Jurnal - Universitas Bandar Lampung (UBL)
Not a member yet
2216 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENERAPAN SANKSI DISIPLIN PEGAWAI DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT KERJA DI KANTOR KECAMATAN WAY TUBA KABUPATEN WAY KANAN
Peraturan disiplin pegawai merupakan peraturan yang mengatur kewajiban, larangan dan sanksi apabila kewajiban-kewajiban tidak ditaati (dilanggar) oleh pegawai negeri sipil. Peraturan tersebut dimaksudkan untuk mendidik dan membina Pegawai Negeri Sipil yang melakukan pelanggaran. Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan, tulisan, atau perbuatan Pegawai Negeri Sipil yang tidak menaati kewajiban dan/atau melanggar ketentuan disiplin pegawai negeri sipil, baik yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja. Bagi Pegawai Negeri Sipil yang melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi berupa hukuman disiplin. Penegakan sanksi disiplin Pegawai Negeri Sipil berlaku di seluruh wilayah indonesia.Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dimana dalam penelitian ini lebih menekankan pada makna dan proses daripada hasil suatu aktivitas Secara umum penelitian kualitatif bertujuan untuk memahami (understanding) dunia makna yang disimbolkan dalam perilaku masyarakat menurut perspektif masyarakat itu sendiri. Adapun hasil penelitian yaitu Faktor kelemahan penerapan sanksi disiplin Pegawai dalam meningkatkan semangat kerja yaitu: Belum dilakukan analisis jabatan untuk mengurai beban kerja secara rinci, anggaran kecamatan terlalu kecil untuk melaksanakan tugas pokok dan pungsi (Tupoksi). Penerapan sanksi disiplin pegawai dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Faktor pendorong penerapan sanksi disiplin yaitu: peningkatan kemampuan pegawai, Faktor Aturan Tata Tertib Pegawai, penempatan posisi pegawai yang tepat, Faktor kepemimipinan yang Tegas, Faktor Lingkungan Kerja yang Kondusif, Faktor Pengawasan dan Faktor Sarana dan Prasarana Pendukung. Faktor penghambat penerapan sanksi disiplin Pegawai diantaranya yaitu Pimpinan kesulitan menentukan alat motivasi yang tepat dan efektif.Adapun rekomendasi yaitu penulis berharap Atasan dan bawahan hendaknya meningkatkan kedisiplinan kerja. Cara yang harus ditempuh adalah memberikan contoh yang baik misalnya datang ke kantor dengan tepat waktu dan pulang tepat waktu, memberikan teguran kepada bawahan yang salah dan sekaligus memberikan pemecahan yang sebenarnya
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA STAF DAN GURU (Studi Kuantitatif pada SDN III Gunung Madu Kabupaten Lampung Tengah)
Sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat penting dalam sebuah organisasi baik organisasi dalam skala besar maupun kecil. Pada organisasi berskala besar, sumber daya manusia dipandang sebagai unsur yang sangat menentukan dalam proses pengembangan pendidikan, peran sumber daya manusia menjadi semakin penting. Perkembangan dunia pendidikan akan terealisasi apabila ditunjang oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam organisasi pendidikan, dalam tenaga pengajar selalu tergantung pada pimpinan yang dalam hal ini ialah kepala sekolah. Bila pimpinan tidak memiliki kemampuan memimpin, maka tugas-tugas yang sangat kompleks tidak dapat dikerjakan dengan baik. Apabila pimpinan mampu melaksanakan fungsi-fungsinya dengan baik, sangat mungkin organisasi tersebut dapat mencapai sasarannya. Suatu organisasi membutuhkan pemimpin yang efektif, yang mempunyai kemampuan mempengaruhi perilaku anggotanya atau anak buahnya. Jadi, seorang pemimpin atau kepala suatu organisasi akan diakui sebagai seorang pemimpin apabila ia dapat memberi pengaruh dan mampu mengarahkan bawahannya ke arah tujuan organisasi.Tujuan penelitian dalam tesis ini adalah untuk mengetahui, memahami dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja terhadap kinerja staf dan guru SDN III Gunung Madu Kabupaten Lampung Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan jumlah responden sebanyak 35 orang yang dianalisis secara deskriptif maupun inferensial. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja staf dan guru dengan kontribusi pengaruh sebesar 67,5%, terdapat pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja staf dan guru dengan kontribusi pengaruh sebesar 58,5%. Hasil uji secara bersama-sama juga terdapat pengaruh gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja secara bersama-sama terhadap kinerja staf dan guru dengan kontribusi pengaruh sebesar 72,4% dan 27,6% dipengaruhi oleh faktor lain
PENGARUH PROMOSI VIDEO MARKETING DAN KESADARAN MEREK DALAM MEMPENGARUI KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN YAMAHA
This research aims to find out the influence of video marketing promotion and brand awareness in influencing consumer purchasing decisions of Yamaha Motor Samples used by 60 respondents who are yamaha motor consumers working in PT. Yamaha taken using purposive sampling or judgement sampling techniques. The data used is primary data in the form of the dissemination of questionnaires in 60 respondents who are as consumers in PT. Yamaha. The analysis tool uses data quality test analysis tool in the form of validity test and reliability test, Classic Assumption Test, Determination Coefficient Test (R2), multiple linear regression, simultaneous test (F test) and partial test (t test). The results showed that the X1 variable (Video Marketing) and the X2 variable (Brand Awaseness) all statements or polls were declared valid and reliable, and passed the classic assumption test and all variables were declared to have a partial or simultaneous effect on variabl Y (Purchasing Decision)
ANALISIS LINGKUNGAN ORGANISASI DALAM MENUNJANG KINERJA ORGANISASI PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN LAMPUNG BARAT
The research method used in this research is descriptive qualitative method. The use of this method is to describe the Organizational Environment in Support of Organizational Performance at the Library and Education Service of West Lampung Regency, qualitatively examining how all data is obtained directly from informants in the field using interviews and document studies. The results showed that the organizational environment at the Department of Library and Education of West Lampung Regency is one of the causes of success in carrying out a job, because the organizational environment can affect workers, especially the organizational environment that is psychological in nature. The organizational environment at the West Lampung Regency Library and Readiness Service aims to provide maximum work comfort, so that employees in providing quality services, in the sense that if employees work and the results of the work get appreciation and recognition, then the work must be of quality. Supporting and inhibiting aspects in an effort to improve the organizational environment at the Library and Readiness Office of West Lampung Regency. These aspects can occur both internally and externally to the organization. Internal factors include elements contained in the body of the organization, namely the Library and Readiness Service of West Lampung Regency. Then the external factors of aspects that come from outside the West Lampung Regency Library and Readiness Service, such as local government, relevant agencies and the community. This occurs because a good organizational environment has been strived for, but it has not materialized as expected because there are still employees who are not fully comfortable with the existing organizational environment, such as air circulation, noise in the workplace
PENGARUH BEBAN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PIMPINAN KOTA BANDAR LAMPUNG
The problems in this study are: (1) Is there an influence of Workload on the Performance of Employees in the Protocol and Communication Section of the Bandar Lampung City Leaders, (2) Is there any influence of Motivation on the Performance of the Employees in the Protocols and Communication of the Bandar Lampung City Leaders, (3) Is there an influence of Workload and Motivation on Employee Performance in the Protocol and Communication Section of the Bandar Lampung City Management.The research method used in this study is a survey using survey methods. By means of the census it is intended that all populations are also sampled because the population is limited and allows researchers to examine all populations by using questionnaires as a data collection tool. In completing the main data (primary data) also used interviews with section leaders and staff to strengthen and explore factors which cannot (yet) have been revealed in the questionnaire.The results showed that there was a significant influence of Workload and Motivation on Employee Performance in the Protocol and Communication Section of Bandar Lampung City Leaders, the biggest influence of the dimensions of workload forming was the dimension of external factors, while the smallest dimension of the variables forming workload was an internal factor, then The biggest dimension of forming motivation is financial motivation, while the smallest influence of forming variables motivation is non-financial motivation. Based on the results of the study, it can be suggested that the need to increase the division of labor properly, so that the workload can be divided properly, and employee motivation in being increased according to the workload so that employee performance in the Protocol and Communication Section of the leadership of the Bandar Lampung City, can increase as expected
RANCANG BANGUN MESIN PENGECAT OTOMATIS BERBASIS ARDUINO
Cat adalah cairan yang berfungsi untuk melindungi, memperkuat, dan memperindah. Pada proses pengecatan menggunakan metode penyemprotan (spray) adalah yang paling cepat, tetapi harus mengetahui jarak dan tekanan angin yang sesuai agar tidak terbuang ke udara bebas. Memodifikasi diameter lubang nozzle spray gun dapat dilakukan sehingga dapat menambah efisiensi saat proses pengecatan menjadi lebih cepat, dan tebal. Tetapi saat memodifikasi lubang nozzle spray gun memiliki batas disetiap masing masing type spray gun dalam penelitian ini jenis spray gun yang digunakan adalah type F75 dengan diameter aslinya 1,5mm kemudian dimodifikasi menjadi 1,8mm dan 2mm. Pada type ini saat perluas lubang nozzle lebih dari 2mm Jarum spray gun tidak dapat menutup rapat lubang nozzle sehingga terjadi kebocoran angin pada nozzle dan spray gun tidak efektif. Jarak spray gun ke objek juga sangat mempengaruhi dari pengujian. Maka dapat disimpulkan semakin dekat jarak sprayer ke objek maka ketebalan cat meningkat, semakin besar diameter nozzle maka hasil pengecatan juga semakin tebal dan setiap type nozzle memiliki batas perluasan diameter lubang nozzlenya
IMPLEMENTASI PASAL 470 PERATURAN GUBERNUR LAMPUNG NOMOR 56 TAHUN 2019 TERHADAP PEMANTAUAN BIDANG PENGELOLAAN DAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK DI LINGKUP PEMERINTAH PROVINSI DALAM MENDUKUNG KEBIJAKAN NASIONAL DAN PEMERINTAH PROVINSI (Studi di Dinas Komunikas
The Lampung Governor's Regulation Number 56 of 2019 was issued as an effort to determine the position, organizational structure, duties and functions as well as the work procedures of the Lampung Province Communication, Information and StatisticsOffice. Policy implementation is required, referring to the views of experts that everypolicy that has been made must be implemented. How is the implementation of Article470 of Lampung Governor Regulation Number 56 of 2019 on monitoring the field ofmanagement and public information services within the scope of the provincialgovernment in supporting national and provincial government policies? What are thefactors that hinder the implementation of Article 470 of Lampung Governor RegulationNumber 56 of 2019 on monitoring the field of management and public informationservices within the scope of the provincial government in supporting national andprovincial government policies? The research method used in this paper is normativejuridical, and empirical approach. The data used are secondary data and primary data.Data analysis used qualitative juridical analysis. Research Results: Article 470 ofLampung Governor Regulation Number 56 Year has been implemented but there arestill some obstacles by the Field of Management and Public Information Services of theInformation Communications and Statistics Office of Lampung Province in carrying out their duties. Factors that hinder the implementation of Article 470 of Lampung Governor Regulation Number 56 of 2019 are caused by internal factors and externalfactors.Suggestions It is hoped that there will be a common view of all stakeholders andall levels of society in which direction the communication and information technologysector will be developed and the extent to which every level of society must activelyparticipate in achieving these common goals, as well as how progress and success rateswill be measured in the future
ANALISIS YURIDIS KEKUATAN HUKUM YURISPRUDENSI SEBAGAI DASAR PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MEMUTUS TINDAK PIDANA PERZINAHAN (Studi di Pengadilan Negri Kelas I A Tanjung Karang)
The role of jurisprudence in Indonesia is so important, apart from being a source of jurisprudential law, it becomes a guide for judges in deciding cases.Jurisprudence is a court decision that has permanent legal force. There are weaknessesin the formulation of Article 284 of the Criminal Code, so judges can make a kind oflegal discovery by exploring the values prevailing in society in order to decide courtcases. The problems in this study are as follows: 1) How is the legal force ofjurisprudence as the basis for judges' considerations in the settlement of cases ofadultery; 2) How is the determination of jurisprudence as a binding source of law inreflecting a sense of justice, providing benefits and guaranteeing legal certainty. Thisresearch method uses a normative juridical approach obtained from literature writing(Library Research) and Field Research (Field Research) using secondary and primarydata, and data analysis with qualitative juridical analysis. The results of the study showthat it is the judge who is most responsible for incorporating or combining juridical andnon-juridical elements through the decisions he makes. However, the threateningdecision handed down by the judge also does not provide a deterrent effect to theperpetrators and cannot be used as a lesson for other parties who have the potential tocommit the crime. A judge's decision must not only be fair, but must be beneficial for the person concerned and the community and guarantee legal certainty. The suggestion submitted is that it is hoped that judges who handle adultery crimes in the future takeinto account social, cultural and moral values that apply in the midst of people's lives,and not only base their decisions on juridical provisions alone
ANALISIS PENERIMAAN PAJAK DAERAH PROVINSI LAMPUNG PADA MASA PANDEMI COVID-19 (Study Pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan pajak daerah Provinsi Lampung pada masa Pandemi Covid-19, menggambarkan jumlah penerimaan pajak daerah Provinsi Lampung sampai dengan Triwulan III yang mengalami penurunan dan tidak mencapai target yang telah di tetapkan untuk Tahun Anggaran 2020.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu berupa studi kasus dan pustaka yang cenderung menggunakan analisis dan menekankan pada kedalaman data yang didapatkan oleh peneliti. Penelitian ini dilakukan karena peneliti ingin mengeksplor fenomena-fenomena, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dengan triangulasi, analisis data bersifat induktif atau kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. Selain itu peneliti ingin mengeksplor fenomena penerimaan pajak daerah Provinsi Lampung pada Tahun Anggaran 2020, yaitu pada masa pandemic Covid-19.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan pajak daerah Provinsi Lampung pada masa Pandemi Covid-19, terdapat 3 (tiga) jenis pajak daerah yang tidak dapat mencapai target yang telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 1 Tahun 2020 tentang Penetapan Target Triwulan Penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Tahun 2020 yang disebabkan oleh berbagai faktor dan yang paling mempengaruhi karena diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mengakibatkan berkurangnya mobilitas masyarakat baik di wilayahnya ataupun untuk keluar daerah dan berpengaruh kepada perekonomian masyarakat, dimana banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan.Kata Kunci: Penerimaan Pajak Daerah Provinsi Lampung Pada Masa Pandemi Covid-1
Konsep Komunitas Arsitektur Perumahan Real Estate: Kaitannya Dengan Konsep Neighborhood dan Modal Sosial
Menjauhnya jarak antara fisik pemukiman dengan karakter sosialnya merupakan cerminan dari minimnya interaksi sosial yang terjadi diantara penghuni perumahan yang dapat menciptakan hubungan sosial dalam konsep neighborhood. Penelitian ini dirancang untuk mengkaji, memahami praktik-praktik interaksi sosial yang bisa mencerminkan modal sosial dan untuk memahami apakah masyarakat real estate merupakan sebuah komunitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif - deskriptif – eksploratif dengan pendekatan studi kasus pada salah satu perumahan menengah atas di bandung. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya unsur konsep neighborhood pada arsitektur perumahan, menjadi pengaruh dalam menghambat perkembangan jaringan sosial penghuninya sehingga tidak menimbulkan hubungan timbal balik dalam konsep komunitas. Ruang-ruang publik belum dapat berkontribusi secara maksimal dalam mewadahi praktik interaksi sosial. Interaksi yang membentuk jaringan sosial antar penghuni terjadi berdasarkan persamaan keyakinan yang diwadahi pada fasilitas keagamaan. Karakter interaksi sosial antar penghuni belum mampu membentuk unsur-unsur modal sosial sehingga tidak dapat mewujudkan konsep komunitas yang solid. Disimpulkan beberapa unsur yang menjadi hambatan terbentuknya modal sosial bagi komunitas penghuni arsitektur perumahan, diantaranya: kepercayaan (trust), dilema waktu (time dilemma), ketergantungan sosial (Social Dependence), kepedulian sosial (Social Care), norma (Norms) dan jejaring (network). Keenam unsur tersebut menjadi faktor lemahnya proses pembentukan modal sosial pada perumahan real estate.