E-Journal Universitas Nurul Huda
Not a member yet
1078 research outputs found
Sort by
Kelengkapan Pada Ruang Bernorma Kuasi
Konsep norma kuasi merupakan generalisasi dari konsep norma pada suatu ruang vektor. Norma kuasi muncul karena terdapat fungsi yang tidak bisa dinyatakan sebagai norma akibat tidak terpenuhi salah satu aksioma norma pada ruang vektor. Berdasarkan hal tersebut, tulisan ini bertujuan untuk membahas tentang sifat-sifat yang ada pada ruang bernorma, seperti konvergen, Cauchy, dan terbatas berlaku pada suatu ruang bernorma kuasi. Lebih lanjut dapat diteliti sifat kelengkapan dari ruang vektor terhadap norma kuasinya. Penelitian menggunakan metode studi literatur dari beberapa buku dan jurnal yang terkait dengan norma dan norma kuasi pada ruang vektor dengan membuktikan beberapa teorema dan memberikan contoh terhadap definisi yang ada di dalam ruang bernorma kuasi. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa ruang bernorma kuasi merupakan ruang yang lengkap terhadap norma kuasinya. Pada akhir tulisan ini diberikan suatu lema yang menjeleaskan tentang kombinasi linear pada ruang bernorma kuasi
Implementasi Pendistribusian Pupuk Bersubsidi Di Tingkat Petani Kecamatan Buay Pemuka Peliung Ditinjau Dari Segi Ketepatan Tempat, Jumlah, Harga, Jenis, Waktu Dan Mutu
Sektor pertanian masih menjadi sektor andalan penyediaan pangan dalam jumlah yang cukup besar dibandingkan dengan sektor-sektor lainnya di Indonesia. Pertanian berperan penting dalam mendukung keberlangsungan hidup suatu negara. Selain itu, pertanian sebagai aspek penting dalam mendukung ketersediaan pangan di suatu negara. Dalam melakukan kegiatan usaha tani di Kabupaten OKU Timur tentunya di perlukan pemberian pupuk. Pupuk bersubsidi merupakan salah satu input penting dalam meningkatkan produksi pertanian, sehingga keberadaan dan pemanfaatannya memiliki posisi yang strategis.Program pemberian pupuk bersubsidi menjadi program prioritas pemerintah yang bertujuan untuk meringankan beban petani agar ketika mereka memerlukan pupuk untuk tanaman pangannya, tersedia dengan harga yang terjangkau. Pemberian subsidi pupuk oleh pemerintah bertujuan untuk meningkatkan produktivitas hasil dan pendapatan petani serta lingkungan yang berkelanjutan. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi kegiatan distribusi pupuk bersubsidi. Penelitian dilaksanakan dari Februari sampai dengan bulan Maret 2023 di Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur Sumatera Selatan, menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Responden penelitian terdiri dari petani penerima pupuk subsidi, Teknik pengumpulan data menggunakan cara observasi, wawancara, observasi dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan distribusi pupuk bersubsidi di Kecamatan Buay Pemuka Peliung OKU Timur terkait enam tepat (jenis, harga, jumlah,tempat, waktu, dan mutu) memerlukan penyempurnaan dan pengawasan agar kebijakan subsidi pupuk ini memberika
Review Metode Deposisi Elektrokimia Cu2ZnSnS4 sebagai Lapisan Absorber Sel Surya Lapisan Tipis
Cu2ZnSnS4 is a low-cost and environmentally friendly thin layer solar cell absorber material. The electrochemical deposition method is intended to study because it enables producing films with high homogeneity based on solution precursors. This research review focuses on examining the CZTS electrochemical deposition method in order to identify the effect of the sulfurization process (sulfurization temperature and time) so that the best electrochemical deposition process can be identified for future work of high-efficiency CZTS thin layer solar cell fabrication based on solution precursor. The results show that the Cu2ZnSnS4 layer deposited through the electrochemical method has a 1.4-1.6 eV bandgap range. The etching process to post-annealing 0.1M KCN is crucial to effectively and selectively remove CuS, ZnS, and Cu6Sn5 secondary phases
Implementation of Cramer\u27s rule assisted by the Sarrus method in solving the problem of 2-loop unidirectional electrical circuits
Cramer\u27s rule is used by combining matrix determinant methods applied in the presentation of solving Systems of Linear Equations (SLE). The purpose of this study was to determine the differences in student learning outcomes when using the Cramer Rule assisted by the Sarrus Method using the elimination substitution method on two-loop electrical circuit material. The research method used is the Posttest-Only Control Design experimental method. The results of this study are evidenced by the results of the hypothesis test which states that there is a significant difference between the learning outcomes of the control class and the learning outcomes of the experimental class. As well as the results of a very positive response from students to the implementation of Cramer\u27s rule assisted by the Sarrus method. Thus, the conclusion of this study is that the implementation of Cramer\u27s rule assisted by Sarrus method is proven to be effective as an alternative solution to solving two-loop electrical circuit problems
Hands-on Solar Energy: Exploring How Light Influence Solar Cell Performance in Junior High School Experiments
This study explores the impact of light wavelength on solar cell performance through a hands-on laboratory experiment designed for junior high school students. The experiment utilized a spectrometer app to measure the dominant wavelengths of various visible light colors and assessed the corresponding voltage and current generated by a solar cell. Results indicated a clear inverse relationship between wavelength and solar cell output, with shorter wavelengths producing higher voltage and current values. For example, light with a wavelength of 400 nm resulted in the highest voltage (1.75 V) and current (13.9 µA), whereas light at 650 nm generated the lowest output (1.43 V and 8.7 µA). This experiment provides an accessible, cost-effective way for students to grasp the principles of solar energy and wavelength effects, enhancing their understanding of energy conversion in renewable technologies
Manfaat Membaca Berita Bagi Siswa di SMK Swadhipa 2 Natar : Perspektif Aksiologi
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan manfaat membaca berita untuk siswa di sekolah khusunya siswa kelas XI TKJ 3 SMK Swadhipa 2 Natar sekaligus meninjau manfaat kegiatan membaca berita untuk siswa dalam cabang ilmu filsafat yaitu aksiologi. Hal yang mendasari juga dalam penulisan karya ilmiah ini adalah sebuah pemikiran siswa, yang selalu menganggap bahwa membaca berita kurang penting dan yang membaca berita adalah orang dewasa saja, untuk anak usia sekolah tidak perlu rutin dalam membaca berita. Padahal dengan semakin majunya teknologi ada banyak kemudahan dalam mengakses berita. Membaca berita bukan hanya untuk menambah ilmu saja bagi siswa, dapat menambah informasi, wawasan serta siswa dapat mengetahui yang sedang terjadi di dunia saat ini karena salah satu ciri dari berita yaitu aktual. Dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mempermudah memberikan sebuah data serta penjelasan dari data yang didapat dalam proses pengumpulan data yang dibantu dengan pemberian angket. Jumlah populasi yang menjawab angket berjumlah 33 siswa teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah penyebaran angket, siswa menjawab angket lalu data yang didapat dideskripsikan. Sebelum siswa diberi angket siswa diminta untuk membaca satu buah berita dengan topik bebas untuk merasakan manfaat membaca berita sekaligus menanamkan minat baca untuk siswa
EFEKTIVITAS SISTEM AKUNTANSI MANAJEMEN, SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN, DAN KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL DENGAN DESENTRALISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Ketidakpastian yang dihadapi oleh perusahaan dapat mempengaruhi efektivitas sistem akuntansi manajemen dan sistem pengendalian manajemen, Terdapat kebutuhan untuk menilai seberapa efektif sistem akuntansi manajemen dalam menghasilkan informasi yang relevan dan akurat untuk pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sistem akuntansi manajemen, sistem pengendalian manajemen dan ketidak pastian lingkungan terhadap kinerja manajerial dengan desentralisasi sebagai variabel moderasi. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan sumber data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di DKI Jakarta. Sampel penelitian ini adalah kepala divisi, kepala subbidang, kepala bagian, kepala subbagian serta kepala instalasi dan staf Rumah Sakit Umum Daerah di DKI Jakarta yang berjumlah 104 responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis data Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) versi 3.00. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan uji hipotesis menunjukkan bahwa Sistem Akuntansi Manajemen berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Manajerial artinya H1 Diterima H0 Ditolak. Sistem Pengendalian Manajemen tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Manajerial artinya H1 Ditolak H0 Diterima. Ketidakpastian Lingkungan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Manajerial artinya H1 Diterima H0 Ditolak. Desentralisasi tidak memoderasi pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen terhadap Kinerja Manajerial artinya H1 Ditolak H0 Diterima. Desentralisasi memoderasi pengaruh Ketidakpastian Lingkungan terhadap Kinerja Manajerial artinya H1 Diterima H0 Ditolak. Desentralisasi memoderasi pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen terhadap Kinerja Manajerial artinya H1 Diterima H0 Ditolak
STUDI KUANTITATIF: FAKTOR-FAKTOR KEPUTUSAN PEMBELIAN DI KAFE WARSU MALANG
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen pada Kafe WarsuKota Malang dengan fokus pada word-of-mouth, kualitas produk, dan harga. Untuk mengumpulkan data digunakan strategi sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 60 responden yang dipilih dengan metode insidental sampling. Temuan analisis menggunakan SPSS 21.0 for Windows menunjukkan bahwa word-of-mouth (X1) dan kualitas produk (X2) mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian (Y), dibuktikan dengan nilai t hitung masing-masing sebesar 3,688 ( p=0,01) dan 5,639 (p=0,00). Sedangkan variabel harga (X3) menunjukkan pengaruh minimal terhadap keputusan pembelian (Y), dengan nilai t sebesar 0,913 dan tingkat signifikansi sebesar 0,365. Setelah dilakukan uji F diperoleh nilai signifikan F sebesar 64,802 pada taraf signifikansi 0,00. Hal ini menunjukkan bahwa faktor WOM, Kualitas Produk, dan Harga secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y). Nilai Adjusted R square sebesar 0,764 mengungkapkan bahwa faktor-faktor tersebut menyumbang 76,4% terhadap variabilitas keputusan pembelian, sedangkan sisanya sebesar 23,6% dapat dikaitkan dengan elemen lain diluar penelitian ini
Urgensi Manajemen Perencanaan dalam Menetapkan Kurikulum Pendidikan yang Ideal
Artikel ini membahas mengenai urgensi manajemen perencanaan dalam menetapkan kurikulum pendidikan yang ideal. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui segala hal tentang pentingnya manajemen perencanaan pada saat menetapkan kurikulum pendidikan. Metode penelitian yang digunakan pada artikel ini merupakan metode kepustakaan, yaitu dengan teknik pengumpulan data secara kepustakaan yang berasal dari buku, artikel jurnal, dan karya ilmiah lainnya. Hasil penelitian pada artikel urgensi manajemen perencanaan dalam menetapkan kurikulum pendidikan yang ideal adalah bahwa dalam menetapkan kurikulum, manajemen perencanaan merupakan bagian penting yang harus diperhatikan dan dilaksanakan. Hal ini dikarenakan dengan mempersiapkan perencanaan kurikulum maka akan menggabungkan konsep-konsep utama, keterampilan, dan pengetahuan yang dibutuhkan siswa untuk unggul dengan strategi pengajaran, sumber daya, dan penilaian yang tepat untuk meningkatkan pembelajaran mereka. Selain itu, Kurikulum yang direncanakan dengan baik maka akan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif yang mendorong pertumbuhan akademis bagi peserta didik
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Meningkatkan Hasil Belajar PAI Di SMP NU Tebat Jaya
Indonesia telah mengadopsi berbagai program pendidikan, mulai dari tahun 2000 dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), hingga Kurikulum 2013 (K-13). Kurikulum K-13 terus dievaluasi hingga pada 2020 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI memperkenalkan Kurikulum Merdeka sebagai penyempurnaan inovatif. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan data utama dari kepala sekolah, wakil kepala kurikulum, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa SMP NU Tebat Jaya. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SMP NU Tebat Jaya dimulai pada tahun ajaran 2022/2023 dan terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan melibatkan penyusunan perangkat ajar, analisis karakteristik siswa, serta ketersediaan sumber dan media pembelajaran. Pelaksanaan menggunakan metode ceramah, keteladanan, dan pembiasaan baik di dalam maupun luar kelas. Evaluasi dilakukan berkesinambungan dengan instrumen tes dan nontes. Faktor pendukung utama meliputi sarana dan prasarana lengkap, kualifikasi pendidik yang memadai, respons positif siswa, serta kerjasama guru dalam memberikan keteladanan. Sedangkan kendala yang dihadapi termasuk minimnya literatur, rendahnya minat belajar siswa, dan keterbatasan buku paket.