Jurnal Online STIQ Amuntai (Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran)
Not a member yet
1853 research outputs found
Sort by
Meningkatkan Kewirausahaan Pemuda melalui Pendidikan Vokasional: Tinjauan Literatur Sistematis tentang Keterampilan dan Niat Kewirausahaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pendidikan vokasional dapat meningkatkan kewirausahaan pemuda melalui tinjauan literatur sistematis yang berfokus pada keterampilan dan niat kewirausahaan. Kewirausahaan pemuda merupakan pilar penting dalam mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi. Pendidikan vokasional, dengan orientasinya pada pengembangan keterampilan praktis, memiliki potensi besar untuk membekali pemuda dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk memulai dan mengelola usaha mereka sendiri. Penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis literatur yang relevan untuk memahami peran pendidikan vokasional dalam membentuk keterampilan dan niat kewirausahaan di kalangan pemuda. Hasil tinjauan ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasional tidak hanya meningkatkan keterampilan praktis tetapi juga memupuk niat kewirausahaan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam mengenai kontribusi pendidikan vokasional terhadap pengembangan kewirausahaan pemuda dan menawarkan rekomendasi untuk kebijakan pendidikan yang lebih efektif dalam mendukung kewirausahaan pemuda
The Validity of Talak Outside the Court: Perspectives of Islamic Law and Positive Law According to the Views of Religious Leaders in Central Lombok
This study examines the perceptions of religious leaders on the legality of out-of-court divorce in Central Lombok using a qualitative approach and field research methodology. Primary information was collected through in-depth interviews with religious leaders and community leaders who have expertise in divorce issues. To obtain precise and comprehensive data, face-to-face interviews were conducted. In addition, this research utilized qualitative methodology to present secondary information on Islamic law and affirmative divorce law. Among the secondary data used were court decisions, legislation related to divorce, legal literature, and court decisions. This research examines the perspectives of religious authorities, Islamic legal ideas, and legal provisions that support out-of-court divorce through primary and secondary data collection. This approach is expected to provide a thorough understanding of the religious authorities' point of view and outline the actual circumstances surrounding the legality of out-of-court divorce within the framework of Islamic law and positive law in Central Lombok
Analisis Faktor Penentu Minat Siswa terhadap Program Studi Ekonomi Syari’ah STAI Kuala Kapuas
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penentu minat siswa terhadap program studi ekonomi syari’ah STAI Kuala Kapuas, dengan jenis field research. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Teknik accidental sampling yang digunakan melalui angket kuesioner berjumlah 81 responden dari beberapa MA/SMA/SMK se-Kabupaten Kapuas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan secara simultan antara kurikulum pembelajaran, kualitas dosen, sarana dan prasarana, profil lulusan dan biaya kuliah terhadap minat siswa memilih program Studi Ekonomi Syari’ah STAI Kuala Kapuas. Secara parsial, kualitas dosen, kurikulum pembelajaran, sarana dan prasarana serta biaya kuliah memiliki pengaruh negatif signifikan, sedangkan profil lulusan Program Studi Ekonomi Syari’ah STAI Kuala Kapuas memiliki pengaruh positif signifikan. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan kualitas manajemen sumber daya manusia, khususnya, Dosen dan perbaikan fasilitas serta biaya kuliah yang terjangkau untuk menarik minat siswa pada Program Studi Ekonomi Syari’ah STAI Kuala Kapuas
Eksistensi Perkawinan Sirri Setelah Keluarnya Putusan Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010
Dalam wacana Hukum Perkawinan, Perkawinan Sirri masih terjadi perdebatan baik dari masyarakat maupun dari pihak pemerintah. Termasuk perkawinan Sirri yang dilakukan oleh Hj. Macicha Moehtar dengan Murdiono pada Tahun 1993. Pihak Macicha Moehtar mengajukan Yudicial Review ke Mahkamah Konstitusi untuk menyelesaikan kasus yang dialaminya. Selanjutnya Mahkamah Konstitusi mengeluarkan Putusan Nomor 46/PUU-VIII/2010 yang isinya mengesahkan perkawinan sirri yang dilakukan oleh Hj. Aisyah Muhtar dengan Murdiono dan menyatakan bahwa anak luar nikah hasil perkawinan sirri tersebut mempunyai hubungan perdata dengan ibu dan bapaknya. Namun dalam Putusan Mahkamah Konstitusi tersebut menambahkan anak luar nikah hasil perzinaan, perselingkuhan dan samen leven selain juga mempunyai hubungan perdata dengan ibunya dan keluarganya juga mempunyai hubungan perdata dengan ayahnya dan keluarga ayahnya sepanjang dapat dibuktikan berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan/atau alat bukti lain menurut hukum ternyata mempunyai hubungan darah. Yang menjadi kontroversi adalah anak luar nikah hasil zina, perselingkuhan dan samen leven mempunyai hubungan perdata dengan ibu dan bapaknya. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif yang data utamanya adalah data sekundair, yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekundair dan bahan hukum tersier. Analisis data dilakukan dengan diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan sirri berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010 merupakan perkawinan yang sah dan lahirnya anak dari perkawinan itu merupakan tanggung jawab dari ibunya dan bapaknya. Dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi tersebut, maka perkawinan Sirri selanjutnya dinyatakan sah dan anak yang lahir dari perkawinan tersebut merupakan tanggung jawab dari ibu dan bapaknya
Penguatan Sikap Spiritualitas Siswa melalui Budaya Religius di SMK Muhammadiyah 2 Malang
Esensi spiritualitas dalam pendidikan Islam di era modern menjadi tanggung jawab berbagai pihak, hal tersebut bertujuan untuk menguatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki sikap spiritualitas yang kokoh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya religius dalam membentuk sikap spiritualitas siswa di SMK Muhammadiyah 2 Malang. Penelitian ini menggunakan metode kuasi kualitatif. Untuk sumber data utama yaitu kepala sekolah, guru agama, siswa dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancana serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya religius dalam penguatan sikap spiritualitas siswa di SMK Muhammadiyah 2 Malang pelaksanaanya melalui kegiatan tadarus sebelum pembelajaran, salat duha dan salat zuhur berjamaah, salat Jumat berjamaah, kajian keputrian di hari Jumat dan BTQ menggunakan metode UMMI. Kelancaran kegiatan budaya religus ini bisa dilihat dari kinerja guru dan staf yang saling memberika spirit Islam yang kuat. Dengan mengoptimalisasi budaya religius yang beragam siswa mampu dan menjadi terbiasa melaksanakan segala kegiatan agama yang ada di sekolah, serta memberi pengaruh positif untuk dirinya sendiri dan lingkungan sekitar
Nilai Religi dalam Tradisi Lisan Sansana Dayak Ngaju
Penelitian ini ditulis untuk mengkaji nilai religi dalam tradisi lisan Sansana Dayak Ngaju yang keberadaannya sudah mulai susah ditemukan dalam masyarakat. Tulisan ini pula diharapkan mampu membuka ruang dan menumbuhkan peminat kembali untuk mengembangkan kebudayaan Masyarakat Dayak. Adapun nilai religi dalam tradisi lisan Sansana Dayak Ngaju di pandangan sebagai kepercayaan bahwa manusia hidup di dunia hanya sementara di alam bawah (dunia) yang disebut dengan Pantai Danum Kalunen, dan akan kembali lagi kealam asalnya yaitu alam atas atau Lewu Liau atau disebut juga Lewu Tatau Dia Rumping Tulang, Randung Raja Isen Kamalasu. Jadi, konsep ketuhanan orang Dayak Ngaju adalah sang Maha Tunggal, Maha Agung, Maha Mulia, Maha Jujur, Maha Lurus, Maha Kuasa, Maha Suci, Maha Pengasih dan Penyayang Maha Adil, Kekal Abadi, Maha Mendengar, yang mempunyai kekuatan dan kekuasaan untuk memberikan kehidupan kepada manusia ia adalah Ranying, yang mempunyai kekuatan untuk mencipta (Hatalla). Suku Dayak Ngaju mengakui bahwa di alam ini ada suatu zat yang menguasai dunia dan hidupnya. Dalam usahanya mengenal Tuhan suku Dayak Ngaju mengenal nama-nama Mahatala dan Duwata. Mahatala adalah ilah yang menguasai alam atas (langit, atau alam sesudah mati), dan Duwata adalah ilah yang menguasai bumi alam bawah (dunia, dan kehidupan ini). Menurut pandangan Dayak Ngaju, setiap orang mati adalah Buli Lewu Tatau Dia Rumpung Tulang, Rundung Raja Isen Kamalasu Uhat, yaitu surga, tempat yang kaya raya, sejahtera dan membahagiakan
Peran Lingkungan Tempat Tinggal Terhadap Anak Usia SD dalam Menghafal Al-Qur’an
Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasi jenis lingkungan tempat tinggal siswa dan pengaruhnya dalam mendukung kemampuan menghafal Al-Qur'an, serta mengidentifikasi faktor-faktor lain yang berpotensi mendukung pengembangan kemampuan hafalan Al-Qur'an. Berdasarkan wawancara, observasi, dan dokumentasi di salah satu sekolah dasar tahfiz Al-Qur’an di Karawang, ditemukan bahwa lingkungan tempat tinggal memainkan peran penting dalam membentuk karakter dan kemampuan hafalan siswa. Terdapat tiga jenis lingkungan utama: pesantren, perumahan dengan banyak penghafal Al-Qur’an, dan perumahan biasa. Data menunjukkan bahwa siswa dari lingkungan pesantren mengalami tantangan dengan 44% tidak mencapai target hafalan dan 44% tidak kuat hafalannya. Siswa dari perumahan dengan banyak penghafal Al-Qur’an menunjukkan hasil lebih baik dengan 41% tidak mencapai target dan 24% tidak kuat hafalannya. Sementara itu, siswa dari perumahan biasa mencatat hasil terendah dengan 53% tidak mencapai target dan 41% tidak kuat hafalannya. Penelitian ini juga menyoroti peran krusial orang tua dalam keberhasilan hafalan anak. Siswa yang memiliki orang tua yang komitmen dan bekerjasama dengan sekolah cenderung mencapai target hafalan yang baik. Penelitian selanjutnya akan mengeksplorasi hambatan yang dihadapi orang tua dalam mendukung hafalan anak, dengan tujuan merumuskan strategi efektif untuk meningkatkan peran orang tua dalam pembelajaran tahfiz Al-Qur'an
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbahan Eceng Gondok di MI Jannatusshibyan Desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Martapura
Bagi sekolah yang kesulitan dalam mengadakan media Non ICT dalam bentuk sudah jadi maka guru dapat membuat media sendiri dengan memanfaatkan benda-benda sekitar dan dibuat dalam bentuk tiruan (tiruan alat Peraga). Contohnya adalah media yang dapat di buat langsung oleh guru adalah media pembelajaran berbahan enceng gondok. Sekolah MI Jannatusshibyan Desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai Tabuk bertempat di daerah kawasan pesisir sungai martapura yang biasa banyak dilalui eceng gondok, pada hasil wawancara dengan guru-guru pengajar di sana mereka belum mengenal dan belum pernah menggunakan media pembelajaran berbahan eceng gondok bisa digunakan pada pembelajaran yang menggunakan metode cerita, sehingga pada saat pembelajaran siswa merasa kurang termotivasi karena guru dalam mengajar hanya menggunakan metode ceramah tanpa di bantu dengan media pembelajaran. Solusi yang ditawarkan yaitu dengan memberikan pelatihan mengenai pembuatan media pembelajaran berbahan eceng gondok dengan tujuan agar Guru-guru di MI Jannatusshibyan memiliki pengetahuan dan pemahaman dalam pembuatan media pembelajaran berbahan eceng gondok sehingga pada saat pembelajaran berlangsung anak-anak menjadi termotivasi dan bersemangat. Melalui pelatihan ini juga diharapkan masing-masing guru dapat membuat media pembelajaran berbahan eceng gondok sesuai dengan bidang pelajaran yang di mampu. Penggunaan media Non ICT berbahan eceng gondok dapat dibuat alat peraga seperti menjadi boneka dengan menggunakan metode cerita. Berdasarkan angket tanggapan peserta terhadap Pembuatan Media Non ICT berbahan eceng gondok adalah 57%, dengan kategori kurang positif kemudian kami memberikan Pelatihan mengenai pembuatan media pembelajaran berbahan eceng gondok. Dengan tujuan agar Guru-guru memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan media berbahan eceng gondok. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu di awali dengan ceramah, diskusi dan Tanya jawab dan terakhir evaluasi. Ketercapaian kegiatan ini dapat diselesaikan dengan baik dan berhasil terlihat dari hasil angket yang dibagikan kepada peserta setelah dilaksanakan Kegiatan yaitu 87% dengan kategori sangat positif
Situational Leadership, Organizational Climate, and Teacher Commitment as Determinants of Teacher Performance: A Systematic Literature Study in the Context of State Senior High Schools in Probolinggo City
This study aims to analyze the influence of the principal's situational leadership style, organizational climate, and teacher commitment on teacher performance in public senior high schools in Probolinggo City. The background of this study is based on the importance of principal leadership in creating a conducive work environment and motivating teachers to improve the quality of learning. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) through a survey of teachers from four public senior high schools in Probolinggo City. This study involved the entire population of 353 teachers, using a simple random sampling technique using the Slovin formula. The data collection instrument was a Likert-scale questionnaire that had been tested for validity and reliability. The research results show that the principal's situational leadership style has a positive and significant effect on teacher performance. A conducive organizational climate and high teacher commitment also significantly contribute to improved teacher performance. Furthermore, teacher commitment acts as a mediating variable, strengthening the relationship between leadership style and organizational climate on teacher performance
PAI Learning Evaluation Design
In Islamic Religious Education (PAI), evaluation is essential to improve the standard of teaching and learning. The purpose of this article is to provide a comprehensive understanding of PAI learning evaluation design, which includes the objectives, tools, methods, and interpretation of evaluation findings. To develop the essential components of evaluation design, this article uses a literature study approach to collect and examine various related sources, such as e-books, scientific articles, and research papers. Evaluation serves as a measure of student understanding and as useful feedback for teachers who want to improve their teaching. Applying the concepts of validity, reliability, and objectivity at every level of evaluation design is essential in this situation, as is being aware of the variations in student characteristics. It is hoped that teachers can meet students' needs and develop more successful tests by having a thorough understanding of this evaluation approach. Thus, evaluation can play a major role in shaping the morality and character of the future generation of this country in accordance with Islamic principles