Huma Jurnal Itah UIN Palangka Raya Open Journal System (OJS)
Not a member yet
1723 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPS KARTU KODE QR MATERI USAHA EKONOMI YANG DIKELOLA OLEH KELOMPOK UNTUK KELAS V MI/SD
Pokok permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimanakah karakteristik pengembangan media pembelajaran IPS Kartu Kode QR materi Usaha Ekonomi Yang Dikelola Oleh Kelompok untuk Kelas V MI/SD, (2) bagaimanakah kelayakan pengembangan media pembelajaran IPS Kartu Kode QR materi Usaha Ekonomi Yang Dikelola Oleh Kelompok untuk Kelas V MI/SD. Penelitian ini adalah penelitian RnD yang menggunakan model 4D dengan mendapat penilaian skor presentase dari ahli media 93,65%, ahli materi 92,7%, ahli bahasa 92,7
Meta-Analisis Pengembangan Buku Saku Biologi Berbasis Mind Map Sebagai Media Pembelajaran Biologi
Masih banyak guru yang belum mampu mengembangkan media pembelajaran yang efektif dan efisien khususnya pada pelajaran biologi. Oleh karena itu dilakukan analisis artikel dari penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan pengembangan media pembelajaran. Media pembelajaran yang dianalisis pada penelitian ini menggunakan media buku saku berbasis Mind Map. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui jenis penelitian yang terkait dengan media pembelajaran biologi; (2) mengembangkan buku saku berbasis Mind Map; (3) mengetahui kelayakan dan efektivitas buku saku berbasis Mind Map. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah meta-analisis.Hasil penelitian menunjukkan: (1) jenis penelitian yang terkait dengan media pembelajaran biologi antara lain kualitatif deskriptif dengan metode survei,R & D; (2) Pengembangan buku saku berbasis Mind Map praktis digunakan bagi peserta didik dan guru; (3) penggunaan buku saku berbasis Mind Map mampu mengembangkan kecerdasan majemuk tetapi kurang efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan simpulan tersebut disarankan untuk penelitian berikutnya sebaiknya: (1) penelitian media pembelajaran dikembangkan dengan kualitatif deskriptif dengan metode survei lebih lengkap dan lebih baik untuk dilakukan; (2) implementasi media pembelajaran terbaik diperoleh pada penelitian pada tingkat pendidikan SMA di Jakarta dengan metode survei; (3) buku saku berbasis Mind Map dapat dikembangkan dalam bentuk daring atau berbasis android agar lebih efektif dan mudah diakses oleh peserta didik
Analisis Hambatan Guru Dalam Pembelajaran Biologi Berbasis Praktikum Di SMA
Laboratorium berperan sebagai tempat untuk peserta didik melatih keterampilan melalui berbagai macam kegiatan seperti eksperimen maupun aktivitas ilmiah lainnya. Praktikum sudah menjadi komponen penting dalam pembelajaran biologi. Namun kenyataan pelaksanaan praktikum di sekolah masih belum berjalan dengan baik. Kurang berjalannya praktikum di sekolah merupakan suatu hal yang dapat mengkhawatirkan dalam proses pembelajaran biologi. Tindakan yang dilakuka
The Meaning of The Miare Tradition: From Condolences to The Symbolisation of The Corps in The Grave
This article aims to analyse the meaning of Miare tradition for the community in Makrampai village, Sambas Regency. This study is a qualitative research with a phenomenological approach. Data were obtained by conducting in-depth interviews and participant observation. Data collection was conducted in Makrampai Village from April to September 2021. The data were then analysed using an interactive qualitative analysis model: data reduction, data display, and conclusion. This study found two essential meanings of the miare tradition for the Makrampai village community. First, the miare tradition manifests condolences and social solidarity towards members of the society who have suffered calamities, especially death. Second, the Miare tradition is a reminder and advice that every human being will definitely face death in the cycle of life
Teachers
Teaching is an activity involving semiotic resources beyond verbal language. Therefore, more studies investigating what semiotic resources are employed and how they are utilized within EFL classroom settings are needed. This study sought to explore the types of semiotic resources employed by two EFL teachers in Indonesia and the roles of these semiotic resources in teaching activities. Through a qualitative case study, two EFL teachers in Bandung and Medan, Indonesia, were purposively selected. Data collection was through a semi-structured interview and document analysis. A six-phase of thematic analysis was employed to analyze the interview results, while a three-step of skimming, reading, and interpretation was used to analyze the documents. This study found that spoken language, pictures, videos, proxemics, gestures, head movements, gaze, and music were the semiotic resources used by both teachers in their teaching. The findings also demonstrated that these semiotic resources were used in the opening, delivering, and closing of the class, explaining learning content, performing interactions with students, checking the students\u27 progress, managing classroom order, showing appreciation, and conducting evaluations. This study implies the crucial roles of all stakeholders in education to help EFL teachers in multimodal knowledge and practical strategy to create better teaching outcomes
MALL integrated with metacognitive skills to promote preservice English teachers
Utilizing mobile phones for education, particularly in mobile-assisted language learning (MALL), enhances comprehensive learning, intercultural communication, and metacognitive skill development among preservice teachers. This approach fosters the acquisition of intercultural communicative competence (ICC). Therefore, this study aims to investigate the effect of MALL integrated with metacognitive skills to promote preservice English teacher
Administrative Archiving Management Information System Through SITATA in Pascasarjana IAIN Palangka Raya
Based on the author\u27s result of observations, Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya faced problems in the management of archiving administrative documents, namely inadequate archive space and taking too long time to look for a document in a particular case. So the author designed and built an information system named Administrative Information System (literally Sistem Informasi Ketatausahaan (SITATA)) in order to overcome these administrative archiving management problems. This research aims to explain the design and implementation of SITATA. The method used in this study is the waterfall technique. This information system, which was designed withcode using PHP as the programming language and MySQL as the database, it could be accessed offline via the local host web server XAMPP. This information system can add, edit, delete, save, search, recap, and print archived documents. The results obtained from the implementation of this information system are that it makes it easier for Pascasarjana IAIN Palangka Raya in managing letter archiving although it still needs further improvement
Meta-Analisis Pengembangan Modul Biologi Berbasis Creative Problem Solving (CPS) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik
Kebutuhan sumber daya manusia saat ini yang mampu berpikir kreatif untuk memecahkan masalah. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah mengoptimalkan peningkatan kemampuan kreatif pada peserta didik. Keterampilan berpikir kreatif merupakan salah satu keterampilan yang esensial yang perlu dikuasai dan dikembangkan pada peserta didik. Salah satu komponen yang menunjang upaya peningkatan keterampilan berpikir kreatif peserta didik melalui pembelajaran yaitu penggunaan bahan ajar yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Oleh karena itu dilakukan analisis artikel dari penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan pengembangan bahan ajar biologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan efektifitas modul biologi berbasis Creative Problem Solving (CPS) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah meta-analisis. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Jenis penelitian yang terkait dengan bahan ajar antara lain kualitatif deskriptif dengan metode four-d dan t-test untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif; (2) kelayakan modul hasil pengembangan adalah sangat baik berdasarkan penilaian ahli, praktisi, dan teman sejawat. Berdasarkan hasil uji-t terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest pada kemampuan berpikir kreatif yaitu 0,000. Hasil n-gain kemampuan berpikir kreatif pada kelas eksperimen adalah 0,368 (sedang), n-gain kemampuan berpikir kreatif pada kelas kontrol adalah 0,150 (rendah). Hal ini menunjukkan bahwa modul biologi berbasis Creatif Problem Solving (CPS) memiliki efektifitas tinggi dan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik serta layak digunakan dalam pembelajaran