Jurnal Online STIQ Amuntai (Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran)
Not a member yet
1853 research outputs found
Sort by
Otoritas Haji dan Kebebasan Beragama: Studi Kasus Pelarangan Haji Jemaat Ahmadiyah
Indonesia sebagai negara demokrasi yang berlandaskan Pancasila menjamin kebebasan beragama setiap warga negaranya. Konstitusi UUD 1945 mengamanahkan bahwa setiap individu memiliki hak untuk memeluk dan menjalankan agamanya tanpa diskriminasi. Namun dalam praktiknya, terjadi kasus pelarangan ibadah haji bagi Jemaat Ahmadiyah yang dilakukan oleh Kementerian Agama sebagai otoritas pelaksana haji berdasarkan fatwa MUI, yang menyatakan bahwa Ahmadiyah bukan bagian dari Islam. Tulisan ini menghadirkan pembahasan tentang pelarangan haji yang dilakukan oleh Kementerian Agama kepada Jemaat Ahmadiyah dalam perspektif kebebasan beragama Gus Dur. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif. Melalui pendekatan analisis, tulisan ini menyimpulkan bahwa setiap individu bebas untuk memilih dan melaksanakan ajaran agama. Pelarangan yang dilakukan oleh Kementerian Agama dapat dianggap sebagai pelanggaran HAM karena bertentangan dengan prinsip-prinsip kebebasan beragama. oleh karena itu, membatalkan larangan haji merupakan tindakan yang sesuai dengan nilai-nilai HAM dan dapat menciptakan lingkungan yang menghargai keberagaman tanpa adanya diskriminasi
Studi Komparatif Hak Waris Anak Luar Nikah Perspektif Hukum Islam dan Hukum Perdata
Penelitian ini didorong oleh fakta bahwa dalam hukum waris Islam maupun hukum perdata memiliki cukup banyak perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan hukum harta waris anak sah diluar nikah antara hukum waris islam dengan hukum perdata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data kepustakaan (library research) yaitu menggunakan kitab-kitab, jurnal, makalah, skripsi, artikel, dan literatur yang berkaitan dengan permasalahan terkait yang bertujuan untuk mendasari landasan teori mengenai penulisan jurnal ini. Hasil dari kesimpulan dalam penelitian ini, didapatkan bahwa faktor yang pertama dari segi kadar pembagian ahli waris dari anak luar nikah; kemudian faktor yang kedua adalah membahas hak warisan apabila anak diluar nikah tersebut meninggal dunia; dan faktor yang ketiga pada pasal 873 undang-undang, anak diluar nikah berhak mewarisi seluruh warisan jika salah satu dari keluarga sedarah meninggal dunia
Pembinaan Terhadap Anak Putus Sekolah Melalui Program Sekolah Terbuka di SMP Terbuka Kota Banjarmasin
Pembinaan anak putus sekolah di SMP Terbuka Kota Banjarmasin yang meliputi; Pertama: Memberikan keterampilan berupa: Kriya Tekstil dalam bentuk; membuat kain sasirangan dan menjahit. Keterampilan pemanfaatan pengggunaan benda benda bekas seperti kaleng, botol dan benda bekas lainya dalam bentuk tempat bunga, hiasan dinding, dan hiasan kunci serta pernak pernik hiasan lainya. Keterampilan tata boga dalam bentuk membuat wadai tradisonal dalam bentuk; cara mangamir roti dan ontok, cincin, pais pisang dan waluh, gaguduh, babungku, wajik dan sebagainya. Keterampilan Informatika dalam bentuk; mengetik dalam program word dan exel. Kedua: Mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam bentuk; mengajarkan pendidikan agama setiap satu kali dalam seminggu pada kegiatan intrakurikuler, Ketiga: mengajarkan praktik wudhu, shalat dan tayamum, melatih dan membiasakan shalat berjama’ah waktu Ashar, membaca syair al Habsyi dan membiasakan memperingati hari-hari besar Islam seperti; Maulid Nabi, tahun baru Islam serta Isra Mi’raj. Keempat; Memberikan pendidikan baik umum maupun agama yang meliputi seluruh materi pelajaran yang tertera pada kurikulum intrakurikuler yang terdiri dari: Kriya Tekstil, PAI, Biologi, Bhs.Indo, Pkn, Bhs. Inggris, Seni Budaya, Fisika, Bhs. Inggris, Seni Budaya, Fisika, Sejarah, Geo & Sos, Ekonomi, Moluk serta SBTA. Faktor-faktor yang mendukung atau menghambat anak putus sekolah yang meliputi: Pertama, Latar belakang keluarga; ada keluarga yang menyadari pentingnya pendidikan bagi anak dan sebagian keluarga yang belum menyadari pentingnya pendidikan wajib belajar 9 tahun bagi anaknya di SMP Terbuka Kota Banjarmasin. Kedua:Faktor ekonomi: semua anak yang ada di SMP Terbuka Kota Banjarmasin berlatar belakang keluarga tidak mampu yang menyebabkan mereka tidak dapat sekolah secara reguler di SMP pada waktu pagi hari. Ketiga, Faktor lingkungan; Semua anak yang ada di SMP Terbuka Kota Banjarmasin berada pada lingkungan tempat tinggal yang kurang mendukung terhadap kesadaran wajib belajar 9 tahun yakni lingkungan buruh pasar dan kerja serabutan serta buruh bangunan, disamping itu anak masih berada pada lingkungan anak yang masih banyak putus sekolah dan tidak bersekolah lagi. Sementara faktor lingkungan sekolah merupakan faktor yang sangat mendukung yakni dengan gurunya yang berkompeten serta prasarana yang memadai yakni standar SMP reguler
Tantangan Implementasi Pendekatan Multi, Inter, dan Transdisiplin
Tantangan pembangunan berkelanjutan kontemporer sangat kompleks, dan penanganannya menuntut kerja sama antara spesialis dengan beragam latar belakang baik dalam ilmu alam maupun sosial. Ada pengakuan yang berkembang bahwa pendekatan baru dan berbagai jenis keahlian diperlukan untuk memperbarui ilmu pengetahuan, dan di antara yang paling banyak dikutip adalah konsep pendekatan multi, inter, dan transdisiplin. Pendekatan ini telah menjadi fokus utama dalam upaya memahami dan menyelesaikan masalah kompleks yang dihadapi dunia saat ini. Artikel ini menyajikan sebuah pembahasan konsep-konsep utama dan tantangan yang muncul dalam penerapan pendekatan ini. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui kajian kepustakaan, terdapat beberapa tantangan dan problem yang dihadapi, diantaranya Kompleksitas Kolaborasi, Kurangnya Dukungan Institusional, Ketidaksetaraan dalam Peran dan Kontribusi, Tantangan Manajemen Tim, Pembiayaan yang Sulit Diperoleh, Ketidakpastian Hasil, Kesulitan dalam Evaluasi Kinerja, Ketidaksetaraan Sumber Daya, Resistensi terhadap Perubaha
Gaya Komunikasi Akun Tiktok @msalbaniquotes dalam Menyampaikan Nilai-Nilai Islam di Kalangan Gen-Z
Dalam perkembangan zaman, cara menyampaikan nilai-nilai Islam semakin modern dengan dukungan media baru. Media dakwah, seperti TikTok, efektif menyebarkan pesan Islam dengan kreatif dan relevan bagi Generasi Z seperti pada akun @msalbaniquotes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran orang secara individual maupun kelompok. Adapun tujuan penelitian ini, untuk mengetahui gaya komunikasi yang digunakan pada akun TikTok @msalbaniquotes. Dengan hasil penelitian menyatakan bahwa gaya komunikasi @msalbaniquotes terbukti menarik dan efektif, menghasilkan konten yang banyak disukai dan dibagikan di kalangan Gen-Z. Konten-konten tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga memotivasi dan membentuk sikap positif. Dari hasil penelitian, gaya komunikasi ini terbukti berhasil membangun pengaruh besar di kalangan Gen-Z, membuktikan bahwa media sosial bisa menjadi sarana efektif untuk menyebarkan pesan yang positif
The Role of Educational Transformation in the Digital Era in Improving Student Quality
This study illustrates how educational transformation in the digital era plays a significant role in improving the quality of students. Through the utilization of various platforms and digital tools, education becomes more innovative and dynamic. Adaptive learning processes enable the development of skills in line with the needs of the modern job market. The aim of this research is to describe the role of educational transformation in the digital era in enhancing the quality of students. The research employs a qualitative approach with interview, observation, and documentation methods to obtain relevant data related to the research on the role of educational transformation in the digital era in improving the quality of students. The research is conducted in the Accounting Education Program at Muhammadiyah University of Surakarta with three lecturers and three students as informants. Data obtained from informants is further processed using the triangulation technique, involving different sources of data and methods. The steps of data analysis include merging, sampling, recording, data reduction, and drawing conclusions. The research findings indicate that the transformation provides significant opportunities to enrich students' learning experiences. However, challenges such as variations in technology understanding among lecturers and the need for the development of digital competencies in students must be addressed. Strong institutional support, including providing training for lecturers and adequate infrastructure on campus, is acknowledged as key to the successful implementation of these changes. This transformation not only contributes to the improvement of student quality but also encourages collective efforts in overcoming emerging obstacles
Corporate Culture and Employee Performance: The Role of Vision, Mission, Norms, and Employee Focus
In the era of globalization and increasingly fierce business competition, a profound understanding of how corporate culture influences employee performance has become a primary focus for organizational leaders and managers. The purpose of this research is to analyze the influence of corporate culture on employee performance. This study is a qualitative descriptive study that explores previous studies related to corporate culture and employee performance. First, relevant studies were collected regarding corporate culture and employee performance, as well as the possible impacts of these constructs. Subsequently, the author summarized the relevant studies and discussed the concepts of corporate culture and employee performance and how these concepts can be utilized within organizations. The next step is to express the author's views on the potential of corporate culture and employee performance within the organization. The study results indicate that corporate culture, including clear vision and mission, emphasized norms, and employee-focused orientation, significantly influences employee performance. A strong and positive culture shapes an inspirational work environment, motivates employees to contribute their best, enhances productivity, work quality, and teamwork, and provides a competitive advantage for the company in achieving its goals and success. Corporate culture also plays a crucial role in employee retention, attracting top talents, and differentiating the company in the job market
‘AMALIYYAH TA’LIM AL SHARF FĪ AL SHAF AL AWWAL FĪ AL MADRASAH AL TARBIYAH AL ISLĀMIYYAH GONDONG
This research analyzes the process of teaching morphology in the first grade at the Islamic Education School, Gondong. The School of Islamic Education, Gendonk, is one of the Islamic schools that teaches morphology. As we have seen, many of the graduates of the Islamic School of Geendunk are skilled at reading Arabic language books. Its causes are understood from the science of morphology and grammar. The end of this research is the process of teaching the grammatical teacher, not using various means and methods in all teaching morphology. The method used by the researcher in this research is the descriptive method using qualitative approaches, and the method of collecting data using qualitative descriptive methods and using observation and interview methods. As for the result of the research, all students own the blackboard themselves. Its goal is that if the students did not understand a subject in pure science, they would write on that blackboar and the teacher uses various specific methods in the process of teaching morphology, such as movies and morphology, then the card method
Program Shabāhul Lughah Untuk Pembelajaran Mufradāt Siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Jepara
Al Fikra Islamic boarding school is an educational institution under the auspices of Madrasah Aliyah Negeri 1 Jepara. All students who take superior classes will live in a dormitory (Ma'had) with the aim of forming a generation that is devout in worship, science and technology, as well as improving language skills (Arabic and English) through language activities, namely the shobahul lughah program. Observing this program is very important for implementing the program in learning vocabulary. This research uses a qualitative approach with a case study method, using observation, interviews and documentation as data collection techniques. The results of this research were obtained, 1). Implementation of the shobahul lughah program, students gather in the field to take part in the mufrodat learning that has been determined by the ustadz every week. The implementation time is 07.00-08.00 WIB.,2). The shobahul lughah program method used is the mubasyaroh method to speed up vocabulary mastery and more active learning. 3). Obstacles encountered by educators include: Student discipline and the different abilities of each student. 4). Success factors for the shobahul lughah program include: learning media, skilled abilities of educators, supporting materials and learning motivation
Analisis Implementasi Metode Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Prestasi Belajar di Sekolah Dasar
Artikel ini mengulas dan menyoroti berbagai implikasi yang muncul dari penerapan metode ini. Pertama, metode pembelajaran berbasis proyek secara konsisten meningkatkan keterlibatan siswa. Melalui proyek-proyek yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, siswa terlibat secara aktif, meningkatkan kreativitas, serta rasa memiliki terhadap hasil belajar. Kejelasan tujuan pembelajaran dan relevansi materi dengan kehidupan siswa memotivasi mereka untuk belajar dengan lebih antusias. Kedua, metode ini memberikan dampak positif pada pemahaman konsep-konsep pelajaran. Dengan memberikan pengalaman langsung dan struktur yang terorganisir dengan baik melalui proyek-proyek, siswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu menginternalisasikan dan mengaplikasikannya dalam konteks nyata. Selanjutnya, implementasi metode pembelajaran berbasis proyek juga berdampak pada motivasi belajar siswa serta pengembangan keterampilan di luar pemahaman konsep pelajaran. Siswa menjadi lebih termotivasi karena melihat relevansi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari mereka. Selain itu, proyek-proyek ini membantu siswa mengembangkan keterampilan seperti pemecahan masalah, kerja sama tim, dan kreativitas, mempersiapkan mereka untuk tantangan di dunia nyata. Artikel ini menggunakan metode analisis literatur review untuk memvalidasi efektivitas metode pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan prestasi belajar di Sekolah Dasar. Implikasinya menegaskan pentingnya pendekatan pembelajaran yang lebih aktif dan kontekstual bagi pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa di tingkat dasar