LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
    363 research outputs found

    TEKNOLOGI PENGOLAHAN GULA SEMUT AREN PADA KELOMPOK TANI DI KELURAHAN PENYENGAT RENDAH KOTA JAMBI

    Get PDF
    Tanaman aren (Arenga pinata)  merupakan salah satu tanaman yang diusahakan oleh masyarakat Kelurahan Penyengat Rendah Kecamatan Telanaipura Jambi. Terdapat sekitar 100 pohon aren tersebar di kawasan wilayah ini. Selama ini, nira aren dijual petani ke tempat usaha pembuatan tuak dan sebagian lagi olah menjadi gula aren cetak.  Gula semut merupakan salah satu produk olahan nira aren yang berbentuk kristal yang memiliki harga lebih tinggi dibandingkan dengan gula aren cetak. Tujuan  kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah agar   kelompok tani di Penyengat Rendah  memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan mengolah nira aren menjadi gula semut. Sasaran kegiatan ini adalah Kelompok Wanita Tani Cherry dan Kelompok Tani Galusia di daerah Penyengat Rendah. Kegiatan dilakukan dalam bentuk pelatihan dan demonstrasi pembuatan gula semut. Kegiatan berjalan dengan lancar dan kelompok tani telah  membuat gula semut secara mandiri dan menjual produknya ke konsumen

    PELAKSANAAN TERAPI PSIKOEDUKASI KELUARGA TERHADAP BEBAN DAN DUKUNGAN KELUARGA AKIBAT PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    Kesehatan mental merupakan sekelompok reaksi psikotik yang mempengaruhi berbagai area fungsi individu, termasuk fungsi berfikir dan berkomunikasi, menerima dan menginterprestasikan realita, merasakan dan menunjukan emosi dan perilaku yang dapat diterima secara rasional seperti cemas, depresi dan trauma karena Covid-19 yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Kondisi seperti itu membuat keluarga merasa terbebani, penderita membutuhkan perhatian khusus dalam kegiatan sehari-hari mulai dari makan, minum dan semua aktivitasnya. Jika salah satu dari kebutuhan penderita tidak terpenuhi maka keluarga dianggap tidak memberikan dukungan keluarga kepada penderita. Salah satu cara untuk menurunkan beban dan meningkatkan dukungan keluarga adalah dengan intervensi psikoedukasi keluarga. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan dukungan serta menurunkan beban keluarga. Program ini dilaksanakan pada tanggal 1-2 September 2020 dalam bentuk pemberian intervensi psikoedukasi keluarga melalui curah pendapat, ceramah, diskusi dan tanya jawab, dinamika kelompok atau demonstrasi tergantung kebutuhan terapi dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Hasil dari pemberian intervensi psikoedukasi keluarga terjadi penurunan beban dan peningkatan dukungan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan mental akibat Covid-19. Kata kunci: Terapi psikoedukasi, Beban, Dukungan keluarga ABSTRACT Keywords: Psychoeducation therapy, Burden, Family supportMental health is a group of psychotic reactions that affect various areas of individual function, including the function of thinking and communicating, accepting and interpreting reality, feeling and showing emotions and behaviors that can be rationally accepted such as anxiety, depression, and trauma due to Covid-19 felt by the Indonesian people. . Such conditions make the family feel burdened, sufferers need special attention in daily activities ranging from eating, drinking and all their activities. If one of the sufferer's needs is not met, the family is considered not to provide family support to the sufferer. One way to reduce the burden and increase family support is with family psychoeducation interventions. The purpose of this community service activity is to increase support and reduce the burden on the family. This program was carried out on September 1-2, 2020 in the form of providing family psycho-educational interventions through brainstorming, lectures, discussions, and questions, and answers, group dynamics, or demonstrations depending on the need for therapy with a total of 20 participants. The result of giving family psychoeducation intervention has decreased the burden and increased family support in caring for family members who experience mental health problems due to Covid-19. Keywords: Psychoeducation therapy, Burden, Family suppor

    PENGOLAHAN ABON JANTUNG PISANG SEBAGAI UPAYA DIVERSIFIKASI PANGAN BAGI MASYARAKAT DI DESA SEUNEUBOK ACEH BARAT

    Get PDF
    Jantung pisang merupakan bagian dari tanaman pisang yang selama ini masih kurang dimanfaatkan. Jantung pisang berpotensi untuk diolah menjadi abon yang bergizi, di samping harganya juga cukup murah. Abon jantung pisang diharapkan dapat meningkatkan diversifikasi pangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh Dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan jantung pisang sebagai bahan alternatif untuk pembuatan abon dan mempraktekkan cara pengolahan jantung pisang menjadi abon. Peserta kegiatan ini berjumlah 20 orang yang merupakan ibu rumah tangga di lingkungan Desa Seunebok, Aceh Barat. Peserta dapat memahami potensi dan manfaat jantung pisang sebagai bahan pangan yang menyehatkan serta mampu mengolah jantung pisang menjadi produk abon yang bergizi. Kata kunci: Abon, Jantung pisang, Diversifikasi pangan ABSTRACT Banana flowers is part of the banana plant that is still underutilized. It has the potential to be processed into a nutritious shredded, besides the price is also quite cheap. Shredded banana flower is expected to increase food diversification. This community service activity was carried out by lecturer from Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agriculture, Teuku Umar University in Seuneubok Village, West Aceh. The purpose of this activity was to introduce banana flowers as an alternative material for making shredded and to practice the processing of banana flowers into shredded. The participants in this activity were 20 housewives in Seunebok Village, West Aceh. Participants could understand the potential of banana flowers as healthy food and be able to process banana flowers into nutritious shredded products. Keywords: Shredded, Banana flowers, Food diversificatio

    PEMBERDAYAAN USAHA TAHU DI DUSUN BANDA DESA SABA KECAMATAN BLAHBATUH GIANYAR

    Get PDF
    Tahu merupakan salah satu jenis makanan yang dapat dinikmati dan dapat dengan mudah didapatkan oleh semula kalangan masyarakat. Tahu merupakan makanan dengan gizi tinggi. Mitra dalam kegiatan ini adalah Bapak Nyoman Gorim. Mitra memiliki usaha produksi tahu. Bapak Nyoman Gorim berasal dari Dusun Banda Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar. Pada saat ini, terdapat beberapa kendala berupa keterbatasan dalam alat bantu produksi, kemasan produk tahu, kurangnya manajemen keuangan serta pemasaran produk. Berdasarkan kendala yang dihadapi mitra, dilakukan pemberdayaan usaha tahu melalui kegiatan secara bertahap dari aspek produksi, manajemen dan pemasaran. Metode kegiatan dimulai dengan sosialisasi, pemberian peralatan sebagai alat bantu produksi seperti mesin penggiling bahan baku, pelatihan pengemasan, pelatihan manajemen keuangan, pembuatan sosial media serta pelatihan penggunaan sosial media. Indikator capaian adalah peningkatan 50% jumlah produksi, 50% produk berisi label kemasan dengan melibatkan 2 orang karyawan, mitra mempunyai media sosial facebook dan instagram sebagai media pemasaran, 1 orang anggota  dapat mengelola pembukuan dan pencatatan keuangan dan 1 orang anggota dapat melakukan pengelolaan terhadap content media sosial. Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan bahwa adanya peningkatan jumlah produksi sebanyak 60%, peningkatan pengetahuan mitra mengenai pencatatan keuangan dan pemasaran menggunakan media online, terciptanya produk tahu yang lebih ekslusif dengan kemasan dan label yang baru. Kata kunci: Tahu, Peralatan Produksi, Manajemen Keuangan, Media Sosial ABSTRACT Tofu is one type of food that can be enjoyed and can be easily obtained by the community at first. Tofu is a high nutrient food. The partner in this activity is Mr. Nyoman Gorim. Partners have a tofu production business. Mr. Nyoman Gorim comes from Banda, Saba Village, Blahbatuh District, Gianyar Regency. At this time, there are several obstacles in the form of limitations in production aids, tofu product packaging, lack of financial management, and product marketing. Based on the obstacles faced by partners, tofu business empowerment was carried out through activities in stages, from the aspects of production, management and, marketing. The activity method starts with socialization, provision of equipment as production aids, packaging training, financial management training, social media creation and, social media usage training. The achievement indicator is an increase in the amount of production by up to 50%, 50% of the product contains packaging labels involving 2 employees, partners have social media Facebook and Instagram as marketing media, 1 member can manage financial books and records and 1 member can manage social media content. Based on the results of the evaluation, it was found that there was an increase in the number of production by 60%, an increase in partner knowledge about financial recording and marketing using online media, the creation of more exclusive tofu products with new packaging, and labels. Keywords: Tofu, Production Equipment, Financial Management, Social Medi

    IMPLEMENTASI SISTEM KELISTRIKAN HIBRIDA UNTUK KANDANG AYAM TERPADU DI NAGARI SALAREH AIA

    Get PDF
    Sistem kelistrikan sangat berperan penting pada peternakan ayam, terutama untuk pembibitan anak ayam yang menggunakan mesin tetas telur dan untuk pemanasan dan penerangan pada kandang day old chicken  (DOC). Dalam program pengabdian masyarakat ini diusulkan sistem kelistrikan hibrida untuk kandang terpadu di sentra peternakan ayam kampung di Nagari Salareh Aia. Kandang terpadu ini terdiri dari kandang DOC, kandang indukan, kandang pembesaran dan tempat mesin tetas telur untuk pembibitan DOC. Sistem kelistrikan hibrida yang diusulkan ini terdiri dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 400 WP, baterai 200 Ah dan sumber listrik dari PLN. Sistem kelistrikan hibrida ini dirancang untuk menjaga kontiniutas penyediaan daya listrik pada kandang terpadu, karena ada beberapa peralatan yang tidak boleh terputus penyediaan listriknya, seperti untuk mesin tetas telur pada waktu penetasan, pemanasan dan penerangan untuk kandang DOC dan sebagainya. Hasil eksperimen di lokasi pengabdian masyarakat menunjukan bahwa sistem kelistrikan hibrida yang diusulkan telah sukses menjaga kontiniutas penyediaan daya listrik untuk kandang ayam terpadu, sehingga mesin tetas telur dapat bekerja dengan baik selama penetasan. Begitu juga temperatur kandang DOC dapat dipertahankan konstan sesuai dengan standar temperatur kandang DOC. Kata kunci : Kelistrikan Hibrida, Kandang Ayam, PLTS, Baterai, Mesin Tetas ABSTRACT The electrical system plays an important role in chicken farming, especially for breeding chicks that use egg incubators and for heating and lighting in the cages of the day old chicken (DOC). In this community service program, a hybrid electricity system for integrated cages at the center of a chicken farm in Nagari Salareh Aia is proposed. This integrated cage consists of a DOC cage, breeding cage, rearing cage and an egg hatching machine for DOC breeding. The proposed hybrid electricity system consists of a 400 WP solar power plant, 200 Ah battery and a power source from PLN. This hybrid electrical system is designed to maintain the continuity of electricity supply in integrated cages, because there are some equipment that should not be interrupted, such as for hatching machines during hatching, heating and lighting for DOC cages and so on. The results of experiments at community service locations show that the proposed hybrid electrical system has been successful in maintaining continuity of electricity supply for integrated chicken coops, so that the egg hatching machine can work well during hatching. Likewise, DOC cage temperature can be kept constant according to DOC cage temperature standards. Keywords: Hybrid Electrical System, Chicken Cage, PLTS, Battery, Egg Incubato

    “KEBUMILTAR” (KELOMPOK IBU HAMIL PINTAR) SEBAGAI UPAYA PENURUNAN ANGKA KOMPLIKASI PERSALINAN IBU DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA

    Get PDF
    ABSTRAK Tingginya angka kematian ibu dan bayi di wilayah pesisir Kabupaten Nagan Raya menjadi perhatian khusus disektor kesehatan. Salah satu penyebabnya adalah pendidikan pada masa hamil (prenatal) yang minim, pendidikan prenatal sangat penting dalam rangka mempersiapkan pasangan untuk menjadi orang tua. Kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang kehamilannya merupakan salah satu bentuk ketidakberdayaan yang dapat mendukung tingginya angka kematian ibu/perinatal. Kegiatan pengabdian ini dilakukan bertujuan untuk mengimplemantasikan program berbasis masyarakat yang memfasilitasi masyarakat untuk membentuk kelompok hamil pintar dan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan meningkatkan kepatuhan ibu hamil untuk melakukan Antenatal Care (ANC) di Wilayah Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Metode Penelitian ini adalah one group pre post design dengan Training Of Trainer (TOT) kader berjumlah 10 kader yang diukur pengetahuan, sikap, dan self-efficasy sebelum dan sesudah TOT. Instrumen yang digunakan adalah instrumen baku yang terdapat pada pedoman kelas ibu hamil. Setelah kader mengikuti TOT, kemudian kader membentuk kelompok ibu hamil pintar berjumlah 2 kelompok (10 ibu hamil/kelompok).  Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan uji Wilcoxon. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan dari pengetahuan, sikap, dan self-efficacy kelompok ibu hamil pintar (P-Value < 0,05). Melalui pembentukan kelompok ibu hamil pintar ini dapat diaplikasikan secara mandiri dan kontinue melalui kader kesehatan dengan pengawasan petugas kesehatan, sehingga bisa menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Kata Kunci: Ibu-hamil, Pintar, Kader, ANC ABSTRACT The high maternal and infant mortality rates in the coastal areas of Nagan Raya Regency are of particular concern in the health sector. One reason is that education in the prenatal period is minimal, prenatal education is very important in order to prepare couples to become parents. Lack of knowledge of pregnant women about pregnancy is one form of helplessness that can support the high maternal / perinatal mortality rate. This service activity was carried out aimed at implementing community-based programs that facilitate the community to form smart pregnancy groups and increase the knowledge of pregnant women and increase the adherence of pregnant women to carry out Antenatal Care (ANC) in the Coastal Area of ​​Nagan Raya Regency. The method of this research is one group pre post design with training of trainers (TOT) cadres totaling 10 cadres who measured knowledge, attitudes, and self-efficacy before and after TOT. The instruments used were standard instruments contained in class guidelines for pregnant women. After the cadres joined TOT, then the cadres formed 2 groups of smart pregnant women (10 pregnant women / groups). Data analysis using frequency distribution and Wilcoxon test. The result of this service activity is that there is a significant difference from the knowledge, attitudes, and self-efficacy of the group of smart pregnant women (P-Value <0.05). Through the establishment of this group of smart pregnant women, it can be applied independently and continuously through health cadres with the supervision of health workers, so as to reduce maternal. Keywords: Mother-pregnant, Smart, Cadre, AN

    PENERAPAN MODEL PENCEGAHAN DEPRESI POSTPARTUM-RATU DI PUSKESMAS PUTRI AYU KELURAHAN LEGOKKECAMATAN DANAU SIPIN KOTA JAMBI

    Get PDF
    Depresi postpartum  adalah gangguan psikologis pada ibu pasca-melahirkan dengan kejadian  di dunia mencapai 20%, Indonesia (Riau 18,52%, Medan 16-36%, Palembang 13,3%, dan Jambi  13%), angka ini harus  ditekan menjadi 1%  bahkan  dihilangkan. Pelayanan  Antenatal  Terpadu yang  selama  ini  diterapkan di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi adalah Komunikasi, Informasi  dan  Edukasi  Efektif dan  Kelas Ibu  Hamil. KIE umumnya diberikan melalui konsultasi perorangan saat ibu melakukan kunjungan antenatal; belum semua ibu hamil yang mengikuti Kelas Ibu Hamil dan belum menghadirkan suami pada Kelas Ibu Hamil Kegiatan antenatal dikoordinir dan dilaksanakan oleh bidan, perawat hanya sebagai tenaga pendamping lintas program. Model Pencegahan Depresi Postpartum-Ratu merupakan produk disertasi penulis yang belum pernah diterapkan di Provinsi Jambi, merupakan model edukasi untuk ibu hamil dan suami dalam pencegahan depresi perinatal. Kegiatan pengabdian ini telah dilakukan pada Mei-Juli 2019 dengan metode survei, ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Hasil yang dicapai adalah terbentuknya kader, terlaksananya pelatihan kader dan eduksi kepada ibu hamil dan suami. Peningkatan rerata pengetahuan ibu hamil sebesar 2,38; peningkatan rerata  sikap 4,60, peningkatan rerata respons adaptasi ibu hamil (fisiologis 1,76; konsep diri 3,36; fungsi peran 2,49, dan interdependent 2,24) dan peningkatan rerata dukungan suami 3,84 setelah diberikan edukasi model. Kata kunci: Model, Pencegahan, Depresi, Postpartum-Ratu ABSTRACT Postpartum depression is a psychological disorder in postpartum women, incidence in the world 20%, Indonesia (Riau 18.52%, Medan 16-36%, Palembang 13.3%, and Jambi 13%), this number should be reduced to 1 % even eliminated. Intenatal care that have so far been applied at Puskemsmas Putri Ayu in Kota Jambi. Information, education and communicationis generally given through individual consultation when the pregnant women makes antenatal visits; not all pregnant women do it  the prenatal class and have not presented their husbands inclass. Antenatal activities are coordinated by midwives, nurses are only assistants.. The Ratu’s Modelis a product of dissertation from  first author's that has never been applied in Jambi Province, it is an educational model for pregnant women and husbands in the prevention perinatal depression. This dedication activity was carried out in May-July 2019 using survey, lecture, discussion, and question and answer methods. The results achieved were the formation of cadres, the implementation of cadre training and education for pregnant women and husbands. Increased mean knowledge of pregnant women 2.38; attitude 4.60, adaptation response of pregnant women (physiological 1.76; self-concept 3.36; role function 2.49, and interdependent 2.24) andsupport of husband 3.84 after the model education was given. Keywords: The Ratu’s Model: Prevention Postpartum Depressio

    SOSIALISASI PELAKSANAAN SISTEM PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS DI KLINIK AS SALAM KOTA PADANG

    Get PDF
    Klinik merupakan pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan dan menyediakan pelayanan medis dasar  atau spesialistik, dan diselenggarakan oleh satu atau lebih tenaga kesehatan  dan dipimpin oleh seorang tenaga medis. Setiap klinik wajib menyelenggarakan rekam medis. Salah satu penyelenggaran rekam medis adalah sistem penyimpanan berkas rekam medis. Sistem penyimpanan ini sangat penting untuk dilakukan karena dapat mempermudah berkas rekam medis yang akan disimpan dalam rak penyimpanan, mempercepat ditemukan kembali atau pengambilan berkas rekam medis yang disimpan dalam rak penyimpanan, mudah pengembaliannya, dan melindungi berkas rekam medis dari bahaya pencurian, bahaya kerusakan fisik, kimiawi, dan biologi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberi sosialisasi kepada petugas rekam medis mengenai penyimpanan berkas rekam medis. Pengabdian ini membahas mengenai sistem penyimpanan yang dilaksanakan di klinik As salam kota padang. Hasil pengabdian ini berupa penambahan wawasan mengenai sistem penyimpanan rekam medis pasien. Kata kunci: Sistem Penyimpanan, Rekam medis, Klinik ABSTRACT Clinic is a health service that organizes and provides basic or specialist medical services, and is organized by one or more health workers and is led by a medical person. Each clinic is required to hold a medical record. One of the organization of medical records is a medical record filling system. Filling is very important because it can facilitate the medical record file to be stored in a storage rack, speed up rediscovering or retrieving medical record files stored in a storage rack, easy return, and protect medical record files from the danger of theft, physical damage, chemistry and biology. The community engagement is done by giving socialization to medical records officer regarding the filling of medical record files. This engagement discusses that filling system implemented in Clinis As salam. The results is increasing knowledge about medical record filling system.Keywords: Storage system, Medical record, Clini

    UPAYA PEMBERDAYAAN ECENG GONDOK MENJADI BIOGAS PADA IBU-IBU PKK JORONG KAYU TANDUAK NAGARI AIA ANGEK KABUPATEN TANAH DATAR

    Get PDF
    Tumbuhan eceng gondok yang menyebar hampir ke seluruh embung atau perairan Kayu Tanduak mengakibatkan para petani di masyarakat sepenulisr kekurangan atau kehilangan air, sehingga eceng gondok menghambat aliran irigasi sawah dan ladang. Masalah pertumbuhan eceng gondok yang pesat ini  memberikan dampak langsung kepada pendapatan hasil panen baik ladang atau sawah yang berkurang. Program Pengabdian bagi Masyarakat ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat sasaran  tentang pengolahan eceng gondok menjadi biogas. Masyarakat yang menjadi sasaran pada kegiatan ini adalah Ibu-Ibu PKK Jorong Kayu Tanduak pada khususnya dan masyarakat sepenulisr Jorong Kayu Tanduak. Metode yang digunakan dalam melakukan pengabdian ini adalah (1) sosialisasi tentang pengolahan eceng gondok menjadi biogas, (2) pelatihan pembuatan alat biogas dari eceng gondok, (3) melakukan penyebaran kuisioner sebelum dan sesudah pelatihan tentang pengetahuan tentang pembuatan alat biogas dari eceng gondok. Kegiatan ini memberikan dampak positif kepada Ibu-Ibu PKK ini antara lain : (1) Peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang pengolahan eceng gondok menjadi biogas yang diketahui dari hasil penyebaran angket sebelum dan sesudah pelatihan, (2) tersebarnya informasi tentang pemanfaatan eceng gondok menjadi biogas dari jorong Kayu Tanduak Kabupaten Tanah Datar. Kata kunci: Eceng Gondok, Biogas, Jorong Kayu Tanduak ABSTRACT The plant of water hyacinth which spread throughout reservoir or water pool in Kayu Tanduk has made the farmers surrounding become lack or loss of water. Water hyacinth has also affected the flow of irrigation for rice fields and fields.  The rapid growth problem of water hyacinth gives direct impact to the farmers harvest income in the rice fileds and fields. This community service program (PKM) is purposed to increase the knowledge and craftsmanship for villagers and society about how to process water hyacinth into biogas.The main target community in this program is the mothers of empowering family welfare group (PKK) at Kayu Tanduak and the society of its surrounding. The methods used in this program are 1) socialization to society how to process it,2) giving training to society how to make biogas tools,3) distributing the questionnaires to society in order to see how far their undesrstanding about the water hyacinth process into biogas before training and after training.This activity give positive impacts to the mothers of empowering family welfare (PKK), they are: 1) there is an increasing of their knowledge and craftsmanship about how to process water hyacinth into biogas. It can be seen from the result of the questionnaires before and after training. 2) The spread information to society about the utilizing water hyacinth process into biogas is increased especially in the village of Kayu Tanduk Tanah Datar. Keywords: Biogas, Water hyacinth, The village of Kayu Tandu

    MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG PENTINGNYA REKAM MEDIS PADA FASILITAS KESEHATAN

    Get PDF
    Hal pertama yang harus dilakukan sebelum ada tindakan terhadap pasien pada fasilitas kesehatan sangat erat kaitannya dengan rekam medis, seperti melengkapi data pasien, keluhan pasien dan lain sebagainya. Namun, banyak diantara masyarakat kita tidak memahami hal tersebut. Data rekam medis dan semua isi yang terdapat didalamnya merupakan data pribadi yang tidak boleh disebarluaskan kepada siapa saja. Di era BPJS saat ini, rekam medis menjadi sangat penting bagi fasilitas kesehatan, sehingga diperlukan juga pofesional rekam medis yang handal diposisi tersebut. Rekam medis tidak sekedar mengisi data medis pasien, tapi juga melakukan pengodean penyakit yang juga merupakan bagian dari rekam medis. Pengodean dilakukan agar fasilitas kesehatan dapat mengklaim biaya yang dikeluarkannya dalam menangani seorang pasien di fasilitas kesehatan tersebut. Untuk itu, perlu kiranya diberikan pengetahuan tentang rekam medis kepada masyarakat sehingga diharapkan nantinya lebih banyak masyarakat yang mengerti dan memahami betapa pentingnya rekam medis bagi pasien dan fasilitas kesehatan. Dalam hal ini, tahap awal pengetahuan tentang rekam medis diberikan kepada siswa-siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Padang. Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat yang berobat ke fasilitas kesehatan lebih peduli dan tidak berbelit-belit dalam memberikan keterangan tentang hal-hal yang ditanyakan petugas medis di fasilitas kesehatan, sehingga proses pengobatan dapat berjalan dengan baik. Kata kunci : Rekam Medis, Pasien, Fasilitas Kesehatan ABSTRACT The first thing that must be done before there is action on patients in health facilities is very closely related to medical records, such as completing patient data, patient complaints and so on. However, several people do not understand this. Medical record data and all contents contained in it are personal data that cannot be disseminated to anyone. In the current BPJS era, medical records are very important for health facilities, so that professional medical records are also needed in that position. Medical records not only fill the patient's medical data but also encode the disease which is also part of the medical record. The coding is done so that health facilities can claim the costs incurred in handling a patient at the health facility. For this reason, it is necessary to provide knowledge about medical records to the community so that it is hoped that more people will understand the importance of medical records for patients and health facilities. In this case, the initial stage of knowledge about medical records is given to students of the State 2 Madrasah Aliyah (MAN) Padang. With this activity, it is expected that the people who seek treatment at health facilities are more caring and convoluted in giving information about matters that are asked by medical staff in health facilities so that the treatment process can run well. Keyword : Medical Records, Patients, Health Facilitie

    357

    full texts

    363

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇