Huma Jurnal Itah UIN Palangka Raya Open Journal System (OJS)
Not a member yet
1723 research outputs found
Sort by
Characteristics of Plural Phrase Formation in Al-Mu\u27jam Al-?ag?r Lijum?\u27 Al-Taks?r Dictionary and Their Absorption in Learning Arabic at a Language Course
This study aims to analyze the characteristics of the formation of plural phrases in the irregular plural noun dictionary Al-Mu\u27jam al-?ag?r lijum?\u27 al-Taks?r by M. Muslikhin and identify their absorption patterns for learning Arabic at the Al-Azhar Language Course Institute, Pare Kediri. This qualitative research was done with two approaches: library research and case studies. Data sources were obtained from the dictionary and Arabic language course activities at the Al-Azhar Pare Kediri Language Course Institute. Data collection techniques were conducted by documentation and observation, and data analysis techniques were done by using data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that the compilation of the irregular plural noun dictionary of Al-Mu\u27jam al-?ag?r lijum?\u27 al-Taks?r by M. Muslikhin has positive-pragmatic value in the development of Arabic lexicography and learning Arabic in Indonesia. Dictionaries that form particular phrases into plural phrases follow the pattern of wazan jam\u27u al-qillah wa jam\u27u al-ka?rah. Some mu??ala??t in the dictionary is formed constructively (musytaq) and permanently (j?mid). Dictionaries are arranged in alphabetical order and are thematic. It is very appropriate to help with Arabic language course activities with various programs available at LKB Al-Azhar Pare Kediri and external institutions. The theoretical implication of this research is to develop Arabic lexicographic discourse in Indonesia. Meanwhile, the practical implication is to make it easier to search for Shighat Jama\u27 Taksir on verbs in the dictionary
Maqashid Sharia Progressive: Anatomical and Transformational of Halal Institutions in UIN KHAS Jember
The research discussed the Audit Institutions Halal (LPH) at the State Islamic University Kiai Haji Achmad Siddiq Jember (UIN KHAS Jember) regarding the halal industry movement. However, the existence of a halal institution for the halal certification movement is still not effective in implementing local social and customary communities since the LPH, in substance, mostly does not work properly. Meanwhile, the university only acts as a tool. The research aimed to analyze the anatomical and transformational importance of halal institutions at UIN KHAS Jember which is studied using maqashid sharia progressive. It used an empirical legal research method with a descriptive qualitative data approach. The research shows that the existence of LPH, which is affiliated with universities, especially UIN KHAS Jember, provides space for good dissemination of information in the community, supported by academics in halal genealogy in Indonesia. LPH contributes positively to the institutional dimension and outreach to the community. However, the dimensions of the law of Halal Product Certification still provide room for polemics, for example, halal localities in indigenous communities in Indonesia, which should receive legal recognition. The aim is to avoid the statement of Jasser Auda that worried things about maqashid sharia, namely a feature about the absence of a halal monopoly, which is only in the hands of the government but also exists within existing customary institutions
Improving student asking skills through the cooperative learning model
The purpose of this study wa
BASYARNAS as a Place for Dispute Resolution of Musyarakah Financing in Sharia Banking in the Disruption Era
The practice of musyarakah financing in Islamic banking allows conflicts to occur between parties, the most dominating conflict in financing practices is the default. Arbitration is one of the non-litigation dispute resolution forums that can be used in resolving musyarakah financing disputes in Islamic banking. The purpose of this study was to analyze the settlement of default disputes on musyarakah financing practices which were resolved through the Badan Arbitrase Syariah Nasional (BASYARNAS). This research is normative legal research using a statutory approach. The results of the study show that financing disputes in Islamic banking occur because there are default factors behind them, namely intentional factors and negligence factors. Both of these factors can give a loss to the creditor (Bank) as the provider of funds. Musyarakah financing dispute settlement in Islamic banking is an agreement of the disputing parties. If it is contained in the agreement clause which states that dispute resolution is carried out through BASYARNAS, then BASYARNAS has the authority to resolve the dispute as stipulated in the law. In an era of disruption full of change and innovation, arbitration with the online system is an important matter in resolving disputes at BASYARNAS
JUAL BELI EMAS SECARA TUKAR TAMBAH DI PASAR BESAR PALANGKA RAYA
Penelitian ini di latarbelakangi permasalahan adanya tambahan harga yang dipatok penjual dalam proses tukar tambah di Pasar Besar palangka Raya. Selain itu dalam tukar tambah juga terindikasi adanya dua proses jual beli dalam satu akad. Fokus penelitian ini dua proses jual beli dalam satu akad pada tukar tambah emas dalam perspektif hukum islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian Hukum empiris dengan pendekatan socio-legal. Hasil kajian ini Proses tukar tambah emas di Pasar Besar Palangka Raya sudah sesuai dengan syarat sah dalam proses jual beli. Dari segi urf termasuk kedalam Al-urf al-shahih karena didalamnya telah terdapat unsur keridhaan antara keduabelah pihak. Dari segi maslahah dapat dikatakan mengandung maslahah karena pemilik toko dan konsumen mendapatkan kemaslahatan dalam proses tukar tambah emas tersebut. Transaksi yang dilakukan sesuai dengan ketentuan akad tukar tambah karena terpenuhinya seluruh ketentuan terbentuknya akad yaitu akad dilakukan oleh orang yang baligh dan berakal, emas dapat diserahkan pada saat proses akad dilakukan, akad memiliki tujuan yang jelas yaitu untuk memindahkan hak kepemilikan emas sebaga
KARAKTERISTIK PERHITUNGAN NAMA CALON PASANGAN SUAMI ISTRI MENURUT KITAB TAJUL MULUK KARYA SYEKH ISMAIL BIN ABDUL MUTHALIB
Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena akulturasi budaya dan agama di Indonesia dalam proses pernikahan. Salah satunya yaitu proses penentuan kecocokan dalam memilih pasangan
ALASAN ISTRI TERPIDANA DI ATAS LIMA TAHUN TIDAK MENGGUGAT CERAI SUAMI DI KOTA PALANGKA RAYA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakinginan istri terpidana untuk menggugat cerai suaminya yang dihukum 5 tahun penjara. Secara normatif hal itu diatur dalam penjelasan Pasal 116 huruf (c) Kompilasi Hukum Islam bahwa salah satu alasan dilakukannya perceraian ialah salah satu pihak divonis pidana 5 tahun penjara dan hukuman lain yang lebih berat. Ketentuan tersebut membolehkan istri menggugat cerai suaminya karena alasan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui alasan istri terpidana di atas lima tahun tidak menggugat cerai suami dan mengetahui upaya yang dilakukan istri terpidana dalam mempertahankan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris dengan pendekatan socio legal dengan bentuk kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian adalah dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ada dua yaitu teori mas}lah}ah dan teori peran (role theory) dengan hasil penelitian: (1) alasan istri terpidana di atas lima tahun tidak menggugat cerai suami yaitu: karena adanya keturunan, rasa kasih sayang terhadap suami, dan adanya komitmen. (2) upaya yang dilakukan oleh istri terpidana dalam mempertahankan rumah tangga yaitu: dengan membina kehidupan beragama, menjaga komunikasi yang baik dengan suami, bersikap optimis dan bertanggung jawab
Cultural Barriers of Islamic Higher Education Students in Indonesia (Differences Between Gender, Ethnicity, Economy Background, and Parental Education)
Cultural barriers affect students\u27 academic performance. Cultural barriers reflect the cultural capital of education in the family. This study aims to verify the influence of gender, ethnicity, family economic background, and parents\u27 education level on students\u27 cultural barriers. The approach used is a quantitative approach with t-test analysis, Kruskal Wallis
VALUASI PERKEBUNANAN KELAPA SAWIT DAN PEMANFAATAN LIMBAH SEBAGAI PELUANG BISNIS DI INDONESIA
Selain minyak dan gas bumi, salah satu primadona sumber kas devisa adalah kelapa sawit. Komoditas kelapa sawit memiliki masa depan yang menjanjikan di pasar minyak nabati dunia, sehingga mendorong pemerintah untuk mendorong pertumbuhan areal perkebunan kelapa sawit. Tujuan studi ini adalah untuk menganalisis valuasi perkebunan kelapa sawit dan pemanfaatan limbah sebagai peluang bisnis di Indonesia. Metode penelitian mengunakan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dinamika pasar minyak nabati global lebih dari sembilan jenis minyak diproduksi dan dikonsumsi di pasar minyak nabati global. Ini adalah industri yang sangat kompetitif yang mencakup negara maju dan berkembang. Minyak kedelai, minyak kelapa sawit, minyak canola, minyak bunga matahari, minyak kelapa, minyak jagung dan minyak kacang adalah beberapa minyak nabati populer yang diperdagangkan secara internasional. Kelapa sawit dianggap sebagai sumber daya alam yang paling kompetitif dan berkinerja dalam hal ini, karena pangsa pasarnya terus tumbuh dari sekitar 10% di tahun 1970-an menjadi sekitar 28% di tahun 2000-an. Peralihan dari sektor yang menggunakan bahan baku berbasis minyak bumi ke produk yang ramah lingkungan, seperti B. Petrokimia dengan bahan baku CPO, juga memperluas pasar minyak sawit. Pemanfaatan limbah hasil dari industri perkebunan kelapa sawit di antaranya dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik, briket arang, bubur kertas, pakan ternak dan pupuk.Selain minyak dan gas bumi, salah satu primadona sumber kas devisa adalah kelapa sawit. Komoditas kelapa sawit memiliki masa depan yang menjanjikan di pasar minyak nabati dunia, sehingga mendorong pemerintah untuk mendorong pertumbuhan areal perkebunan kelapa sawit. Tujuan studi ini adalah untuk menganalisis valuasi perkebunan kelapa sawit dan pemanfaatan limbah sebagai peluang bisnis di Indonesia. Metode penelitian mengunakan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dinamika pasar minyak nabati global lebih dari sembilan jenis minyak diproduksi dan dikonsumsi di pasar minyak nabati global. Ini adalah industri yang sangat kompetitif yang mencakup negara maju dan berkembang. Minyak kedelai, minyak kelapa sawit, minyak canola, minyak bunga matahari, minyak kelapa, minyak jagung dan minyak kacang adalah beberapa minyak nabati populer yang diperdagangkan secara internasional. Kelapa sawit dianggap sebagai sumber daya alam yang paling kompetitif dan berkinerja dalam hal ini, karena pangsa pasarnya terus tumbuh dari sekitar 10% di tahun 1970-an menjadi sekitar 28% di tahun 2000-an. Peralihan dari sektor yang menggunakan bahan baku berbasis minyak bumi ke produk yang ramah lingkungan, seperti B. Petrokimia dengan bahan baku CPO, juga memperluas pasar minyak sawit. Pemanfaatan limbah hasil dari industri perkebunan kelapa sawit di antaranya dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik, briket arang, bubur kertas, pakan ternak dan pupuk
Sistem Manajemen Mutu Iso pada Kepatuhan dan Kedisiplinan Kinerja Pegawai di Perumda Kahyangan Jember
Setiap perusahaan dituntut untuk dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada dalam organisasi tersebut terutama sumber daya manusianya. Manusia dikodratkan untuk menjadi makhluk sosial dengan adanya interaksi sosial dengan manusia lainnya. Dengan faktor tersebut dapat memberi pandangan bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri apalagi dengan perusahaan yang di dalamnya berada banyak kepala untuk mengatur jalannya sistem di suatu perusahaan. Sistem manajemen wajib ada dalam suatu perusahaan dimana banyak perusahaan atau organisasi berusaha untuk memiliki standar kualitas yang berkualifikasi internasional seperti ISO. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah bagian umum, bagian pemasaran, bagian keuangan, bagian protek, bagian unit usaha lain dan bagian SPI. Hasil penelitian dapat menunjukkan bahwa manajemen mutu sangat berpengaruh terhadap kepatuhan dan kedisiplinan kinerja pegawai di Perumda Kahyangan Jember. Hal ini dapat dilihat dari kepatuhan dan kedisiplinan pegawai dalam mengikuti kegiatan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan