Huma Jurnal Itah UIN Palangka Raya Open Journal System (OJS)
Not a member yet
1723 research outputs found
Sort by
Is Communism Incompatible with Religion?: Islam and Communism in Haji Misbach\u27s Thoughts (1914-1926)
The article aims to explore Haji Misbach\u27s thoughts in his writings in Medan Moeslimin newspaper regarding the harmony of communism with Islamic teachings. The study in this article uses the historical method with the stages of heuristic, source criticism, interpretation, and historiography. The primary data sources are Medan Moeslimin newspaper and various relevant archives. The data obtained is then analyzed using an intellectual history approach. This study found that when it was present in the Hindia Belanda, communism faced various other thoughts, including Islam. The communist movement at that time tried to penetrate through Sarekat Islam and made Islam the basis of its movement. At that time Haji Misbach, who was one of the Sarekat Islam figures, supported communism and saw Islam as a unity in the ideology of communism. His view differed significantly from communist figures in the West who saw religion negatively. In his writings, Haji Misbach presented communism as an analytical tool to criticize capitalism and colonialism. However, at the same time Haji Misbach also never discussed philosophically or theologically how the concept of materialism in the ideology of communism worked. Therefore, in the normative and theological realms, Misbach still believed in the truth and relevance of Islamic teachings for people\u27s lives. Based on these findings, it can be concluded that Haji Misbach did not merely equalize or harmonize Islam with communism but also had differences in the interpretation of the ideology of communism to suit his religious life as a Muslim.The article aims to explore Haji Misbach\u27s thoughts in his writings in Medan Moeslimin newspaper regarding the harmony of communism with Islamic teachings. The study in this article uses the historical method with the stages of heuristic, source criticism, interpretation, and historiography. The primary data sources are Medan Moeslimin newspaper and various relevant archives. The data obtained is then analyzed using an intellectual history approach. This study found that when it was present in the Hindia Belanda, communism faced various other thoughts, including Islam. The communist movement at that time tried to penetrate through Sarekat Islam and made Islam the basis of its movement. At that time Haji Misbach, who was one of the Sarekat Islam figures, supported communism and saw Islam as a unity in the ideology of communism. His view differed significantly from communist figures in the West who saw religion negatively. In his writings, Haji Misbach presented communism as an analytical tool to criticize capitalism and colonialism. However, at the same time Haji Misbach also never discussed philosophically or theologically how the concept of materialism in the ideology of communism worked. Therefore, in the normative and theological realms, Misbach still believed in the truth and relevance of Islamic teachings for people\u27s lives. Based on these findings, it can be concluded that Haji Misbach did not merely equalize or harmonize Islam with communism but also had differences in the interpretation of the ideology of communism to suit his religious life as a Muslim.Keywords
Strengthening Awareness of Religious Moderation Through Podcast Media
This research analyzes the effectiveness of the Thematic Real Work Lecture Program (KKN-T) at Yudharta Pasuruan University in Jatisari Village, Purwodadi, Pasuruan, in strengthening awareness of religious moderation through the use of podcasts as a discussion platform. Aims to understand the impact of community participation in creating podcast content and measure the success of using podcasts in increasing awareness of religious moderation in the local environment
Pengaruh Uji Kelistrikan Sel Volta Buah Belimbing (Averrhoa carambola) Dengan Luasan Elektroda 6 Cm2 Sebagai Solusi Energi Alternatif Ramah Lingkungan
Pada beberapa jenis buah-buahan seperti buah belimbing memiliki kandungan zat kimia aktif yang dapat diubah menjadi energi listrik. Proses yang dapat dilakukan yakni melalui reaksi reduksi dan oksidasi yang terjadi pada kedua elektroda. Tujuan dari dua konduktor, ketika Cu dan Zn dihubungkan melalui larutan elektrolit dapat membentuk rangkaian menjadi sel volta. Tegangan muncul sebagai akibat reaksi kimia di kedua elektroda. Sedangkan elektroda positif (Cu) mengalami reaksi reduksi, selanjutnya elektroda negatif (Zn) akan mengalami reaksi oksidasi, sehingga elektron mengalir dari seng ke tembaga. Penelitian ini difokuskan pada pengujian buah belimbing (Averrhoa carambola) sebagai larutan elektrolit. Jenis rangkaian seri pararel digunakan sebagai variasi dalam penelitian ini. Sel volta digunakan sebanyak 10 sel untuk menghasilkan tegangan dan arus maksimal. Sel volta buah belimbing dibuat dengan cara merangkai kerangka sel volta dengan kabel dan LED serta diuji dengan voltmeter dan amperemeter. Telah didapatkan pada sel volta belimbing matang dirangkai secara seri menghasilkan tegangan sebesar 4,2 V dan arus 0,2 mA sedangkan jika dirangkai secara pararel menghasilkan tegangan 0,6 V dan arus 1,05 mA. Pada uji ketahanan dengan rangkaian seri, sel volta buah belimbing mampu menyalakan lampu LED hingga 9 hari. Sel volta ini dapat menghasilkan listrik dengan elektroda Cu dan Zn yang tergantung pada kondisi elektroli
Analisis Validitas Dan Daya Tarik E-Modul Biologi Untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis
Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu aspek dari keterampilan abad ke-21 yang perlu dilatih dengan pembiasaan dalam kegiatan pembelajaran menggunakan bahan ajar. E-Modul merupakan salah satu bahan ajar yang dapat melatihkan kemampuan berpikir kritis peserta didik sehingga perlu dilakukan pengembangan e-modul. Penelitian pengembangan bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas e-modul sehingga layak digunakan. Tujuan dari penelitian pengembangan ini untuk mendeskripsikan validitas dan daya tarik e-modul biologi. Jenis penelitian merupakan penelitian pengembangan Educational Design Research dengan desain evaluasi formatif model Tessmer sampai tahap uji one to one. Validitas e-modul dilakukan oleh tiga pakar yang ditinjau dari aspek kelayakan isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikan. Sedangkan daya tarik e-modul dilakukan oleh tiga peserta didik yang memiliki tingkat kemampuan rendah, sedang, dan tinggi dengan menggunakan angket daya tarik yang terdiri atas sepuluh aspek penilaian. Hasil validitas menunjukkan kategori sangat valid pada keempat aspek dengan nilai keseluruhan rata-rata 95,4 dan hasil daya tarik menunjukkan sangat baik dengan nilai 90,00. Berdasarkan hasil tersebut, e-modul biologi dapat dinyatakan sangat valid dan memiliki nilai daya tarik
Konsep dan teori teori tentang kepemimpinan
Konsep kepemimpinan dicirikan oleh seorang individu yang mempengaruhi kinerja orang lain untuk tujuan tertentu. Pemimpin dapat mengalami perilaku para bawahan dalam kekuasaan. Ada empat jenis kekuasaan yang mungkin terjadi: (1) expert power (kekuasaan keahlian); (2) legitimate power (kekuasaan referensi); (3) reward power (kekuasaan penghargaan); dan (5) coercive power (kekuasaan paksaan). Berbeda dengan kekuasaan, kepemimpinan juga memiliki korelasi yang kuat dengan karakter. Berbagai teknik riset digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik yang konsisten dengan kepemimpinan. Untuk memahami karakter kepemimpinan, upaya riset yang dilakukan menemui jalan buntu. Disebutkan juga bahwa banyak individu yang terlibat dalam proses mengidentifikasi karakteristik yang berbeda yang menjadi ciri khas pemimpin dan pengikut, serta mereka yang tidak efektif dan tidak efektif di antara keduanya, hasil yang paling konsisten yang dapat diamati adalah penelitian yang tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi karakteristik yang secara konsisten dapat dihubungkan dengan pengaruh
PERGESERAN BUSANA ADAT PENGANTIN MASYARAKAT JAWA DI DESA BANGUN JAYA KECAMATAN KATINGAN KUALA KABUPATEN KATINGAN
Penelitian ini di latarbelakangi oleh Masyarakat Jawa yang bertransmigrasi ke Desa Bangun Jaya Kecamatan Katingan Kuala Kabupaten Katingan. kemudian berinteraksi dan berakulturasi dengan masyarakat Banjar yang agamis melalui pernikahan. Meskipun demikian pernyataan ini bukan berarti bahwa masyarakat Jawa itu tidak agamis, akan tetapi masyarakat Jawa yang pindah ke desa Bangun Jaya bisa dibilang cukup kuat memegang adat istiadat dari leluhurnya. Hasil akulturasi itu berpengaruh pada pakaian busana adat Jawa yang cenderung kurang sasuai syar
REVITALISASI FIKIH SEKS DI PESANTREN: UPAYA PREVENSI BERKEMBANGNYA VIRUS HOMOSEKSUALITAS DI KALANGAN SANTRI
Penelitian ini mendeskripsikan perlu adanya revitalisasi fikih seks di Pesantren dengan mengungkap potensi besar berkembangnya virus homoseksualitas sebagai sebuah fenomena sosial di kalangan santri dengan berbagai faktor internal-eksternal yang memicunya. Penelitian ini ingin menjawab dua persoalan penting sebagai fokus penelitian: tujuan dan hakikat revitalisasi fikih seks di Pesantren hubungannya dengan virus homoseksualitas di kalangan santri dan unsur yang perlu direvitalisasi dari fikih seks di Pesantren hubungannya dengan psikologi perkembangan santri. Penelitian ini merupakan studi pustaka dengan pendekatan psikologi perkembangan anak melalui prosedur pengumpulan data berupa dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, display data, dan kesimpulan/verifikasi. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa revitalisasi fikih seks di Pesantren mengandung tujuan dan hakikat transformasi keilmuan tentang seks sebagai upaya prevensi berkembangnya virus homoseksualitas di kalangan santri dalam bentuk pengajaran, penyadaran, dan pencerahan berkenaan dengan naluri seksual dan perkawinan yang dianjurkan dan dilarang dalam ajaran Islam dengan harapan santri dapat mengaplikasinnya sebagai akhlak hidupnya. Unsur yang perlu direvitalisasi dari fikih seks di Pesantren mencakup: (a) pemahaman komprehensif, terbuka, dan inklusif tentang ajaran Islam terkait seksualitas; (b) pembahasan yang toleran dan terbuka; (c) keterlibatan psikologi perkembangan melalui sistematika materi pembelajaran fikih seks di setiap jenjang perkembangan psikologi santri; (d) pendekatan holistik terhadap kesejahteraan santri; dan (e) penguatan nilai-nilai moral dan etika dalam konteks seksualitas
Gamification in spoken language pedagogy: Indonesian EFL teachers
Gamification enhances student engagement and learning through problem-solving, storytelling, competition, and rewards, but its success depends on having well-trained teachers. Thus, investigating educators\u27 perspectives on using gamification, particularly in teaching speaking, is essential. The study aims to explore Indonesian EFL teacher
Kinerja Keuangan PT. Aneka Tambang Tbk. Melalui Rasio Profitabilitas
Pertumbuhan ekonomi seiring dengan pertumbuhan bisnis. Salah satu cara perusahaan memiliki kemampuan untuk beroperasi adalah dengan melihat kinerjanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan PT Aneka Tambang Tbk dari tahun 2020-2023 berdasarkan rasio profitabilitas. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data laporan keuangan PT. Aneka Tambang Tbk dari tahun 2020 hingga 2023. Data tersebut kemudian diolah dan dianalisis menggunakan rasio profitabilitas untuk mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan. dan data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari situs resmi Bursa Efek Indonesia yaitu www.idx.co.id dan PT Antam. Hasil penelitian ini, Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT. Aneka Tambang Tbk berdasarkan rasio profitabilitas mengalami fluktuasi selama periode 2020-2023. pada tahun 2019 dan 2021 PT Antam dapat dikatakan sehat dan Pada tahun 2020, rasio profitabilitas cenderung rendah akibat dampak pandemi COVID-19. Namun, terjadi peningkatan yang signifikan pada tahun 2021 dan 2022 seiring dengan pemulihan ekonomi. Pada tahun 2023, rasio profitabilitas diperkirakan akan tetap stabil dan berada pada level yang baik
The Correlation between Perfectionism and Fear of Failure among Students in Intensive Arabic Language Program | Al-\u27Alaqah bayna al-Kamaliyyah wa al-Khawf min al-Fashl li-Tullab al-Barnaamij al-Mukaththaf li-Ta\u27lim al-Lughah al-\u27Arabiyyah
This study aims to describe the classification of perfectionism and fear of failure, as well as the relationship between these two factors in Arabic language learning among students in the intensive program at Maulana Malik Ibrahim University in Malang. This quantitative correlational study utilized a Google Form survey and data analysis using Pearso