E-Journal Universitas Asahan
Not a member yet
3049 research outputs found
Sort by
PENGATURAN ZONA NILAI TANAH SEBAGAI DASAR PENILAIAN TANAH OLEH BADAN PERTANAHAN NASIONAL
Penelitian ini mengenai pengaturan Zona Nilai tanah sebagai dasar penilaian tanah oleh Badan Pertanahan Nasional. Badan Pertanahan Nasional sebagai bagian dari pemerintah memiliki wewenang untuk mengatur dan menyelenggarakan peruntukan tanah, salah satu tugas dan wewenang tersebut adalah mengenai penilaian tanah. Penilaian tanah yang dilaksanakan oleh Badan Pertanahan Nasional adalah dengan membuat suatu produk kebijakan berupa Zona Nilai Tanah. Sebagai produk dari lembaga pemerintahan, setiap produk dan atau kebijakan yang dibuat oleh Badan Pertanahan Nasional harus berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pada Zona Nilai tanah ini, tidak ada peraturan perundang-undangan yang secara khusus mengatur menganai Zona Nilai Tanah, akan tetapi pada kenyataannya Zona Nilai Tanah tetap eksis sebagai dasar penilaian tanah oleh Badan Pertanahan Nasional. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian tesis ini adalah penelitian hukum normatif. Metode pendektan yang digunakan adalah pendekatan Perundang-Undangan (Statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Jenis dan sumber bahan hukumterdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpukan bahan hukum dengan studi perundang-undangan dan studi kepustakaan. Teknik analisa bahan hukum dilakukan dengan engolahan bahan hukum yang diperoleh dilakukan dengan cara deskriptif-analitis. Berdasarkan hasil penelitian, didapat bahwa Badan Pertanahan Nasional dalam menjalan wewenang untuk penilaian tanah Berdasarkan Zona Nilai Tanah, tidak memiliki dasar hukum, sehingga tidak memiliki kepastian hukum. Perlu dibuat suatu peraturan mengenai Zona Nilai Tanah berupa Peraturan Menteri untuk menjadi dasar hukum dari Zona Nilai Tanah tersebut Kata Kunci : Kepastian Hukum, Zona Nilai Tanah, BP
Nilai budaya dalam cerita Sultan Hadlirin dan Masjid At-Taqwa Loram Kulon Kudus
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi nilai-nilai kebudayaan serta struktur naratif Axel Olrix yang terdapat dalam cerita Sultan Hadlirin dan Masjid At-Taqwa Loram Kulon Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik studi pustaka, yaitu dengan mengumpulkan informasi dari berbagai referensi terdahulu. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan interaktif berdasarkan kerangka konseptual yang diperkenalkan oleh Miles dan Huberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat tiga belas nilai kebudayaan dan struktur Axel Olrix yang ditemukan dalam cerita rakyat Sultan Hadlirin dan Masjid At-Taqwa Loram Kulon
Pemanfaatan media pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis web di era society 5.0 pada siswa SMK
Riset ini dilakukan untuk mengeksplorasi serta menciptakan platform pembelajaran yang menggunakan teknologi Web sehingga terjadi integrasi penggunaan media digital didalam proses pembelajaran yang dapat menghadirkan pembelajaran yang bukan hanya sekedar inovatif, namun menjadi interaktif, atraktif juga menyenangkan yang menyesuaiakan pada era socisty 5,0. Penelitian ini mengaplikasikan metode deskriptif kualitatif dengan memakai studi pendekatan R&D model ADDIE, pemilihan model tersebut karena pendekatan R&D merupakan suatu metode ilmiah untuk mengumpulkan data yang dapat digunakan dalam proses menciptakan, mengembangkan, dan memvalidasi produk. Melalui observasi dan wawancara secara langsung, disimpulkan bahwa guru dan siswa membutuhkan metode pembelajaran yang interaktif sehingga penelitian ini menghasilkan suatu produk awal (purwarupa) yang telah diuji cobakan dalam proses pembelajaran pada siswa SMK kelas X semester 2 dengan menggunakan platform Microsite.id
MODERASI BERAGAMA: PERAN MAHASISWA DALAM PENYULUHAN TOLERANSI BERAGAMA DI DESA PEMATANG JERING
Agama memegang peranan penting dalam kehidupan bermasyarakat dalam mengatur kehidupan manusia dan mengarahkannya pada kebaikan dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman dan penjelasan tentang pantang beragama dan kerukunan umat beragama di pedesaan, khususnya desa Pematang Jering Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi dokumentasi, wawancara, dan observasi. Penelitian ini mengungkapkan hal berikut: (1) Pola interaksi sosial di Desa Pematang Jering yang bersifat ikat, meliputi adaptasi, kerjasama, dan asimilasi. (2) Dari hasil observasi lapangan, setidaknya terdapat indikator model moderasi beragama yang diterapkan di Desa Pematang Jering: toleransi, nirkekerasan, penerimaan tradisi, dan keterlibatan Negara. Kata kunci— Moderasi Beragama, Peran Mahasiswa, Penyuluhan Tolerans
Penyuluhan Dampak Kecanduan Game Online di Kalangan Siswa SMA Negeri 1 Meureubo Meulaboh Kab Aceh Barat
ABSTRAK Perkembangan teknologi dan penggunaan internet, khususnya melalui perangkat telepon seluler, telah menyebabkan peningkatan popularitas game online di kalangan remaja. Meskipun game tersebut merupakan hiburan, kecanduan seringkali memiliki efek negatif pada perilaku, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari. untuk membantu meningkatkan pengetahuan siswa/siswi di SMA NEGERI 1 Meureubo betapa bahayanya pengaruh dari game online. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan cara melibatkan siswa/siswi melalui ceramah, diskusi interaktif, dan tanya jawab untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang efek kecanduan game online. Kesimpulan: game online yang dapat dimainkan melalui internet, memiliki efek positif seperti hiburan dan mengurangi stres Dilain sisi juga terdapat efek negatifnya seperti pengaruh buruk terhadap perilaku sosial yang lebih dominan. Oleh karena itu, orang tua, guru, masyarakat dan pemerintah harus berperan aktif untuk mencegah kecanduan game online. Saran: siswa/siswi diharapkan dapat mengatur waktu mereka dengan baik agar mereka tidak terjebak dalam game online. Orang tua, guru, dan petugas kesehatan harus membantu dan memberi tahu remaja tentang efek negatif game online terhadap kesehatan dan kehidupan mereka. Kata kunci: game online, kecanduan, remaja, penyuluha
Implementasi Penjadwalan Mata Kuliah Menggunakan Algoritma Welch Powell
Penjadwalan mata kuliah merupakan tantangan yang kompleks dalam pengelolaan Program Studi Informatika di Universitas Katolik Darma Cendika. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menerapkan algoritma Welch Powell yang didasarkan pada pewarnaan graf untuk menyusun jadwal mata kuliah secara efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan jadwal yang efektif dan efisien, menghindari konflik antara mata kuliah, dan optimal dalam penggunaan sumber daya. Pada penelitian ini matakuliah direpresentasikan sebagai simpul dan ketersediaan dosen pengampu direpresentasikan sebagai siei yang menghubungkan mata kuliah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan algoritma Welch Powell pada penjadwalan mata kuliah di Program Studi Informatika UKDC berhasil menghasilkan jadwal yang efektif dan efisien. Jadwal tersebut menghindari adanya konflik antara mata kuliah, sehingga memungkinkan mahasiswa untuk mengambil mata kuliah yang diinginkan tanpa adanya tumpang tindih. Selain itu, penggunaan algoritma Welch Powell juga membantu dalam pengelolaan optimal sumber daya yang ada
SISTEM PAKAR PENYAKIT HERPES ZOSTER MENGGUNAKANMETODE CASE BASED REASONING (CBR)
Penyakit Herpes Zoster adalah radang kulit akut dan setempat, terutama terjadi pada orang tua yang khas ditandai dengan adanya nyeri radikuler unilateral serta timbulnya lesi vesikuler yang terbatas pada dermatom yang dipersarafi serabut saraf spinal maupun ganglion serabut saraf sensorik dari nervus kranialis. Namun masalah saat ini jika penyakit Herpes Zoster dapat terdiagnosis secara cepat, maka akan memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan persiapan untuk masa depan, dan yang lebih terpenting lagi, Anda akan mendapatkan penanganan lebih cepat yang dapat membantu sebelum penyakit nya semakin melebar. Tujuan dalam penelitian ini Untuk merancang dan membuat aplikasi sistem pakar untuk mendiaknosa penyakit Herpes Zoster.Data yang digunakan berupa data gejala dan penyakit Herpes Zoster. Dari hasil perhitungan kasus Herpes Zoster Oftalmika (HZO) yang memiliki bobot paling rendah yaitu "0.33333333333333" sedangkan bobot yang paling tinggi dimiliki oleh kasus Herpes Zoster Servikalis (HZS) yaitu 1. Dalam proses ini memberikan solusi dengan kemiripan kasus bobot dari kasus lama dengan kasus baru yang lebih tinggi. Pada kasus HZS memiliki bobot lebih tinggi persentasenya terkena penyakit Herpes Zoster Servikalis, solusi yang diberikan adalah pemberian obat Analegesik diperlukan untuk meredakan nyeri yang berada pada lokasi timbulnya ruam.Obat pereda nyeri yang sering digunakan yaitu Parasetamol atau Ibuprofen.metode ini menghasilkan nilai kemiripan suatu kasus dengan kasus terdahhulu dengan mengingat kejadian-kejadian yang sama (similar) yang pernah terjadi di masa lalu kemudian menggunakan pengetahuan atau informasi tersebut untuk menyelesaikan masalah yang baru, atau dengan kata lain menyelesaikan masalah dengan mengadopsi solusi-solusi yang pernah digunakan di masa lalu. Kata Kunci : Sistem Pakar, Penyakit Herpes Zoster, Metode Case Based Reasoning (CBR), Web. Abstract Herpes Zoster is an acute and local inflammation of the skin, especially occurring in older people, which is characterized by unilateral radicular pain and the appearance of vesicular lesions limited to dermatomes innervated by spinal nerve fibers or ganglions of sensory nerve fibers from the cranial nerves. However, the current problem is that if Herpes Zoster can be diagnosed quickly, you will have more time to prepare for the future, and more importantly, you will get treatment more quickly which can help before the disease spreads further. The aim of this research is to design and create an expert system application to diagnose Herpes Zoster. The data used is data on symptoms and Herpes Zoster disease. From the calculation results, the Ophthalmic Herpes Zoster (HZO) case has the lowest weight, namely "0.33333333333333", while the highest weight is for the Cervical Herpes Zoster (HZS) case, namely 1. In this process, it provides a solution with the similarity of the weight of the old case to the case new higher. In HZS cases with a higher percentage of cases affected by Cervical Herpes Zoster, the solution given is to administer analgesic medication which is needed to relieve pain at the location where the rash appears. Pain relievers that are often used are Paracetamol or Ibuprofen. This method produces a similarity value of a case with previous cases by remembering similar events that have occurred in the past and then using that knowledge or information to solve new problems, or in other words solving problems by adopting existing solutions. been used in the past. Keywords: Expert System, Herpes Zoster Disease, Case Based Reasoning (CBR) Method, Web
PREDIKSI PENDISTRIBUSIAN OBAT OBAT KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED MOVING AVERAGE (WMA)
Dinas kesehatan Kabupaten Batu Bara yang beralamatkan di jl. Perintis Kemerdekaan No 49 bertugas mengelola obat obat kesehatan, diantaranya melakukan pendistribusian dan penyimpanan obat melalui unit pelayanan teknis instalasi farmasi yang diperlukan untuk layanan kesehatan di puskesmas.Pengelolaan data obat yang dilakukan diantaranya pendistribusian obat ke puskesmas, penambahan stok obat dan laporan mutasi obat.Dalam mengelola data tersebut instalasi farmasi mempunyai kelemahan, diantaranya masalah kemudahan, kecepatan dan keakuratan. Pengelolaan yang digunakan masih sangat sederhana dengan menggunakan microsoft excel, serta belum adanya sebuah sistem yang memudahkan pegawai dalam mengelola data dan pendistribusian obat. Sehingga untuk menentukan prediksi ketersedian obat-obat yang akan di salurkan ke puskesmas menjadi terkendala dikarenakan jumlah setok obat yang dibutuhkan sedikit. Tujuan penelitian ini adalah Menerapkan metode WMA pada system prediksi pendistribusian obat obat Kesehatan pada Kantor Dinas Kesehatan Batu Bara.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data obat pada Dinas Kesehatan Batubara. Hasil prediksi menggunakan metode WMA ini menghasilkan sebuah perkiraan berapa obat yang akan didistribusikan pada bulan berikutnya dan dalam penelitian ini MSE (Mean Squared Error) obat Amoksisilin sir kering 125 mg/5 ml adalah : 59,153.98, nilai ini didapat dari kolom Et2.untuk RMSE obat Amoksisilin sir kering 125 mg/5 ml adalah : 243.22. untukMAE (Mean Absolute Error). obatAmoksisilin sir kering 125 mg/5 ml adalah : 161.00, untuk MAPE obat Amoksisilin sir kering 125 mg/5 ml adalah : 44.06 %. Untuk pergerakan prediksi untuk bulan November sebanyak 467 dan bulan Desember 458. Kata Kunci :Prediksi, Pendistribusian Obat Obat Kesehatan, Metode Weighted Moving Average (WMA), Web. The Batu Bara Regency Health Service is located at Jl. Pioneer Independence No. 49 is tasked with managing health medicines, including distributing and storing medicines through the pharmaceutical installation technical service unit required for health services at community health centers. Drug data management carried out includes distribution of drugs to health centers, addition of drug stock and drug mutation reports. In managing this data, pharmaceutical installations have weaknesses, including problems of convenience, speed and accuracy. The management used is still very simple using Microsoft Excel, and there is no system that makes it easier for employees to manage data and distribute medicines. So determining the prediction of the availability of medicines that will be distributed to community health centers is hampered because the number of medicines needed is small. The aim of this research is to apply the WMA method to the prediction system for the distribution of health medicines at the Batu Bara Health Service Office. The data used in this research is drug data from the Batubara Health Service. The prediction results using the WMA method produce an estimate of how many drugs will be distributed in the following month and in this study the MSE (Mean Squared Error) of the drug Amoxicillin dry sir 125 mg/5 ml is: 59,153.98, this value is obtained from column Et2. for the RMSE of the drug Amoxicillin dry sir 125 mg/5 ml is: 243.22. for MAE (Mean Absolute Error). the drug Amoxicillin dry sir 125 mg/5 ml is: 161.00, for the MAPE of the drug Amoxicillin dry sir 125 mg/5 ml is: 44.06%. The predicted movement for November is 467 and December is 458. Keywords: Prediction, Distribution of Health Medicines, Weighted Moving Average (WMA) Method, Web
HUBUNGAN PENAMBAHAN CAMPURAN KAPUR TERHADAP KUAT SUDUT GESER TANAH PASIR MENGGUNAKAN DIRECT SHEAR
Penambahan kapur pada tanah berpasir terhadap test direct shear bertujuan untuk mengetahui hubungan seberapa besar nilai kuat geser dari tanah pasir dengan penambahan kapur. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan pemeriksaan dan pengujian tanah di laboratorium sesuai dengan data yang diperlukan. Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada jurnal, buku-buku, dan standar pengujian yang umum digunakan dalam bidang geoteknik.pada hasil uji direct Shear, pada tanah campuran kapur mendapatkan hasil yang cukup memuaskan, tetapi dari beberapa pengujian dan bahan yang di tambahkan hasil yang memuaskan yaitu pada presentase 35% di karena di bandingkan hasil yang lain nilai yg paling stabil adalah presentase tersebut yang mendapatkan nilai kohesei 1,249 kg/cm² dan nilai sudut geser 45,305º.2. Hasil pengujian direct shear dari kota medan langkat stabat dendang tirta, diketahui bahwa penambahan bahan campuran kapur memiliki hubungan dengan nilai kuat geser pada tanah di daerah stabat tanjung pura. Nilai Direct Shear Test dengan besarnya kohesi senilai 0,197 kg/cm2 dan besarnya sudut geser dalam senilai 11,907˚, mengalami peningkatan pada kapur dengan presentase 35% sebesar 15,53% dengan nilai kohesi senilai 1,249 kg/cm2 juga nilai sudut geser dalam senilai 45,305º. Kata Kunci : Kapur, Tanah Pasir, Direct Shea
KEBIJAKAN PENGAWASAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM PELAKSANAAN AUDIT DANA DESA OLEH KEPALA DESA
Pengawasan Dana Desa dilakukan oleh masyarakat melalui BPD (Badan Permusyawaratan Desa) dan pemerintah di atasnya, yaitu pemerintah Kabupaten/Kota yang setiap tahun akan dilakukan pengawasan sistem. Pemerintah akan melakukan pengawasan dalam penetapan anggaran, evaluasi anggaran dan pertanggungjawaban anggaran. Di samping itu audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memeriksa semua penyelenggara anggaran itu setiap akhir tahun.Karena banyaknya kasus penyalahgunaan terhadap dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat, unit kepolisian di tingkat bawah, seperti polsek hingga Bhabinkamtibmas diberi mandat untuk mengawasi sekaligus menggerakkan masyarakat agar terlibat dalam penggunaan dana desa. Pemerintah daerah memberi pelatihan kepada aparatur desa terkait pertanggungjawaban penggunaan dana desa. Fungsi dan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Se Kabupaten Asahan memiliki point penting tersendiri dalam melaksanakan tugasanya sesuai Undang-Undang No 6 Tahun 2014 dalam rangka fungsi legislasi, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, serta pengawasan atas kinerja kepala desa sebagaimana tercantum dalam Pasal 55