah subsidi ukuran 36 m2 dengan asusmsi penghuni 4 orang, untuk memenuhi kebutuhan tersebut dibutuhkan turen dengan kapasitas minimum 600 liter dengan diameter pipa ¾ untuk ketinggian turen pada elevasi 2 m
Disimiliaritas Makna Asma al Sittah (Ab) dalam Surah Yusuf Menurut Madarasah Basrah dan Kufah
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perbedaan sudut pandang Ulama Kufah dan Basrah dalam melihat irab asma sittah. Selain itu, penelitian ini membatasi pembahasan asma sittah dengan mengkaji kata Ab dalam Sirat Yusuf sehingga kata Ab dalam alquran dijelaskan langsung. Penelitian ini menggunakan metode studi Pustaka atau library search yang menjadikan Al-Quran sebagai sumber data dan kitabAl-inshaf fii masail al khilaf. Peneliti menyebutkan pemahaman kata Ab dalam surat Yusuf tidak terlepas dari memahami kaidah Nahwu yang menjadi salah satu objek pembahasan dalam Ushul an Nahwi. Ulama Kufah berpendapat bahwa isim yang enam dalah mu’rab dari dua tempat, yaitu dari harakat dhammah, fathah dan kasrah yang menjadi Alamat I’rab ketika keenam isim tersebut berdiri sendiri. Sedangkan ulama Bashrah mengatakan bahwa keenam isim tersebut mu’rab dari satu tempat, karena I’rab pada dasarnya masuk ke dalam kalam untuk sebuah makna, yaitu menjelaskan, menghilangkan kerancuan dan memisahkan antara makna yang satu dengan lainnya, yang semuanya tidak akan tercapai kecuali dengan satu I’rab dalam satu kat
The Impact of Teacher Teaching in Developing Critical Thinking on Students' Critical Reading Ability
Researchers believe that awareness and monitoring of comprehension processes are very important for developing one's reading skills. One of the main issues in the world of education today is concern about students' ability to read critically and evaluate the material they read. This research aims to investigate the impact of teacher teaching in developing critical thinking on students' critical reading abilities. To achieve this goal, we selected 50 students from private high schools with an age range of 16-18 years as research participants. They were then divided into two groups, namely the experimental group and the control group, after being homogenized through the Nelson test. Next, the same content in the form of ten reading texts was taught to both groups, with the only difference that the experimental group received training in critical reading strategies such as annotating, asking questions, detailing, summarizing, and concluding, while the control group applied a general comprehension approach. The results of data analysis using an independent t-test show that teaching critical reading strategies has a significant impact on the development of students' critical reading skills, resulting in rejection of the null hypothesis. These findings can have relevant implications for the Impact of Teacher Teaching in Developing Critical Thinking on Students' Critical Reading Ability, promoting learning in authentic, interactive, and student-focused environments in their reading classes