Jurnal Online STIQ Amuntai (Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran)
Not a member yet
1853 research outputs found
Sort by
Mengeksplorasi Konsep Pendidikan Anak dalam Keluarga Berdasarkan Sudut Pandang Tafsir Al-Misbah
Keluarga mempunyai fungsi penting bagi anak, terlebih dalam pembentukan karakter kepribadian dan penguatan pendidikan. Kurangnya pemahaman orang tua dalam mendidik anak bahkan dapat menyebabkan bullying oleh orang tua terhadap anak, terjadinya depresi pada anak, kekerasan fisik, kenakalan anak dan lain sebagainya. Kondisi yang memprihatinkan ini menuntut adanya penggalian konsep yang dapat dijadikan acuan dalam pendidikan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep Al-Quran tentang pendidikan anak dalam keluarga berdasarkan penafsiran M. Quraish Shihab dalam kitab tafsir Al-Misbah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan tafsir maudhu’i. Berdasarkan hasil eksplorasi, ditemukan 3 konsep utama dan 20 konsep turunannya: Pertama, konsep tarbiyah (pengasuhan dan pemeliharaan) yang terdapat pada Qs. Al-Isra ayat 24 dan Qs. As-Syu’ara ayat 18 meliputi: mengajarkan kasih-sayang, mendidik/ memelihara, mengasuh. Kedua, konsep ta’lim (pengajaran) yang terdapat pada Qs. An-Nahl ayat 78, Qs. Al-Alaq ayat 1-5, dan Qs. Luqman ayat 13 dan 17 meliputi: mengajarkan pendengaran, penglihatan dan hati, mengajarkan syukur, membaca, penggunaan nama Tuhan, mengajarkan sikap pemurah, penggunaan media ajar, menasehati, penggunaan panggilan sayang, mengajarkan tauhid, mengajarkan sholat, mengajarkan amar ma’ruf nahi munkar, mengajarkan kesabaran. Ketiga, konsep ta’dib (Mendisiplinkan akhlak dan budi pekerti) yang terdapat pada Qs. Luqman ayat 18 dan 19 meliputi: melarang bersikap sombong, melarang bersikap angkuh, melarang bersikap sombong dan bangga diri, mengajarkan kesederhanaan, mengajarkan adab berbicara. Konsep ini dapat dijadikan referensi bagi orang tua maupun pendidik dalam melaksanakan proses mendidik anak
Media Daun dalam Pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas III Madrasah Ibtidaiyah
Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam proses belajar mengajar. Ketepatan dalam memilih media pembelajaran akan membantu tercapainya tujuan pembelajaran. pemanfaatan daun sebagai media pembelajaran merupakan salah satu pilihan yang tepat karena mudah mendapatkannya dan murah dalam penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penggunaan media daun dalam pembelajaran seni budaya dan keterampilan dalam meningkatkan kreativitas siswa kelas 3 madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, penelitian dilakukan pada bulan September sampai dengan bulan Desember 2022, lokasi penelitian di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 11 Aceh Tengah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif melalui tiga tahapan yakni, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa media daun dalam pembelajaran seni budaya untuk meningkatkan kreativitas siswa di MIN 11 Aceh Tengah dilakukan melalui persiapan yang matang dengan pembuatan RPP. Dalam pelaksanaannya guru menyiapkan media daun sebagai media pembelajaran, dan materi pelajaran sebagai acuan pembelajaran. Media daun dalam pembelajaran seni budaya dan keterampilan dapat meningkatkan kreativitas siswa kelas 3 MIN 11 Aceh Tengah
Implementasi Model Two Stay Two Stray pada Mata Kuliah Konsep Dasar IPA Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa PGMI
Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa semester 1 PGMI di salah satu Perguruan Tinggi Negeri Islam Jakarta dalam mata kuliah Konsep Dasar IPA dengan jumlah 33 mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan atau menumbuhkan motivasi mahasiswa dalam melaksanakan proses pembelajaran pada mata kuliah Konsep Dasar IPA, sehingga motivasi yang tinggi akan memberikan dampak hasil belajar yang meningkat. Metode penelitian yang digunakan adalah Analisa permasalahan. Penelitian dimulai dari mengidentifikasi masalah, pengumpulan data, analisis data, dan evaluasi. Peningkatan motivasi belajar mahasiswa menggunakan model two stay two stray dimana terdiri dari empat orang dalam kelompok, dengan pembagian dua orang menjadi tim ahli dan dua orang menjadi tamu yang berkunjung ke kelompok lain untuk mencari informasi mengenai materi yang dibahas. Hasil dari implementasi model two stay two stray pada mata kuliah Konsep Dasar IPA menunjukkan adanya perubahan pada mahasiswa yakni motivasi dengan keaktifan selama mengikuti perkuliahan yang berlangsung. Setiap mahasiswa memiliki andil dalam kegiatan mata kuliah Konsep Dasar IPA
Pemikiran Pendidikan Islam di Sekolah Dasar Perspektif Muhammad ‘Abid Al-Jabiri
Muhammad Abid Al-Jabiri dikenal sebagai pemikir wacana keislaman kontemporer yang banyak menghasilkan banyak karya berkaitan dengan studi pemikiran Islam, filsafat, politik, budaya, pendidikan dan lain-lain. Secara umum, pemikirannya penuh dengan kritik kontstruktif terhadap pemikiran Islam Tradisionalis-Konservatif. Berbicara tentang diskursus pendidikan, ia pernah membahas tentang sistem pendidikan di Maroko yang dianggap masih mempertahankan sistem tradisionalis dan sudah tidak relevan dengan konteks kekinian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Muhammad Abid Al-Jabiri dan Perspektif Muhammad Al Jabiri di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (Library Research). Teknik pengumpulan data yaitu pengutipan dari buku, jurnal, berita dan hasil penelitian. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa pemikiran Muhammad Abid Al-Jabiri tentang definisi, tujuan, dan pelaksanaan pengembangan pendidikan Islam di Sekolah Dasar. Beberapa contoh pengembangan ilmu Islam di sekolah dasar menurut perspektif Al Jabiri: Pendidikan Akhlak dan Moralitas, Pendidikan Agama dan Bahasa Arab, Pengajaran Keterampilan dan Berfikir Kritis dan yang terakhir Pengajaran Sejarah Islam
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah
Kurikulum merdeka memberi warna baru bagi dunia pendidikan di indonesia, kurikulum merdeka memiliki inovasi yang mana mementingkan minat serta bakat yang dimiliki peserta didik. Penerapan kurikulum merdeka ini menjadi sebuah konflik baru, meskipun kurikulum ini baik untuk digunakan tetapi, bagi warga sekolah butuh penyesuaian untuk menggunakan kurikulum ini. Bukan hanya diterapkan bagi mata pelajaran umum tetapi kurikulum juga diimplementasikan pada mata pelajaran agama. Pelajaran agama islam menjadi salah satu mata pelajaran yang juga boleh menggunakan kurikulum merdeka tetapi hal ini, bisa melihat dari apa yang dibutuhkan sekolah dan melihat dari karakteristik peserta didik dalam menerapkan kurikulum tersebut, Maka, dalam hal ini peneliti mengumpulkan kajian- kajian kepenulisan dari berbagai sumber ilmiah melalui buku dan jurnal terdahulu dengan kata lain peneliti menggunakan metode studi pustaka untuk memecahkan serta menganalisis penerapan kurikulum merdeka terhadap mata pelajaran agama islam. Dalam hal ini peneliti dapat memberikan kesimpulan bahwa kurikulum merdeka memiliki kelebihan serta kelemahan untuk diterapkan pada mata pelajaran agama islam
Analisis Design & Organisasi Kurikulum PGSD di Universitas Sulawesi Barat
Berdirinya lembaga pendidikan tidak pernah lepas dari pembentukan kurikulum, begitu pentingnya peranan suatu kurikulum sehingga memberikan esensi dan dampak yang dominan kepada keberlangsungan pendidikan, esensi dalam kurikulum apabila diimplementasikan secara utuh, esensi tersebut meliputi konservatif, kritis atau evaluatif dan kreatif dan berkelanjutan memberikan nuansa perubahan sesuai dengan harapan dan cita-cita sebuah lembaga pendidikan. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode Library Research, yaitu penelitian kepustakaan atau penelitian kepustakaan. Dalam penelitian perpustakaan sumber data antara lain berupa buku, jurnal, artikel, berita, surat kabar, majalah atau sumber lain yang relevan dan relevan dengan permasalahan yang dipecahkan. Sehingga memperoleh hasil penelitian sebagai berikut: Mengetahui design kurikulum Fakultas PGSD di Universitas Sulawesi Barat yang mengedepankan karakter Malaqbi seperti kejujuran, keadilan, keikhlasan, ketegasan, kemuliaan, dan kebijaksanaan. Organisasi kurikulum PGSD di Universitas Sulawesi Barat terdiri dari 29 SKS mata kuliah universitas dan 16 SKS mata kuliah fakultas. Terdapat 35 kurikulum bidang studi dan 24 kurikulum terintegrasi
Implementasi Supervisi Kepala Madrasah dalam Perkembangan Madrasah (Tinjauan Kritis Terhadap Penelitian-Penelitian Terkini)
Peran kepala madrasah dalam implementasi supervisi sangat vital dalam pengembangan madrasah. Berbagai penelitian tentang implementasi supervisi di madrasah sudah banyak dilakukan. Diperlukan tinjauan kritis untuk membuat penilaian terhadap berbagai penelitian tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan konten analis bersumber dari tulisan, buku atau jurnal ilmiah. Terdapat 10 penelitian yang dianalisis. Ditinjau dari strategi supervisi, terdapat 5 penelitian yang menggunakan strategi supervisi akademik dan hanya 1 yang menggunakan strategi klinis. Strategi yang digunakan dinilai belum variatif. Terdapat beberapa strategi lainnya seperti supervisi artistik, direktif, non-direktif dan kolaboratif. Ditinjau dari teknik supervisi, terdapat 5 penelitian yang memakai teknik analisis individual dan 1 penelitian menggunakan teknik gabungan (individual-kelompok). teknik supervisi masih terbatas kepada kepala madrasah yang menjadi pusat supervisi. Dalam implementasinya, berbagai supervisi belum melaksanakan alur supervisi secara benar dan lengkap. 2 penelitian tidak memuat rencana tindak lanjut terhadap hasil supervisi. Diperlukan kolaborasi antara kepala madrasah dan guru dalam menentukan aspek supervisi ataupun permasalahan pembelajaran untuk optimalisasi supervisi di madrasah
Storytelling Sebagai Metode Pembelajaran Maharah Kalam
Storytelling is a learning method that provides stimulation for students to interact through stories. The research aims to analyze the implementation, advantages and disadvantages, as well as supporting and inhibiting factors of storytelling as a maharah kalam learning method at MA Muallimin Al-Huda Jombang. This research uses a descriptive qualitative approach with the type of field research. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. Data analysis uses the analytical techniques of Mattew B. Milless and A. Michael Hubermen, including data correction, data reduction, data presentation, and verification or drawing conclusions. The research results show that storytelling is effective and efficient in improving the quality of students' maharah kalam learning. The advantages of this method include increasing motivation, interaction, cooperation, self-confidence, making stories more lively, making it easier to understand the material, and enriching vocabulary. However, the drawback is that if the teacher is less expressive, students can lose focus, get bored or sleepy. Supporting factors for this method are teacher enthusiasm, interesting stories, the teacher's ability to present stories, adequate learning resources, a conducive environment, and sufficient facilities and infrastructure. Inhibiting factors include limited time, teachers' difficulties in conveying interesting stories, students' lack of ability to read texts, students' lack of attention, and differences in students' levels of understanding
Implementasi Media Pembelajaran Monopoli Terhadap Pemahaman Mufrodat Siswa Kelas X MA Bilingual Junwangi
Penerapan media pembelajaran monopoli pada pembelajaran Drilling Arabic Language (DAP). Media pembelajaran monopoli ini dipilih oleh peneliti karena MA Bilingual Junwangi merupakan sekolah berbasis Islamic Boarding School yang melarang siswanya membawa smartphone atau alat elektronik lainnya sehingga media pembelajaran monopoli cocok diaplikasikan pada sekolah ini. Hal ini dikarenakan media permainan monopoli dapat menciptakan kegiatan belajar mengajar yang menyenanangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mufrodat siswa kelas X MA Bilingual Junwangi dengan menggunakan media monopoli dalam pembelajaran Drilling Arabic Language (DAP). Penelitian ini menggunakan desain penelitian One Group Pre-test-Post-test Design dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode Pre-Experimental Design. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini dilakukan uji statistik dengan bantuan SPSS. Tahap analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: analisis deskriptif, uji normalitas, Uji sampel t-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman mufrodat siswa meningkat yang dibuktikan dengan rata-rata sebelum diterapkan media pembelajaran monopoli sebesar 83,85 dan mengalami peningkatan rata-rata menjadi 95,70 setelah diterapkan media pembelajaran monopoli. Dapat disimpulkan, bahwa penerapan media pembelajaran monopoli berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman mufrodat siswa kelas X MA Bilingual Junwangi
Rhetoric Of Language In The Story Of Ashābul Kahfi According To Muhammad Thāhir Ibn Asyûr
The Qur'an is considered to contain many i'jaz sides which make it impossible for humans to create or imitate it. Of the many mufassir, not all of them discuss their interpretation with the style or aspect of language. This is where contemporary scholars and mufassir emergedThe name is Ibnu Ashur with his commentary Tahrir wa Tanwir, he is one of the interpreters who is very concerned about the various Ijaz and balaghoh aspects in the Al-Quran. And in the Qur'an there are many stories that are full of lesson and become life better, one of which is the story of the Ashabul-Kahf which is famous for its miraculous and full of grace, which is permissible for everyone to learn the lesson from this story with the secret meaning that come from Allah. style. The purpose of this study is to analyze hidden secrets that lie in the beauty of the choice of language, sentences, and arrangement of verses from the perspective of Al-Ijaz Al-Bayani in the story of Ashabul-Kahf according to Ibn Ashur. The method used by the researcher is a semantic analysis method which is part of linguistics which talks about the meaning of an expression or word in a language. Al-Bayani's dimension to the story of Ashabul-Kahfi lies in the beauty of the use of language. With the existence of sentences which are taraduf such as the sentences Rhasyada and Rasdhu, Kinayah is like the sentence dzarabna fii adzaniihim which means An-naum (sleep), and other examples