Jurnal Online STIQ Amuntai (Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran)
Not a member yet
1853 research outputs found
Sort by
Developing Arabic Language Content on TikTok and Instagram: Educational Opportunities for the Digital Native Generation
The rapid growth of social media has positioned it as an influential alternative learning space, particularly for the digital native generation that actively engages with visual and interactive content. This study seeks to examine the educational potential of Arabic language learning through short-form videos disseminated via popular platforms such as TikTok and Instagram. Employing a descriptive qualitative method, data were gathered through systematic content analysis of Arabic learning videos, in-depth interviews with digital educational content creators, and focused group discussions with students of Arabic Language Education (PBA). The findings indicate that short video formats, enhanced with appealing visual elements, interactive features, and communicative language styles, significantly capture learners’ attention while simultaneously fostering motivation and sustained engagement. In addition, these platforms provide a more informal and dynamic interaction space between educators and learners, enabling flexible knowledge exchange within the digital ecosystem. The study underscores the strategic urgency of developing micro-content-based approaches in order to make Arabic language education more adaptive, innovative, and responsive to the learning patterns of Generation Z
Ta‘Līmu Mahārati Al-Kalām Al-Qā’imi ‘Ala Al-Mashrū‘ Bi-Istikhdāmi Muḥtawā Al-Fīdiyū Fī Al-Lughah Al-‘Arabiyyah
Arabic speaking skills are crucial for communication, but are often hampered by a lack of practice, motivation and confidence, requiring innovative project-based and technology-based strategies. The aim of this research is: 1) to describe the process of implementing project-based speaking skills learning at MAN Insan Cendekia Pesuruan; 2) explaining the impact of implementing project-based speaking skills learning at MAN Insan Cendekia Pesuruan. This research used a qualitative approach with a case study. Data were collected through observation, interviews and documentation and analysed using the Miles and Huberman models. The results of the research show that: 1) Project-based speaking skills learning with video content at MAN Insan Cendekia Pasuruan was carried out through careful planning and systematic steps, starting from group formation, theme selection, script writing, practice, recording, and screening. The themes raised were relevant to everyday life, thus supporting contextual and communicative learning, these themes include sports, seeking medical treatment, shopping, visiting sick people, and other themes.; 2) The results of the implementation showed an improvement in students' linguistic skills, such as vocabulary, pronunciation, and sentence structure, as well as non-linguistic developments in the form of confidence, motivation, and cooperation. The use of video media also provided a space for creative expression that was familiar to the students' digital world. Thus, the project-based speaking skills learning using video content model was effective in improving speaking skills while building social skills and 21st-century competencies
Pengembangan Media Pembelajaran Berbantuan Google Sites pada Materi Peta Kelas V
Berdasarkan permasalahan yang dihadapi, didapatkan bahwa penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran berbantuan Google Sites pada materi peta kelas V. Metode pada penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) melalui model ADDIE. Sehingga, teknik pengambilan datanya adalah observasi, wawancara, dan angket yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan statistik deskriptif. Adapun untuk hasil dari penelitian ini, diperoleh persentase nilai rata-rata hasil penilaian akhir sebesar 89,39% dengan predikat sangat baik, rinciannya: validasi ahli materi 82,22% kategori sangat layak; validasi ahli media 82,85% kategori sangat layak; respon pengguna media oleh guru 96,00% kategori sangat baik; respon pengguna media kelompok terbatas 94,67% kategori sangat baik; respon pengguna media kelompok kecil 88,67% kategori sangat baik; dan respon pengguna media kelompok besar 91,91% kategori sangat baik. Dengan demikian, penelitian ini berhasil dalam menghadirkan media pembelajaran yang memenuhi standar pedagosis dan teknis yang ideal untuk diterapkan di sekolah yang bersangkutan
Penggunaan Media Visual dalam Pembelajaran IPAS Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas V di SDN 008 Tana Tidung
Media visual berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran yang mengandalkan indra penglihatan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Berdasarkan pengamatan awal, metode ceramah dan pembelajaran berbasis buku teks masih mendominasi proses pembelajaran, sehingga diperlukan inovasi dalam pemanfaatan media visual untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media visual dalam pengajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) serta dampaknya terhadap minat belajar siswa kelas lima di SDN 008 Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang efektivitas media visual dalam meningkatkan minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media visual, seperti gambar, poster, dan diagram, meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, membuat materi lebih mudah dipahami, dan membantu mencegah kebosanan di kelas. Siswa menjadi lebih antusias dalam belajar, berpartisipasi lebih aktif dalam mengajukan pertanyaan, dan menunjukkan peningkatan dalam hasil belajar mereka
Implementasi Motode Driil and Practice Berbantuan Video Youtube pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar
Penelitian ini mengkaji efektivitas metode drill and practice berbantuan video YouTube dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 1 di SDIT Salsabila 3 Banguntapan. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya media pembelajaran yang menarik untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap matematika, yang sering dianggap sulit. Video YouTube dipilih karena visualnya menarik dan mudah diakses, sementara metode drill and practice efektif dalam memperkuat pemahaman melalui latihan berulang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru kelas 1 dan waka kurikulum. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk menganalisis implementasi metode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video YouTube dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa dengan mengubah konsep abstrak menjadi lebih konkret dan menarik. Kombinasi drill and practice dengan video YouTube memungkinkan latihan soal yang lebih interaktif dan menyenangkan. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses internet, kualitas video, dan potensi distraksi juga ditemukan. Kesimpulannya, metode ini berpotensi meningkatkan hasil belajar matematika siswa, tetapi memerlukan pengelolaan yang bijak dan persiapan guru yang matang
Sosialisasi Strategi Pembentukan Karakter Bangsa Melalui Budaya Keteladanan dan Disiplin pada Anggota Muda Brigade Mobile (Brimob) Bataliyon A Resimen II Pasukan Pelopor
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mensosialisasikan strategi pembentukan karakter bangsa melalui budaya keteladanan dan disiplin pada Anggota Muda Brigade Mobile (Brimob) Bataliyon A Resimen II Pasukan Pelopor Pembentukan karakter yang kuat menjadi aspek fundamental dalam menciptakan individu yang berintegritas, bertanggung jawab, dan juga berjiwa nasionalis. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya keteladanan sebagai metode efektif dalam internalisasi nilai-nilai positif serta disiplin sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta simulasi praktik keteladanan dan disiplin yang relevan dengan kehidupan sehari-hari pada Anggota Muda Brigade Mobile (Brimob) Bataliyon A Resimen II Pasukan Pelopor. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20-21 Maret 2025 dengan melibatkan Anggota Muda Brigade Mobile (Brimob) Bataliyon A Resimen II Pasukan Pelopor sebagai peserta utama. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemahaman peserta mengenai strategi pembentukan karakter bangsa meningkat, serta terdapat kesadaran yang lebih tinggi akan peran keteladanan dan disiplin pada Anggota Muda Brigade Mobile (Brimob) Bataliyon A Resimen II Pasukan Pelopor. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membentuk budaya keteladanan dan disiplin yang berkelanjutan
Analisis Kolaborasi Service Quality dan Kepercayaan Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan di SEAMOLEC
Magang di SEAMOLEC memberikan peluang bagi mahasiswa untuk secara langsung terlibat dalam praktik pengelolaan pendidikan terbuka dan jarak jauh, khususnya melalui Divisi Community and Partnership. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana mitra merasa puas terhadap layanan serta bentuk kolaborasi yang dijalin oleh SEAMOLEC. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar mitra mengapresiasi profesionalisme tim SEAMOLEC serta kemampuan mereka dalam menyesuaikan program dengan kebutuhan lokal. Mitra juga merasa terbantu dengan adanya pendampingan dan komunikasi awal yang baik dalam menjalin kerja sama. Namun demikian, masih terdapat keluhan terkait komunikasi yang dianggap kurang dua arah dan minimnya evaluasi berkelanjutan, sehingga membatasi partisipasi mitra dalam proses perencanaan. Penelitian ini menyoroti pentingnya membina kepercayaan dan menjaga mutu layanan demi keberlanjutan kerja sama. Oleh karena itu, SEAMOLEC disarankan untuk memperkuat komunikasi, meningkatkan keterbukaan informasi, serta melakukan evaluasi berkala guna memperkuat kolaborasi pendidikan berbasis teknologi di kawasan Asia Tenggara secara berkelanjutan dan strategis
Peran Mahasiswa PLP dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di SD Muhammadiyah 3 Unggulan Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SD Muhammadiyah 3 Unggulan Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 6 mahasiswa PLP, 2 guru pamong, dan 43 peserta didik kelas 6 yang terdiri dari 2 kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PLP berperan signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui empat aspek utama: (1) implementasi metode pembelajaran inovatif, (2) pengembangan media pembelajaran kreatif, (3) pembentukan hubungan emosional positif dengan peserta didik, dan (4) integrasi teknologi dalam pembelajaran. Indikator peningkatan motivasi belajar peserta didik terlihat dari meningkatnya keaktifan peserta didik dalam pembelajaran, meningkatnya kehadiran peserta didik, dan meningkatnya hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kehadiran mahasiswa PLP memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar peserta didik dan berperan sebagai agen perubahan yang membawa inovasi pembelajaran di sekolah. Implikasi penelitian ini adalah perlunya penguatan kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi dan sekolah untuk memaksimalkan manfaat program PLP
Kemiskinan dalam Al-Qur'an: Perspektif Spiritual dan Pemberdayaan Ekonomi dalam Konteks Sosial Kontemporer
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari masalah kemiskinan dari sudut pandang Al-Qur'an, dengan menekankan dua aspek utama: spiritualitas dan pemberdayaan ekonomi dalam konteks sosial kontemporer yang dinamis. Fokus penelitian terletak pada pemahaman yang menyeluruh tentang konsep kemiskinan dalam Al-Qur'an dan implementasinya sebagai tanggapan terhadap masalah struktural dan moral yang melampaui dimensi ekonomi semata. Secara metodologis penelitian ini menerapkan metode kualitatif berbasis studi literatur dengan teknik tafsir tekstual untuk ayat-ayat yang relevan. Selain itu, hasil empiris tentang pemberdayaan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam dikuatkan melalui kajian komparatif. Studi ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an melihat kemiskinan sebagai fenomena yang memiliki berbagai aspek: ekonomi, sosial, dan spiritual. Upaya penanggulangannya tidak hanya melalui pendekatan karitatif jangka pendek, tetapi melalui transformasi struktural berbasis keadilan distributif. Nilai-nilai etis seperti "adl", yang berarti keadilan, ta‘awun, dan iḥsan yang berarti kebaikan berkelanjutan, mendorong instrumen redistribusi kekayaan seperti zakat, infak, dan sedekah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memasukkan nilai spiritual ke dalam kebijakan sosial-ekonomi adalah cara penting untuk membangun sistem keadilan yang berkelanjutan. Penelitian ini juga menyarankan untuk membangun model pemberdayaan ekonomi yang kontekstual dan aplikatif, tetap berpegang pada prinsip-prinsip Qur'ani yang universal dan transformatif
Hermeneutika Humanistik Al Qur’an: Stoikisme dalam Tafsir Empatik dan Kontekstual
Penelitian ini mengkaji relevansi konsep qada dan qadar serta ajaran kesabaran dalam Al-Qur'an sebagai respons terhadap tantangan psikologis kontemporer, melalui lensa hermeneutika humanistik. Pendekatan ini menekankan pemahaman kontekstual dan subjektivitas teks keagamaan. Dengan menganalisis ayat-ayat dalam Al-Qur'an, studi ini berargumen bahwa Al-Qur'an menawarkan kerangka kerja komprehensif bagi individu untuk mengelola stres dan meningkatkan ketahanan mental. Analisis menyoroti keselarasan konsep dikotomi kendali pada filsafat stoikisme dalam Islam dalam al-Qur’an (QS al-Ra’d: 11), di mana manusia didorong berikhtiar atas hal yang terkendali, sembari bertawakal pada hasil di luar kendali. Ajaran kesabaran dalam Al-Qur'an (QS al-Baqarah: 155-156) digali sebagai strategi mengelola emosi negatif, sejalan dengan prinsip Stoik "hidup bebas dari emosi negatif". Hasil penelitian menunjukkan tafsir Qur’ani yang humanistik dan kontekstual memperkaya pemahaman ayat suci dan menawarkan solusi praktis spiritual bagi individu menghadapi tekanan hidup. Studi ini menegaskan Al-Qur'an, melalui interpretasi empatik, dapat menjadi panduan relevan membangun ketahanan batin dan mencapai kesejahteraan psikologis