E-Journal Universitas Nurul Huda
Not a member yet
1078 research outputs found
Sort by
Pengaruh Financial Attitude terhadap Financial Behavior Mahasiswa di Indonesia
Perkembangan ekonomi global dan kemajuan teknologi digital telah memengaruhi perilaku keuangan mahasiswa, terutama dalam pengambilan keputusan konsumsi dan pengelolaan keuangan pribadi. Kemudahan akses marketplace, e-wallet, dan layanan keuangan digital berpotensi mendorong perilaku konsumtif apabila tidak diimbangi dengan sikap keuangan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial attitude terhadap financial behavior mahasiswa S1 di Indonesia. Penelitian menggunakan metode eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 400 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportionate stratified random sampling berdasarkan wilayah pulau besar di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert lima poin. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS melalui pengujian outer model dan inner model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial attitude berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial behavior dengan koefisien jalur sebesar 0,475, nilai t-statistik 9,050 (>1,96), dan p-value 0,000 (<0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik sikap keuangan mahasiswa, semakin baik pula perilaku keuangan yang ditunjukkan, seperti kebiasaan menabung, perencanaan anggaran, dan pengendalian pengeluaran. Penelitian ini mendukung Theory of Planned Behavior yang menyatakan bahwa sikap memengaruhi niat dan perilaku individu. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi keuangan dalam membentuk sikap keuangan positif guna meningkatkan kesejahteraan finansial mahasiswa
Tipologi Kekerasan Dalam Pendidikan dan Relevansinya Terhadap Upaya Pencegahan Berbasis Nilai Islam
Kekerasan dalam pendidikan merupakan fenomena yang kompleks dan multidimensi, meliputi kekerasan fisik, verbal, psikologis, digital, simbolik, hingga struktural. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tipologi kekerasan dalam pendidikan, dampaknya terhadap peserta didik, serta menawarkan upaya pencegahan berbasis nilai Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan literatur dari jurnal nasional dan internasional yang relevan dalam rentang 2018–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekerasan berdampak serius terhadap aspek psikologis (trauma, rendah diri), akademik (penurunan prestasi, risiko putus sekolah), dan sosial (normalisasi kekerasan, siklus balas dendam). Upaya pencegahan berbasis nilai Islam dapat dilakukan melalui lima strategi utama, yaitu safeguarding Islami, restorative justice, trauma-informed education, digital literacy Islami, dan moderasi beragama, yang diperkuat dengan pembiasaan akhlakul karimah dan sinergi keluarga-sekolah-masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan Islami memberikan landasan normatif sekaligus praktis dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman, damai, dan berkeadilan
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP Pada Materi Tekanan Zat Padat
Penelitian ini berfokus pada Pengembangan modul pembelajaran dengan pendekatan berbasis masalah bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir kritis kelas IX SMPN 4 Mesuji Makmur pada topik tekanan zat. Modul divalidasi oleh ahli untuk kelayakan dan diuji kepraktisanya melalui respon siswa. Metode penelitian dan pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4-D yang mencakup tahap Define, Design, Develop, Disseminate untuk mengembangkan modul secara sistematis dan valid. Modul divalidasi oleh 3 ahli , yakni ahli kurikulum, ahli pedagogi, dan ahli materi dengan skor rata-rata 89% dalam kategori sangat baik. Uji kepraktisan pada 30 siswa kelas IX SMPN 4 Mesuji Makmur menunjukkan 85% kemudahan penggunaan, 82% keterlibatan siswa, 81% motivasi belajar, 85% kejelasan instruksional dan 86% kesesuaian materi. Kemampuan siswa dalam berpikir kritis meningkat signifikan dengan rata-rata N-gain sebesar 0,72 termasuk kategori tinggi. Modul pembelajaran ini valid dan praktis untuk meningkatkan kemampuan berpikir kriti
Respons Curah Hujan Harian terhadap Fase La Niña dan IOD Negatif di Sumatera Bagian Selatan
Penelitian ini bertujuan menganalisis pola distribusi dan kecenderungan tren curah hujan di Sumatera bagian selatan selama fase La Niña dan Indian Ocean Dipole (IOD) Negatif berdasarkan data observasi periode 1995–2024. Analisis dilakukan pada lima stasiun pengamatan menggunakan metode Probability Density Function (PDF) untuk mengidentifikasi distribusi intensitas hujan harian serta regresi linear sederhana untuk mengevaluasi tren curah hujan musiman (SON) dan tahunan. Hasil analisis menunjukkan bahwa hujan berintensitas rendah hingga sedang (0–20 mm/hari) memiliki probabilitas tertinggi di seluruh stasiun, sedangkan kejadian hujan lebat hingga ekstrem relatif jarang. Analisis tren menunjukkan bahwa sebagian besar stasiun tidak memiliki hubungan linear yang signifikan antara waktu dan curah hujan, sehingga variabilitas lebih didominasi fluktuasi antar-tahun. Namun, Stasiun Geofisika Tanjung Pandan menunjukkan respons yang relatif lebih kuat. Secara keseluruhan, pengaruh La Niña dan IOD Negatif bersifat tidak homogen secara spasial dan dipengaruhi faktor regional dan lokal
Penerapan Pasal 17 P3B Indonesia-Jepang Atas Penghasilan Atlet Profesional: Studi Kasus Kontrak Atlet Indonesia Di Jepang
Penelitian ini menganalisis penerapan Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B) Indonesia-Jepang terhadap penghasilan Yolla Yuliana, atlet voli Indonesia yang dikontrak oleh klub Tokyo Sunbeams di Jepang. Hasil analisis menunjukkan bahwa sesuai Pasal 17 P3B Indonesia-Jepang, Jepang berhak mengenakan pajak atas penghasilan Yolla dari kegiatan bermain di Jepang. Indonesia sebagai negara domisili juga dapat mengenakan pajak atas seluruh penghasilan global Yolla, tetapi pajak yang telah dibayar di Jepang dapat dikreditkan agar terhindar dari pemajakan berganda. Dalam studi kasus ini, perhitungan pajak di Jepang (tarif 20,42%) menghasilkan kewajiban pajak sebesar Rp306.300.000, sementara perhitungan pajak Indonesia (tarif progresif 5–30%) menghasilkan Rp394.000.000 sebelum kredit. Melalui penerapan metode kredit pajak terbatas, pajak yang sudah dibayar di Jepang dikreditkan sehingga pajak bersih yang dibayar di Indonesia menjadi Rp87.700.000. Studi ini menekankan pentingnya pemahaman P3B dan mekanisme kredit pajak bagi atlet profesional internasional untuk menghindari beban pajak berganda.
Moderasi Beragama Sebagai Berrier Radikalisme Dan Sekulerisme
Penelitian ini membahas konsep moderasi beragama (religious moderation) sebagai paradigma teologis dan strategi sosial dalam menghadapi dua ekstrem ideologis yang mengancam kehidupan berbangsa, yaitu radikalisme keagamaan dan sekularisme ekstrem. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), penelitian ini menganalisis nilai-nilai wasathiyyah Islam seperti keseimbangan (tawazun), toleransi (tasamuh), keadilan (‘itidal), dan jalan tengah (tawasuth) sebagai dasar moderasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa moderasi beragama berfungsi secara defensif untuk mencegah penyebaran ideologi ekstrem, sekaligus konstruktif dalam membangun tatanan sosial yang damai, inklusif, dan berkeadaban. Dalam konteks pendidikan, moderasi diimplementasikan melalui integrasi nilai-nilai moderasi dalam kurikulum, pembelajaran dialogis, dan pembentukan budaya sekolah inklusif. Sementara dalam masyarakat, moderasi diwujudkan melalui pemberdayaan tokoh agama, literasi digital keagamaan, dan penguatan nilai sosial berbasis kebersamaan. Dengan demikian, moderasi beragama menjadi mekanisme ideologis dan kultural yang efektif untuk menjaga keseimbangan antara spiritualitas dan rasionalitas, antara iman dan kemanusiaan, serta memperkuat ketahanan ideologis bangsa di tengah tantangan global dan digital
Implikasi Kurikulum Merdeka Terhadap Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar Sekecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang
Penelitian ini mengkaji implikasi implementasi Kurikulum Merdeka terhadap pendidikan karakter siswa Sekolah Dasar. Metode campuran dengan desain sequential explanatory diterapkan terhadap 112 responden (100 siswa, 12 guru) di 21 SD Negeri Kecamatan Muara Pinang. Hasil menunjukkan implementasi kurikulum secara umum dalam kategori cukup baik, dengan aspek proyek P5 tertinggi dan penilaian autentik terendah. Profil karakter siswa secara umum baik, didominasi nilai religius namun dengan kemandirian terendah. Analisis regresi membuktikan pengaruh positif dan signifikan implementasi kurikulum terhadap karakter siswa (β=0,562; p<0,01) dengan kontribusi 31,6%. Temuan kualitatif mengungkap kesenjangan antara pelaksanaan P5 dan penilaian, ketimpangan fasilitas, serta kapasitas guru yang belum sepenuhnya transformatif meski pelatihan meningkatkan persepsi kompetensi. Disimpulkan bahwa implikasi kurikulum bersifat positif namun terkondisi, sangat bergantung pada kapasitas guru dalam penilaian autentik, ketersediaan sistem penilaian yang bermakna, dan dukungan sumber daya sekolah yang memadai. Rekomendasi difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian praktis, pendampingan guru berbasis komunitas praktik, dan kebijakan afirmatif untuk pemerataan fasilitas
Obstacles In Mathematics Learning And Mathematics Teaching Strategies: A Qualitative Study On The Experiences Of Prospective Teachers
This study was conducted with the primary aim of identifying the main barriers in mathematics learning and determining effective teaching strategies to overcome them. Employing a qualitative research approach, data were collected from twenty respondents comprising educators and stakeholders in the field of education. To ensure a rigorous interpretation of these perspectives, the data underwent thematic analysis, allowing for the systematic categorization of participant responses into core pedagogical themes. The findings indicate that the most prominent barriers are low student motivation and lack of parental support, with 90% of participants identifying these as critical challenges affecting student learning outcomes. These factors contribute significantly to disengagement and reduced academic performance in mathematics. On the other hand, the study also reveals encouraging trends. All respondents (100%) expressed a positive attitude toward collaborative lesson planning, emphasizing that working together in designing learning activities enhances both teacher creativity and instructional effectiveness. A substantial majority (86.67%) also acknowledged the potential of technology integration in making mathematics more accessible and engaging. Furthermore, there was unanimous agreement on the importance of ongoing professional development (100%) as a vital component for teacher growth and improved pedagogy.
This research offers a novel contribution by bridging the gap between stakeholder-identified barriers and specific collaborative interventions, providing a localized framework for teacher-led reform. Taken together, these findings highlight the need for comprehensive educational interventions that include strengthening teacher capacities, fostering home-school collaboration, integrating digital tools in classrooms, and promoting continuous teacher training. Such efforts are essential to improve students\u27 understanding, interest, and achievements in mathematics
Mentoring in Developing PowerPoint Presentations Using Canva to Improve Teachers’ Instructional Quality at MI Nurul Huda Sukaraja
This community service activity aimed to improve the quality of teachers’ learning through mentoring in developing PowerPoint (PPT) using the Canva application at MI Nurul Huda Sukaraja. The main problem faced by the partner school was teachers’ limited ability to create engaging digital learning media that match students’ characteristics. The implementation method employed a participatory mentoring approach consisting of needs analysis, planning, mentoring implementation, and evaluation with follow-up. The outputs of the activity were Canva-based learning PPTs independently developed by teachers. The results indicate an improvement in teachers’ skills in designing more attractive, structured, and comprehensible PPTs. In addition, the mentoring increased teachers’ motivation and confidence in utilizing digital media as learning resources. Therefore, mentoring in PPT development using Canva is effective in enhancing teachers’ competencies and promoting instructional innovation in Islamic elementary schools
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VISUAL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV MI NURUSSALAM TANJUNG BULAN
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran IPS di MI Nurussalam Tanjung Bulan yang cenderung monoton, pasif, dan kurang memotivasi minat siswa. Kondisi ini berdampak pada rendahnya pemahaman konsep materi yang bersifat abstrak. Padahal, guru memegang fungsi vital sebagai motivator, sebuah peran yang menuntut kepekaan sosial dan kemampuan mendiagnosis akar masalah siswa. Penelitian ini berfokus pada solusi praktis untuk masalah tersebut dengan tujuan menganalisis secara deskriptif peningkatan pemahaman konsep siswa kelas IV sebelum dan sesudah menggunakan media visual (gambar) pada materi Jenis-jenis Pekerjaan.Hasil penelitian menunjukkan adanya transformasi iklim pembelajaran yang sangat positif. Proses belajar yang semula kaku dan didominasi siswa pasif, berubah menjadi lebih dinamis, menarik, dan antusias. Siswa terbukti menjadi lebih aktif terlibat dan mengalami percepatan dalam memahami materi yang diajarkan. Media visual terbukti mampu meningkatkan motivasi karena berhasil menarik perhatian siswa serta memvisualisasikan konsep abstrak sehingga inti materi lebih cepat ditangkap. Temuan ini mendukung gagasan transformasi pembelajaran ke format yang disukai siswa, termasuk potensi pemanfaatan teknologi digital. Namun, ditekankan bahwa pemilihan media harus disesuaikan dengan karakteristik dan gaya belajar siswa yang beragam. Efektivitas media tidak berdiri sendiri; ia bergantung pada kompetensi pedagogik guru dalam mengelolanya. Media yang dikelola secara kreatif akan menumbuhkan pembelajaran bermakna dan mendorong siswa terlibat dalam aktivitas multi-sensori (mengamati, melakukan, mendemonstrasikan), bukan sekadar menyimak. Disimpulkan, media adalah alat bantu, namun guru adalah fasilitator inovatif yang menentukan keberhasilan penerapannya.
Kata Kunci: Media Visual, Pemahaman Konsep, Pembelajaran IPS, Peran Guru.
Abstract
This research is motivated by the Social Studies learning process at MI Nurussalam Tanjung Bulan, which tends to be monotonous, passive, and lacks student motivation. This condition results in low understanding of abstract concepts. Whereas, the teacher holds a vital function as a motivator, a role that demands social sensitivity and the ability to diagnose students\u27 root problems. This study focuses on a practical solution to this issue, aiming to descriptively analyze the improvement of Grade IV students\u27 concept understanding before and after using visual media (images) on the material of "Types of Occupations".The results showed a very positive transformation in the learning climate. The learning process, initially rigid and dominated by passive students, became more dynamic, interesting, and enthusiastic. Students proved to be more actively involved and experienced acceleration in understanding the taught material. Visual media proved capable of increasing motivation by successfully attracting students\u27 attention and visualizing abstract concepts so that the core material is grasped faster. These findings support the idea of transforming learning into formats preferred by students, including the potential use of digital technology. However, it is emphasized that media selection must be adapted to diverse student characteristics and learning styles. Media effectiveness does not stand alone; it depends on the teacher\u27s pedagogical competence in managing it. Creatively managed media will foster meaningful learning and encourage students to engage in multi-sensory activities (observing, doing, demonstrating), rather than just listening. In conclusion, media is a tool, but the teacher is the innovative facilitator who determines the success of its implementation.
Keywords: Visual Media, Concept Understanding, Social Studies Learning, Teacher Role.