E-Journal Universitas Asahan
Not a member yet
3049 research outputs found
Sort by
Optimasi Algoritma Constrained K-Means Menggunakan Principal Component Analysis Pada Clustering Peserta Didik Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 2 Kraksaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan algoritma Constrained K-Means dengan reduksi dimensi dataset menggunakan Principal Component Analysis (PCA) pada pengelompokan siswa Rekayasa Perangkat Lunak di SMKN 2 Kraksaan. Masalah utama yang dihadapi adalah efektivitas dan efisiensi proses klasterisasi pada dataset berdimensi tinggi serta adanya keterbatasan tertentu yang harus dipatuhi, seperti batasan pada ukuran klaster atau hubungan antar data. Algoritma K-Means konvensional tidak dirancang untuk menangani kendala-kendala ini sehingga diperlukan pendekatan yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimental. Data yang digunakan adalah hasil tes uji kemampuan akademik siswa kelas X yang mencakup atribut nilai deret, matematika, figural, mengingat, dan analogi. Tahapan penelitian meliputi seleksi data, pembersihan data, reduksi dimensi dengan PCA, dan klasterisasi menggunakan algoritma Constrained K-Means. Evaluasi hasil klasterisasi dilakukan menggunakan Silhouette Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi PCA dan Constrained K-Means Clustering efektif dalam mengelompokkan siswa ke dalam tiga klaster yang seimbang. Reduksi dimensi menggunakan PCA meningkatkan kinerja algoritma klasterisasi baik dari segi kecepatan maupun akurasi. Hasil klasterisasi menunjukkan adanya tiga kelompok utama yaitu siswa dengan kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Evaluasi dengan Silhouette Score menunjukkan nilai tertinggi pada pengurangan dimensi hingga satu komponen PCA, yang menghasilkan klasterisasi paling optimal.Â
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, VARIASI PRODUK DAN KEPUASAN KOSUMEN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA ALFAMIDI D.I PANJAITAN TANJUNG BALAI
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh kepuasan konsumen, variasi produk, dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen di Alfamidi D.I. Panjaitan Tanjungbalai. Penelitian ini memakai metodologi deskriptif dan desain penelitian asosiatif, dengan sumber data utama dan sekunder yang diambil dari hasil penelitian. Terdapat 96 responden dalam survei ini, yang ialah konsumen Alfamidi D.I. Panjaitan Tanjungbalai. Dengan memakai SPSS versi 20, uji instrumen dengan skala Likert 1 sampai 5 poin dilakukan. Temuan mempersentasikan kepuasan konsumen, variasi produk, dan kualitas layanan secara signifikan dan sebagian mengintensifkan loyalitas konsumen. Kepuasan konsumen, variasi produk, dan kualitas layanan semuanya berimplikasi positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen secara bersamaan. Koefisien Determinasi (R2) ialah 81,7%, mempersentasikan meskipun kepuasan konsumen, variasi produk, dan kualitas layanan masing-masing mempengaruhi 81,7% loyalitas konsumen, variabel tambahan di luar ruang lingkup penelitian ini mempengaruhi 18,3% sisanya. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Variasi Produk, Kepuasan Konsumen, Loyalitas konsume
REKONSTRUKSI PASAL 11 PERMA NOMOR 1 TAHUN 2016 TENTANG PROSEDUR MEDIASI DI PENGADILAN DEMI TERCIPTANYA KEPASTIAN HUKUM
Terbitnya Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 membawa harapan untuk memenuhi rasa keadilan yang cepat, tepat, sederhana dan murah oleh para pihak yang berperkara. Selain itu pula regulasi yang ada haruslah jelas dan mudah dipahami agar tidak terjadinya multi tafsir sehingga memiliki makna lain dan terjadinya ketidakpastian hukum. Fokus pengkajian ditekankan kepada mengapa alasan diperlukanya rekonstruksi Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 demi terciptanya kepastian hukum?, serta bagaimana bentuk rekonstruksi Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 demi terciptanya kepastian hukum?. Permasalahan yang diangkat dikaji melalui metode yuridis normatif dengen menekankan kepada bahan sekuder, terlebih pada bahan hukum primer. Ketentuan dalam Perma tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan terlebih dalam pasal 11 ditemukan penggunaan kata yang multi tafsir sehingga terjadi paradigma lemahnya kepastian hukum, sehingga diperlukan rekonstruksi hukum untuk terwujudnya kepastian hukum. Melalui pembahasan alasan rekonstruksi dan bentuk rekonstruksi dari regulasi hukum diharapkan akan terwujudnya kepastian hukum. Sehingga diperlukan rekonstruksi hukum, secara makna rekonstruksi hukum murupakan penataan kembali terhadap peraturan perundang-undangan
ANALISIS PENGGUNAAN PEMBAYARAN UANG DIGITAL MENGGUNAKAN QRIS DI ERA DISRUPSI DIGITAL PADA PELAKU USAHA DI KABUPATEN ASAHAN
Tulisan ini mengkaji penggunaan pembayaran uang digital menggunakan QRIS di era disrupsi digital pada pelaku usaha di Kabupaten Asahan dengan menggunakan data primer. Metode analisis data menggunakan 3 langkah smart-pls yaitu penggujian model luar, pengujian model dalam dan penelitian model. kami menemukan bahwa variabel segmentasi pasar terhadap pelaku usaha yang menggunakan QRIS tidak memiliki pengaruh hubungan negatif dan tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemerintah harus merencanakan dan mensosialisasikan kepada pelaku usaha UMKM terkait tata cara menggunakan QRIS yang lebih efektif dan efisien. Kata Kunci: QRIS, UMKM, Pelaku Usah
PENGGUNAAN MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT PADA SISWA SMA SWASTA DAERAH AIR JOMAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis teks anekdot pada siswa SMA Swasta Daerah Air Joman. Kegiatan menulis teks anekdot secara umum banyak kesulitan yang di hadapi siswa khususnya kesulitan dalam merangkai kata dan tidak mempunyai gagasan dalam menyuguhkan buah karya terbaik, serta tidak memahami struktur dan kaidah dalam penulisan teks anekdot. Oleh karena itu peneliti menggunakan model Discovery Learning untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis teks anekdot. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif Kuantitatif. Metode Deskriptif Kuantitatif adalah metode penelitian yang menggambarkan kenyataan atau fakta sesuai dengan data yang diperoleh dengan mengambil sampel 25 siswa yaitu kelas X IPA-1 SMA Swasta Daerah Air Joman. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis yaitu tes menulis teks anekdot. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan menulis teks anekdot kelas X IPA-1 SMA Swasta Daerah Air Joman dilihat dari 5 kategori yaitu sangat baik, baik, cukup, kurang, sangat kurang. Siswa yang memiliki tingkat kemampuan menulis teks anekdot sangat baik 10 siswa (40%), baik 8 siswa (32%), cukup 7 siswa (28%), kurang 0 siswa (0%), sangat kurang 0 siswa (0%). Dan siswa yang memiliki tingkat kemampuan menulis teks anekdot dengan kategori baik pada interval 75-84. Jadi diketahui bahwa kemampuan menulis teks anekdot nilai rata-rata 82,2. Kata Kunci: Model Discovery Learning, Menulis Teks Anekdo
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MENURUNKAN STUNTING SESUAI PERATURAN PRESIDEN NOMOR 72 TAHUN 2021 TENTANG PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING
Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan. Angka balita stunting di Indonesia menurun menjadi 21,6% di Tahun 2022, factor-faktor dari stunting adalah pendidikan ibu, pendapatan keluarga, pengetahuan ibu mengenai gizi, pemberian ASI eksklusif, umur pemberian MP-ASI, tingkat kecukupan zink dan zat besi, riwayat penyakit infeksi serta faktor genetik. Dengan memikirkan faktor-faktor tersebut dapat disimpulkan apabila penurunan yang terjadi pada tahun 2022 tidak dikawal dengan sebaik-baiknya dapat kembali terjadi peningkatan dalam angka penderita stunting di tahun 2023 ini. Pemberdayaan berbasis masyarakat ini bertujuan untuk melanjutkan keberhasilan yang telah di capai dalam penurunan angka stunting di tahun 2022 dan menyebar serta memperluas Pendidikan bagi masyarakat terhadap stunting. Luaran dari pemberdayaan ini tidak lain adalah untuk membantu dan berkontribusi dalam penurunan angka stunting yang dapat diperoleh dengan tingginya pengetahuan ibu tentang gizi-gizi penting yang dibutuhkan anak-anaknya, tak hanya ibu, diharapkan dengan dilakukannya pemberdayaan ini, pengetahuan masyarakat tentang stunting bukan lagi sekedar ilmu ilmiah melainkan sudah menjadi sebuah kebiasaan dan pengetahuan umum. Luaran dalam bidang publikasi ilmiah dalam pengabdian ini akan diterbitkan pada jurnal terindeks sinta-4 Pada jurnal pengabdian. Sehingga melalui pengabdian masyarakat ini serta luaran yang nantinya akan diterbitkan dapat memberikan suatu ilmu pengetahuan bagi masyarakat secara nyata. Kata Kunci : Pemberdayaan, Pencegahan, Stunting
PENGABDIAN PENGEMBANGAN USAHA KERIPIK SINGKONG DI DESA KARYA AMBALUTU KECAMATAN BUNTU PANE
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Karya Ambalutu bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk keripik singkong yang dihasilkan oleh mitra UMKM di Desa Karya Ambalutu. Kegiatan ini mencakup Sosialisasi Sertifikasi Halal, Pelatihan Desain Logo Produk dan Pengemasan Produk. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta. Dengan demikian, produk mereka menjadi lebih menarik bagi konsumen, meningkatkan kepercayaan serta potensi penjualan. Meskipun terdapat tantangan seperti biaya pengadaan bahan kemasan yang berkualitas, pelaku UMKM didorong untuk mencari Solusi inovasi dan ramah lingkungan. Maka dapat disimpulkan kegiatan ini berkontribusi pada pengembangan UMKM di Desa Karya Ambalutu, memfasilitasi sertifikasi halal dan inovasi pengemasan agar lebih menarik. Kata kunci : Pengabdian Masyarakat, UMKM, Produk Higienis, Desain Logo, Kemasa
SOSIALISASI UMKM BERBASIS DIGITAL KEPADA PELAKU UMKM DI DESA TANAH RAKYAT
Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Kelompok Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi Universitas Asahan bertujuan untuk mendigitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tanah Rakyat, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan. Melalui sosialisasi dan pelatihan, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan teknologi digital dalam meningkatkan daya saing dan pemasaran produk. Kegiatan diawali dengan observasi kondisi UMKM yang menunjukkan rendahnya akses terhadap teknologi dan internet, serta keterbatasan dalam pemahaman pemasaran digital. Sosialisasi dilanjutkan dengan pelatihan teknis yang mencakup pembuatan konten pemasaran, penggunaan media sosial, dan perangkat lunak manajemen usaha. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan pengetahuan digital peserta, adopsi teknologi dalam operasional UMKM, dan keberhasilan memperluas jangkauan pasar melalui media sosial. Meskipun terdapat kemajuan yang signifikan, beberapa pelaku UMKM masih menghadapi kendala, seperti akses internet yang terbatas dan literasi digital yang rendah. Oleh karena itu, dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan pelatihan tambahan menjadi sangat penting untuk mendorong pertumbuhan UMKM di desa tersebut. Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada pelaku usaha, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal dan nasional melalui digitalisasi UMKM. Kata Kunci: UMKM, Digitalisasi, Pemasaran Digital, Desa Tanah Rakyat, Sosialisas
SOSIALISASI PRODUK HIGIENIS DAN PENGEMASAN PRODUK UMKM PADA DIGITAL MARKETING
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Ambalutu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memproduksi dan memasarkan produk yang higienis melalui pendekatan digital marketing. Dalam era digital saat ini, penggunaan media sosial dan platform e-commerce menjadi sangat penting bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing. Kegiatan ini mencakup sosialisasi mengenai produk higienis, teknik pengemasan yang menarik, dan pelatihan digital marketing. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta. Para pelaku UMKM berhasil membuat akun di platform digital dan mengembangkan kemasan produk yang memenuhi standar higienis dan estetika. Dengan demikian, produk mereka menjadi lebih menarik bagi konsumen, meningkatkan kepercayaan serta potensi penjualan. Meskipun terdapat tantangan seperti biaya pengadaan bahan kemasan yang berkualitas, pelaku UMKM didorong untuk mencari solusi inovatif dan ramah lingkungan. Maka dapat disimpulkan kegiatan ini berkontribusi pada pengembangan UMKM di Desa Ambalutu, memfasilitasi adaptasi terhadap perubahan pasar dan teknologi yang terus berkembang. Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, UMKM, Produk Higienis, Digital Marketing, Kemasa
PENGGUNAAN LINE OF BALANCE PADA PERKERASAN KAKU DI PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL INDERAPURA - KISARAN
Penelitian dengan menggunakan metode Line of Balance pada pekerjaan perkerasan kaku pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Inderapura - Kisaran STA 104. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih dalam penggunaan metode Line of Balance (LoB) pada perkerasan kaku dalam proyek pembangunan jalan tol Indrapura-Kisarana. Data sekunder didapat dengan dikumpulkannya catatan dari jurnal penelitian sebelumnya. Data primer didapat dengan pengumpulan data-data secara langsung di lapangan seperti data-data lapangan yang sudah berjalan. Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan metode Line of Balance (LoB), didapatkan hasil yang berbeda. Kegiatan pekerjaan dibagi menjadi 5 kegiatan yaitu : kegiatan I (Divisi A, B & C) berdurasi 3 minggu (minggu ke 1 sampai minggu ke 3), kegiatan II (Divisi E, F & A) berdurasi 4 minggu (minggu ke 4 sampai minggu ke 7), kegiatan III (Divisi D, F & A) berdurasi 5 minggu (minggu ke 8 sampai minggu ke 12), kegiatan IV (Divisi G & A) berdurasi 3 minggu (minggu ke 13 sampai minggu ke 14) dan kegiatan V (Divisi H, I & A) berdurasi 5 minggu (minggu ke 15 sampai minggu ke 19)