LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
    363 research outputs found

    PELATIHAN PEMANFAATAN ASAP CAIR LIMBAH CANGKANG SAWIT UNTUK PENGASAPAN IKAN BAGI MASYARAKAT DI KELURAHAN KALAMPANGAN

    Full text link
    Kelurahan Kalampangan merupakan salah satu kelurahan terbesar di Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Kelurahan Kalampangan mempunyai potensi perikanan tangkap yang cukup besar. Sayangnya, proses menangkap ikan tidak dilakukan setiap hari menyebabkan ikan yang sudah ditangkap jika tidak langsung dikonsumsi atau laku dijual akan dibuang begitu saja. Sampai saat ini masyarakat tidak memiliki keterampilan untuk mengolah ikan hasil tangkapan. Salah satu cara yang dapat digunakan agar ikan hasil tangkapan menjadi lebih lama disimpan adalah dengan pengawetan dengan teknologi pangan sederhana yaitu pengasapan menggunakan asap cair. Sejalan dengan asas kemanfaatan, bahan baku utama yang dapat digunakan untuk memproduksi asap cair adalah limbah cangkang sawit sisa produksi. Kehidupan masyarakat yang bersisian dengan perkebunan sawit akan sangat dimudahkan untuk mencari bahan baku utama asap cair tersebut. Pengabdian kepada maysrakat ini bertujuan untuk melatih masyarakat agar dapat memanfaatkan asap cair limbah cangkang sawit untuk pengasapan ikan. Metode yang digunakan adalah pemebrian materi disertai dengan praktek langsung. Pengabdian dilaksanakan di Aula KantorTarget sasaran kegiatan ini adalah masyarakat dan perangkat desa di wilayah  Kelurahan dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang. Pemateri kegiatan merupakan dosen dan mahasiswa. Setelah pelaksanaan peserta diminta untuk mengisi kuesioner. Hasil kuesioner aspek pengetahuan menunjukan nilai rata-rata 78,2 dengan kategori “Baik”. Kata kunci: asap cair, cangkang sawit, pengasapan ikan, kelurahan kalampangan ABSTRACT Kalampangan is one of the largest villages in Sebangau District, Palangka Raya, Central Kalimantan Province. Kalampangan has a fairly large capture fisheries potential. Unfortunately, the process of catching fish is not carried out every day, causing fish that have been caught if they are not immediately consumed or sold, will be thrown away. The community does not have the skills to process the caught fish. One way that can be used so that the fish caught can be stored longer is by preserving it with simple food technology, namely smoking using liquid smoke. In line with the principle of expediency, the main raw material that can be used to produce liquid smoke is palm kernel shell waste from production. The lives of people who are side by side with oil palm plantations will be greatly facilitated to find the main raw material for the liquid smoke. This community service aims to train the community to use the liquid smoke of palm shell waste for smoking fish. The method used is the provision of material accompanied by direct practice. The target of this activity is the community and village officials in the Kelurahan area with a total of 35 participants. The speakers of the activity are lecturers and students. After the implementation, participants were asked to fill out a questionnaire. The results of the knowledge aspect questionnaire showed an average value of 78.2 with the "Good" category. Keywords: liquid smoke, palm shells, fish smoking, kalampangan villag

    STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN UNTUK PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK UMKM MAS LEMBU

    Full text link
    UMKM Mas Lembu sekarang memasarkan produk olahan ikan lele berbumbu siap goreng yang higienis dan lezat rasanya. Penjualan ikan lele berbumbu saat ini banyak diminati oleh masyarakat luas terutama ibu-ibu pekerja yang memiliki waktu memasak tidak banyak sehingga memudahkan dan praktis dengan adanya Mas lembu ini. Permasalahan yang ada di UMKM Mas Lembu ini terkendala pemasaran yang kurang luas sehingga target pasar masih belum terlalu banyak jangkauannya. Sehingga perlu adanya starategi pemasaran yang perlu dilakukan untuk meningkatkan nilai jual dari produk ikan lele berbumbu. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Stimulus (PKMS) bekerjasama dengan UMKM Mas Lembu berupaya memasarkan produk ikan lele berbumbu yang dihasilkan agar meningkatkan penjualan produk UMKM sehingga keberlangsungan anggota kelompok UMKM Mas Lembu dapat meningkat. Strategi pemasaran yang telah dilakukan meliputi pemasaran secara daring (iklan radio dan media massa) serta secara luring (pelatihan strategi pemasaran dan mengikuti even kuliner). Hasil dari kegiatan pendampingan yang telah dilakukan yaitu adanya peningkatan pemesanan produk ikan lele berbumbu sehingga berdampak pada peningkatan penjualan produk dari pada  sebelum mendapatkan pendampingan. Harapannya dengan adanya pelatihan dan pemasaran yang telah dilakukan oleh tim dapat meningkatkan penjualan produk olahan ikan lele berbumbu milik UMKM Mas Lembu. Kata kunci: ikan lele berbumbu, strategi pemasaran, peningkatan penjualan  ABSTRACT MSME Mas Lembu is now marketing processed catfish products that are ready to be fried, which are hygienic and delicious. The sale of seasoned catfish is currently in great demand by the wider community, especially working mothers who have not much cooking time, making it easy and practical with the presence of this bull. The problems that exist in Mas Lembu SMEs are constrained by a lack of broad marketing so that the target market is still not too much of a reach. So there needs to be a marketing strategy that needs to be done to increase the selling value of seasoned catfish products. The Stimulus Community Service Team (PKMS) in collaboration with the Mas Lembu MSMEs seeks to market the seasoned catfish products produced in order to increase the sales of MSME products so that the sustainability of the Mas Lembu MSME group members can increase. The marketing strategies that have been carried out include online marketing (radio advertising and mass media) as well as offline (marketing strategy training and participating in culinary events). The results of the mentoring activities that have been carried out are an increase in orders for seasoned catfish products so that it has an impact on increasing product sales than before getting assistance. The hope is that with the training and marketing that has been carried out by the team, it can increase sales of processed catfish products owned by MSME Mas Lembu. Keywords: catfish, marketing strategy, increased sale

    PEMANFAATAN PEPAYA MENTAH MENJADI STIK PEPAYA GUNA MENINGKATKAN SUMBER DAYA ALAM, MASYARAKAT DUKUH NGLUMPANG DESA PANGKAL KECAMATAN SAWOO

    Full text link
    Pengenalan produk olahan pepaya mentah menjadi stik pepaya merupakan kegiatan pengabdian untuk masyarakat yang memiliki tujuan memberikan solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat khususnya ibu rumah tangga dalam menghasilkan olahan produk kreatif. Dengan menggali potensi sumber daya alam yang ada dapat bermanfaat dalam meningkatkan usaha sampingan selain bertani maupun pekerjaan lainnya. Maka dari itu, sangat dibutuhkan pengenalan inovasi pengolahan pada produk. Setelah dianalisis dari masalah tersebut, maka model pelaksanaan kegiatan mencangkup sosialisasi yang dilaksanakan dengan mengenalkan produk kepada anak-anak dan ibu-ibu dusun Nglumpang secara langsung. Dilanjutkan dengan tanya jawab terkait cara pembuatan, alat dan bahan serta diskusi lain yang berhubungan dengan proses pembuatan stik pepaya. Hasil yang diharapkan dari dilaksanakannya kegiatan yaitu masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan tentang manfaat pepaya sebagai salah satu pangan lokal yang dapat diolah menjadi beraneka camilan yang bernilai ekonomi tinggi, produk camilan yang menarik dan diminati banyak orang, sehingga layak untuk dipasarkan dan menjadi usaha sampingan. Kata kunci: masyarakat, sosialisasi, olahan, pepaya ABSTRACT The introduction of processed raw papaya products into papaya sticks is a community service activity that aims to provide solutions to the problems faced by the community, especially housewives in producing processed creative products. By exploring the potential of existing natural resources, it can be useful in increasing side businesses besides farming and other jobs. Therefore, it is very necessary to introduce processing innovations in products. After analyzing the problem, the model for implementing activities includes socialization which is carried out by introducing the product to the children and mothers of the Nglumpang hamlet directly. Followed by questions and answers related to how to make, tools and materials as well as other discussions related to the process of making papaya sticks. The expected result from the implementation of the activity is that the community can increase knowledge about the benefits of papaya as a local food that can be processed into various snacks that have high economic value, snack products that are attractive and in demand by many people, so that they are worthy of being marketed and becoming a side business. Keywords: society, socialization, processing, papay

    PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH BIJI DURIAN MENJADI SUSU BIJI DURIAN (SUBIDUR) DI DESA TEWANG TAMPANG

    Full text link
    Organic waste of durian seeds that are often discharged in the Katingan River, causing pollution and disruption of the water ecosystem. Therefore, the need for the use of durian seeds into UMKM products that are useful and have a high value. In accordance with the purpose of this training is to foster the interest of housewives in processing durian seeds into durian seed milk food products that are useful and can improve the household income. The methods in this training are the observation stage, the material presentation stage, discussion and question and answer, the demonstration stage and the direct mentoring stage. The result of the durian seed milk training is that housewives have a high interest in processing durian seeds as waste, in accordance with the purpose of the training, which is to foster the interest of household in processing durian seeds into durian seed milk food products. Keyword: Durian seeds, housewives, durian seed mil

    PELATIHAN PEMBUATAN UNIT PENGOLAHAN AIR GAMBUT BAGI MASYARAKAT DI KELURAHAN KALAMPANGAN, KOTA PALANGKA RAYA

    Full text link
    Air merupakan kebutuhan paling dasar manusia untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Persediaan air bersih merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh masyarakat di Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya. Masyarakat setempat yang tidak mendapatkan pelayanan air bersih umumnya menggunakan air gambut sebagai sumber air karena dinilai lebih ekonomis dan melimpah. Namun demikian, air gambut yang digunakan tidak memenuhi persyaratan sebagai air bersih. Oleh karena itu, muncullah sebuah gagasan untuk memberikan pelatihan tentang pembuatan unit pengolahan air gambut kepada masyarakat setempat. Metode yang dipilih untuk pengolahan air gambut terdiri dari beberapa tahapan, yaitu netralisasi, koagulasi-flokulasi, sedimentasi, dan filtrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa unit pengolahan air gambut yang didemokan dapat dimanfaatkan untuk mengolah air gambut menjadi air yang layak untuk digunakan pada kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat terutama dari sisi pemenuhan akan kebutuhan air bersih. Kata kunci: air bersih, pengolahan air, air gambut, Palangka Raya ABSTRACT The most fundamental requirement for humans to sustain daily life is water. The supply of clean water is one of the problems faced by the community in Kelampangan Village, Sebangau District, Palangka Raya City. Local people who do not get clean water services generally use peat water as a water source because it is considered more economical and abundant. However, the peat water does not qualify as clean water. Therefore, an idea emerged to provide socialization about constructing a peat water treatment unit for local communities. The method chosen to treat peat water consists of four stages, i.e., neutralization, coagulation-flocculation, sedimentation, and filtration. The results show that the peat water treatment unit demonstrated can be used to treat peat water into water suitable for use in daily life. This activity is expected to improve their quality of life, especially to fulfill the clean water requirement. Keywords: clean water, water treatment, peat water, Palangka Ray

    PELATIHAN BUDIDAYA MAGGOT BAGI KLASTER SAPI BERKAH USAHA BERSAMA, DESA TELUK PANDAN BONTANG, KALIMANTAN TIMUR

    Full text link
    Faktor harga pakan terutama komponen protein merupakan salah satu komponen utama yang menjadi masalah karena mahal harganya. Oleh karena itu, para peternak umumnya mencari alternatif sumber protein lain, salah satunya adalah maggot atau larva lalat tentara hitam (Hermetia illucens). Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan dan melatih budidaya maggot kepada kelompok peternak sapi klaster sapi berkah usaha bersama, desa Teluk Pandan Bontang, Kalimantan Timur untuk menghasilkan maggot yang berprotein tinggi. Metode yang dilaksanakan mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan yang berupa ceramah, tanya jawab, dan praktik budidaya. Hasil pengabdian yaitu, anggota kelompok peternak sapi klaster sapi berkah usaha bersama, desa Teluk Pandan Bontang, Kalimantan Timur ikut aktif berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan, adanya interaksi tanya jawab dan juga praktek mandiri budidaya maggot. Kesimpulan yang didapat dari kegiatan pengabdian ini adalah anggota kelompok peternak sapi klaster sapi berkah usaha bersama, desa Teluk Pandan Bontang, Kalimantan Timur telah mengenal dan mampu melakukan budidaya maggot yang akan digunakan sebagai sumber protein untuk menekan harga pakan dalam usaha peternakan. Kata kunci: maggot, peternak sapi, bontang ABSTRACT The price of feed, especially protein, is an important factor because it has an expensive price. For this reason, farmers usually search for other alternative protein sources, one of which is maggot/Black Soldier Fly larvae (Hermetia Illucens). The purpose of this community service is to introduce and train maggot cultivation to the cattle breeder community in a group of cow farmer clustered Teluk Pandan Village, Bontang City, East Kalimantan to produce high protein nutrient from maggot. The method implemented was began with preparation stage, implementation in the form of lectures, questions and answers, and cultivation practices. The results of the community service were that members of the group of cow farmer clustered Teluk Pandan Village, Bontang City, East Kalimantan actively participated in training activities, question and answer interactions, and performed the maggot cultivation. The conclusion obtained from this community service activity was  that members of the group of cow farmer clustered Teluk Pandan Village, Bontang City, East Kalimantan are familiar with and able to cultivate maggot which will be used as a source of protein to reduce feed prices in the livestock business. Keywords: black soldier fly larvae, cow farmer, bontan

    PKM KELOMPOK PENGOLAH PEMASAR (POKLAHSAR) IKAN SALAI BAROKAH DALAM TEKNOLOGI HILIRISASI PENGASAPAN PERIKANAN DI KARYA JAYA KERTAPATI, PALEMBANG

    Full text link
    Kelompok Pengolah Pemasar (POKLAHSAR) Ikan Salai Barokah memiliki 11 jumlah anggota. Kelompok pengolah pemasar dibentuk pada tahun 2014. Saat ini Poklahsar (Kelompok pemgolah) diketuai oleh ibu Sri Indrawati yang beralamat di Jalan Mayjen Yusup Singadekane RT 22 RW 05 Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang. Poklahsar ikan salai barokah berada di area yang saat ini sedang dilakukan pelebaran jalan. Permasalahan prioritas yang akan ditangani dalam program PKM adalah Manajemen produksi dan pemasaran. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat terhadap poklahsar ikan salai barokah adalah melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat sesuai standar Nasional Pendidikan tinggi yaitu dosen dan mahasiswa dapat melaksanakan program PKM, mengembangkan model pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kondisi setempat, artinya permasalah dikarenakan ada perbaikan jalan dapat membuat alternatif alat pengasapan yang portable dan standar, meningkatkan kapasitas pengabdian dosen kepada masyarakat, Kegiatan yang dilakukan meliputi Sosialiasi Pengenalan tentang Produk Olahan perikanan asap secara umum yang berstandar dan menjelaskan manfaat introduksi gambir, Pemberian alat invetasi untuk pengasapan dan pembinaan mengenai manajemen usaha dan manajemen pemasaran melalui digital marketing (media sosial). Kata kunci: sosialisasi, pengasapan, inovasi, gambir, pemasaran ABSTRACT Poklahsar Ikan Salai Barokah have 11 members. The group of processors of marketers was start in 2014. Currently, Poklahsar (Group of negotiators) is chaired by Mrs. Sri Indrawati who is located at Jalan Mayjen Yusup Singadekane RT 22 RW 05 Keramasan Village, Kertapati District, Palembang. Poklahsar ikan salai barokah in an area that is currently being widened. Priority issues that will be addressed in the com. service program are production management and marketing. The purposed is community service to the Ikan Salai barokah  is to carried out community service programs according to national higher education standards, namely lecturers and students can carry out the PKM program, develop a community empowerment model that is in accordance with local conditions, meaning that problems due to road repairs can make alternative smoking tools that are portable and standard, increase the capacity of lecturers' service to the community, Activities carried out include Socialization introduction to smoke fishery processed products in general that are standardized and explain the benefits of gambir introduction, give of investment tools for smoking and coaching regarding business management and marketing management through digital marketing (social media). Keywords: socialization, smoking, innovation, gambir, marketin

    PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI UNTUK SIKLUS PENDAPATAN PADA UD MEUBEL ZASKIA TAMAM FURNITURE

    Full text link
    Tujuan kegiatan ini adalah perancangan sistem informasi akuntansi untuk siklus pendapatan pada UD Meubel Zaskia Tamam Furniture. Pendekatan kualitatif digunakan dalam kegiatan ini dengan metode wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi menunjukan bahwa sistem informasi akuntansi UD Meubel Zaskia Tamam Furniture masih lemah sehingga perlu perbaikan. Tidak adanya struktur organisasi yang jelas akan mengakibatkan ketidakjelasan fungsi dan tanggungjawab personil. Hal ini akan mengakibatkan lemahnya pengendalian internal perusahaan. Sistem informasi akuntansi yang baik akan memudahkan perusahaan untuk menyusun laporan keuangan dengan baik. Melalui kegiatan ini direkomendasikan struktur organisasi, rekomendasi sistem informasi akuntansi pada siklus pendapatan yang terdiri dari rekomendasi subsistem pemrosesan penjualan dan rekomendasi subsistem penerimaan kas, rekomendasi standar operasional prosedur dan dokumen-dokumen yang membantu menghasilkan informasi yang lebih akurat. Kata kunci: sistem informasi akuntansi, siklus pendapatan ABSTRACT The aim of this study is designing accounting system information at UD Meubel Zaskia Tamam Furniture. The qualitative method is used by interview and observation. Base on interview and observation, we concluded that accounting system information of UD Meubel  Zaskia Tamam Furniture was weak and the improvement is needed. UD Meubel Zaskia Tamam Furniture did not have clearly organization structure that impact the weakness of internal control. Accounting system information will assist management to produce more better financial report. This study results recommendation namely organization structure, accounting system information for revenue cycle: recommendation of subsystem sales and recommendation of cash receipt system, recommendation of standard operating procedure and documents needed to generate accurate information. Keywords: accouting system information, revenue cycl

    PROGRAM BERKELANJUTAN MEMBANTU NAGARI MEMBANGUN DI NAGARI SUNGAI KAMUYANG KECAMATAN LUAK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

    Full text link
    ABSTRAK Tujuan program pengabdian kepada masyarakat Universitas Andalas Skim Membantu Nagari Membangun ini adalah meningkatkan kapasitas BUMNag Sungai Kamuyang dalam mengembangkan usahanya untuk menunjang capaian nagari mandiri. Program ini didesain sebagai program terintegrasi dari proses pelatihan dan pendampingan bisnis. Diawali pemetaan permasalahan bisnis BUMNag Sungai Kamuyang, kajian kebutuhan pelatihan dan pendampingan bisnis berdasarkan kondisi bisnis eksisting BUMNag. Pemetaan dimaksud mencakup aspek bisnis seperti aspek manajemen, pemasaran, proses produksi, aspek lingkungan dan pembiayaan. Hasil pemetaan dijadikan acuan utama program penguatan kapasitas yang akan dilaksanakan selama masa program diimplementasikan. Program ini telah dilaksanakan dari tanggal 11 Oktober sampai akhir November 2021. Hasil yang telah dicapai ada enam kegiatan utama yang satu dengan lainnya terpaut untuk mencapai tujuan program ini telah selesai dilaksanakan. Keenam kegiatan tersebut adalah: 1) review aspek legalitas BUMNag, 2) review unit usaha potensial, 3) business training bagi tim manajemen, 4) business mentoring and consultation, 5) mendampingi tim manajemen menyusun draft revisi anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, dan 6) mendampingi tim manajemen BUMNag menyusun business plan/rencana bisnis. Jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan ini sekitar 28 orang, yang terdiri dari Wali Nagari Sungai Kamuyang dan perangkatnya, tim manajemen BUMNag, dan tokoh masyarakat. Kata kunci: BumNag, pemetaan bisnis, pelatihan, pendampingan, berkelanjutan ABSTRACT The purpose of this community service program for the Skim Helping Nagari Build is to increase the capacity of the Sungai Kamuyang BUMNag in developing its business to support the achievement of independent nagari. This program is designed as an integrated program of the training and business mentoring process. Starting with mapping the business problems, assessing the training needs and business assistance based on the BUMNag's existing business conditions. The mapping includes business aspects such as management, marketing, production processes, environmental and financing aspects. The results of the mapping are used as the main reference for the capacity building program that will be implemented during the program's implementation period. This program has been implemented from October 11 to the end of November 2021. The results that have been achieved there are six main activities that are adrift to achieve the objectives of this program have been completed. The six activities are: 1) reviewing the legality aspects of BUMNag, 2) reviewing potential business units, 3) business training for the management team, 4) business mentoring and consultation, 5) assisting the management team in drafting the revised articles of association and by-laws, and 6) assisting the BUMNag management team in preparing a business plan/business plan. The number of participants involved in this activity is about 28 people, consisting of the Wali Nagari Sungai Kamuyang and his apparatus, the BUMNag management team, and community leaders. Keywords: BumNag, business mapping, training, mentoring   &nbsp

    PENDAMPINGAN PENGELOLAAN DAN MANAJERIAL UMKM USAHA NATA DE CITRULLUS DAN OLAHAN LAINNYA DARI SEMANGKA AFKIR DI NAGARI KAPELGAM PESISIR SELATAN

    Full text link
    Pada tahun sebelumnya yaitu 2020 tim pengabdian masyarakat UNP  telah memberikan pelatihan kepada para isteri petani semangka tentang pengolahan semangka afkir menjadi beberapa produk makanan dan minuman seperti Nata de Citrullus dan olahan lainnya yaitu selai, sirup, permen jely dan puding yang bahan dasarnya adalah semangka afkir. Seiring waktu berjalan, beberapa bulan belakangan ini sudah dilakukan evaluasi terhadap pengabdian tahun 2020 yang lalu, ternyata ada respon yang baik dari para ibu-ibu isteri petani semangka tersebut yakni para ibu tersebut mempunyai keinginan yang kuat untuk secara kontinu memproduksiny. Dari 25 orang yang kami latih ditahun 2020 ada sekitar 15 orang benar-benar serius untuk menekuni usaha dibidang pengolahan semangka afkir ini dan mereka juga sudah mencoba membuat  kelompok kecil UMKM, namun sampai saat ini usahanya belum berjalan dengan lancar dikarenakan 1) minimnya modal untuk melengkapi peralatan usaha 2). kurangnya pengetahuan tentang managemen pengelolaan usaha dan managemen pemasaran serta packaging produk. 3) masih rendahnya jiwa enterpreneurship. Target yang dicapai pada program ini adalah peningkatan kewirausahaan dan daya saing kelompok petani, peningkatan kapasitas produksi dan perluasan pemasaran produk olahan semangka afkir. Harapannya olahan semangka afkir ini dapat dijadikan icon nagari Kapelgam, dan produk ini bisa dijadikan oleh-oleh khas dari Pesisir Selatan yang nantinya bisa dijual ditempat objek-objek pariwisata Pesisir Selatan seperti : di Jembatan Akar - Bayang, Carocok Painan, Wisata Bahari Kawasan Mandeh dan objek wisata lainnya serta target jangka panjangnya bisa didistribusikan di seluruh indonesia . Kata kunci: Pendampingan, managerial, UMKM, Afkir, Kapelgam ABSTRACT In the previous year, 2020, the UNP community service team had provided training to the wives of watermelon farmers on processing rejected watermelons into several food and beverage products such as Nata de Citrullus and other preparations, namely jam, syrup, jelly candy and pudding, the basic ingredients of which were rejected watermelon. Of the 25 people we trained in 2020, there are around 15 people who are really serious about pursuing this business in the field of processing this rejected watermelon and they have also tried to create a small group of MSMEs, but until now their business has not run smoothly due to 1) lack of capital to complete business equipment 2). lack of knowledge about business management and marketing management and product packaging. 3) the spirit of entrepreneurship is still low. The targets achieved in this program are increasing entrepreneurship and competitiveness of farmer groups, increasing production capacity and expanding marketing of processed watermelon products. It is hoped that this rejected watermelon can be used as an icon of the Kapelgam village, and this product can be used as a typical souvenir from the South Coast which can later be sold at South Coast tourism objects such as: at the Akar-Bayang Bridge, Carocok Painan, Mandeh Marine Tourism and other tourist objects and long-term targets can be distributed throughout Indonesia.                                               Keywords: Mentoring, managerial, UMKM, Afkir, Kapelga

    357

    full texts

    363

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇