E-Journal Universitas Asahan
Not a member yet
    3049 research outputs found

    EVALUASI KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK USIA 4-5 TAHUN DENGAN METODE SAW

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecerdasan interpersonal anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-kanak (TK) dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kecerdasan interpersonal. Kecerdasan interpersonal merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial anak, yang memengaruhi kemampuan berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Additive Weighting (SAW) dan skala pengukuran yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Populasi penelitian adalah anak usia 4-5 tahun di beberapa Taman Kanak-kanak, dengan pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dirancang untuk mengukur kecerdasan interpersonal dan dianalisis menggunakan metode SAW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi yang signifikan pada tingkat kecerdasan interpersonal anak, yang dipengaruhi oleh faktor demografi seperti jenis kelamin dan latar belakang sosial ekonomi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berharga bagi para pendidik dan orang tua dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif dan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya kecerdasan interpersonal pada usia dini. Kata kunci; Kecerdasan interpersonal, anak usia dini, metode SAW, skala pengukuran, pendidika

    Analisis Linguistik Campur Kode dan Alih Kode dalam Interaksi WhatsApp Mahasiswa PBSI dan Orangtuanya

    No full text
    This study aims to analyze the forms and triggering factors of code-switching and code-mixing in WhatsApp communication between FKIP UMN Al-Washliyah students and their parents during the 2024–2025 academic year. Employing a descriptive qualitative approach, the data were collected from screenshots of WhatsApp conversations involving eighth-semester students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program. Data analysis involved identifying, classifying, and describing the forms of code-switching and code-mixing, along with examining the context of their usage. The findings reveal that students, as bilingual or multilingual speakers, actively engage in code-mixing, especially by integrating regional languages into Indonesian when communicating with their parents. Code-switching was also observed, though it occurred less frequently. Additionally, mixed code-mixing and several spelling errors were found, enriching the linguistic dynamics of family communication in a digital context. These findings highlight the significant role of regional languages in maintaining identity and intimacy in students’ online interactions with family members.  Dalam era komunikasi digital yang kian berkembang, penelitian ini mengkaji fenomena alih kode dan campur kode dalam percakapan WhatsApp antara mahasiswa FKIP UMN Al-Washliyah dan orang tua mereka selama tahun akademik 2024-2025. Dinamika kebahasaan ini, yang lazim terjadi pada masyarakat multilingual, menjadi fokus utama. Tujuannya adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk serta faktor-faktor pemicu alih kode dan campur kode dalam komunikasi digital. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari tangkapan layar chat WhatsApp yang diserahkan oleh mahasiswa semester VIII Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UMN Al-Washliyah sebagai informan. Analisis data melibatkan identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi bentuk-bentuk alih kode dan campur kode, serta analisis konteks penggunaannya untuk memahami faktor pendorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa FKIP UMN Al-Washliyah, sebagai penutur bilingual atau multilingual, aktif menggunakan campur kode, terutama mengintegrasikan bahasa daerah ke dalam bahasa Indonesia saat berkomunikasi di WhatsApp dengan orang tua mereka. Meskipun alih kode juga ditemukan, frekuensinya relatif lebih rendah. Adanya campur kode campuran dan beberapa kesalahan ejaan memperkaya gambaran dinamika berbahasa mahasiswa dalam konteksi komunikasi keluarga daring. Temuan ini tidak hanya mendukung rumusan masalah penelitian, tetapi juga memberikan wawasan signifikan tentang peran bahasa daerah dalam interaksi digital. Kata Kunci: Alih kode, campur kode, sosiolinguistik, WhatsApp. &nbsp

    Jurnal Skripsi ANALISIS PEMAHAMAN MAKNA KONOTATIF DAN DENOTATIF PADA LIRIK LAGU DAUR HIDUP KARYA DONNE MAULA: Pemahaman makna konotatif dan denotatif padea liriiki lagu daur hidup kiarya Donne Maula

    No full text
    Language in song lyrics conveys not only literal meanings (denotative) but also emotional and symbolic nuances (connotative). The song “Daur Hidup” by Donne Maula is a musical composition rich in expressive diction, reflecting the complexities of life through layered meanings. This study aims to identify and describe the denotative and connotative meanings embedded in the lyrics of the song using a semantic approach. Employing a qualitative method with a descriptive design, data were collected through attentive listening and note-taking techniques, followed by semantic analysis. The findings reveal that each line of the lyrics contains denotative meanings that represent literal interpretations, as well as connotative meanings that express emotional states, life struggles, and symbolic references. Phrases such as “ditempa” (forged), “mati berkali-kali tapi bisa hidup lagi” (die many times but still live again), and “bohong jika aku bilang selalu kuat” (it’s a lie if I say I’m always strong) exemplify the emotional depth and existential themes conveyed through the lyrics. This study demonstrates that semantic analysis is effective in uncovering hidden meanings within lyrical texts and underscores the role of song lyrics as a form of artistic and reflective expression.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman makna konotaif dan denotative dalam lirik lagu "Daur Hidup" karya Donne Maula. lagu ini di pilih karena liriknya yang kaya akan makana dan relevan dengan pengalaman peneliti. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif guna untuk mengidentifikasikan dan menginterpretasikan makna konotatif (asosiatif/emosional) dan makna denotative (literal). Diharapkan penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana makna dalam lirik lagu dapat diinterpretasikan melalui analisis semantik, serta memberikan wawasan mengenai pesan dan emosi yang terkandung dalam lagu “Daur Hidup”

    RELEVANSI WACANA PERSUASIF IKLAN HANDBODY DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA: Wacana Persuasif Pada Iklan Handybody

    No full text
    This study analyzes the persuasive discourse strategies employed in handbody product advertisements and identifies their relevance within the context of Indonesian language learning. As a form of mass communication, advertisements are inherently designed to influence audiences to take specific actions. In handbody advertisements, language is often manipulated to construct an ideal image and emphasize product benefits to attract consumer attention. The method used in this study is descriptive qualitative with a literature review approach. Data were collected through an in-depth analysis of various handbody advertisements from print and digital media, as well as literature related to persuasive discourse theory and Indonesian language education. The data were analyzed inductively to identify patterns of persuasive language, including word choice, sentence structure, language style, and rhetorical strategies. The findings reveal that advertisements utilize a variety of techniques to appeal to both emotional and rational aspects of the audience. The implication of this study is that persuasive discourse analysis can be integrated into Indonesian language instruction to enhance students’ critical thinking skills in understanding and producing persuasive texts.Penelitian ini menganalisis strategi wacana persuasif yang digunakan dalam iklan produk handbody serta mengidentifikasi relevansinya dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia. Iklan, sebagai bentuk komunikasi massa, secara inheren dirancang untuk memengaruhi audiens agar melakukan tindakan tertentu, seperti membeli produk. Dalam iklan handbody, bahasa kerap dimanipulasi untuk menciptakan citra ideal dan menonjolkan manfaat produk demi menarik perhatian konsumen. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. (Pusparita, 2020:37) menyatakan data dikumpulkan melalui kajian mendalam terhadap berbagai iklan handbody yang tersedia di media cetak dan digital, serta literatur terkait teori wacana persuasif dan pembelajaran Bahasa Indonesia. Analisis data dilakukan secara induktif untuk mengidentifikasi pola-pola bahasa persuasif, termasuk pilihan kata, struktur kalimat, gaya bahasa, dan strategi retoris yang digunakan untuk mencapai tujuan persuasif. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman komprehensif mengenai cara kerja wacana persuasif dalam iklan handbody. Temuan ini selanjutnya akan menunjukkan bagaimana analisis wacana persuasif pada iklan handbody dapat diintegrasikan dan dimanfaatkan sebagai materi ajar yang relevan serta kontekstual dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami, menganalisis, dan memproduksi teks persuasif secara kritis

    PELAKSANAAN EKSEKUSI TERHADAP OBJEK JAMINAN FIDUSIA OLEH LEMBAGA PEMBIAYAAN

    No full text
    Usaha yang semakin beragam dalam kehidupan sehari-hari menuntut agar dapat memenuhi kebutuhan dalam usahanya sehingga menghendaki untuk memiliki fasilitas dengan cara mendapatkan suatu barang untuk menjalankan usahanya tersebut, sehingga dalam hal ini lembaga pembiayaan yang membiayai kendaraan bermotor yang diberikan dengan sistem kredit dan merupakan objek jaminan fidusia, diberikan oleh pemberi fasilitas (Kreditor) kepada penerima fasilitas (Debitor) sehingga benda yang diberikan kepada debitur menjadi objek Jaminan Fidusia. Eksekusi merupakan suatu pelaksanan dalam melakukan pemenuhan kewajiban yang diabaikan oleh debitur dengan keputusan pengadilan mengenai akta yang diberikan, dengan dilakukannya penjualan dari barang yang menjadi objek jaminan tersebut, mesti mendapatkan kesepakatan mengenai pelaksanaan eksesusi dilakukan dengan meminta keputusan pengadilan. Dalam melakukan penelitian ini yang dilakukan oleh penulis mengenai wilayah dari perusahaan pembiayaan yang bergerak di bidang pembiayaan sepeda motor. Dalam usaha yang dilakukan lembaga pembiayaan ini objeknya ialah pembiayaan sepeda motor baik dipergunakan oleh perseorangan maupun perusahaan. Kata Kunci : Eksekusi, Objek Jaminan Fidusia, Lembaga Pembiayaa

    PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELANGGARAN IZIN TINGGAL YANG DILAKUKAN WNA STUDI KANTOR IMIGRASI KELAS II TPI TANJUNGBALAI

    No full text
    Masyarakat Negeri Asing yang hendak masuk serta bertempat di NKRI diatur dalam UU No 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian menimpa masuk serta keluar daerah NKRI, dokumen ekspedisi NKRI, visa,, ciri masuk,, serta meminta untuk bertempat tinggal, mengawasi sistem imigrasi, aksi sistem imigrasi, serta penyidikan. Pada Penelitian Hukum Ini Menggunakan Metode Penelitian Hukum Empiris Dan Melakukan Studi Ke Kantor Keimigrasian Kelas II TPI Tanjungbalai. Pada penelitian hukum ini menggunakan bahan hukum primer, yaitu : Wawancara. Bahan hukum sekunder, yaitu : buku-buku hukum. Bahan hukum tersier, yaitu : buku-buku non hukum. Proses dalam melaksanakan tugas penindakan bagi WNA yang masuk ke Negara Indonesia khususnya wilayah Kota Tanjungbalai dan sekitarnya yang terbukti telah melakukan penyalahgunaan dokumen perjalanan jika kedapatan oleh para petugas Kantor Imigrasi Kelas TPI Tanjungbalai, maka tindakan/upaya yang dilakukan oleh para petugas yaitu terlebih dahulu melakukan pengawasan dan keberadaan serta orang asing yang berada diwilayah hukum Kantor Imigrasi Kelas TPI Tanjungbalai dapat melakukan langsung penangkapan, interogasi serta penyelidikan dan bila atau patut diduga orang asing tersebut melakukan kegiatan tidak sesuai dengan izin tinggal nya maka warga negara asing akan dilakukan penahanan dan penyidikan untuk selanjutnya diserahkan ke pihak Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan untuk dilakukan p21. hambatan menindak penyalahgunaan dokumen perjalanan oleh WNA, yang diantaranya yaitu sebagai berikut Penerjemah bahasa yang tidak ada dalam wilayah kerja di Kota Tanjungbalai dalam menghadapi para orang asing yang masuk ke wilayah Indonesia, khususnya Kota Tanjungbalai, Perwakilan WNA tersebut tidak ada di Indonesia, Keterbatasan anggaran untuk melakukan koordinasi terhadap instansi terkait; dan Kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki Kartu PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil). Kata Kunci     :           Pidana, Izin Tinggal, WNA, Imigras

    PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DALAM BISNIS DIGITAL DI INDONESIA

    No full text
    Perkembangan bisnis digital di Indonesia telah memberikan peluang besar bagi pelaku usaha untuk berinovasi dan memperluas pasar. Namun, di balik kemajuan tersebut, muncul tantangan serius terkait perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), terutama dalam bentuk pelanggaran hak cipta, pembajakan digital, dan penyalahgunaan merek secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas perlindungan hukum HKI dalam ranah bisnis digital serta mengevaluasi peran regulasi dan penegakan hukum di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi HKI di Indonesia telah memadai secara normatif, implementasinya masih menghadapi hambatan teknis, yuridis, dan kelembagaan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem bisnis digital yang menjamin kepastian hukum dan keadilan bagi pemilik kekayaan intelektual. Kata Kunci: Hak Kekayaan Intelektual, Bisnis Digital, Perlindungan Hukum, Inovasi, Penegakan Huku

    REKONSTRUKSI HUKUM WARIS ISLAM DALAM PERSPEKTIF KEADILAN SOSIAL DI INDONESIA

    No full text
    Hukum waris Islam merupakan bagian penting dalam sistem hukum Islam yang mengatur distribusi harta peninggalan seseorang setelah wafat kepada ahli warisnya berdasarkan ketentuan Al-Qur’an dan Hadis. Namun, dalam konteks Indonesia yang plural dan memiliki keragaman budaya serta dinamika sosial ekonomi, hukum waris Islam sering kali menimbulkan persoalan keadilan, terutama bagi kelompok perempuan dan anak-anak. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi hukum waris Islam dengan prinsip keadilan sosial di Indonesia serta mengkaji upaya rekonstruksi yang dapat dilakukan agar lebih responsif terhadap nilai-nilai keadilan dan kesetaraan. Melalui pendekatan normatif dan yuridis-sosiologis, disimpulkan bahwa diperlukan reinterpretasi teks hukum waris Islam secara kontekstual dan ijtihad hukum progresif guna mewujudkan pembagian waris yang berkeadilan sosial, sesuai dengan semangat UUD 1945 dan nilai-nilai Pancasila.   Kata Kunci: Hukum Waris Islam, Keadilan Sosial, Rekonstruksi Hukum, Gender, Ijtihad

    UPAYA POLISI LALU LINTAS DALAM MENCEGAH KECELAKAAN KENDARAAN BERMOTOR TAHUN 2024

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Tanjungbalai dalam mencegah kecelakaan kendaraan bermotor pada tahun 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polantas Tanjungbalai melakukan berbagai upaya preventif, seperti penyuluhan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, patroli di lokasi rawan kecelakaan, pemasangan rambu-rambu lalu lintas, serta penegakan hukum terhadap pelanggar aturan lalu lintas. Selain itu, kampanye keselamatan melalui media sosial dan kerja sama dengan instansi terkait dalam perbaikan infrastruktur jalan juga menjadi bagian dari strategi yang dilakukan. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan beberapa hambatan, termasuk keterbatasan sumber daya, rendahnya kesadaran masyarakat, serta kondisi infrastruktur yang kurang memadai. Oleh karena itu, disarankan agar Polantas meningkatkan kerja sama lintas sektor dan memperluas program edukasi guna menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih aman

    Perlindungan Hukum Terhadap Pembeli Dalam Transaksi Jual Beli Hak Atas Tanah Bersertifikat Dikaitkan Dengan Wanprestasi Penjual Dalam Melakukan Pengosongan Bangunan

    No full text
    Jual beli hak atas tanah merupakan perjanjian yang tidak hanya mencakup pemindahan hak melalui Akta Jual Beli (AJB), tetapi juga sering kali disertai perjanjian pengosongan bangunan oleh penjual. Namun dalam praktiknya, kerap terjadi wanprestasi, yaitu penjual tidak mengosongkan bangunan meskipun kewajiban tersebut telah disepakati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan jenis penelitian yuridis normatif yaitu penelitian hukum kepustakaan atau data sekunder dengan sumber bahan-bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Adapun pendekatan penelitian yang dipergunakan adalah pendekatan perundang-undangan, kasus, analitis, dan konseptual dan teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan menginventarisasi aturan hukum positif, literatur buku, jurnal dan sumber bahan hukum lainnya. Untuk teknik analisa bahan hukum dilakukan dengan penafsiran hukum (interpretasi) secara gramatikal dan sistematis dan metode konstruksi hukum melalui metode analogi dan penghalusan hukum. Dari hasil penelitian dapat diperoleh bahwa apabila terjadi wanprestasi di dalam perjanjian jual beli hak atas tanah, penyelesaian sengketa dapat ditempuh melalui jalur non-litigasi maupun litigasi, dan apabila upaya non-litigasi tidak mencapai kesepakatan, maka gugatan dapat diajukan ke Pengadilan Negeri setempat sehingga pembeli memperoleh perlindungan hukum untuk menegakkan dan mendapatkan kembali haknya sesuai dengan asas Pacta Sunt Servanda.Jual beli hak atas tanah merupakan perjanjian yang tidak hanya mencakup pemindahan hak melalui Akta Jual Beli (AJB), tetapi juga sering kali disertai perjanjian pengosongan bangunan oleh penjual. Namun dalam praktiknya, kerap terjadi wanprestasi, yaitu penjual tidak mengosongkan bangunan meskipun kewajiban tersebut telah disepakati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan jenis penelitian yuridis normatif yaitu penelitian hukum kepustakaan atau data sekunder dengan sumber bahan-bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Adapun pendekatan penelitian yang dipergunakan adalah pendekatan perundang-undangan, kasus, analitis, dan konseptual dan teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan menginventarisasi aturan hukum positif, literatur buku, jurnal dan sumber bahan hukum lainnya. Untuk teknik analisa bahan hukum dilakukan dengan penafsiran hukum (interpretasi) secara gramatikal dan sistematis dan metode konstruksi hukum melalui metode analogi dan penghalusan hukum. Dari hasil penelitian dapat diperoleh bahwa apabila terjadi wanprestasi di dalam perjanjian jual beli hak atas tanah, penyelesaian sengketa dapat ditempuh melalui jalur non-litigasi maupun litigasi, dan apabila upaya non-litigasi tidak mencapai kesepakatan, maka gugatan dapat diajukan ke Pengadilan Negeri setempat sehingga pembeli memperoleh perlindungan hukum untuk menegakkan dan mendapatkan kembali haknya sesuai dengan asas Pacta Sunt Servand

    1,750

    full texts

    3,049

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Asahan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇