E-Journal Universitas Nurul Huda
Not a member yet
1078 research outputs found
Sort by
REALITAS SOSIAL DALAM PUISI KELUARGA KHONG GUAN KARYA JOKO PINURBO
Penelitian ini bertujuan untuk membongkar bagaimanakah realitas sosial perubahan budaya masyarakat yang sedang marak terjadi pada zaman ini yang disinggung dengan lantang dan jelas. Melalui pendekatan sosiologi sastra dan teori yang digagas Ian Watt, dapat dilihat alasan mengapa sastra sering disebut sebagai cerminan masyarakat. Landasannya berupa sifat sastra, yang pada hakikatnya tidak dapat dilepaskan dari kenyataan sosial. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yakni sebuah penafsiran terhadap karya sastra serta kalimat dan kata-kata yang terdapat di dalamnya yang dibatasi oleh fakta-fakta sosial, yang kemudian diikuti oleh analisis. Hasil penelitian ini menunjukan penggambaran yang terdapat di puisi Keluarga Khong Guan mengenai kenyataan sosial yang sedang terjadi di masyarakat pada bait 2, 3, 4, dan 5, akibat adanya globalisasi dan kemajuan teknologi dan informasi
Kinerja Guru Dalam Proses Pembelajaran di Masa Pandemi
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui a). Bagaimana kinerja guru madrasah, b). Mengetahui kinerja guru dalam proses pembelajaran daring di masa pandemi di MTs Roudhotu Tolibin Pisang Indah Bumi Agung Kabupaten Way Kanan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa a. Kinerja guru dalam proses pembelajaran daring dimasa pandemi dalam kategori sedang hal ini berdasar data kualifikasi pendidikan guru atau ijazah yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan, dari 13 guru terdapat 62% guru mengajar sesuai dengan ijazah/kualifikasi pendidikan dan 38% guru tidak sesuai mengajar dengan ijazah
Pengaruh Pembelajaran Kitab Ta’lim Muta’alim Terhadap Pembentukan Sikap Tawadhu’ Siswa MA Nurul Huda
Tujuan Penelitian untuk mengetahui Proses pembelajaran, proses pembentukan sikap tawadhu’ dan pengaruh pembelajaran Kitab Ta’limul Muta’allim terhadap pembentukan sikap tawadhu’ siswa. penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskrptif kuantitatif Pengajaran Ta’limul Muta’allim atau yang sering dikenal dengan pengajaran akhlak yang bertujuan untuk membentuk pribadi muslim yang berakhlak tinggi dan mulia dalam arti hubungannya dengan Allah SWT maupun hubungannya sesama manusia. Sikap tawadhu’ merupakan wujud dari sikap manusia terdidik. Siswa MA Nurul Huda Sukaraja Buay Madang OKU Timur memperoleh pembelajaran kitab Ta’limul Muta’allim pada pengajaran Diniyah untuk seluruh siswa wajib mengikuti pembelajaran Kitab Ta’lim Muta’alim tersebut baik siswa yang berasrama maupun siswa yang tidak berasrama
ANALISIS PENOKOHAN DALAM HIKAYAT KOMERING PHITU PHUYANG: NEGERI PARA PHUYANG KARYA HIMAWAN BASTARI
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penokohan yang terkandung dalam hikayat Komering Pitu Phuyang: Negeri Para Phuyang karya Himawan Bastari. Teori yang digunakan adalah teori Nurgiantoro, bahwa penokohan adalah pelukisan gambaran yang jelas tentang seseorang yang ditampilkan dalam sebuah cerita. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan objektif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan teknik catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penokohan dalam penelitian ini digambarkan pengarang melalui dua teknik, ekspositori dan dramatik. Phuyang Minak Ratu Damang Bing, Phuyang Umpu Sipadang, Phuyang Minak Adipati, Phuyang Ratu Penghulu, Phuyang Jati Keramat, Phuyang Ratu Sabibul, dan Phuyang Sibalakuang merupakan tokoh utama dalam hikayat. Mereka digambarkan sebagai sosok bijaksana, bertanggung jawab, pemberani, patuh, religius, dan peduli dengan penderitaan sesama. Dapunta Sangkan, Harimau Jelmaan Dewa, dan Kapodang Sang Burung Enggang digambarkan sebagai sosok peduli, bertanggung jawab, dan bijaksana. Dapunta Beliau Ratu Sekerumong digambarkan sebagai seorang ratu yang tegas, teguh keyakinan, tanggung jawab, dan bijaksana. Puteri Bunga Mayang digambarkan sebagi sosok yang lembut, tanggung jawab, dan tahu balas budi. Adapun Ratu Sasindai digambarkan sebagai sosok egois, tanggung jawab, pemarah, sombong, dan kejam
ANALISIS FONETIK BAHASA KOMERING DI DESA KURUNGAN NYAWA DAN DESA RIANG BANDUNG ULU
Bahasa Komering merupakan salah satu Bahasa daerah yang digunakan di OKU Timur Sumatera Selatan. Bahasa Komering terdapat perbedaan dalam pengucapan dari segi fonetik dan memunculkan makna yang berbeda-beda sehingga menarik untuk diteliti. Rumusan penelitian ini adalah bagaimanakah Perbedaan fonetik Bahasa Komering Desa Kurungan Nyawa dan Desa Riang Bandung Ulu. Tujuan artikel ini mendeskripsikan perbedaan fonetik bahasa Komering Desa Kurungan Nyawa dan Desa Riang Bandung Ulu. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif analitik. Hasil penelitian ini adalah deskripsi dari perbedaan fonetik bahasa Komering Desa Kurungan Nyawa dan Desa Riang Bandung Ulu, simpulan dari analisis fonetik bahasa Komering terdapat 4 perbedaan. Pertama, pada Desa Kurungan Nyawa mengunakan monoftong e, sedangkan Desa Riang Bandung Ulu mengunakan monoftong o. Kedua, artikulator Kurungan Nyawa yang digunakan adalah gerak lidah bagian depan dan dengan posisi bibir yang tidak bulat sedangkan Riang Bandung Ulu adalah adalah gerak lidah bagian belakang dan dengan posisi bibir yang bulat. Ketiga, Kurungan Nyawa banyak mengunakan konsonan hambat letup sedangkan Riang Bandung Ulu pengunaan konsonan tidak mendominasi. Keempat, Kurungan Nyawa mengunakan konsonan h atau geseran laringal dan konsonan s atau geseran lamino alveolar sedangkan Riang Bandung Ulu mengunakan konsonan r atau getar apiko alveolar
PENGARUH BAHASA IBU TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI II BELITANG III
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahasa ibu terhadap kemampuan berbahasa Indonesia siswa kelas VII.1 di SMP Negeri II Belitang III tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen kuasi, suatu tuntutan dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar menghasilkan pengaruh tertentu terhadap yang lain. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII.I. Sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling, pengambilan sampel dari populasi secara acak tanpa memperhatikan strata dalam populasi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pengaruh bahasa ibu. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kemampuan berbahasa Indonesia peserta didik kelas VII.I. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan skala dan tes kemampuan membaca. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) 0.014 < 0.05 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara variabel awal dengan variabel akhir. Ini menunjukkan terdapat pengaruh yang bermakna terhadap perbedaan perlakuan yang diberikan pada masing-masing variabel. Berdasarkan nilai tersebut diketahui bahwa nilai signifikansi (2-tailed) lebih kecil, sehingga Ho ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan terhadap pengaruh bahasa ibu terhadap kemampuan berbahasa Indonesia pada siswa kelas VII.I saat pretest dan posttest
Stress and Resilience: an Interview Study of Special School Teacher in Teaching English
This research focused on students\u27 speaking problems in English and the purpose of this research is to know problems happening in speaking especially when they are presented by the second semester of STKIP Nurul Huda Sukarja\u27s English Education Program in their speaking presentations. This research used the descriptive method. The author uses observation, questionnaires, and interviews as a data collection tool. From the results of the questionnaire, psychological problems are most often problems experienced by the second semester English Education Program of STKIP Nurul Huda Sukarja with a mean of 72,73% who had a problem in vocabulary, 54,55% who have problems in grammar, 60,61% who had problems in pronunciation, 72,73% who fear of making mistake, and 57,58% who have problems in lack of confidence. In conclusion, linguistics and psychological problems are a problem that experienced by the second semester of the English Education Program of STKIP Nurul Huda Sukarja
Pengukuran Kecerahan Langit Arah Zenit di Medan dan Serdang Bedagai Menggunakan Sky Quality Meter
Light pollution is a worldwide problem that affects fewer stars that can be seen at night. This study aims to measure the brightness of the sky in the zenith direction to minimize the effect of light pollution in observing celestial bodies. The research used the observation method of sky brightness level with SQM. Measurement of sky brightness was carried out in two places, namely in Medan and Serdang Bedagai. The SQM is mounted in a zenith direction and set to retrieve data every two seconds. Observations were made on November 10-13, 2018, during the new moon phase. The average value of sky brightness obtained in Medan is 18.05 mpsas and the NELM value is 4.00. Based on the Bortle scale, Medan is included in the ninth class area, namely the inner-city sky. Meanwhile, the average value of sky brightness obtained in Serdang Bedagai is 19.69 mpsas and the NELM value is 5.26. Based on the Bortle scale, Serdang Bedagai belongs to the sixth class area, namely bright suburban sky
Four-Tier Heat and Temperature Diagnostic Test (4T-HTDT) to Identify Student Misconceptions
There are limited studies on the diagnosis of heat and temperature misconceptions using a four-tier instrument diagnostic test. Therefore, this study aims to identify misconceptions in heat and temperature material. The survey research was conducted on 164 students at SMAN 2 Bantul. Students were selected using a convenience sampling technique. Identification of student misconceptions using the Four Tier Heat and Temperature Diagnostic Test (4T-HTDT). Students\u27 conceptual understanding is calculated using the percentage technique. The results of this study indicate that there are still many students who have misconceptions on the concept of "heat-temperature as an extensive quantity" and "heat-temperature depends on material objects". The findings are expected to be a strategic step for designing appropriate remedial teaching
Peningkatan HOTs dan Reduksi Miskonsepsi Pembelajaran Fisika dengan Mengkomparasi Inquiry Learning dan Problem Solving: Studi Meta-Analisis
The role of teachers in the learning process has a very important role to play in producing the learning process. However, the reality in the field of teachers has not been able to provide the existing experience in the learning process so it can cause them to engage in HOTs and there are still misconceptions, especially physics subjects where students are just the theory. To learn about research by comparing Inquiry Learning with Problem Solving in order to increase HOTs and reduce physics misconceptions. This study reported 21 articles that included 10 Inquiry Studies and 11 Problem Solving. The result of this research is that Fhitung> Ftabel is 4,355> 3.55, and a probability value of 0.029 <0.05 which means a comparison of Learning about Problem Solving that can result in HOTs and misconceptions