Cakrawala (E-Journal)
Not a member yet
432 research outputs found
Sort by
EFISIENSI STRUKTUR ORGANISASI SETWAN, INSPEKTORAT,BAPPEDA, DAN BAPEMAS PEMERINTAH KABUPATEN PROBOLINGGO
Penelitian tentang efisiensi struktur organisasi Setwan, Inspektorat,Bappeda, dan Bapemas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dilakukan untuk menjadikannya sebagai dasar, barometer,sekaligus arahan dalam menyusun materiperaturan perundang-undangan, salah satunya adalah peraturan daerah. Adapun tujuannya adalah mengkaji ulang urusan,tugas pokok, serta fungsi SKPD, sehingga memudahkan membentuk struktur organisasi perangkat daerah yang sesuai untuk Kabupaten Probolinggo. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang dibantu dengan data-data kuantitatif,hasil penelitian menunjukkan bahwa SekretariatDPRD, Inspektorat, dan Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Probolinggo sudah efisien, sementara Badan Perencanaan Pembangunan Daerah cukupefisien. Secara umum, ada kelemahan pada indicator nomenklatur,yaitu memiliki indikasi tumpang tindih atau duplikasi tugas dan fungsi antara unit satu dengan unit organisasi lain, serta jabatan-jabatan fungsional belum memenuhi kebutuhan dan penempatannya belum mendukung efisiensi dan efektivitas tugas operasional unit. Pengisian dan pembentukan pembidangan atau bagian dan sub bidang/bagian pada tiap-tiap struktur organisasi perlu dievaluasi dan direvisi untuk menampung aspek-aspek yang belum tertampung, misalnya aspek kelitbangan
Opini Publik Terhadap Kredibilitas Calon Presiden RI Tahun 2014 Dalam Perspektif Mahasiswa
Suatu negara yang menganut sistem politik demokrasi akan menitik beratkan pada apa yang menjadi keinginan dan kepentingan rakyat yang diaspirasikan,ditampung atau dihimpun melalui sebuah opini yang disebut dengan pendapat umum atau opini public. Dalam tat6anan Negara demokrasi opini public dilihat sebagai suatu instrument yang sangat penting baik dalam proses artikulasi pendapat dan keinginan rakyat maupun dalam pengambilan keputusan kebijakan public. Menjelang Pemilihan Presiden tahun 2014 ini, partai politik banyak melakukan propaganda politik di media massa yang dimaksudkan untuk memberikan image positif terhadap seorang tokoh atau partai politik tertentu. Dengan image positif tersebut maka partai atau tokoh politik dianggap memiliki kredibilitas tinggi yang artinya masyarakat memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap sebuah partai atau tokoh politik. Disini peneliti bertujuan untuk menganalisa opini public terhadap kredibilitas calon Presiden RI pada Pemilihan Presiden tahun 2014 ini dalam perspektif mahasiswa. Oleh karena mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, dianggap mampu dan lebih kritis untuk menilai tentang kredibilitas calon pemimpin bangsa ini.jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, yakni penelitian yang menganalisis fakta-fakta melalui survey atau kuisioner dengan menggunakan data statistic deskriptif. Dan dalam penelitian ini didapat hasil bahwa menurut pandangan mahasiswa dalam menilai kredibilitas calon Presiden RI pada Pilpres tahun 2014 adalah 1) Indikator mempunyai pikiran yang baik (good sense) didapat nilai untuk Bapak Prabowo 3,63 poin dan Bapak Jokowi 3,86 poin, 2) Indikator mempunyai akhlak yang baik (good moral character) didapat nilai untuk Bapak Prabowo 3,43 poin dan Bapak Jokowi 4,06 poin, 3) Indikator mempunyai maksud yang baik (good will) untuk Bapak Prabowo 3,48 poin dan Bapak Jokowi 3,82 poin.dilihat menurut standar nilai dari Pace & Faules yaitu untuk batas atas skala 3,80 dan skala 2,80 untuk batas bawah, rata-rata nilai keseluruhan untuk Bapak Prabowo 3,51 poin dan Bapak Jokowi 3,91 poin, Sehingga dapat disimpulkan bahwa Bapak Jokowi dikatakan mempunyai lebih kredibilitas dibandingkan Bapak Prabowo
Pengaruh Posisi Catchment Area Terhadap Tingkat Pencemaran air tanah Di Wilayah Pantai Utara Dan Selatan Kabupaten Sampang
Tujuan penelitian ini untuk pengaruh posisi catchment area terhadap tingkat pencemaran air tanah di daerah penelitian. Untuk memastikan berapa banyak jumlah sumur penduduk yang telah tercemar air laut diperlukan pendekatan melalui metode analisa terhadap beberapa sampel air sumur penduduk berdasarkan nilai ratio chlorida bicarbonat (RCB). Semakin banyak jumlah sumur penduduk yang terkontaminasi air laut (nilai RCB>0,5), maka semakin tinggi tingkat pencemaran air tanah oleh air laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah sumur penduduk yang tercemar di wilayah Pantai Utara lebih sedikit dibandingkan dengan sumur penduduk yang tersemar di Pantai selatan Kabupaten Sampang. Solusi mengatasi pencemaran air tanah oleh air laut tersebut di atas adalah melalui bantuan sumur bor Air Bawah Tanah (ABT) dari Pemerintah Daerah setempat, menjaga kondisi hutan tetap utuh dan melakukan normalisasi kapasitas daya tampung Sungai Kemuning secara periodik setiap tahun
Hidrolisis Santan Kelapa Menjadi Asam Laurat Menggunakan Enzim Lipase Endogeneus
Penelitian ini bertujuan mempelajari hidrolisis santan kelapa menjadi asam laurat menggunakan enzim lipase dari daging buah kelapa. Asam laurat dapat diisolasi dari santan kelapa dengan cara hidrolisis oleh enzim lipase. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan dua faktor yaitu penambahan air dalam pembuatan santan (0%, 50% dan 100% dari daging buah) dan lama hidrolisis (12, 24 36, 48, 60 dan 72 jam). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan air 100% dan lama hidrolisi 72 jam menghasilkan asam laurat paling tinggi yaitu 25,86%
Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terhadap Respon Wisatawan Untuk Berkunjung Ke Destinasi Pariwisata Kabupaten Kediri
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: (1) kondisi kinerja kepariwisataan Kabupaten Kediri; (2) kondisi daya tarik wisata di Kabupaten Kediri menurut penilaian wisatawan; dan (3) pengaruh instrument komunikasi pemasaran terhadap respon wisatawan untuk berkunjung ke DTW Kabupaten Kediri. Tipe penelitian yang digunakan studi ini adalah penelitian survey deskriptif yang bersifat korelasi kausal yang berusaha mencari akibat yang terjadi pada suatu variabel oleh karena adanya sebab dari variabel lain.penelitian ini non eksperimental karena variasi pada setiap variabel tidak disebabkan oleh adanya perlakuan peneliti. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bersifat expost facto. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagai berikut: pertama, program kerja Dinas di Kabupaten Kediri cukup beragam dan optimal; kedua, menurut penilaian wisatawan, DTW di Kabupaten Kediri cukup bagus dan memenuhi keinginan wisatawan; meskipun demikian, ketiga,ramainya kunjungan bukan merupakan keberhasilan promosi Dinas Kabupaten Kediri, melainkan lebih diakibatkan oleh komunikasi dari mulut ke mulut antar wisatawan
Pengembangan Kepesertaan Jamsostek Terhadap Program Jaminan Hari Tua (JHT) Beralih Ke BPJS
Melatar belakangi kajian ini berfokus pada penyelenggaraan program jamiann hari tua (JHT) yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, perkembangan jaminan kepesertaan jamsostek yang akan beralih pengelolaannya ke BPJS, diharapkan lebih baik disbanding program JHT yang sudah dilaksanakan Jamsostek ke dalam BPJS.tujuan kajian, untuk mengetahui dua aspek,meliputi: umum, identifikasi pengembanagn jaringan kepesertaan program jamsostek terhadap perlindungan pekerja, kemudian khusus,ide penekanan terhadap perlindungan bagi pekerja bila terjadi kecelakaan kerja,melalui program hubungan industrial. Kemudian metode kajian ini merupakan eksploratif yang dirancang dengan menggunakan pendekatan kualitatif, yang ingin mengkaji secara mendalam suatu fenomena yang ada di masyarakat dengan tidak memanipulasi variabel-variabel (expost facto), menyangkut peristiwa yang sudah terjadi, berhubungan dengan kondisi sekarang. Simpulan kajian ini,jumlah kepesertaan, sebanyak 1.327.495 tenaga kerjadari 24.924 perusahaan masuk kategori peserta aktif, sedangkan 2.180.727 tenaga kerja dari 13.615 perusahaan sebagai peserta non-aktif. Selain menambah kepesertaan baru dari sektor formal maupun informal, juga terus melakukan upaya persuasife kepada perusahaan yang non-aktif agar bisa kembali menjadi peserta aktif, berharap jumlah peserta non-aktif terus menurun