LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
363 research outputs found
Sort by
PENYUSUNAN PETA, PROFIL DAN ADMINISTRASI DATA EKONOMI DAN PEMBANGUNAN DESA ULAK KEMBAHANG II
Dalam hal pembangunan desa terdapat beberapa faktor-faktor yang mendukung pembangunan desa berjalan dengan lancar, salah satunya Pemerintah Desa. Sebagai akibatnya, pemerintah desa harus memiliki tata kelola pemerintahan yang baik, karena pemerintahan desa sebagai fondasi pembangunan nasional. Tata kelola pemerintah desa yang baik, dimulai dengan komitmen aparatur desa untuk menertibkan administrasi desa, pengarsipan administrasi desa, memiliki mekanisme pelayanan yang sesuai standar pelayanan, dan penyusunan profil desa dan peta potensi ekonomi desa selanjutnya pemerintah desa membuat landasan hukum terbentuknya Perdes dan penataan lembaga kemasyarakatan. Metode kegiatan adalah pengembangan keterampilan dengan melakukan penyuluhan dan pelatihan berupa penyampaian dan pemberian materi dan materi kepada peserta kegiatan. Selain itu juga dilakukan demonstrasi dan praktek bagaimana mengumpulkan data, menyusun data, melaksanakan tata cara pengarsipan dan menata penatausahaan data desa. Hasil kegiatan pengabdian berupa tersedianya peta, profil dan penatausahaan data ekonomi dan pembangunan desa. Berdasarkan hasil evaluasi pemahaman dan keterampilan aparat desa setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan penyusunan penatausahaan data desa diketahui rata-rata tingkat pemahamannya sebesar 87%. Hal ini menunjukkan bahwa peserta telah memahami dan memahami materi tentang pemerintahan desa.
Kata kunci: Profil desa, peta potensi ekonomi, pemerintahan desa, permendagri no. 12
tahun 2007, administrasi ekonomi
ABSTRACT
In terms of village development, several factors support village development to run smoothly, one of which is from the Village Government. As a result, village governments must have good governance, because village governance is the foundation of national development. Good village government governance, starting with the commitment of village officials to bring order to village administration, filing village administration, having a service mechanism that is by service standards, and compiling village profiles and maps of village economic potential. The method of activity is skill development by conducting counseling and training in the form of delivering and providing material to activity participants. In addition, demonstrations and practices were also carried out to collect data, compile data, carry out archiving procedures and organize village data administration. The results of the service are the availability of maps, profiles, and administration of economic data and village development. Based on the evaluation of the understanding and skills of village officials after attending training and assistance in compiling village data, it is known that the average level of understanding is 87%. This shows that the participants have understood and understood the material about village governance.
Keywords: Village profile, map of economic potential, village government, permendagri
12 tahun 2007, economic administratio
PROGRAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI STRATEGI PELATIHAN PENGEMASAN DAN PELABELAN PANGAN BAGI UKM DI KELURAHAN GANDUL DEPOK
Dampak tekanan sosial dan ekonomi akibat pandemi Covid-19 memicu hal positif. Salah satunya motivasi untuk bertahan (coping strategy) secara ekonomi berupa efisiensi atau sumber pendapatan baru. Wujudnya berupa tumbuhnya usaha kecil yang terutama digerakkan kaum perempuan. Berdasarkan analisis situasi ditemukan adanya usaha rintisan atau UKM yang berbasis pengolahan pangan lokal di RW 05 Kampung KB Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Depok, Jawa Barat. Namun keterbatasan pengetahuan menjadikan usaha rintisan ini belum berkembang padahal potensial. Sehubungan dengan hal ini, dibutuhkan program peningkatan keterampilan dalam hal pengemasan dan pelabelan produk pangan sehingga memiliki nilai jual yang lebih baik. Adapun tahapan pelaksanaan program meliputi pelatihan dan pendampingan dengan muatan materi pengemasan pangan, pelabelan pangan serta materi penunjang lainnya seperti aspek kesehatan dan keamanan pangan olahan. Kegiatan telah berdampak positif bagi masyarakat sasaran yaitu tampilan produk menjadi lebih menarik dan lebih tahan lama sekaligus memperhatikan peraturan pelabelan pangan dan aspek keamanan pangan. Melalui pengetahuan dan implementasi pengemasan yang menarik dan pelabelan sesuai ketentuan serta memperhatikan aspek keamanan pangan mendorong UKM yang dirintis ini mulai menjual di toko-toko daring yang sudah ada.
Kata kunci: Pengemasan pangan, pelabelan pangan, pangan lokal, kewirausahaan
ABSTRACT
The Covid-19 pandemic affected not only people’s health but also their social and economic. But on the other side has triggered positive things. One of them is a coping strategy by earning income from new small businesses. It helped the economic condition of the affected people. Initiated by women, small businesses for local food processing were growing. Based on the situation analysis, there were many new small businesses started. For instance, some new businesses or SME based on local food processing which is located at RW 05 Kampung KB, Gandul Cinere Village, Depok, West Java. However, limited knowledge makes this startup business not yet developed, even though it has potential. Therefore, an additional skill improvement program is needed such as packaging and labeling of food products so that they have a better selling value. The stages of program implementation include training and assistance for food packaging, food labeling, and other supporting issues such as health and safety aspects of processed food. The activity has had a positive impact on the targeted community, namely the appearance of the product becomes more attractive and more durable while paying attention to food labeling regulations and food safety aspects. Through knowledge and implementation of attractive packaging and labeling according to regulations and paying attention to food safety aspects, this SME started selling in existing online shops.
Keywords: Food packaging, food labeling, local food, entrepreneurshi
SOSIALISASI DAN PENERAPAN REBOISASI TANAMAN MANGGA DI PERKOTAAN
Pertumbuhan pemukiman menjadi penyebab utama perkembangan kota yang kurang sehat dan cenderung terjadi penyimpangan dalam penggunaan lahan. Konversi lahan pertanian menjadi ekosistem urban berupa perumahan, dan pemukiman berdampak pada daerah resapan air yang berkurang sehingga dapat menyababkan banjir dan erosi tanah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menyelenggarakan reboisasi pada lahan hanian baru di wilayah Solo atau Surakarta. Kegiatan dilaksanakan di Tegal Asri RT 03/ RW 17, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta dengan mitra Kelompok Wanita Tani (KWT) Amara Gardenia, Kelurahan Banjarsari. Metode pengabdian masyarakat dibagi menjadi tiga kegiatan yaitu: 1) sosialisasi budidaya mangga, 2) simulasi penanaman, pemeliharaan tanaman dan pembagian benih mangga, 3) evaluasi penanaman benih sambung pucuk mangga. Hasil kegiatan pengabdian ini menambah pengetahuan masyarakat terkait pemanfaatan lahan untuk budidaya tanaman manga dan konversi lingkungan. Budidaya tanaman mangga telah dilakukan masyarakat dengan penanaman bibit dari sambung pucuk. Teknologi produksi tanaman mangga bertujuan untuk mendukung lingkungan serta timbulnya motivasi masyarakat khususnya dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) khususnya bidang pertanian yang terbukti adanya peran aktif KWT selama pelaksanaan pengabdian.
Kata kunci: budidaya, perkotaan, perbanyakan vegetative, sosialisasi
ABSTRACT
The growth of settlements is the main cause of unhealthy urban development and tends to occur in irregularities in land use. The conversion of agricultural land into urban ecosystems in the form of housing and settlements has an impact on reduced water catchment areas so that it can cause flooding and soil erosion. This service activity aims to organize reforestation on new hanian lands in the Solo or Surakarta area. The activity was carried out in Tegal Asri No.03/17, Banjarsari Village, Banjarsari District, Surakarta City with the partner of the Women Farmers Group (WFG) Amara Gardenia, Banjarsari Village. The community service method is divided into three activities, namely: 1) socialization of mango cultivation, 2) simulation of planting, plant maintenance and distribution of mango seeds, 3) evaluation of planting mango shoot grafting seeds. The results of this service activity increase public knowledge regarding land use for manganese cultivation and environmental conversion. Mango cultivation has been carried out by the community by planting seedlings from shoot grafting. Mango production technology aims to support the environment and the emergence of community motivation, especially in the development of Science and Technology in the agricultural sector which is proven by the active role of Women Farmers Group during the implementation of service.
Keywords: cultivation, urban, vegetative propagation, socializatio
SOSIALISASI PENGELOLAAN BANK SAMPAH SERTA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ANAK DI KELURAHAN SUNGAI NANGKA BALIKPAPAN
Pada masa pandemi ini kebersihan lingkungan perlu dijaga guna mencegah penyebaran virus Covid-19 dan penyakit lainnya. Kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian bagi seluruh aspek yang ada di masyarakat. Di Kelurahan Sungai Nangka RT.10, penanganan sampah masih kurang optimal sehingga memberikan dampak buruk terhadap kondisi lingkungan dan memunculkan berbagai permasalahan lingkungan. Untuk menindaklanjuti permasalahan sampah ini diperlukan adanya komitmen bersama masyarakat dalam keikutsertaannya untuk dapat mengelola sampah sehingga dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat dan mengurangi permasalahan lingkungan. Salah satu inovasi dalam menangani kasus ini yaitu melalui pengelolaan sampah yang dimulai dari sumbernya yaitu dapat dimulai dari penggunaan bank sampah. Bank sampah adalah tempat pemilahan dan pengumpulan sampah yang dapat didaur ulang dan digunakan kembali sehingga memiliki nilai ekonomi yang bermanfaat. Selain dari permasalahan sampah, masa pandemi juga berdampak terhadap pendidikan anak-anak di Kelurahan Sungai Nangka. Saat ini kegiatan pendidikan formal dilakukan secara daring dan anak-anak sekolah diharuskan belajar dari rumah. Hal tersebut membuat anak-anak mengalami kesulitan dalam belajar karena kurang dapat mengikuti materi yang disampaikan secara daring. Kendala kesulitan belajar dapat menimbulkan adanya penurunan prestasi anak. Anak-anak yang mengalami masalah dengan belajar biasanya dapat dilihat dari beberapa faktor, yaitu prestasi yang dicapai oleh kelompok kelas terbilang rendah, hasil capaian tidak seimbang dengan usaha yang dilakukan dan terlambat dalam mengerjakan tugas belajar. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penanganan masalah lingkungan, pendidikan pada anak-anak di Kelurahan Sungai Nangka RT.10.
Kata kunci: bank sampah, pendidikan, sosialisasi, sosial
ABSTRACT
During this pandemic, environmental hygiene needs to be maintained to prevent the spread of the Covid-19 virus and other diseases. Environmental cleanliness must be a concern for all aspects of the community. In Sungai Nangka Village, RT.10, waste management is still not optimal so it has a negative impact on environmental conditions and raises various environmental problems. To follow up on this waste problem, it is necessary to have a commitment with the community in their participation to be able to manage waste so that it can be something useful and reduce environmental problems. One of the innovations in dealing with this case is through managing waste starting from the source, which can be started from the waste bank. The waste bank itself is a place for sorting and collecting waste that can be recycled and reused so that it has beneficial economic value. Apart from the waste problem, the pandemic also has an impact on the education of children in Sungai Nangka Village. Currently, formal education activities are conducted online and school children are required to study from home. This makes it difficult for children to learn because they are unable to follow the material presented online. Learning difficulties can lead to a decrease in children's achievement. Children who have problems with learning can usually be seen from several factors, namely the achievement achieved by the class group is relatively low, the results are not balanced with the effort made, and are late in doing learning assignments. The implementation of this community service activity is expected to increase public understanding of handling environmental problems, and education for children in Sungai Nangka Village, RT.10.
Keywords: waste bank, education, socialization, socia
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TERHADAP STUNTING MELALUI APLIKASI ANDROID DAN BUKU SAKU REMAJA STUNTING
Selain faktor ekonomi, tingkat pengetahuan dan kesadaran orang tua akan pentingnya pemenuhan gizi bagi anak merupakan faktor utama yang menyebabkan tingginya angka stunting di Indonesia. Pengetahuan dan kesadaran ini tidaklah tumbuh dengan serta merta, hal ini harus terus dipupuk dan ditanamkan sejak dini, yaitu pada usia remaja. Remaja berpeluang besar untuk memutus siklus stunting, karena remaja adalah calon orang tua yang akan melahirkan generasi penerus. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap stunting. Metode yang digunakan adalah melakukan edukasi dengan menggunakan media aplikasi android dan buku saku stunting. Kegiatan dilakukan di Sekolah Menengah Putri Yayasan Waqaf Ar-Risalah dan Panti Asuhan Aisyiyah Koto Tangah di Kota Padang. Pelaksanaan kegiatan berupa pretest tentang stunting, sosialisasi aplikasi android dan buku saku remaja stunting sebagai media edukasi, dan melakukan posttest sebagai bentuk evaluasi keberhasilan kegiatan. Hasil kegiatan berupa peningkatan pengetahuan sebanyak 4,3 poin dan peningkatan sikap sebanyak 5,3 poin pada kelompok yang menggunakan media buku saku. Sedangkan pada kelompok yang menggunakan media edukasi berupa aplikasi android terjadi peningkatan pengetahuan sebanyak 3,4 poin dan sikap sebanyak 6 poin. Kesimpulan: media yang digunakan, baik buku saku maupun aplikasi android mampu melakukan perubahan terhadap skor pengetahuan dan sikap remaja terhadap stunting.
Kata Kunci: Pengetahuan dan sikap, remaja, stunting, aplikasi android, buku saku
ABSTRACT
Beside economic factors, the level of knowledge and awareness of parents about the importance of nutrition for children is the main factor that causes the high stunting prevalence in Indonesia. This knowledge and awareness does not grow immediately, it must continue to be nurtured and instilled from adolescents. Adolescents have a great opportunity to break the stunting cycle, because they are prospective parents who will give birth to the next generation. The purpose of this activity is to increase the knowledge and attitudes of adolescents towards stunting. The method used is to provide education using android application media and pocket book. The activity was carried out at Sekolah Menengah Putri Yayasan Waqaf Ar-Risalah and Panti Asuhan Aisyiyah Koto Tangah in Padang City. Implementation of activities in the form of pre-tests on stunting, socialization of android applications and pocket books as educational media, and conducting post-tests as a form of evaluating the success of activities. The result of the activity is an increase in knowledge by 4.3 points and an increase in attitude by 5.3 points in the group using pocket book media. Meanwhile, in the group using educational media in the form of an android application, there was an increase in knowledge by 3.4 points and attitude by 6 points. Conclusion: the media used, both pocket books and android applications, are able to make changes to the knowledge scores and attitudes of adolescents towards stunting.
Keywords: Knowledge and attitude, adolescents, stunting, android application, pocket boo
EDUKASI EKONOMI KREATIF MASYARAKAT PESISIR MENUJU KETAHANAN PANGAN KELUARGA DI MASA PANDEMI COVID 19
Penyebaran wabah pandemi COVID-19 yang sangat cepat memberi dampak pada perekonomian dunia, termasuk di sektor pangan dan pertanian. Penurunan 1% pertumbuhan ekonomi Tiongkok di tahun 2020 bisa berdampak sekitar 0,3% terhadap perekonomian yang ada di Indonesia, tidak terkecuali di Aceh. Oleh karena itu stimulus ekonomi kreatif menjadi salah satu alternatif yang sangat tepat dalam mengatasi masalah perekonomian masyarakat, dengan pemanfaatan komoditi lokal melalui inovasi kaldu bubuk tempe sebagai ketahanan pangan keluarga di Desa Purwodadi Kabupaten Nagan Raya. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pentingnya edukasi ekonomi kreatif pada masyarakat pesisir terutama pada keluarga miskin menuju ketahanan pangan keluarga dimasa pandemi COVID 19. Metode kegiatan yang digunakan melalui pendekatan yaitu edukasi, diskusi, pelaksanaan (pelatihan atau praktek) dan evaluasi. Hasil pengabdian ini menumbuhkan jiwa kemandirian untuk membentuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada masyarakat pesisir, khususnya pada keluarga miskin, sehingga dapat menjadi salah satu upaya dalam menuju ketahanan pangan keluarga di masa pandemi COVID 19.
Kata kunci: Covid 19, ekonom kreatif, UMKM
ABSTRACT
The very rapid spread of the COVID-19 pandemic outbreak has had an impact on the world economy, including in the food and agriculture sectors. A 1% decline in China's economic growth in 2020 could have an impact of around 0.3% on the existing economy in Indonesia, including in Aceh. Therefore, the creative economic stimulus is one of the most appropriate alternatives in overcoming the economic problems of the community, by utilizing local commodities through the innovation of tempeh powder broth as family food security in Purwodadi Village, Nagan Raya Regency. The purpose of this activity is to provide creative economy education to coastal communities, especially poor families towards family food security during the COVID 19 pandemic. The method of activities used is through 5 approaches, namely coaching, formation, implementation, monitoring, assistance and evaluation. The result of this service is the formation of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in coastal communities, especially in poor families, so that it can be one of the efforts towards family food security during the COVID 19 pandemi.
Keywords: Covid 19, creative economist, UMK
EDUKASI TENTANG PENYAKIT MENULAR SEKSUAL PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI
Putri Ayu sebagai puskesmas perawatan di Kota Jambi bertanggung jawab menyelenggarakan upaya kesehatan perorangan dan masyarakat melalui Program Promosi Kesehatan dan Pencegahan serta Pemberantasan Penyakit Menular. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) STIKes Baiturrahim bersama dengan mitra (Puskesmas Koni) melaksanakan edukasi tentang Penyakit Menular Seksual, tujuannya adalah perubahan perilaku (pengetahuan, sikap dan tindakan) peserta edukasi. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan pada September 2020 sampai Februari 2021, namun kegiatan inti (edukasi) dilaksanakan pada minggu 1-4 Januari 2021. Edukasi dilakukan di dua tempat yaitu di Klinik IMS dan VCT Puskesmas Putri Ayu dan Yayasan Kanti Sehati Sejati Kota Jambi karena semua ODHA yang tercatat di Rekam Medik Putri Ayu tergabung dalam komunitas tersebut. Edukasi di Klinik IMS dan VCT dilakukan dengan metode personal dan pasangan sedangkan di Yayasan Kanti Sehati Sejati dilakukan melalui edukasi kelompok. Edukasi dilaksanakan pada masa pandemic covid 19 dengan memenuhi protokol kesehatan berupa cuci tangan, penggunaan masker dan physical distancing. Peserta edukasi berjumlah 12 orang (8 ODHA dan 4 penderita sipilis), edukasi diberikan satu kali selama 45-60 menit. Media yang digunakan adalah lembar balik dan leaflet yang dibagikan kepada masing-masing peserta. Sebelum dan setelah edukasi, dilakukan identifikasi pengetahuan dan sikap peserta tentang PMS. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan rerata pengetahuan sebesar 3,4 dan sikap 4,7; semua penderita akan meninggalkan perilaku seksual menyimpang dan berpola hidup sehat. Peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap positif akan berpengaruh terhadap tindakan atau upaya pencegahan penularan dan kekambuhan PMS sehingga kejadian PMS dapat ditekan, penularan dan kekambuhannya dapat cegah.
Kata Kunci: Edukasi, Pandemi Covid 19, Penyakit Menular Seksual
ABSTRACT
Putri Ayu as a health center in Jambi City is responsible for organizing individual and community health efforts through the Health Promotion Program and the Prevention and Eradication of Transmitted Diseases. The community dedication team from STIKes Baiturrahim with partners (Puskesmas Koni) carried out education about Sexually Transmitted Diseases/STD, the aim was to change the behavior (knowledge, attitudes and actions) of participants. The series of activities were carried out from September 2020 to February 2021, but the core activities (education) were carried out on the week of January 1-4, 2021. Education was carried out in two places that is STD and VCT Clinics at Putri Ayu Health Center and the Kanti Sehati Sejati Foundation, Jambi City because all ODHA/Orang Dengan HIV/AIDS joins the community. Education at the STD and VCT Clinics is carried out with personal and partner methods, whereas Kanti Sehati Sejati foundation through group education. Educational activities were carried out during the Covid-19 pandemic by complying with health protocols in the form of washing hands, using masks and physical distancing. The education participants were 12 people (8 ODHA and 4 syphilis sufferer), the education was only one meeting for 45-60 minutes. The media used were flipcharts and leaflets, which were distributed to each participant. Before and after education, the participants' knowledge and attitudes about Sexually Transmitted Diseases were identified. The results obtained are an increase in the average knowledge of 3.4 and attitude of 4.7; all sufferers to leave deviant sexual behavior and have a healthy lifestyle. Increased knowledge and positive attitude changes will affect actions or efforts to prevent STD transmission and recurrence so incidence can be suppressed, transmission and recurrence can be prevented.
Keywords: Education, Covid 19 Pandemic, Sexually Transmitted Disease
PELATIHAN PEMBUATAN ES YOGHURT TALAS BENENG PADA MASYARAKAT KAMPUNG CIBORANG, KABUPATEN SERANG-BANTEN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI MELALUI PENGEMBANGAN PANGAN LOKAL
Kegiatan pengabdian masyarakat yaitu pelatihan pembuatan es yoghurt talas beneng dilakukan oleh dosen Program Studi Teknologi Pangan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dilakukan kepada masyarakat Kampung Ciborang, Desa Kadubeureum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang yang diwakili oleh anggota UMKM Karisma Creativa. Talas beneng dipilih karena umbi indigenous Banten yang kaya akan pati dan serat pangan akan tetapi belum termanfaatkan. Es yoghurt talas beneng dipilih karena bisa berfungsi sebagai pangan sinbiotik yang dapat bermanfaat bagi kesehatan, akan tetapi harganya sangat terjangkau. UMKM Karisma Creativa adalah UMKM yang mengolah pangan lokal seperti keripik umbi-umbian sehingga cocok untuk dilakukan hilirisasi penelitian yoghurt talas beneng yang dilakukan oleh dosen Program Studi Teknologi Pangan Untirta. Tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu identifikasi masalah, survey ke tempat secara langsung, penyuluhan oleh narasumber, dan praktek langsung pembuatan es yoghurt talas beneng oleh masyarakat. Hasil yang diperoleh yaitu masyarakat Kampung Ciborang khususnya anggota UMKM Karisma Creativa sangat antusias dalam pelatihan dan diskusi. Hasil pelatihan ini diharapkan masyarakat Kampung Ciborang khususnya UMKM Karisma Creativa dapat mengembangkan pangan lokal indigenous Banten yang sehat dan dapat dipasarkan dengan harga terjangkau sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
Kata kunci: Kampung Ciborang Pabuaran, diversifikasi, talas beneng, yoghurt, peningkatan ekonomi
ABSTRACT
Training on making talas beneng yogurt ice, carried out by lecturers of the Food Technology Department, University of Sultan Ageng Tirtayasa, were conducted for the people of Ciborang Village, Kadubeureum Village, Pabuaran District, Serang Regency, represented by members of MSME Karisma Creativa. Talas beneng was chosen because the indigenous tuber of Banten is rich in starch and dietary fiber but has not been utilized yet. Taro Beneng yogurt ice was chosen because it can function as a synbiotic food that can be beneficial for health, but the price is very affordable. MSME Karisma Creativa is an MSME that processes local food such as tuber chips so that it is suitable for downstream research on talas beneng yogurt conducted by lecturers of the Food Technology Department Untirta. The stages carried out in this activity are identification of problems, direct site surveys, community service, and direct practice of making talas beneng yogurt ice by the community. The results obtained are that the people of Kampung Ciborang, especially members of MSME Karisma Creativa, are very enthusiastic in training and discussions. The results of this training are expected that the people of Kampung Ciborang, especially MSME Karisma Creativa, can develop local indigenous Banten food that is healthy and can be marketed at affordable prices so that it can improve the community's economy.
Keywords: Ciborang Village Pabuaran, diversification, talas beneng, yoghurt, economic improvemen
PENGEMBANGAN INDUSTRI KERUPUK KAMANG “PITARUAH MANDEH” MELALUI PERBAIKAN KEMASAN
Usaha Kerupuk Kamang yang terletak di Tapi, Jorong Pakan Sinayan, Nagari Persiapan Kamang Tangah, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam merupakan produsen kerupuk kamang. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah keterbatasan dalam pengolahan dan packaging kemasan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan kepada mitra sehingga permasalahan yang dihadapi dapat teratasi. Pelatihan yang dilakukan meliputi pengolahan dan packaging. Dalam pelaksanaannya, metoda yang digunakan yaitu pelatihan dalam pengolahan yang baik dan bersih serta pelatihan dan bantuan alat packaging berupa sealler, kemasan dan label kemasan. Luaran dari kegiatan ini adalah mitra dapat menghasilkan produk yang konsisten setiap kali produksi dan packaging yang menarik sehingga menarik daya minat pembeli. Hal ini juga dapat meningkatkan kualitas produk dan juga meningkatkan pendapatan mitra.
Kata kunci : Pengolahan, pelatihan, packaging, kualitas, mitra
ABSTRACT
The business Kerupuk kamang located in Tapi, Jorong Pakan Sinayan, Nagari Persiapan Kamang Tangah, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten agam is a producer of Kerupuk Kamang. The problems faced by partners are limitations in processing and packaging.The purpose of this community service is to provide training to partners so that the problems they face can be resolved. The training carried out includes processing and packaging. In its implementation, the method used is training in good and clean processing as well as training and assistance in packaging tools in the form of sealers, packaging and packaging labels. The output of this activity is that partners can produce consistent products every time they are produced and attractive packaging that attracts buyers interest. It can also improve product quality and alsi increase partner income.
Keywords : Processing, training, packaging, quality, partne
PEMBINAAN PENGEMBANGAN WEBSITE LAYANAN FISIOTERAPI HOMECARE DAN BISNIS ALAT KESEHATAN
Pendirian web jasa pelayanan fisioterapis dan alat kesehatan dilatar belakangi oleh perkembangan teknologi serta adanya kekhawatiran keluarga untuk membawa mendapatkan layanan fisioterapi atau layanan medis pada masa pandemic Covid-19 ke rumah sakit. Selain itu website jasa pelayanan fisioterapis dan alat kesehatan ini, untuk mengenalkan dan mempromosikan pada masyarakat luas tentang fisioterapis itu sendiri dengan cepat, simple, dan biaya yang relative lebih murah. Sistem website jasa pelayanan fisioterapis didapat dengan mudah dan praktis karena dilakukan secara online, serta jauh lebih praktis dan menguntungkan karena tidak perlu menghabiskan waktu mengantri lama dan hemat pada biaya transportasi pasien tersebut pada saat ke rumah sakit. Tujuan yang akan dicapai dengan diadakanya program kewirausahaan ini, diantaranya yaitu: meningkatkan program kreatifitas mahasiswa yang berkualitas untuk masyarakat dan mendapatkan keuntungan. mendapatkan profit dari jasa yang akan ditawarkan. menciptakan lapangan pekerjaan baru, meningkatkan Sumber Daya Manusia dalam berwirausaha. Pelaksanaan kegiatan ini akan dilalui dengan 3 tahap, yaitu : persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini diharapkan dapat terciptanya wirausaha baru mandiri berbasis iptek.
Kata kunci: fisioterapi, homecare, pelayanan, website, wirausaha
ABSTRACT
The establishment of a web of physiotherapeutic services and medical devices is motivated by technological developments and family concerns to bring physiotherapy services or medical services to patients. during the Covid-19 pandemic to the hospital. In addition, this web service for physiotherapists and medical devices is to introduce and promote to the wider community about physiotherapists themselves quickly, simply, and at relatively lower costs. The website system for physiotherapist services is obtained easily and practically because it is done online, and is much more practical and profitable because it does not need to spend long queuing time and saves on transportation costs for these patients when they go to the hospital. The objectives to be achieved by holding this entrepreneurship program include: increasing quality student creativity programs for the community and getting benefits. profit from the services to be offered. create new jobs, improve Human Resources in entrepreneurship. The implementation of this activity will be carried out in 3 stages, namely: preparation, implementation, and evaluation. With this activity, it is hoped that the creation of new independent entrepreneurs based on science and technology
Keywords: physiotherapy, homecare, services, website, entrepreneu