Cakrawala (E-Journal)
Not a member yet
    432 research outputs found

    Kajian Penerapan K3 dan APD Pada Bengkel Diesel Bosch Pump Skala Rumah Tangga

    Full text link
    Penerapan program K3 yang baik menjadi faktor penting dalam rangka mencegah kerugian dan meningkatkan keuntungan (benefit) secara sosial dan ekonomi bagi pekerja, pengusaha, pemerintah, dan masyarakat atau bangsa dan negara secara keseluruhan, Salah satu komponen dalam penerapan program K3 adalah dengan penyediaan APD dan penggunaannya. Penerapan program K3 dan penggunaan APD dalam dunia usaha bengkel informal atau skala rumah tangga masih sangat kurang memadai dan bahkan kurang mendapatkan perhatian dari instansi terkait.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desktiptif kualitatif, dengan mendapatkan informasi secara rinci dari informan penelitian terkait penerapan K3 dan penggunaan APD. Tempat penelitian di Bengkel Diesel Bosch Pump yang terletak di Kecamatan Taman, Sidoarjo. Hasil Penelitian menyebutkan bahwa penerapan program K3 di bengkel Bosch Pump belum diterapkan dengan baik karena belum pernah ada penyuluhan atau sosialisasi terkait K3, sehingga penggunaan APD juga tidak dipergunakan sebaik mungkin, meskipun sudah tersedia beberapa macam APD

    Strategi Pengembangan Pantai Pelang Sebagai Upaya Revitalisasi Destinasi Pariwisata di Kabupaten Trenggalek

    Full text link
    Tanah Air Indonesia kita ini merupakan negara kepulauan dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, salah satunya adalah pantai yang dapat dimanfaatkan sebagai sektor pariwisata yang menjadi salah satu sektor berbasis jasa yang potensial dan strategis yang berperan penting dalam meningkatkan perekonomian nasional dan daerahnya.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif  deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data pada penelitian ini didapatkan melalui observasi yang dilakukan peneliti untuk mengamati keadaan langsung objek yang diteliti dan studi kepustakaan yang dilakukan dengan menggunakan jurnal maupun data-data sebagai acuan dan sumber pembahasan pada penelitian ini. Berdasarkan analisis data, penelitian ini mengidentifikasi sejumlah strategi pengembangan yang dapat diterapkan untuk pariwisata pantai yang berkelanjutan di destinasi wisata pantai Pelang Kabupaten Trenggalek. Dalam implementasinya, strategi-strategi tersebut memerlukan adanya kerjasama yang erat antara pemerintah, Dinas Pariwisata, dan masyarakat desa setempat. Selain itu, pemantauan dan evaluasi secara berkala juga penting untuk memastikan keberhasilan dari strategi yang telah dirumuskan

    Opini Publik tentang Kebijakan Pemerintah Terhadap Migrasi Siaran dari Televisi Analog ke Televisi Digital

    Full text link
    Perkembangan media penyiaran televisi di Indonesia semakin maju dan canggih dari tahun ke tahun, dengan adanya migrasi dari televisi analog ke televisi digital ini menimbulkan opini dari sudut pandang berbeda dalam memahami konsep kebijakan pemerintah sehingga banyaknya pro dan kontra terhadap kebijakan tersebut. Oleh karena itu tujuan penelitihan ini untuk menganalisis dan mengkaji opini publik tentang kebijakan pemerintah terhadap migrasi siaran televisi analog ke televisi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, yaitu mengukur respon masyarakat terhadap kebijakan pemerintah tersebut. Hasil penelitihan ini  menunjukkan respon masyarakat di Desa Ganting Kecamatan Gedangan terhadap kebijakan Pemerintah bahwa: 1) Kebijakan Prospektif (sebelum kebijakan itu dilakukan) sebanyak 63% yang tidak setuju, 2) Kebijakan Retrospektif (setelah kebijakan itu dilakukan) sebanyak 58% setuju, 3) Kebijakan Terintegrasi (perbandingan sesudah dan sebelum kebijakan itu dilakukan) sebanyak 65% setuju. Dari ketiga analisis kebijakan tersebut,  Kebijakan Retrospektif  yang memperoleh hasil paling banyak tidak setuju karena warga Desa Ganting masih kesulitan mengenai migrasi siaran televisi digital akibat banyak yang tidak paham dengan terbatasnya informasi serta adanya masalah perekonomian untuk pembelian perangkat, sehingga perlu adanya sosialisasi dan bantuan untuk Set-Top Box

    Inovasi Sosial untuk Peningkatan Layanan Publik Melalui Teknologi Digital di Kecamatan Sawoo Ponorogo Jawa Timur

    Full text link
    Riset ini bertujuan mendalami inovasi sosial, faktor pendukung dan penghambat, dan model pengembangan inovasi sosial program desa digital untuk transformasi digital layanan publik di Kecamatan Sawoo Ponorogo. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi situs. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam. Teknik interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penentuan kesimpulan. Hasil menunjukkan inovasi layanan publik berbasis teknologi informasi dilatarbelakangi masalah topografi, dan kebijakan pemerintah pusat. Membutuhkan inovasi sosial (orkestrasi sosial) yang melibatkan antar pemangku kepentingan, yakni: 1) Agen aktif (Camat&Kepala Desa) sebagai pencetus, pengembangan, dan sosialisasi; 2) Agen validasi (Pemerintah Kecamatan) untuk coordinate dan institutionalize; 3) Agen pendukung PT Razen sebagai supplier program, Dinas Kominfo sebagai penyedia akses internet dan pengembang aplikasi, Kemendagri dan Dinas Pendukcapil sebagai pemberi wewenang pembukaan dan penyediaan akses data kependudukan. Faktor pendukung adanya kesadaran kolektif, dan pendanaan desa. Faktor penghambat belum ada jaminan sustainibilitas program, SDM dan infrastruktur jaringan internet. Model pengembangan, yakni: Pertama, membangun ekosistem inovasi untuk pengembangan transformasi: 1) layanan manual to digital; 2) manajemen; 3) model layanan; 4) struktur. Peran dan fungsi ekosistem digital meliputi: Knowledge Team, Business Team, dan Service Team. Kedua, transformasi digital sebagai bentuk rekaya sosial (social engineering), perubahan praktik dan perilaku sosial dalam status socially legitimed yang tidak bersifat parsial-isolatif, tetapi adanya umpan balik positif. Pada tingkat rekayasa sosial berada pada level apropriasi ditandai adanya perubahan pola pikir, perubahan perilaku dan dan perubahan budaya

    Review: Kondisi Lingkungan Ideal untuk Budi Daya Black Soldier Fly (BSF)

    Full text link
    Permasalahan sampah merupakan masalah krusial karena penambahan jumlah volume timbulan lebih tinggi dibanding volume yang mampu ditangani.. Berdasarkan jenisnya, mayoritas timbulan sampah nasional pada tahun 2022 berupa sampah sisa makanan dengan proporsi 41,55%. Beberapa hasil penelitian menyimpulkan bahwa maggot Black Soldier Fly (BSF) merupakan salah satu unsur penting dalam proses penguraian sampah organik. Dengan beberapa kelebihan yang dimiliki BSF, budi daya BSF merupakan salah satu pilihan kegiatan masyarakat yang memiliki dampak positif tidak hanya dalam mengatasi permasalahan lingkungan akan tetapi juga menjadi alternatif sumber penghasilan masyarakat.Suhu dan kelembaban merupakan faktor yang sangat penting dalam kehidupan BSF.Setiap fase kehidupan BSF memiliki tuntutan suhu ideal yang berbeda. Lalat dewasa menjadi lebih aktif dan produktif pada suhu yang lebih hangat atau di atas 30°C, sementara pada fase larva, suhu optimal untuk dapat tumbuh dan berkembang adalah 30°C.sementara imago betina akan bertelur pada kelembaban lebih dari 60%. Telur BSFakan matang dengan sempurna pada kondisi lembab dan hangat dengan kelembaban sekitar30-40%

    Kualitas Pelayanan Puskesmas Terhadap Tingkat Kepuasan Masyarakat di Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro

    Full text link
    Pusat Layanan Masyarakat (Puskesmas) merupakan salah satu pelayanan publik yang bergerak dibidang kesehatan yang diselenggarakan oleh negara, yang memiliki tugas utama yaitu membina masyarakat sekitar untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan memberikan layanan Kesehatan bagi masyarakat sekitar demi terwujudnya pemberian pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik dibidang kesehatan di Puskesmas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif  deskriptif sampel dalam penelitian ini berjumlah 17 sampel yang diambil dengan menggunakan Teknik pengumpulan data berupa kuisioner,dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif dan negative sebagai pengaruh kualitas pelayanan terhadap tingkat kepuasan masyarakat

    Evaluasi Dampak Kebijakan Program Pembangunan Gedung Sekolah Oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya

    Full text link
    Evaluasi kebijakan meliputi perumusan masalah-masalah kebijakan, program-program yang diusulkan untuk menyelesaikan masalah kebijakan, implementasi, maupun dampak kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program pembangunan gedung sekolah oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya, kemudian mengidentifikasi dampak apa saja yang timbul serta merumuskan strategi kebijakan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dengan menggunakan paradigma kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat masalah dalam pelaksanaan pembangunan gedung sekolah oleh Dinas Pendidikan yang meliputi permasalahan struktur kelembagaan, sumber daya (manusia, material, mesin, anggaran/money, metode), kesesuaian peraturan, inovasi serta keberlanjutan. Sedangkan dampak yang terjadi dapat bersifat individual, organisasional maupun sekolah. Upaya dalam mengatasi permasalahan dan dampak tersebut adalah dengan melakukan strategi kebijakan berupa perbaikan struktur kelembagaan, pemenuhan sumber daya, penganggaran pembangunan gedung sekolah secara tepat, analisis beban kerja yang lebih cermat serta penyusunan perencanaan serta rencana aksi program pembangunan gedung sekolah, baik jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang yang dikomunikasikan secara intens antara pihak sekolah, Dinas Pendidikan dan pihak swasta

    Front Cover

    No full text

    Model Quadruple Helix Sebagai Prinsip Desain Smart Village Dalam Pengembangan Desa di Indonesia

    Full text link
    Studi ini mempelajari sinergi Quadruple Helix dalam mengembangkan Desa Cerdas di Indonesia. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas hidup penduduk dalam berbagai aspek individu dan sosio-profesional. Konsep Desain Desa Cerdas dan Desa Berkelanjutan menjadi dasar, dengan pengetahuan yang tersebar sebagai syarat untuk kompetensi interdisipliner. Hasilnya menunjukkan bahwa pengelolaan holistik Desa Cerdas merupakan solusi terbaik untuk menggali potensi desa. Dalam konteks teknologi inovatif, pembangunan Desa Cerdas harus mempertimbangkan teknologi kognitif dan kecerdasan buatan. Prinsip Quadruple Helix terbukti efektif dalam mewujudkan konsep Desa Cerdas di Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat menjadi kunci sukses dalam memanfaatkan TIK untuk mengembangkan desa dan meningkatkan taraf hidup masyarakat pedesaan. Studi ini memberikan solusi visi dalam menciptakan desa berbasis Desa Cerdas dan Desa Berkelanjutan, dengan pengelolaan holistik berbasis Quadruple Helix sebagai fondasi utama. Kolaborasi aktif antara pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencapai tujuan pengembangan desa yang cerdas dan berkelanjutan

    Table of Content

    No full text

    151

    full texts

    432

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Cakrawala (E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇