E-Journal Universitas Nurul Huda
Not a member yet
1078 research outputs found
Sort by
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KUMPULAN CERITA ANAK AKU CINTA RAMADHAN SUNTINGAN DELLY RAIN FELLO
Nilai karakter penting dalam pendidikan. Karya sastra memiliki banyak jenis dan ragamnya. Salah satu jenisnya adalah cerita anak. Beberapa ciri cerita anak adalah sebagai berikut. Ditinjau dari segi isi, dalam cerita anak tidak diperkenankan menuangkan hal-hal negatif. Selanjutnya dari sisi penyajian, cerita anak harus menggunakan bahasa yang lugas dan sederhana. Tujuanya adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalam kumpulan cerita anak Aku Cinta Ramadhan suntingan Delly Rain Fello. Metode dalam artikel ini bersifat studi pustaka, yang datanya berupa dokumen (kumpulan cerita anak) dan bukan berupa angka-angka. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat banyak sekali nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalam kumpulan cerita anak Aku Cinta Ramadan suntingan Delly Rain Fello. Nilai-nilai pendidikan karakter tersebut banyak dimunculkan melalui tingkahlaku para tokoh cerita. Disimpulkan bahwa kumpulan cerita anak Aku Cinta Ramadan suntingan Delly Rain Fello mengandung banyak nilai pendidikan karakter. Nilai-nilai tersebut dituangkan melalui dua teknik, langsung dan tidak langsung. Adapun nilai-nilai pendidikan karakter tersebut meliputi nilai religius, disiplin, peduli sosial, bekerja keras, tanggung jawab, toleransi, menghargai prestasi, bersahabat/ komunikatif, gemar membaca, mandiri, dan semangat kebangsaan.
Analisis Quality of Services (QoS) Jaringan di MTS Subulussalam 2 Menggunakan Wireshark
Kebutuhan internet saat ini semakin meningkat di era perkembangan teknologi yang semakin pesat, sehingga membutuhkan pelayanan internet yang efektif dan efisien. Jaringan Wi-Fi yang tidak dikelola dengan baik dapat mengakibatkan masalah pemakaian bandwith yang tidak merata. Studi kasus pada penelitian ini adalah MTS Subulussalam 2 Sriwangi Ulu, di sekolah tersebut mempunyai kendala ketidakstabilan kecepatan akses internet ketika jaringan Wi-Fi digunakan secara bersamaan. Oleh karena itu, solusinya adalah menggunakan mikrotik sebagai router, dengan subjek QoS serta implementasi jaringan wireless menggunakan metode Herarchical Token Bucket (HTB). Dari hasil penelitian ini rancangan jaringan wireless menggunakan Herarchical Token Bucket (HTB) dengan mengimplementasikan bandwith management mampu meningkatkan kualitas akses jaringan internet di MTS Subulussalam 2 Sriwangi Ulu sehingga membantu memudahkan pengelola sekolah untuk memantau dan memonitor jaringan wireless. Berdasarkan hasil QoS sesudah diterapkan metode Herarchical Token Bucket (HTB) dapat disimpulkan telah terjadi perubahan QoS yang lebih baik berdasarkan nilai dari parameter Throughput dikategorikan sedang, dengan indeks 2 dengan presentase rata-rata Throughput dibawah 50 %, Delay dikategorikan sangat bagus dengan indeks 4, Packet loss dikategorikan Bagus hingga Sangat Bagus dengan indeks 3 sampai 4, dan range Packet Loss antara 3.7% sampai 2.86%, dan Jitter dikategorikan bagus dengan indeks 3
Tantangan Lembaga Pendidikan Menghadapi New Normal Covid-19 Di Era Society 5.0
Eksplorasi ini diarahkan untuk mengetahui kesulitan guru dalam melaksanakan pembelajaran gratis di masa new normal virus corona dan masa masyarakat 5.0 untuk menjadikan zaman yang berkualitas. Pemeriksaan ini memiliki tempat dengan jenis eksplorasi kuantitatif yang jelas dengan teknik pengumpulan informasi penelitian kepustakaan. Untuk menghadapi masa masyarakat 5.0, satuan-satuan ajar juga membutuhkan penyesuaian pandangan dunia edukatif. Diantaranya, pengajar membatasi tugas sebagai pemasok materi pembelajaran, guru menjadi motivasi bagi pengembangan inovasi siswa. Guru bertindak sebagai fasilitator, mentor, motivasi, dan siswa sejati yang membangkitkan siswa untuk belajar bagaimana menjadi bebas.
Strategi program “Peluang Belajar” ini mencakup empat pendekatan pokok, yaitu Asesmen Menyeluruh USBN, UN diganti dengan evaluasi penilaian, disingkat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan penyusunan Penerimaan Mahasiswa Baru ( PPDB) lebih mudah beradaptasi. Kesempatan untuk belajar akan menjadikan pelatihan yang berkualitas bagi setiap individu Indonesia. Pengerjaan SDM, dua instruktur dan kepala, membutuhkan lingkungan yang layak dan arahan global sehingga mereka dapat menjawab kesulitan dunia menghadapi masa kerusuhan modern 4.0 menuju periode masyarakat 5.0. Pemanfaatan pembelajaran gratis di Era Masyarakat 5.0 tentunya banyak mengalami kesulitan, khususnya bagi para guru. Guru harus memanfaatkan perkembangan yang berbeda seperti Internet on Things (web untuk segalanya), Artificial Intelligence (penalaran terkomputerisasi), banyak informasi, dan robot untuk bekerja pada sifat keberadaan manusia. Kehadiran masa masyarakat 5.0 yang merupakan penyempurnaan dari masa 4.0 merupakan isu besar sekaligus peluang yang luar biasa bagi persekolahan kita. Pendidik yang menjadi daya dorong utama dalam ranah pelatihan di masa masyarakat 5.0 mengutamakan keterampilan yang memuaskan
Pendekatan, Metode, Komunikasi Serta Cara Mengajar Dalam Pendidikan
Penelitian ini memakali metode studi pustaka, yang mana berisikan teor- teori dan materi yang sejalan dengan topik atau masalah yang menjadi objek penelitian. Lalu teori dan materi tersebut diperoleh dari buku-buku, karya ilmiah, jurnal, internet dan sumber-sumber lainnya. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah sumber-sumber data menggunakan sumber sekunder. Seperti buku yang sesuai dengan topik pembahasan yang dibicarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan banyaknya variasi pendekatan, metode, komunikasi serta cara mengajar yang ada dalam pendididikan dimana semua unsur ini sangatlah penting. Diharapkan setelah penelitian ini para tenaga Pendidikan bisa memperluas wawasan mereka dan menggunakan beragam pendekatan, metode, komunikasi serta cara mengajar agar tidak monoton selama proses belajar mengajar
Pola Penerapan Disiplin Adaptasi Kebiasaan Baru Peserta Didik di MI Subulussalam Sriwangi, Kec. Semendawai Suku III, Kab. OKU Timur.
Pandemi yang melanda negeri ini telah menimbulkan banyak perubahan yang sangat fundamental dalam segi tatanan kehidupan, baik interaksi antar individu, kegiatan sosial, ekonomi bahkan pendidikan. Dampak yang nyata dari pandemi ini adalah kebiasaan baru yang harus tetap dilaksanakan agar meminimalisir penularan dan penyebaran virus corona. Sebuah kebiasaan yang harus di biasakan oleh seluruh lapisan masyarakat yang sudah terbiasa tanpa protokol kesehatan, suatu hal yang tak mudah sampai kemudian bisa hidup berdampingan dengan pandemi, atau bahkan sampai virus corona ini hilang. Dalam penelitian ini membahas dan menganalisa tentang pola penerapan adaptasi kebiasaan baru di lingkungan sekolah dasar, dimana para peserta didik ditanamkan untuk terbiasa menerapkan protokol kesehatan selama berada di lingkungan sekolah. Sumber data penelitian ini adalah para peserta didik MI Subulussalam, penelitian ini termasuk field research dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dimana siswa ini dibiasakan untuk mencuci tangan, memakai masker dan phisycal distancing serta membawa bekal dari rumah sebab kebijakan sekolah yang menutup sementara waktu kantin dan juga gerbang utama, sekolah tidak memperkenankan para siswa ini untuk saling bertukar alat makan, sekolah juga memberlakukan PTM terbatas dengan model Shifthing untuk mengurangi jumlah kepadatan siswa disekolah termasuk juga untuk waktu istirahat, kelas rendah terlebih dahulu itstirahat, berselang 15 menit kemudian kelas atas
Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Melalui Teknik Debat
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara siswa dengan menggunakan metode debat di kelas VI MIN 2 OKU Timur. Jenis penelitian adalah PTK, pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian 27 siswa kelas VI MIN 2 OKU Timur. Perencanaan siklus I memperoleh persentase sebesar 82,14%, siklus II 92,85%. Pelaksanaan siklus I sebesar 81,25%, siklus II sebesar 95%. Keterampilan berbicara pada siklus I 78,54%, siklus II 93,15%. Dengan demikian, metode debat dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VI MIN 2 OKU Timur
PENGEMBANGAN E-LKPD MENGIDENTIFIKASI TEKS EKSPLANASI BERBASIS LITERASI DIGITAL
Pengembangan ini dilakukan dengan tujuan menghasilkan E-LKPD Mengidentifiksi Teks Eksplanasi Berbasis Literasi Digital untuk peserta didik kelas XI SMA dan untuk mengukur kelayakannya bila diujikan pada peserta didik. Metode yang digunakan oleh penulis adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D) yang dibatasi hanya sampai pengujian E-LKPD. Penulis menggunakan data kuantitatif (hasil validasi) dan data kualitatif (hasil kuisioner). Langkah pengembangan ini dibagi menjdi tiga tahapan yaitu melakukan analisis guna mengetahui potensi dan masalah yang ada di sekolah, mengumpulkan data dan melakukan desain produk sebagai solusi permasalahan, melakukan pengembangan dan validasi untuk mengukur kelayakan produk. Metode untuk menganalisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan skor skala lima (Skala Likert) terhadap kategori skala penilaian yang telah ditentukan. Hasil pengembangan dan validasi yang diperoleh dari uji kelayakan rata-rata persentase sebesar 77% atau kategori layak dari ahli media, 91,9% dikategorikan sangat layak dari ahli materi, dan 76% dikategorikan layak dari ahli praktisi. Berdasarkan penilaian tiga ahli dapat disimpulkan bahwa E-LKPD Mengidentifikasi Teks Eksplanasi Berbasis Literasi Digital sangat layak untuk diujicobakan pada peserta didik di kelas XI SMA
Workshop Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Online Diera Pandemi Covid-19 Melalui PPT Termodifikasi
This service is motivated by the presence of a coronavirus disease that has been determined by the World Health Organization (WHO) as a pandemic condition with a massive level of ability to spread the virus to the entire world population, including Indonesia. Efforts to control and prevent the transmission of the corona virus are carried out by interacting and maintaining physical distance from others. These policies have an impact on all aspects of life, including the learning process of students at school. The biggest problem related to the bold learning process occurs in educators in kindergarten and elementary school in Simpang sub-district. The educators have difficulty in the bold learning process because of the lack of ability in the IT field. Although the average educator has a computer, but they are not able to operate it first for the learning process boldly. They only give assignments directly to students without any learning process. This has an impact on the ability and motivation of students in learning. We try to provide training and assistance in the use of modified Powerpoint media to overcome these problems with the target being the teacher\u27s ability to use Modified Powerpoint so that the learning process is effective, innovative and fun for students
Rancang Bangun Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Guru Dengan Weighted Product (WP)
Perkembangan teknologi di dunia global termasuk Indonesia telah memasuki era revolusi industri 4.0 yang dengan ditandainya semakin pesatnya perkembangan segala perkembangan yang baru tersebut ternyata telah menyebabkan disrupsi di berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk salah satunya yang cukup besar dampaknya yaitu sektor pendidikan. Hal demikian yang mendorong SMA Negeri 1 Mesuji Makmur, Ogan Komering Ilir untuk meningkatkan sistem dalam penerimaan guru untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna memaksimalkan pembelajaran dengan menggunakan metode weighted product (WP) dengan kriteria penilaian dan pembobotan data kriteria-kriteria itu berupa pendidikan, pengalaman kerja, usia, tes tulis, tes psikotes, tes kesehatan, wawancara pengetahuan kerja, wawancara motivasi dan wawancara kemampuan dalam mengajar. A1 memiliki nilai vector s 2,6392740115485 maka nilai itu di bagi dengan jumlah keseluruhan nilai vector s dari alternative yang ada dan diperoleh nilai 13,316127390359199 maka hasilnya 0.19820131891043 diketahui alternative C5 yaitu junaidi merupakan alternative pilihan terbaik berdasarkan hasil perhitungan manual dan perankingan akhir dari sistem pendukung keputusan penerimaan guru
Impulse and Momentum Linear Teaching Materials with Al-Quran Verses to Practice Problem Solving Skills of Students: Practicality and Effectiveness
This study aims to describe the practicality and effectiveness of impulse and linear momentum teaching materials containing verses of the Koran to train students\u27 problem-solving skills. This research is research and development (R&D) using the ADDIE model and tested on 12 students of class X MIPA 1 MAN 2 Banjarmasin. Data collection was obtained through a questionnaire instrument for student responses, and a test of students\u27 cognitive learning outcomes and analyzed descriptively quantitatively. The results showed that: (1) teaching materials obtained a fairly practical category with a score of 2.48, (2) teaching materials obtained in the less effective category the N-gain value is 0.13 with a low category. It was concluded that the teaching materials were quite practical but not effective for practicing problem solving skill