E-Journal Universitas Nurul Huda
Not a member yet
1078 research outputs found
Sort by
Pendampingan Orang Tua Berbasis Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kepedulian Pendidikan Anak di Desa Wanamakmur
Rendahnya kepedulian orang tua terhadap pendidikan anak masih menjadi persoalan di wilayah pedesaan, termasuk Desa Wanamakmur. Faktor ekonomi, budaya, dan minimnya pemahaman tentang urgensi pendidikan menjadi penyebab utama kondisi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kepedulian orang tua terhadap pendidikan anak melalui pendampingan berbasis Pendidikan Agama Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui observasi awal, sosialisasi nilai pendidikan dalam Islam, pendampingan parenting Islami, dan evaluasi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan perubahan sikap orang tua terhadap pentingnya pendidikan anak, ditandai dengan meningkatnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi belajar serta komitmen untuk mendukung keberlanjutan pendidikan formal anak. Pendampingan berbasis nilai-nilai Islam terbukti efektif karena sesuai dengan nilai religius dan budaya masyarakat desa
OPTIMALISASI MICRO TEACHING MELALUI INTEGRASI MEDIA VISUAL-DIGITAL SEDERHANA
Pelaksanaan mikro teaching terkendala minimnya media visual praktis, menyebabkan evaluasi pedagogik subjektif dan reflektif peserta terbatas pada dinamika nonverbal. Penelitian ini mengembangkan pendekatan hybrid Canva-video smartphone-LMS untuk optimasi simulasi mengajar calon guru melalui rancangan kualitatif deskriptif studi kasus. Data dikumpul dari observasi partisipatif 10 sesi (n = 20 mahasiswa), wawancara mendalam 15 responden subset, dan analisis vide o(Oktober-Desember 2024). Temuan utama: video smartphone mencapai efektivitas 86% analisis gerak, Canva 72% visualisasi konsep, LMS 78% peer-review kolaboratif; 18/20 mampu mengidentifikasi kelemahan secara mandiri. Pendekatan konstruktivis scaffold ZPD Vygotsky berhasil mengatasi keterbatasan akses melalui fitur online CapCut. Model hybrid ini direkomendasikan untuk dimasukkan dalam kurikulum nasional guna meningkatkan kompetensi digital lulusan FKIP
An Analysis of Student\u27s Javanese Language Interference in Pronunciation of English
AbstractIn this study concern with an analysis students’ Javanese language interference in pronunciation English at the fourth semester students of English education program of Nurul Huda University. The study aim to identify the forms of phonological interference in the Javanese dialect in the school, along with its causal factors. This study was a qualitative descriptive study with a sociolinguistic approach.The technique for collecting the data were test consisted some word from oxford dictionary to pronoun especially in word have (/d/) in reading passage and student read by Javanese dialect, recording and observation. The technique for collecting the data were test consisted of 20 words from the text and 20 respondent Javanese people, the technique for analyzing the data are data reduction, data display and conclusion drawing/verification. The writer found that the Javanese learners of English encountered difficulties in pronouncing especially in the accent the sound /d/ in final position in voiceless /t/, Based on the findings, the writer found that students’Javanese pronunciation interference of the fourth semester students of English education program of Nurul Huda University was pronuncing accent in final position /d/ with the result test of pronunciation was 329 words from 20 respondents and for the result of observation was 11 words not interference and interference of pronunciation test was 73 words with 20 respondents.Keywords : Javanese, Interference, Pronunciatio
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Pemecahan Masalah Matematis Peserta didik SMK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap keterampilan pemecahan masalah peserta didik SMK. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode quasi experimental dengan desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdapat dua kelas, yaitu kelas X PM2 sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan pembelajaran menggunakan model PBL, dan kelas X PM1 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dengan uji normalitas dan homogenitas sebagai prasyarat sebelum dilakukan uji-t. Berdasarkan hasil uji hipotesis posttest menggunakan uji t, diperoleh nilai (11.64 > 1.69), maka diterima artinya terdapat pengaruh model problem based learning terhadap keterampilan pemecahan masalah
Menata Ruang Nilai: Reinterpretasi Ruang Lingkup Kurikulum Pendidikan Agama Islam Sebagai Upaya Menjaga Moralitas di Era Digital
Penelitian ini bertujuan merumuskan kembali kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) agar mampu menjawab tantangan moral pada era digital. Latar belakang penelitian ini adalah melemahnya habituasi nilai-nilai keislaman di kehidupan sehari-hari akibat budaya digital, banjir informasi yang tidak tersaring, serta rendahnya sensitivitas moral warga digital dalam interaksi media sosial. Untuk itu, kurikulum PAI perlu diperbarui agar dapat mempertahankan integritas moral peserta didik sesuai ajaran Islam. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Peneliti menelaah dokumen kurikulum PAI, teori perkembangan moral, konsep literasi digital Islami, serta model pembelajaran berbasis teknologi. Analisis dilakukan secara evaluatif untuk merumuskan substruktur kompetensi dasar, kesinambungan materi, serta pendekatan pembelajaran yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum PAI perlu diperluas dengan menginternalisasikan nilai-nilai akhlak pada setiap kompetensi, mengintegrasikan literasi digital Islami, memanfaatkan media pembelajaran kreatif, serta menerapkan pendekatan kontekstual yang sesuai dinamika digital. Inovasi ini diyakini mampu meningkatkan ketahanan moral, menumbuhkan sikap religius, membangun kesadaran berteknologi, serta memperkuat identitas keislaman peserta didik dalam perkembangan sosial yang cepat
Program Edukasi Islami: Strategi Meraih Kebahagiaan Dunia Akhirat di Majelis Taklim Pisang Indah
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman jamaah Majelis Taklim Pisang Indah mengenai konsep kebahagiaan dalam perspektif Islam melalui kegiatan “Program Edukasi Islami: Strategi Meraih Kebahagiaan Dunia Akhirat”. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Desember 2025 di Masjid Ar Rohman Pisang Indah Way Kanan oleh dosen Prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Nurul Huda beserta empat mahasiswa. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan pendampingan reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya wawasan peserta terkait hubungan antara iman, ibadah, akhlak, dan kebahagiaan hakiki, serta meningkatnya motivasi mereka untuk menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari‑hari. Program ini diharapkan menjadi model edukasi spiritual yang efektif dan dapat direplikasi pada majelis taklim lain di wilayah Kabupaten Way Kana
The Implementation of English Online Learning in Rural-Area
This article\u27s goal is to explain how well English may be learned online. The research methodology for this study combines qualitative descriptive analytic approaches with descriptive methods. Qualitative research describes in depth and detail and generates data in the form of spoken or written words from the subjects being studied. Through qualitative research methods like in-depth interviews, it is possible to comprehend the behaviors of the subject and object under study. The interview form is conducted online utilizing the WhatsApp app due to online circumstances. 29 students from class VIII of SMP Nur Hidayah, Ulak Embacang, and Musi Banyuasin served as the primary data sources, while secondary data sources included books, journals, and library materials linked to this subject. 26 of the 29 pupils in class VIII at SMP Nur Hidayah Ulak Embacang approved with online learning, according to the results. The others disagreed because their families\u27 circumstances were still less favorable. The discussion leads to the conclusion that online English learning is a very efficient approach for learning the language. It is evident from the accomplishment of the language learning objective, namely the improvement of English language abilities
Learning English Using Narative Text at Junior High School
This article discusses of the teacher\u27s ways and methods of teaching narrative text in English classes at the junior high school level. Learning English is not a prioritized language of communication, so learning literature is one of the teacher\u27s problems in the classroom. Therefore, this article aims to find out the problems using narrative text and solutions to overcome them. The method used in this study was descriptive qualitative through interviews with a teacher at SMPN 1 Kedunggalar. The results of the research indicated that the most obvious problem of using narrative text was the lack of students\u27 understanding in several aspects such as: the meaning of vocabulary, sentences, and delivery during the lesson. Even though there are some problems faced by students, they will later gain knowledge of language both linguistics and introduction to new cultures when learning English using narrative text. This is all thanks to the teacher trying to create an interactive classroom atmosphere so that literature and language learning can be conveyed and well received
Pengembangan Aplikasi Zakat Penghasilan untuk Dosen Universitas Nurul Huda: Inovasi Berbasis Digital untuk Efisiensi Pengelolaan Dana Sosial
Pengelolaan zakat penghasilan di kalangan dosen Universitas Nurul Huda masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya kepatuhan pembayaran rutin, keterbatasan sistem manual, dan kurangnya transparansi dalam distribusi dana sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi digital bernama Prozak (Profesional Zakat) sebagai solusi inovatif untuk memfasilitasi proses perhitungan, pembayaran, dan pelaporan zakat penghasilan secara praktis dan akuntabel. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan pengguna, perancangan sistem, pengembangan prototipe, dan uji coba internal. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Prozak versi awal telah berhasil dikembangkan dan diuji secara internal, serta mendapat respons positif dari dosen yang bersedia berpartisipasi dalam uji coba lanjutan. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran berzakat, memperkuat tata kelola dana sosial kampus, dan mendukung digitalisasi zakat institusional
The Role of Mass Communication in Preserving Cultural Acculturation in Lasem Hand-drawn Batik
This study aims to analyze the role of mass communication in preserving and reinforcing cultural acculturation values embedded in Lasem batik amid the dynamics of the digital era. Mass communication plays a strategic role in sustaining the existence of Lasem hand-drawn batik, which embodies a long-standing process of cultural acculturation This study employs a qualitative method through field and digital observations, using a mass communication approach. Data were collected through observation, structured and unstructured interviews, and documentation. Data analysis followed the Miles and Huberman model, including data collection, reduction, display, and conclusion drawing. he findings reveal that mass media functions not only as a promotional tool but also as a cultural mediator that ensures the continuity of acculturated values in Lasem batik. Government institutions, local communities, and citizen journalism actively utilize official websites, social media platforms, and community-based media to disseminate narratives about batik motifs, colors, and philosophies. Natural motifs and color symbolism reflect the harmonious integration of Chinese cultural elements, local wisdom, and religious values, particularly through symbolic adaptations of animal imagery. These communication practices strengthen public awareness, cultural identity, and the sustainability of Lasem batik as a symbol of cultural harmony and heritage in the contemporary media landscape