Cakrawala (E-Journal)
Not a member yet
432 research outputs found
Sort by
STUDI EKSPLORATORI MOTIF KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN RUMAH DI WILAYAH KEPUTIH, SURABAYA
Pembangunan berkelanjutan di indonesia menjadi hal yang penting untuk kemakmuran masyarakat. Pembangunan diimplemetasikan pada semua bidang termasuk ekonomi, dimana pelaku ekonomi besar maupun kecil menghadapi persaingan global. Pilihan konsumen hampir tidak terbatas dalam lokasi perumahan, keamanan bagi penghuni rumah, mutu, harga, desain perumahan, layanan dan lingkungan. Perlunya memahami pembeli oleh para produsen perumahan didasarkan bahwa pembelilah sasaran produk. Perumahan Araya Bumi Megah, Bumi Marina Emas dan Laguna Indah yang berlokasi di kelurahan keputih Surabaya mempunyai lokasi yang strategis di pinggir kota, yaitu jarak tempuh kurang dari 5 km atau 15 menit. Didapatkan pula informasi dari pengembang yang mayoritas pembeli dumah di perumahan Galaxy Bumi Permai, Bumi Marina Emas, serta Laguna Indah mempunyai motif untuk di tempati sendiri juga motif untuk anak-anak yang menempuh pendidikan, tempat singgah, dan investasi jangka panjang. Penelitian ini menggunakan teknis analisis kualitatif. Analisisi kualitatif dilakukan dengan mengamati dan mencermati pernyataan dari informan pembeli rumah. Open Coding merupakan proses awal dalam pengolahan data kaulitatif. Coding adalah usaha mengkalsifikasi jawaban dari informan. Open coding dilakukan dengan menggunakan kombinasi empat kutub ganda kecenderungan motif (our two pole motives tendencies) yaitu cognitive motives, offective motives, preservation motive, growth motive, active motive, passive motivs, internal motive, and external motive
Determinasi Pemberian ASI Eksklusif Di Kabupaten Sidoarjo : Studi Kasus Pada Puskesmas Trosobo, Kecamatan Taman
Kematian bayi masih menjadi beban pembangunan kesehatan. ASI eksklusif diketahui dapat menurunkan kematian bayi. Namun, cukupan pemberian ASI eksklusif masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap pemberian ASI eksklusif. Desain cross sectional study yang bersifat retrospektif dilakukan di Puskesmas Trosobo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo dalam penelitian ini. Sebanyak 77 responden diambil dalam penelitian ini secara purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung responden dengan kuisioner terstruktur. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang memberikan ASI eksklusif di Puskesmas Trosobo, Kecamatan Taman sebesar 15.6%. Terdapat hubungan yang nyata antara penyusunan segera (p=0.002) dan dukungan petugas kesehatan (p=0.002) dengan pemberian ASI eksklusif. Hasil analisis multivariate menunjukkan adanya pengaruh yang lemah antara penyusunan segera (p=0.039, OR=0.195) dan dukungan petugas kesehatan (p=0.033, OR=0.196) terhadap pemberian ASI eksklusif. Meskipun hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh yang lemah antara penyusunan segera dan dukungan petugas kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif, namun, penyusun segera dan dukungan petugas kesehatan sangat penting untuk dilakukan dalam peningkatan pemberian ASI eksklusif
Model Pengelolaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dalam Upaya Peningkatan Akseptor KB
Pemerintah dalam upaya meningkatkan pendapatan keluarga pada kelompok keluarga miskin dilaksanakannya program UPPKS (Usaha Peningkatan Kelaurga Sejahtera), yang kemudian akan memperbaiki kesejahteraan. Dengan peningkatan kesejahteraan tersebut, diharapkan kepesertaan keluarga peserta KB maupun anggota kelompoknya dapat kesinambungan secara tidak langsung dapat ditingkatkan
Model Pengelolaan Bina Keluarga Lansia (BKL) Di Provinsi Jawa Timur
Secara ekonomi penduduk lanjut usia lebih dipandang sebagai beban daripada sebagai sumber daya. Banyak orang beranggapan bahwa kehidupan masa tua tidak lagi memberikan manfaat, bahkan ada yang sampai beranggapan bahwa kehidupan masa tua, seringkali dipresepsikan secara negatif sebagai beban keluarga dan masyarakat. Dari aspek sosial, penduduk lanjut usia merupakan satu kelompok sosial sendiri. Hal ini dilihat dari keterlibatan mereka terhadap sumber daya ekonomi, pengaruh terhadap pengambilan keputusan serta luasnya hubungan sosial yang semakin menurun. Penduduk lanjut usia di Indonesia menduduki kelas sosial yang tinggi yang harus dihormati oleh warga muda. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pola pengelolaan keberhasilan BKL dan model pengembangan dengan menggunakan analisis diskriptif, adapun hasilnya BKL di Jawa Timur dapat berjalan bila diintegrasikan dengan Karang Werda dan program posyandu lansia yang sudah dikenal dimasyarakat. Diupayakan pengintegrasian kerjasama mulai perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga evaluasi secara kesinambungan
Fungsi Kelitbangan dalam Rangka Penguatan Kelembagaan Kantor Litbang di Kabupaten Lamongan
Penelitian ini bertujuan untuk penguatan kelembagaan Kantor Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Lamongan, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan kondisi hambatan dan aspek-aspek lain yang terkait dengan organisasi Kantor Litbang Kabupaten Lamongan. Lembaga ini sudah sesuai dengan tupoksinya, namun demikian keberadaannya masih harus ditunjang dengan SDM Peneliti dengan jumlah tiga kali dari jumlah pejabat yang ada. Untuk menghindari tumpang tindih tema dan pemborosan sumber daya, semua kegiatan penelitian/kajian/studi seharusnya dikoordinasi oleh Kantor Litbang Kabupaten Lamongan. Peningkatan anggaran penelitian sangat diperlukan mengingat selama ini salah satu penyebab kurang eksisnya lembaga litbang adalah minimnya anggaran yang menyebabkan keterbatasan kuantitas dan kualitas hasil penelitian
Gerakan Nasional Beternak Ayam Buras dalam Rangka Membangun Ketahanan Pangan Sumber Protein Hewani
Ayam buras adalah hewan piaraan yang menyenangkan dan menguntungkan karena bisa menghasilkan telur dan daging yang bergizi tinggi dan rasanya enak. Keberadaan ayam buras telah menyebar di seluruh nusantara, berkembang seiring, mengikuti penyebaran penduduk.potensi ternak ayam buras untuk dikembangkan ke skala industri berbasis masyarakat sangat tinggi. Dukungan pemerintah dalam berbagai bentuk riset dan pengmbanagan telah banyak dilakukan.ahli di bidang budidaya, pakan, dan perbibitan ternak ayam buras tersedia. Perdagangan ayam buras telah masuk ke pasar swalayan dan rumah makan. Hasil survei pada berbagai lapisan masyarakat produsen, pedagang,dan konsumenbahwa prevalensi masyarakat dalam mengkonsumsi telur dan daging ayam buras semakin tinggi seiring dengan peningkatan pendapatan dan pemahaman pentingnya mengkonsumsi sumber protein hewani yang aman, sehat utuh, dan halal (ASUH), serat rendah kandungan lemaknya. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji kebijakan yang perlu ditempuh dalam rangka mensukseskan terwujudnya gerakan nasional beternak ayam buras serta menentukan waktu ideal pencanangan gerakan beternak ayam buras menuju terciptanya ketahanan pangan sumber protein hewani.Â
Sinergitas Perencanaan Kebijakan Program Antar Sektor Di Kabupaten Gresik
Untuk meningkatkan kualitas kepemerintahan lokal dengan semangat membangun,melayani dan memberdayakan masyarakat, diperlukan sinergitas antar sektor. Penelitian ini bermaksud; mendeskripsikan dan menganalisis perumusan program antar sektor, dan membangun model sinergitas perumusan dan pelaksanaan program antar sektor dikabupaten Gresik. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian sebagai berikut; meskipun kebijakan,sarana dan prasarana pendukung telah ada ternyata sinergitas antar SKPD kurang optimal. Perlu pembenahan birokrasi dan budaya birokrasi.paradigma good governance harus dipahami dan dijalankan sehingga pelaksanaan musrenbang bukan ssekedar memenuhi peraturan tetapi suatu kewajiban menampung aspirasi untuk meningkatkan pelayanan sesuai harapan warga masyarakat. Perlu peraturan tentang prosedur pelayanan birokrasi,meliputi pembagian tugas,koordinasi dan SOP
Pemaknaan Pesan Pada Status Blackberry Messenger (BBM)
Semakin banyaknya pngguna smartphone Blackberry membuat peneliti memilih judul ini. Kita sudah akrab dengan istilah status yang seakan tiada henti di-posting. status yang di-update hampir setiap saat ini dapat dimaknai berbeda oleh orang lain. Memaknai sebuah pesan sederhana tentu dipengaruhi berbagai macam faktor yang kompleks baik dari segi fisik, psikis, sosial, lingkungan dan latar belakang seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana status Blackberry Messenger (BBM) dimaknai oleh orang lain. Apakah status yang dipasang hanya sekedar tulisan biasa tanpa makna ataukah memiliki makna yang dalam baik bagi penulisnya maupun pembacanya. peneliti ini menggunakan metode fenomenologi, untuk menjelaskan makna konsep atau fenomena dalam pengalaman yang disadari oleh para pemakai. Peneliti memasuki sudut pandang para informan dan berupaya memahami mereka. Peneliti tidak hanya melihat sisi perseptif para informan saja, namun juga berusaha memahami kerangka yang telah dibentuk masing-masing individu, dari waktu ke waktu, sehingga membentuk tanggapan terhadap peristiwa dan pengalaman mereka dalam pemaknaan pesan pada statusny. Hasil penelitian ini yaitu bahwa pemaknaan pesan terhadap status Blackberry Messenger (BBM) bersifat subyektif dimana masing-masing individu bebas memaknai status yang dibacanya, dengan telah dipengaruhi oleh berbagai faktor. Sebuah pesan yang sama dapat menjadi positif maupun negatif karena dimaknai oleh dua individu yang berbeda latar belakang kehidupannya. Semoga penelitian ini dapat memberi wawasan intelektual menggunakan smartphone secara smart dan bijak, khsusnya dalam memposting status yang dapat menimbulkan kontroversial bagi banyak pihak
Penentuan Prioritas Penanganan Air Bersih Dengan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP)
Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah bagaimana menentukan urutan prioritas penanganan kawasan air bersih berdasarkan evaluasi kondisi yang ada mengingat adanya keterbatasan kemampuan Pemerintah dalam menangani permasalahan penyediaan air bersih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan urutan prioritas kawasan rawan air bersih yang harus ditangani berdasarkan suatu evaluasi kondisi yang ada dan penilaian tingkat kepentingan oleh ahlinya dengan menggunakan metode Analysis Hierarchy Process (AHP). AHP mampu membuat orang menyaring definisi dari suatu permasalahan dan mengembangkan penilaian serta pengertian mereka melalui proses pengulangan