E-Journal Universitas Nurul Huda
Not a member yet
    1078 research outputs found

    Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Contoh Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Mewujudkan Pembelajaran Matematika Yang Efektif Di Sekolah Dasar

    Full text link
    AbstractThe Merdeka Curriculum represents an evolution of the 2013 Curriculum, focusing on designing learning activities as a process for acquiring knowledge and experience through active student involvement. This approach requires teachers to adjust their teaching strategies to align with the principles of the Merdeka Curriculum, where the teacher\u27s role shifts to that of a facilitator, and students are encouraged to take an active role in their learning journey. This study explores the implementation of the Merdeka Curriculum using the Project-Based Learning (PJBL) model in mathematics instruction at SDTQ Al Ihsan Blimbing. The research adopts a qualitative descriptive method with a case study approach, gathering data through interviews and observations. Participants include the school principal and the grade 4 teacher at SDTQ Al Ihsan Blimbing. Data analysis is conducted through the processes of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings indicate that the Merdeka Curriculum with the PJBL model has been applied only in grades one and four. The implementation of PJBL in mathematics teaching involves stages such as planning and execution, which promote active student participation and create learning experiences that are effective, engaging, and enjoyable.Keywords: Independent Curriculum, Project Based Learning, Mathematics AbstrakKurikulum merdeka merupakan  pengembangan dari kurikulum 2013 yang berfokus pada perencanaan kegiatan belajar bagi siswa untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman melalui kegiatan di mana mereka berpartisipasi secara aktif. Diharapkan perubahan kurikulum ini akan memungkinkan guru untuk menyesuaikan model pembelajarannya dengan prinsip kurikulum independen. Guru berperan sebagai pembimbing atau mediator dan siswa menjadi peserta aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi kurikulum merdeka dengan model Project Based Learning (PJBL) pada kelas matematika di SDTQ Al Ihsan Blimbing. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif  dengan menggunakan metodologi studi kasus. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap partisipan penelitian, kepala sekolah dan guru kelas IV SDTQ Al Ihsan Blimbing. Proses analisis data dilakukan dengan tahapan meliputi pengurangan data, pengorganisasian data untuk disajikan, dan penarikan kesimpulan.. Penelitian ini menemukan bahwa pendekatan kurikulum merdeka melalui model PJBL hanya diterapkan di kelas satu dan empat. Penerapan PJBL dalam pembelajaran matematika melibatkan tahap perencanaan dan pelaksanaan dengan partisipasi aktif siswa, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif, menyenangkan dan menarik.Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Proyek Pembelajaran, Matematik

    Sinonim dan Antonim dalam Cerpen “Tidur” Karya Raditya Dika

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relasi makna antara sinonim dan antonim yang terdapat dalam cerpen Tidur karya Raditya Dika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui pembacaan mendalam terhadap cerpen Tidur yang dipublikasikan di blog pribadi Raditya Dika. Proses pengumpulan data meliputi identifikasi kata dan frasa yang menunjukkan relasi makna sinonim dan antonim, serta mencatatnya dalam bentuk kalimat untuk dianalisis lebih lanjut. Langkah-langkah analisis data, yaitu: (1) reduksi data dengan cara membuang yang tidak perlu dan mengorganisasikan data berdasarkan relasi makna sinonim dan antonim, (2) penyajian data dengan menggunakan tabel dan narasi deskriptif untuk memudahkan pembaca dalam memahami analisis, (3) menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 15 data relasi makna sinonim yang dikelompokkan menjadi lima kategori, serta 14 data relasi makna antonim yang juga dikelompokkan menjadi 5 kategori. Kategori sinonim mencakup sinonim antarmorfem yang hanya memiliki 1 data, sinonim antarkata terdiri dari 5 data, sinonim kata dengan frasa terdiri dari 6 data, sinonim frasa dengan frasa terdiri dari 2 data, dan sinonim klausa dengan frasa yang hanya memiliki 1 data. Sementara itu, kategori antonim terdiri dari antonim mutlak sebanyak 5 data, antonim bergradasi sebanyak 1 data, antonim relasional sebanyak 6 data, antonim hierarkial yang tidak ditemukan datanya, dan antonim resiprokal sebanyak 2 data. Analisis ini menunjukkan bahwa sinonim memperkaya makna dan variasi ekspresi dalam bahasa, memungkinkan pemilihan kata yang tepat sesuai dengan konteks. Sementara itu, antonim membantu pemahaman konsep melalui perbandingan antara kata-kata yang saling bertentangan

    Pengembangan Platform E-Learning Berbasis Android untuk Siswa Sekolah Dasar

    Full text link
    Perkembangan pesat pembelajaran digital menuntut adanya alat yang efektif dan disesuaikan dengan tingkat pendidikan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan platform e-learning berbasis Android yang dirancang khusus untuk siswa sekolah dasar. Platform ini memungkinkan siswa untuk mengakses materi pembelajaran secara efektif dan efisien, serta memperluas akses mereka terhadap sumber daya pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah model prototipe, yang mencakup analisis kebutuhan, desain sistem menggunakan UML dan wireframe, implementasi dengan Java dan DBMS, serta pengujian melalui metode black box. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform ini dapat meningkatkan keterlibatan siswa, mendukung guru dalam mengelola dan mendistribusikan materi pembelajaran, serta mendorong keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran siswa. Platform yang dikembangkan ini diharapkan dapat menjadi alternatif praktis untuk meningkatkan kualitas dan inklusivitas pendidikan dasar di era digital

    RANCANG BANGUN SISTEM PENGGAJIAN BERBASIS WEBSITE PADA MA NURUL HUDA SUKARAJA

    Full text link
    Perkembangan teknologi abad 21 smakin berkembang pesat sehingga mempengaruhi berbagai sektor salah satunya pendiikan dimana dalam semua proses mulai menggunakan teknologi seperti pada penerimaan peserta didik baru, kegiatan belajar mengajar, absensi kehadiran hingga perhitungan penggajian yang mulai dikelola menggunakan komputer. MA Nurul Huda merupakan instansi Lembaga Pendidikan swasta yang ada dikabupaten OKU Timur dimana sistem penggajian yang ada masih menggunakan sistem manul masalah pemberian gaji yang kurang kondusif dan memakan waktu lama dikarnakan pihak keuangan perlu melakukan perhitungan absensi dan jam mengajar dengan menghitung manual. Maka dibutukan sebuah sistem, dalam penelitian ini penulis membuat rancang bangun sistem penggajian berbasis website yang dapat dijadikan referensi bagi MA Nurul Huda untuk mengembangankan sistem untuk menunjang kinerja penggajian yang ada. Perancangan akan dibuat menggunakan Unified Modelling Language yang merupakan salah satu metode permodelan yang berorientasi objek sehingga user dapat mengetahui dan terlibat langsung apa yang diinginkan dalam sistem yang akan dibangun

    A Feminism Analysis in the Novel “Three Dark Crowns” by Kendare Blake: Analisis Feminisme dalam Novel "Three Dark Crowns" Karya Kendare Blake

    No full text
    This study analyzes the feminist elements in Kendare Blake’s novel Three Dark Crowns using a descriptive qualitative approach. The research aims to explore how the novel critiques patriarchal structures through its depiction of gender dynamics, the organization of power, and symbolic traditions. The study applies feminist analysis to interpret the narrative and uncover themes such as female autonomy, solidarity, and the impact of societal expectations on women. The results show that the novel depicts the three queens\u27 (Katharine, Mirabella, and Arsinoe) problems as a mirror of women\u27s lives in patriarchal cultures. The fatal custom that forces the queens to compete symbolizes how patriarchy strains women\u27s relationships. Moments of empathy and solidarity show up in spite of these pressures, indicating that women may be able to band together to fight oppressive institutions. Furthermore, the queens\u27 exceptional talents represent the unrealized potential of women, yet their inability to control them emphasizes the limitations imposed by social norms. Three Dark Crowns examines how patriarchal systems abuse women\u27s potential, impede their autonomy, and foster competition among them through its intricate story. At the same time, it highlights how solidarity and group opposition may challenge gender conventions and bring about societal change. This study encourages readers to consider the larger challenges faced by women in patriarchal institutions by highlighting the novel\u27s significance as a work of fiction and a commentary on current gender issues. &nbsp

    Deconstructing Messages in Comic Strips on the Instagram Account Komik Grontol: A Semiotic Analysis of Roland Barthes

    Full text link
    Comic strips as digital media serve as entertainment and an effective tool for social criticism. One prominent example is @komik.grontol, which consistently employs satire to critique various social, political, and cultural phenomena. This study uses Roland Barthes\u27 semiotic theory to analyze how satire in this comic strip is constructed through visual and verbal signs. A qualitative method with a semiotic approach is applied to uncover the hidden meanings within the comic. The findings indicate that satire in @komik.grontol is structured through a combination of humor, irony, and hyperbole, operating across three levels of meaning. At the denotative level, the comic presents everyday situations that resonate with the audience. At the connotative level, it delivers sharp critiques of various issues, including economic disparity, labor exploitation, legal injustice, and consumerist culture. At the mythological level, the satire challenges ideologies that reinforce social inequality and systemic injustice. These insights highlight how @komik.grontol successfully conveys social criticism in an accessible yet thought-provoking manner, fostering public awareness of contemporary issues. Furthermore, this study enriches discussions in semiotics and popular culture by illustrating the role of comic strips as a medium for social and political reflection in the digital era

    Improving Students\u27 Reading Quality Through the SQ4R Learning Method

    Full text link
    Learning methods are important for an educator to provide or deliver learning in creating a conducive teaching and learning process, one of which is the SQ4R learning method which is used to improve reading comprehension skills and metacognitive skills through survey, question, read, reflect, recite, and review to students so that they can receive Reading Skill learning well and by following this structured approach you can improve comprehension, improve memory, and become a more involved and active learner. The purpose of this study is to see the improvement of learning outcomes and student comprehension by using the SQ4R method. The method used in this research is descriptive qualitative by collecting data through observation and interviews. The  SQ4R learning method has been proven to be effective in improving student’s reading skills. Based on observation and interviews, it was found that the method helped students understand and retain reading material better by guiding them through a structured approach: Survey, Question, Read, Reflect, Recite, and Review. The results of this study show that the SQ4R learning method can help students improve reading skills, so it can be concluded that the SQ4R learning method is very influential in improving reading skills at Mts Bustanul Ulum Wonotirto, the SQ4R method can increase student activeness in the English learning process, especially improving reading skills in students, the SQ4R method can help students in solving problems of difficulty understanding the content of reading, the SQ4R method can increase student motivation in learning English because it uses methods that make students interested

    Kajian Dasar Teologi Pendidikan Islam dalam Mewujudkan Masyarakat Berakhlak Mulia melalui Pendidikan Islam

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan teologis pendidikan Islam dalam membentuk masyarakat yang bermoral mulia. Fokus utamanya adalah menggali peran teologi dalam reformasi pendidikan Islam agar tetap relevan terhadap tantangan zaman dan dinamika sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dari berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teologi pendidikan Islam, yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis, memberikan fondasi filosofis yang kuat dalam pembentukan karakter, akhlak mulia, serta penguatan spiritualitas umat. Teologi tidak hanya mencakup aspek kognitif, tetapi juga dimensi moral dan spiritual yang membentuk kepribadian peserta didik secara utuh. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya penerapan prinsip-prinsip dasar Islam, seperti konsep tauhid dan nilai-nilai universal Islam, dalam memperkuat hubungan antaragama dan membangun masyarakat yang harmonis dan adil di era globalisasi. Keunikan studi ini terletak pada upayanya menjawab tantangan zaman dan keberagaman budaya melalui pendekatan teologis dalam pendidikan. Dengan demikian, teologi pendidikan Islam diharapkan menjadi instrumen strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul secara moral dan spiritual dalam kehidupan sehari-hari

    Pendidikan Islam sebagai Pilar Harmoni Sosial dan Keadilan Hukum dalam Masyarakat Multikultural

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi pendidikan Islam dalam membentuk karakter toleran, kesadaran hukum, dan sikap inklusif di tengah masyarakat multikultural Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan metode deskriptif-kualitatif, melalui analisis isi (content analysis) terhadap literatur akademik dari jurnal nasional terakreditasi, buku, dan dokumen kebijakan terkait. Fokus analisis diarahkan pada keterkaitan pendidikan Islam dengan nilai-nilai sosial seperti ukhuwah insaniyah, keadilan, dan penghargaan terhadap hukum positif serta prinsip demokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki potensi strategis sebagai instrumen pembentukan kesadaran sosial yang mendorong integrasi nilai-nilai keislaman dengan realitas pluralisme hukum dan budaya. Temuan ini menegaskan perlunya peran aktif institusi pendidikan dalam menyelenggarakan pendidikan Islam berbasis multikultural. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi perspektif sosiologis, yuridis, dan multikultural dalam kerangka pendidikan Islam—yang belum banyak dikaji dalam studi sebelumnya. Implikasi praktisnya mencakup perlunya reformasi kurikulum, peningkatan kompetensi guru dalam pendekatan multikultural, serta pembentukan budaya sekolah yang inklusif dan demokratis untuk menjawab dinamika keragaman sosial kontemporer

    Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial

    Full text link
    Memahami karakteristik dan siklus pemasaran digital sangat krusial untuk menggunakan media pemasaran digital secara efektif, baik dari segi taktik maupun strategi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mendalam tentang konsep kewirausahaan yang terintegrasi dengan digital marketing, serta berbagi pengalaman nyata mengenai penerapan digital marketing dalam konteks kewirausahaan. Melalui serangkaian sesi interaktif dan studi kasus praktis, hasil pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keberanian peserta untuk memulai langkah wirausaha memanfaatkan digital marketing. Peserta didorong untuk mentransformasi ide menjadi tindakan nyata. Dampak yang terlihat adalah munculnya inisiatif berwirausaha yang dimulai "dari diri sendiri", memanfaatkan sumber daya yang ada dan keahlian personal. Peserta termotivasi untuk memulai "dari hal yang kecil" dengan proyek-proyek sederhana namun berpotensi, seperti berjualan produk rumahan secara online atau menawarkan jasa melalui media sosial. Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menumbuhkan mentalitas action-oriented yang esensial bagi generasi muda wirausaha

    1,009

    full texts

    1,078

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Nurul Huda
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇