Jurnal Online STIQ Amuntai (Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran)
Not a member yet
1853 research outputs found
Sort by
Strategi Pembelajaran dalam Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Al-Qur'an Hadis di Madrasah Ibtidaiyah
Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan penting abad ke-21 yang harus ditanamkan sejak dini, termasuk dalam pembelajaran mata pelajaran Al-Qur’an Hadis. Namun, di banyak madrasah, pembelajaran agama masih cenderung bersifat hafalan dan belum diarahkan untuk melatih kemampuan analisis dan refleksi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di MIS Humayroh Parpaudangan Labuhanbatu Utara pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi, berlokasi di MIS Humayroh, dipilih karena madrasah ini telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dan mendorong pembelajaran aktif. Sumber data terdiri dari data primer berupa wawancara dengan guru, siswa, kepala sekolah, dan wakil kepala kurikulum, serta data sekunder berupa dokumen RPP dan perangkat pembelajaran lainnya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran berbasis refleksi dan kontekstualisasi, dengan penggunaan metode ceramah aktif, diskusi, story telling, praktik langsung, serta penguatan melalui pertanyaan terbuka yang menuntut analisis. Strategi ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai Al-Qur’an Hadis dengan realitas kehidupan siswa untuk membentuk generasi yang tidak hanya paham agama, tetapi juga mampu berpikir logis, mandiri, dan bijaksana
Uslub Tasybih dalam Novel Arsis Karya Ahmed Al-Hamdan: Analisis dan Tujuannya
This research contains an analysis of tasybih in the novel Arsis by Ahmed Al-hamdan. In this novel, there is a language style with meanings and various redactions that are still vague if not understood with the science of bayan. The purpose of this research is to determine the types and objectives of tasybih based on the bayan science approach. Qualitative description is the method used in this study. This research includes library research-based research that uses the novel Arsis by Ahmed Al-Hamdan as a data source. And sentences that contain tasybih in the novel as a type of data. Data provision using the technique of watching and recording. The data will be studied, then marked and recorded, and then analyzed with the analysis of the science of bayan. The result of this research is that the novel Arsis by Ahmed Al-Hamdan has tasybih mursal, tasybih mufashshal, tasybih mujmal, and tasybih baligh. Meanwhile, tasybih mu'akkad is not found in the novel. The purpose of tasyb³h contained in the novel only includes taqriru halil musyabbah, baynu halil musyabbah, baynu imknil musyabbah, baynu miqdri hlil musyabbah, and taqb³hul musyabbah. While tazyinul musyabbah is not found in the novel. This research strengthens the theory and description of the understanding of tasyb³h based on the analysis of the novel Arsis by Ahmed Al-Hamdan
Peran Digital Marketing sebagai Varabel Mediator pada Pemilihan Program Studi Terhadap Peningkatan Jumlah Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digital marketing sebagai variabel mediator dalam pemilihan program studi terhadap peningkatan jumlah mahasiswa di Universitas Muhammadiyah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket yang disebarkan kepada 100 mahasiswa aktif program studi pendidikan sosiologi UNISMUH Makassar. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis jalur dengan bantuan software Lisrel versi 8.80 dan Uji Sobel. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh: 1) Pemilihan program studi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Jumlah Mahasiswa (t=9,30>1,96), 2) Digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Jumlah Mahasiswa (t=2,17>1,96), 3) Digital marketing berperan sebagai mediator dalam pengaruh pemilihan program studi terhadap Peningkatan Jumlah Mahasiswa (t=2,14>1,96). Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran digital yang efektif dapat meningkatkan daya tarik program studi dan berkontribusi terhadap peningkatan jumlah mahasiswa baru di UNISMUH Makassar. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola program studi dan universitas dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif untuk menarik calon mahasiswa
The Principle of Justice in the Executorial Title of Court Decisions and Its Relevance to Strengthening the Integrity of Judges
This research is motivated by the lack of clarity in laws and regulations in detailing the principles of justice intended by the executorial title of court decisions. Although the executorial title represents the judge's oath and embodies the accountability of the decision to society, the state, and God, judicial corruption involving judges still occurs. Consequently, the executorial title appears perfect on paper but has not fully cultivated a collective consciousness among judges as systemic integrity. This study employs normative juridical legal research with a legal analysis focused on the application of interpretation methods and legal principles, utilizing legislative, historical, and comparative approaches. The theoretical framework integrates the theory of justice and Imam Ash-Syatibi's Maqashid Al-Syariah theory. The study finds that the principle of justice in the executorial title of court decisions arises from correct and fair formal procedures. Materially, the judicial process involves stages of scrutinizing, qualifying, and constituting, utilizing the thematic induction method, Istiqra' ma'nawi, and the principle of synergy of evidence (mabda' tadofur adillah). This results in decisions that meet criteria for legal and moral accountability. The ethical principles contained in the executorial title include divinity, fair conduct, honesty, wisdom, independence, high integrity, responsibility, self-respect, discipline, humility, and professionalism. These principles are closely related to efforts to combat judicial corruption, as they not only embody the spirit of realizing justice through decisions but also serve as ethical values that build strong character in judges. Thus, in their professional roles, judges are expected to demonstrate superior integrity and remain free from corrupt practices
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja Fisik dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadapa Kinerja Pengurus Kopontren Gontor kampus 6 Riyadhatul Mujahidin Konawe Selatan Sulawesi Tenggara
Kopontren, singkatan dari Koperasi Pondok Pesantren, adalah sebuah unit usaha ekonomi yang beroperasi di lingkungan pondok pesantren Gontor kampus 6 Riyadhatul Mujahidin Konawe Selatan. Lahir dari kebutuhan untuk mendukung perekonomian pesantren, kopontren memainkan peran penting dalam membantu pesantren mencapai kemandirian finansial sekaligus memberikan manfaat ekonomi kepada para santri dan masyarakat sekitar. Kopontren didirikan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pondok pesantren. Keberadaan kopontren tidak hanya berfungsi sebagai sumber pendapatan bagi pesantren, tetapi juga sebagai sarana pendidikan praktis bagi para santri dalam bidang ekonomi dan bisnis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis 1) pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pengurus pada Kopontren Gontor kampus 6 Riyadhatul Mujahidin, 2) pengaruh lingkungan kerja fisik terhadap kinerja pengurus pada Kopontren Gontor kampus 6 Riyadhatul Mujahidin, 3) pengaruh lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja pengurus pada Kopontren Gontor kampus 6 Riyadhatul Mujahidin, dan 4) pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik secara simultan terhadap kinerja pengurus pada Kopontren Gontor kampus 6 Riyadhatul Mujahidin. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, data dikumpulkan melalui metode survei dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh pengurus Kopontren. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode statistik deskriptif dan inferensial untuk mengetahui hubungan dan pengaruh masing-masing variabel terhadap kinerja pengurus. Dengan metode pengambilan sampel yang digunakan metode sampling jenuh atau sensus, dengan jumlah sampel 34. Hasil penelitian menunjukan 1) bahwasanya gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pengurus, 2) lingkungan kerja fisik tidak berpengaruh terhadap kinerja pengurus, 3) lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pengurus, dan 4) pengaruh gaya kepemimpinan, Lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik Secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pengurus
Pengaruh Kompetensi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan Motivasi sebagai Variabel Intervening di PT. Tata Bara Utama Aceh
Pengelolaan sumber daya manusia yang baik akan menghasilkan karyawan yang andal dengan kinerja yang optimal sehingga dapat sesuai dengan standar perusahaan yang akan mendukung tercapainya tujuan perusahaan. PT Tata Bara Utama adalah perusahaan swasta yang telah berdiri sejak tahun 2008 bergerak di bidang usaha jasa pertambagan yang memiliki tiga lokasi proyek tersebar di Indonesia. PT Tata Bara Utama mengalami penurunan volume produksi dalam tiga tahun terakhir sejak tahun 2021, mayoritas karyawan dengan jabatan operator alat berat adalah non pengalaman, tingkat kehadiran karyawan dalam dua tahun terakhir sejak tahun 2022 mengalami penurunan dan dibawah dari standar yang ditetapkan, terdapat beberapa kerusakan alat berat yang disebakan kesalahan dalam pengoperasian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan dengan motivasi sebagai variabel intervening di PT Tata Bara Utama. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik analisis SEM-PLS menggunakan software SmartPLS 4, teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling – purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 168 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan kompetensi mempengaruhi kinerja karyawan, disiplin kerja mempengaruh kinerja karyawan, kompetensi mempengaruhi motivasi, disiplin kerja mempengaruhi motivasi, motivasi mempengaruhi kinerja karyawan, kompetensi yang dimediasi oleh motivasi mempengaruhi kinerja karyawan, disiplin kerja yang dimediasi oleh motivasi mempengaruhi kinerja karyawan
Pelatihan Pembuatan Pakan Ternak Silase dan Pupuk Bokashi di Desa Jatimulyo Girimulyo Kulon Progo
Artikel ini membahasa tentang pelatihan pembuatan pakan ternak Silase dan pupuk Bokasih yang berbasis pada sistem fermentasi pada masyarakat Buddha di Desa Jatimulyo Kabupaten Kulonprogo. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Asset Based Community Development (ABCD) yaitu model pemberdayaan masyarakat yang menekankan pada pemanfaatan aset dan potensi yang dimiliki oleh masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Memanfaatkan aset lokal secara optimal Bahan Baku Alami: Jerami, daun hijauan, dan kotoran ternak dimanfaatkan sebagai sumber utama, mengurangi ketergantungan pada bahan komersial. Pengetahuan Tradisional: Teknik pengolahan pakan dan pupuk berbasis fermentasi memanfaatkan kearifan lokal yang telah terbukti efektif. Penyuluhan tentang pakan ternak dan manfaat fermentasi dan bokasi, menyebarkan tentang pengetahuan pembuatan pakan ternak dan bokhasi Inovasi dalam formulasi pakan eksperimen dengan kombinasi bahan pakan yang berbeda untuk meningkatkan kandungan gizi atau menurunkan biaya. Meningkatkan produktivitas dan nilai tambah pakan fermentasi: Menambah kandungan nutrisi dan meningkatkan efisiensi pakan, mendukung pertumbuhan ternak yang lebih baik. Bokashi: Mengubah limbah menjadi pupuk organik berkualitas, meningkatkan kesuburan tanah untuk mendukung siklus pertanian. Kolaborasi dan Pemberdayaan komunitas melibatkan berbagai pihak (peternak, tokoh adat, pemuda) memperkuat solidaritas dan kerja sama. Sistem gotong royong dalam pengumpulan bahan baku, pengolahan, dan distribusi produk meningkatkan rasa kepemilikan masyarakat. Mendukung ekonomi berkelanjutan lingkungan: mengurangi limbah organik dengan mendaur ulang menjadi produk yang bermanfaat. Ekonomi: Hasil produksi pakan dan bokashi dapat digunakan sendiri atau dijual, meningkatkan pendapatan masyarakat
Sosialisasi Pencegahan Tindakan Bullying di SMP Cipinang, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang
Bullying merupakan salah satu masalah sosial yang serius, terutama di lingkungan sekolah. Tindakan bullying tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga pada pelaku dan lingkungan sekitarnya. Korban bullying sering mengalami masalah kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan rendahnya Harga diri. Bullying bukan hanya masalah individual, tetapi juga merupakan masalah kolektif yang memerlukan perhatian dari seluruh masyarakat. Untuk menjalankan sosialisasi tindakan pencegahan bullying, metode yang digunakan akan mencakup serangkaian kegiatan interaktif yang melibatkan siswa, guru, dan seluruh pihak sekolah. Kegiatan sosialisasi ini terdiri dari sesi pelatihan dan workshop di sekolah, pembuatan kampanye kesadaran di lingkungan sekolah, dan permainan interaktif yang dirancang untuk mengajak siswa berpartisipasi aktif dalam memahami isu bullying, meningkatkan empati, serta memperkuat keterampilan sosial dalam menangani konflik tanpa kekerasan. Keberhasilan sosialisasi ini tidak hanya terletak pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga pada komitmen semua individu untuk menerapkan nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, diharapkan lingkungan sekolah tidak hanya bebas dari bullying, tetapi juga menjadi tempat yang memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan setiap siswa
Disparitas Penafsiran Hakim tentang Makna Urgensi dalam Alasan Dispensasi Kawin
Dispensasi kawin merupakan salah satu permohonan yang belakangan ini menjadi trending perkara yang diajukan di pengadilan agama. Pernikahan usia dini menjadi marak seiring dengan merosotnya akhlak pergaulan anak zaman ini. Beragam alasan digunakan untuk pengajuan dispensasi kawin, ada yang memang dipertimbangkan hakim sebagai alasan yang urgen, namun ada juga yang tidak ada esensi urgensi. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan disparitas hakim dalam menafsirkan makna urgen dalam berbagai penetapannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis, yang peneliti mendeskripsikan pertimbangan hukum hakim dalam menafsirkan makan urgensi dalam penetapannya. Bahan hukum yang diteliti adalah penetapan Nomor 319/Pdt.P/2023/PA.Bjm, 281/Pdt.P/2024/PA.Plh, 104/Pdt.P/2024/PA.Bjb, 82/Pdt.P/2024/PA.Brb, 133/Pdt.P/2023/PA.Brb, 18/Pdt.P/2021/PA.Brb, 25/Pdt.P/2024/PA.Rtu, 13/Pdt.P/2024/PA.Rtu, 492/Pdt.P/2024/PA.Mtp, dan 348/Pdt.P/2024/PA.Mrb. Hasil dari penelitian ini menunjukkan: Pertama, terjadi perbedaan penafsiran antar hakim se wilayah Kalimantan Selatan tentang makna urgensi/mendesak sebagai alasan permohonan dispensasi kawin. Hal ini berakibat ketidakseragaman penetapan di beberapa wilayah meskipun memiliki latar belakang kasus yang sama
Penanaman Nilai-Nilai Religiusitas Melalui Kegiatan Keagamaan di SD Dharma Mulia
Menanamkan nilai religiusitas pada siswa Sekolah Dasar sangat penting, terutama karena fase ini merupakan periode pembentukan karakter dan moral dasar yang akan memengaruhi perilaku mereka di masa depan. Berawal dari pembentukan kasrakter sejak dini, masa sekolah dasar merupakan masa emas (golden age) dalam perkembangan moral dan spiritual anak. Nilai-nilai religiusitas seperti kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, dan kasih sayang menjadi pondasi karakter positif. Hal ini ditanamkan untuk membantu siswa memahami perbedaan antara benar dan salah, serta membentuk moral yang kuat untuk kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan keagamaan dalam menanamkan nilai-nilai religiusitas di SD Dharma Mulia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, kegiatan keagamaan di SD Dharma Mulia berperan penting dalam pembentukan karakter dan religiusitas siswa. Namun, konsistensi penerapan nilai-nilai ini dihadapkan pada tantangan, terutama dari perbedaan latar belakang siswa dan pengaruh digital, yang membutuhkan perhatian lebih dalam pelaksanaannya. Kegiatan keagamaan meliputi rutinitas harian seperti doa bersama, ibadah mingguan setiap Jumat, serta peringatan hari besar agama Buddha seperti Waisak dan Kathina. Selain itu guru memberikan bimbingan rohani kepada siswa, yang mencakup pengajaran nilai-nilai moral agama melalui cerita dan diskusi. Serta guru berperan sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, membimbing siswa dalam menjalankan ibadah dan menunjukkan sikap religius yang diharapkan. Kegiatan keagamaan di SD Dharma Mulia dapat membantu membentuk karakter siswa menjadi lebih disiplin, sopan, dan bertanggung jawab. Siswa juga menunjukkan peningkatan dalam rasa hormat dan kebersamaan. Lingkungan sekolah dapat menjadi lebih kondusif dan harmonis, di mana siswa lebih menghargai satu sama lain, serta memiliki kedisiplinan dan empati yang lebih baik. Serta nilai-nilai agama seperti Saddha (keyakinan), Sila (moralitas), dan Bhakti (ritual ibadah) diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari siswa