E-Journal Universitas Asahan
Not a member yet
3049 research outputs found
Sort by
Meningkatkan Pelayanan Publik: Sistem Pencatatan Akta Perkawinan Terlambat di Kota Tanjungbalai
Penelitian ini berfokus pada sistem pelayanan pencatatan akta perkawinan terlambat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tanjungbalai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dua aspek utama, yaitu: Peranan sistem pelayanan yang diterapkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam memproses pencatatan akta perkawinan yang terlambat, serta dampaknya terhadap kepuasan masyarakat, dan Hambatan-hambatan yang dihadapi oleh dinas dalam memberikan layanan ini, baik dari sisi internal seperti keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi, maupun dari sisi eksternal seperti kesadaran masyarakat dan kompleksitas aturan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan empiris, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta masyarakat yang mengalami keterlambatan dalam pencatatan perkawinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem pelayanan telah dirancang untuk mempermudah pencatatan, terdapat kendala signifikan seperti kurangnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur dan aturan pencatatan, terbatasnya staf yang kompeten dalam menangani volume permohonan, serta kurangnya teknologi pendukung dalam proses digitalisasi pencatatan. Selain itu, birokrasi yang rumit dan waktu proses yang lama juga menjadi hambatan utama. Penelitian ini menyarankan beberapa langkah perbaikan, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, penguatan infrastruktur teknologi informasi, serta sosialisasi yang lebih luas mengenai pentingnya pencatatan perkawinan tepat waktu. Dengan demikian, diharapkan sistem pelayanan dapat berjalan lebih efektif dan efisien, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan dokumen legalitas perkawinan mereka
Mewujudkan Keadilan: Hak-Hak Normatif Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjungbalai
Hak asasi manusia (HAM) adalah hak yang dimiliki oleh setiap manusia sejak dia dilahirkan di dunia dan merupakan hadiah daripada Tuhan. Pada dasarnya, tahanan juga manusia. Di samping menjalani hukuman kehilangan kemerdekaan, tahanan juga menerima program bimbingan dan pendidikan yang kemudiannya akan menjadi peruntukan apabila mereka kembali hidup di tengah-tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hak-hak normatif yang dimiliki oleh warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjungbalai. Melalui pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjungbalai memiliki sejumlah hak normatif yang dijamin oleh hukum dan peraturan yang berlaku. Namun, implementasi hak-hak ini sering kali menghadapi tantangan dalam realitas kehidupan penjara, seperti keterbatasan sumber daya dan pembatasan kegiatan. Selain itu, persepsi dan pemahaman yang berbeda antara petugas dan warga binaan terhadap hak-hak tersebut juga mempengaruhi pelaksanaannya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang situasi hak-hak normatif warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan  Kelas II B Tanjungbalai, sehingga dapat menjadi landasan untuk perbaikan kebijakan dan praktik yang lebih inklusif dan berkeadilan di lembaga pemasyarakatan tersebut
Antara Hak Privasi dan Pemberantasan Korupsi: Menimbang Kewenangan Penyadapan oleh KPK
Abstract
The Corruption Eradication Committee (KPK) has special authority in the field of wiretapping and eavesdropping in carrying out its duties. This allows KPK investigators to record conversations and conduct wiretapping, as well as ask the relevant agencies to prevent individuals from traveling abroad. This action is very important for the Corruption Eradication Commission to carry out a thorough investigation and prosecute the perpetrators of the crime. However, the Corruption Eradication Committee\u27s authority was weakened after the passing of Law Number 19 of 2019 which revised Law Number 32 of 2002. Based on the previous law, Article 12 of Law Number 30 of 2002 allowed the Corruption Eradication Commission to carry out wiretapping and record conversations. However, in the revision of Article 12B of Law Number 19 of 2019, it is now stated that wiretapping can only be carried out with the permission of the Supervisory Board as stated in Article 12B paragraph (1). In addition, wiretapping can only be carried out within a period of 6 months after receiving written permission, and can only be extended once for the same period as intended in paragraph (4)
PELAKSANAAN PENGAWASAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2020 OLEH BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020 dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, sehingga menimbulkan tantangan baru bagi penyelenggara dan pengawas pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengawasan Pilkada oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi selama proses pengawasan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris, dengan memadukan kajian normatif terhadap peraturan perundang-undangan dan pengumpulan data lapangan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bawaslu Kabupaten Pohuwato bersama Satuan Tugas Covid-19 telah menetapkan sembilan rekomendasi strategis guna mendukung pelaksanaan pengawasan Pilkada yang aman dan sesuai protokol kesehatan. Namun, dalam praktiknya, pengawasan menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan anggaran untuk pengadaan sarana kesehatan, minimnya tenaga medis, infrastruktur internet yang kurang memadai, serta potensi pelanggaran berupa penyalahgunaan kekuasaan dan politik uang. Penelitian ini merekomendasikan penguatan anggaran, peningkatan kapasitas pengawas, optimalisasi kerja sama antarinstansi, serta pembaruan data pemilih sebagai upaya memperbaiki efektivitas pengawasan Pilkada di masa mendatang.
Kata Kunci : Bawaslu, Pilkada, Pengawasan, Covid-19, Demokras
THE EFFECT OF USING GUIDED DISCOVERY LEARNING MODEL BY ASSISTED ELSA APPLICATION ON STUDENTS’ SPEAKING ABILITY AT XI GRADE OF SMA NEGERI 1 MERANTI IN 2023/2024 ACADEMIC YEAR
The objective of this research is to determine how students speaking abilities are affected when using guided discovery learning model by assisted ELSA application is used when making suggestions and offers at the XI grade of SMA NEGERI 1 MERANTI during the 2023/2024 academic year. This research employs experimental methodologies in a quantitative research design. Speaking test is used to collect data. The researchers collected 66 samples in total for this research, divided into two classes, XI MIA 3 as the experimental group and XI II 2 as the control group. From the data showed that the mean of students’ score in pre-test was 62,4 and the score mean was being 90,3 in post-test. In the control group showed that the mean of students’ score in pre-test was 57,7 and the score mean was being 74,7 in post-test. To determine the hypothesis, the independent sample t-test was used. After analysing the data into t-test, it was found that the value of t count (th)9,630. If this was adjusted to the critical score of the product moment of degree of freedom (df) N1 + N2 – 2, df 33+33-2=64, the value of t table with the significant 0.05 (tt) 2.002. Therefore, the calculated t count (th) value the greater than t table (tt) value (9,630≥2.002). Than Ho is rejected and Ha is accepted. The research findings support the using Guided Discovery Learning Model by assisted ELSA application give significantly effect on students’ speaking ability. Keywords: Guided Discovery Learning Model, ELSA Application, Speaking Abilit
THE EFFECT OF DISCOVERY LEARNING MODEL ON STUDENTS’ ABILITY IN WRITING NARRATIVE TEXT USING YOUTUBE AT GRADE X SMK N 6 TANJUNGBALAI
This research aims to determine whether there is an effect of the Discovery Learning model on students\u27 ability in writing narrative text at grade X SMK N 6 Tanjungbalai. This research is experimental research. Data collection techniques using observation, tests and documentation. The sample is divided into two groups, the experimental group and control group. There are two variables and two groups in this this research. This design is concerned with treatment and outcomes. The data will be collected from the pre-test and post-test to determine the ineffectiveness of the Discovery Learning Model in teaching writing. The population in this research was all of X classes in SMK N 6 Tanjungbalai, consist of 4 classes. They were two marketing classes and two farmasi classes. The research sample were two groups, which were X Farmasi 1 as experimental class used the discovery learning model and X Farmasi 2 as control group used conventional model. After the learning is completed, a post test is obtained After the learning process was complete, the average results of each group\u27s post-tests are different. The average of the experimental group was 68.34 and the average of the post test results of the conventional group was 59.09. The result of the analysis showed that t-test is higher that t-table (6,92 > 2,00) at the level of significance 0,05 with the degree of freedom 68. It means that Ha is accepted and Ho is rejected. There is a significant the influence of Discovery Learning Model on students’ ability in writing narrative text using YouTube.Keywords: Discovery Learning Model, Writing, Narrative Text
THE EFFECT OF PROBLEM BASED LEARNING MODEL ON STUDENTS\u27 ABILITY IN WRITING REPORT TEXT
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan siswa dalam menulis teks laporan kelas X SMA N 1 Sei Kepayang tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen yang melibatkan dua kelas: kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA N 1 Sei Kepayang. Sampel penelitian ini terdiri dari 25 siswa dari kelas eksperimen dan 25 siswa dari kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data adalah tes menulis, di mana siswa diminta untuk menulis teks laporan berdasarkan satu dari tiga topik yang diberikan. Data dianalisis menggunakan rumus uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 29,9 pada tes awal menjadi 65,4 pada tes akhir, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 29,6 menjadi 38,7. Ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H₀) ditolak.
 
THE EFFECT PROBLEM BASED LEARNING ON STUDENTS’ WRITING PROCEDURE TEXT BY ASSISTED GIMKIT
This research aims at investigating The Effect Problem Based Learning by Assisted Gimkit on Students’ Writing Procedure Text. This research is quantitative research. The population of this research was the students at grade X of SMAN 1 Air Joman. The total number of the population is 216 students in six class. There were 36 students chosen as the sample by using random sampling technique. The sample was divided into two group, namely control group and experiment group. The experiment group was tough by using problem-based learning by assisted Gimkit and control group was taught without using problem-based learning by assisted Gimkit. The instrument for collecting the data was essay test. The data was analyzed by using t-test formula. It means that the alternative hypothesis (Ha) is accepted and null hypothesis (Ho) is rejected. Based on the finding of this research, it was found that is a significant effect of problem-based learning by assisted Gimkit on students’ writing procedure text at grade x of SMAN 1 Air Joman
PENGARUH MODEL WRITE AROUND BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SEI BALAI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis teks negosiasi siswa yang ditunjukkan dengan sulitnya siswa dalam mencari dan menuangkan ide/gagasan ke dalam bentuk tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kemampuan menulis teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Sei Balai sebelum menerapkan model pembelajaran write around berbantuan media gambar. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Sei Balai yang berjumlah 72 siswa. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh Kesimpulan nilai rata-rata hasil posttest kemampuan menulis teks negosiasi siswa sebelum diterapkan model pembelajaran write around berbantuan media gambar berada pada kategori kurang baik; 2) nilai rata-rata hasil posttest kemampuan menulis teks negosiasi siswa setelah diterapkan model pembelajaran write around berbantuan media gambar berada pada kategori baik; 3) terdapat pengaruh model pembelajaran write around berbantuan media gambar seri terhadap kemampuan menulis teks negosiasi siswa.
Kata Kunci : Menulis Teks Negosiasi, Write Around, Media Gamba
PENGARUH MODEL SELF DIRECTED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS SURAT MENYURAT SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 TANJUNG BALAI TAHUN AJARAN 2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Self Directed Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Resmi Siswa SMP Negeri 1 Tanjung Balai. Penelitian ini menggunakan sampel yang berjumlah 80 siswa. Sampel yang digunakan adalah kelas VII.3 sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 40 siswa dan kelas VII.2 sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 40 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Postestt Only Control Desain, di mana dua kelompok dipilih, kemudian diberi tes akhir posttest dan instrumen yang digunakan dalam penelitian pengumpulan data adalah penugasan. Dari perolehan data, diperoleh hasil posttest kelas eksperimen dengan rata-rata = 81, standar deviasi = 8,5, standar erorr = 1,36, maka diperoleh nilai tertinggi adalah 100, nilai sedang 80, nilai rendah 60. Data hasil posttest kelas kontrol dengan rata-rata = 72, standar deviasi = 8,3, standar error = 1,33, maka diperoleh nilai tertinggi adalah 100, nilai sedang 80, nilai rendah 50.Hasil uji hipotesis dengan taraf signifikansi 1% adalah H0 ditolak. Artinya ada pengaruh model Self Directed Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Resmi Siswa SMP Negeri 1 Tanjung Balai. Hasil uji hipotesis dengan taraf signifikansi 5% adalah Ha diterima. Artinya ada pengaruh model Self Directed Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Resmi Siswa SMP Negeri 1 Tajung Balai.
Kata Kunci: Self Directed Learning, Menulis Surat Resmi