LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
363 research outputs found
Sort by
PELATIHAN PERAWATAN DAN PERBAIKAN AC MOBIL BAGI SISWA SMK SIAP LULUS
Tulisan ini melaporkan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Harapan Kartasura. Pengabdian ini difokuskan pada siswa kelas 3 (tiga) yang siap lulus. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada siswa mengenai perbaikan dan perawatan mesin Air Conditioning (AC) mobil. Melalui program ini diharapkan siswa lebih siap dalam mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Pengabdian ini diawali dengan penyampaian teori, berupa materi - materi komponen dasar dan sistem kerja mesin AC mobil. Materi disampaikan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Siswa diberikan pemahaman terkait cara pencucian unit AC (pembersihan indoor dan outdoor), pengecekan kerja mesin dan trouble shooting dalam AC. Pelatihan diikuti oleh 21 orang peserta. Hasil dari pelatihan ini, mampu memberikan keterampilan dan pemahaman berkaitan dengan AC, sehingga dimungkinkan siswa dapat membuka usaha sendiri khususnya dalam bidang perawatan dan perbaikan AC yang baik dan benar.
Kata Kunci: AC, Pelatihan, Perbaikan, Perawatan, Siswa
ABSTRACT
This paper reports the activities of devotion to the community conducted in vocational High School (SMK) Harapan Kartasura. This devotion is focused on students in grade 3 (three) who are ready to graduate. This devotion aims to provide students with knowledge and skills regarding the repair and maintenance of car air conditioning machines. Through this program, students are expected to be better prepared to enter the workforce. This devotion begins with the submission of theories, the basic component materials and the working system of the car AC engine. The material is delivered by lecture, discussion and question, and answer methods. Students are given an understanding of how the air conditioning unit is washing (indoor and outdoor cleaning), performance checking and troubleshooting in the AC machine. The training was attended by 21 attendance. After this counseling, students are expected to have capable skills, so that they can open their own business, especially in the field of maintenance and repair of good and correct air conditioning.
Keywords: AC, Taining, Repairs, Maintenance, Studen
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI ZOOM UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN DIMASA PANDEMI COVID 19 MAHASISWA JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS DAN ADMINISTRASI PERKANTORAN FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI IISIP YAPIS BIAK
Tujuan dari kegiatan Sosialisasi dan pelatihan agar mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis dan Administrasi Perkantoran bisa mengikuti perkuliahan Daring dari rumah. Mahasiswa mampu menggunakan Aplikasi Zoom dengan benar, Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan Oleh Tim Dosen IISIP Yapis Biak . Metode yang dipilih yaitu Sosialisasi dan pelatihan secara langsung. Peserta berasal dari Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis dan Administrasi Perkantoran Sebanyak 60 Mahasiswa. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Buku panduan praktis dan sederhana berupa pedoman Perkuliahan Daring dan Penggunaan Aplikasi Zoom serta mengerti menggunakan aplikasi zoom .
Kata kunci: Sosialisasi, Pelatihan, Penggunaan aplikasi Zoom, Pembelajaran, Masa pandemi Covid 19
ABSTRACT
The purpose of the socialization and training is the students of Business Administration and Office Administration can take online class from home and the students are able to use Zoom application correctly. The community service is done by team of IISIP YAPIS Biak lecturers. The method of this community service is socialization and training directly or offline. The participants consist of the students of Business Administration and Office Administration which are 60 students in total. The result of this community service is a practical and simple guidebook about online lecturing and learning and the use of Zoom Application.
Keywords: Socialization, Training, Zoom application, Learning, Pandemi Covid 1
PENGEMBANGAN PRODUK PIGURA DAN KALIGRAFI DENGAN PENAMBAHAN PAPAN INFORMASI ELEKTRONIK DI LAPAS PERMISAN NUSAKAMBANGAN CILACAP
Lapas Permisan merupakan salah satu dari delapan lapas yang berada di pulau Nusakambangan. Berdasarkan informasi dari kepala lapas permisan bahwa lima puluh persen permasalahan dilapas dapat diminimalisir apabila penghuni lapas diberikan aktifitas-aktifitas yang produktif. Sudah terdapat beberapa sentra kegiatan yang dilaksanakan di lapas permisan diantaranya membuat batik, memodifikasi motor, membuat keset dan kaligrafi/figura. Berdasarkan hasil kunjungan tim Politeknik Negeri Cilacap ke lapas permisan ada banyak kegiatan yang bisa dikembangkan lebih salah satunya adalah figura. Minimnya peminat kaligrafi karena fungsi dari kaligrafi/figura hanya sebagi hiasan saja. Oleh sebab itu, pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pelatihan pembuatan figura yang di integrasikan dengan jam digital dan papan informasi elektronik. Hal ini akan meningkatkan fungsi dan manfaat dari figura/kaligrafi. Konsumen dari produk ini adalah tempat ibadah (masjid). Kegiatan pelatihan yang sudah dilaksanakan berjalan dengan baik terlihat semua peserta dapat mengoperasikan, merakit dan melakukan troubleshooting alat yang telah dibuat.
Kata kunci: Lapas permisan, Pigura, Jam digital
ABSTRACT
Permisan prison is one of eight prisons on the island of Nusakambangan. Based on information from the head of the Permisan prison that fifty percent of problems in prison can be reduced by providing the prison inmates some productive activities. There are already several activity centers carried out in Permisan prisons, such as making batik, motorbikes modification, making doormats and calligraphy / figures. Based on the results of State Polytechnic of Cilacap team visit to the Permisan prison, there are many activities that can be developed, one of them is the calligraphy/figure. The lack of interest in calligraphy because the function of calligraphy / figure is only as decoration. Therefore, in this community service activity, training was carried out in making a figure integrated with a digital clock and electronic information board. This will enhance the function and benefits of the figure / calligraphy. The consumers of this product are places of worship (mosques). Training activity that have been carried out properly shows that all participants can operate, assemble and troubleshoot the device that have been made.
Keywords: Premisan prison, Figure, Digital cloc
PEMBUATAN PROPOSAL SPONSORSHIP DI KARANG TARUNA RW 07 JATILUHUR, JATIASIH, BEKASI, JAWA BARAT
Sponsor memiliki peran penting dalam penyelenggaraan sebuah kegiatan atau event. Sponsor dapat berupa perusahaan, lembaga, instansi yang memiliki kepentingan pada event tersebut. Sponsor akan diperoleh apabila gagasan atau ide dalam event yang ditawarkan kepada sponsor memiliki daya tarik untuk menciptakan peluang publikasi dan promosi serta pencitraan pada pihak sponsor tersebut. Karang taruna menjadi wadah penggerak dalam sebuah penyelenggaraan. Namun, tidak semua anggota karang taruna mengetahui cara membuat proposal sponsorship. Untuk itu, penulis memberikan pelatihan pembuatan proposal sponsorship untuk kegiatan yang dilakukan Karang Taruna RW 07 Jatiluhur, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah ceramah plus dan pendampingan yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting. Adapun hasil dari kegiatan ini, yaitu para anggota karang taruna dapat memahami materi proposal sponsorship dan mampu mengoperasikan aplikasi desain grafis Canva dan web pembuatan proposal yang dapat digunakan untuk cara yang lebih efisien dan kreatif. Dengan demikian, pelatihan ini dapat dikatakan sukses.
Kata kunci: Pelatihan, Proposal, Sponsorship, Karang taruna, Event
ABSTRACT
Sponsor has an important role in organizing an activity or event. Sponsors can be companies, institutions, agencies that have an interest in the event. Sponsors will be obtained if the ideas or ideas in the event offered to the sponsor have the appeal to create opportunities for publication and promotion as well as branding on the sponsor's party. The youth organization becomes a vehicle for activation in an implementation. However, not all members of the youth organization know how to make a sponsorship proposal. For this reason, the authors provide training in making sponsorship proposals for activities carried out by Karang Taruna RW 07 Jatiluhur, Jatiasih, Bekasi, West Java. The method used is lecture plus and mentoring which is implemented virtually through the zoom meeting application. The result of this activity is that members of the youth organization can understand the material of the sponsorship proposal and are able to operate the Canva graphic design application and web proposal creation which can be used in a more efficient and creative way. Thus, this training can be said to be a success.
Keywords: Training, Proposal, Sponsorship, Youth organization, Even
AUTOMASI PELAPORAN KEUANGAN KOPERASI SISWASMK NEGERI 2 BATU
SMK Negeri 2 Batu memiliki dua jenis koperasi, yaitu koperasi siswa dan koperasi guru. Dalam pengabdian ini yang bertindak sebagai mitra adalah koperasi siswa. Permasalahan pertama terkait pelaporan keuangan di koperasi siswa SMK Negeri 2 Batu adalah laporan keuangan yang ada sekarang belum tersistem dan pencatatan masih manual.Tidak tersistemnya laporan keuangan juga akan menimbulkan masalah terkait efisiensi dan efektivitas. Tim pengusul mengupayakan untuk melakukan perbaikan terkait masalah pelaporan keuangan yang dihadapi mitra. sistem pelaporan keuangan yang terintegrasi, laporan keuangan yang dihasilkan dapat semakin berkualitas.Pengusul mampu menyeleseikan permasalahan tersebut dengan menggunakan tahapan-tahapan yaitu: tahap identifikasi masalah, tahap perancangan system aplikasi pelaporan keuangan, tahap implementasi sistem dan tahap evaluasi. Sistem pelaporan keuangan dibuat menggunakan program Excel dan sesuai permintaan mitra. Pada saat pelaksanaan pengabdian, pemateri menjelaskan tentang pelaporan keuangan dan penggunaan sistem pelaporan keuangan terintegrasi. Setelah pemateri selesei menjelaskan, mitra melakukan praktik pelaporan keuangan dengan menggunakan sistem terintegrasi.
Kata Kunci: Automasi pelaporan keuangan, Koperasi siswa, Laporan keuangan, Sistem
pelaporan keuangan
ABSTRACT
SMK Negeri 2 Batu has two types of cooperatives, namely student cooperatives and teacher cooperatives. In this service, the student cooperative acts as a partner. The first problem related to financial reporting in SMK Negeri 2 Batu's student cooperative is that the current financial reports are not yet systematic and recording is still manual. The failure of the financial reporting system will also cause problems related to efficiency and effectiveness. The proposing team tries to make improvements related to financial reporting problems faced by partners. An integrated financial reporting system, the resulting financial reports can be of higher quality. The proposer can solve these problems using stages: Problem Identification Stage, Financial Reporting Application System Design Stage, System Implementation Stage, and Evaluation Stage. The financial reporting system is created using the Excel program and according to partner requests.At the time of the service, the speaker explained financial reporting and an integrated financial reporting system. After the presenter explains, partners carry out financial reporting practices using an integrated system.
Keywords: Financial reporting automation, Student cooperative, Financial reporting,Financial reporting syste
PENDIDIKAN KESEHATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT TENTANG CUCI TANGAN YANG BENAR DI SD NEGERI 24 KOTA BENGKULU
Usia sekolah merupakan masa keemasan untuk menanamkan nilai-nilai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sehingga berpotensi sebagai agen perubahaan untuk mempromosikan PHBS, baik dilingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat. Indikator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS di sekolah yaitu: Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan menggunakan sabun, mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah, menggunakan jamban yang bersih dan sehat, olahraga yang teratur dan terukur, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok di sekolah, menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap 6 bulan, membuang sampah pada tempatnya. Menjaga kebersihan tangan guna mencegah masuknya kuman ke dalam tubuh, dan hal itu dapat diwujudkan melalui tindakan mencuci tangan yang benar. Metode yang digunakan adalah diskusi, presentasi, roleplay dan menayangkan video tentang cuci tangan pakai sabun yang benar. Hasil evaluasi diketahui bahwa adanya peningkatan pengetahuan anak tentang perilaku hidup bersih dan sehat terutama tentang cara cuci tangan yang benar. Sehingga dengan adanya pendidikan ini anak-anak dapat berperilaku hidup bersih dan sehat.
Kata Kunci: Edukasi Cuci Tangan Anak Sekolah
ABSTRACT
School age is a golden age to instill the values of clean and healthy living behaviors that it has the potential to act as agents of change to promote clean and healthy living behaviors, both within the school, family and community. The indicators used as a measure to assess clean and healthy living behaviors in schools are: Washing hands with running water and using soap, consuming healthy snacks in the school canteen, using clean and healthy latrines, regular and measured exercise, eradicating mosquito larvae, not smoking in schools , weighing and measuring height every 6 months, throwing garbage in its place. Maintain hand hygiene to prevent germs from entering the body, and this can be realized through proper hand washing. The methods used are discussion, presentation, roleplay and showing a video about washing hands with the correct soap. The results of the evaluation showed that there was an increase in children's knowledge about clean and healthy living habits, especially about how to wash their hands properly. So that with this education children can behave in a clean and healthy life.
Keywords: Education Hand Wash School Childre
APLIKASI SISTEM PENGISIAN BATERAI DARI PLTA DENGAN TEKNIK TURBULENT WHIRLPOOL UNTUK PENERANGAN TAMAN DI WILAYAH PANCORAN
Penyaluran listrik yang sudah merata terkadang tidak memperhatikan area tertentu seperti taman, jalan setapak dan sekitarnya, mungkin disebabkan karena tidak adanya jaringan dari PLN sehingga sulit dipasang lampu di wilayah sekitar hal ini menyebabkan sering terjadinya tindak kejahatan. Mengatasi masalah tersebut maka dirancanglah alat pembangkit listrik dengan memanfaatkan debit air sungai/kali biasa disebut dengan PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air), PLTA adalah pembangkit listrik yang sangat ramah lingkungan dan alam karena tidak mencemari lingkungan dibanding pembangkit listrik jenis lain. Output dari PLTA digunakan untuk pengisian dan disimpan pada baterai, kemudian disalurkan ke lampu untuk penerangan taman dan jalan sekitar di wilayah Pancoran dekat dengan tugu pancoran Jakarta Selatan. Kegiatan kepada masyarakat pemanfaatan air sungai telah dilaksanakan dengan baik dan lancar, Warga sekitar merasa senang karena ada penerangan diarea yang belum memiliki fasilitas penerangan diharapkan warga sekitar dapat menjaga dan merawat fasilitas yang telah dipasang agar dinikmati dengan waktu yang lama.
Kata kunci: PLTA, Turbulent whirlpool, Baterai, Penerangan, Sungai/kali
ABSTRACT
Evenly distributed electricity distribution sometimes does not pay attention to certain areas such as parks, paths and surrounding areas, perhaps due to the absence of a grid from the National Electric Company so that it is difficult to install lights in the surrounding areas, this has resulted in frequent crimes. Overcoming this problem, a power plant tool that uses river water discharge / river water is designed, commonly known as PLTA (Hydro Power Plant), PLTA is a power plant that is very environmentally friendly and natural because it doesn't pollute the environment compared to other types of power plants. The output from the hydropower plant is used for charging and stored in batteries, then channeled to lights for lighting for parks and nearby roads in the Pancoran area close to the South Jakarta Pancoran monument. Activities for the community using river water have been carried out well and smoothly. The local residents are happy because there is lighting in areas that do not have lighting facilities. It is hoped that local residents can maintain and maintain the facilities that have been installed so that they can be enjoyed for a long time.
Keywords: PLTA, Whirlpool turbulent, Battery, Lighting, River
PRODUKSI DAN PEMUTARAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA PROMOSI KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN COVID-19
Keterlibatan masyarakat dan peningkatan literasi pencegahan COVID-19 ditingkat individu dan masyarakat menjadi salah satu isu strategis untuk mengurangi jumlah kasus positif di suatu wilayah melalui upaya promosi kesehatan. Radio spot atau iklan layanan masyarakat merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk promosi kesehatan dan merupakan media yang sangat efektif karena audiens diajak belajar dengan pendekatan pesan (message-learning approach). Adapun tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menyusun dan memproduksi media audio iklan layanan masyarakat tentang etika batuk, physical distance, himbauan sosial dan hal-hal yang diperhatikan selama berada di tempat pemeriksaan COVID-19. Tahapan kegiatan yaitu tahap 1) pra-produksi (pengumpulan referensi, pemilihan talent voice dan persiapan alat dan bahan), tahap 2) produksi (recording, editing, review expert dan final production) dan tahap 3) pasca produksi atau distribusi media. Sasaran promosi kesehatan yaitu massa dan disebarluaskan melalui media sosial, radio lokal daerah (RRI Kota Samarinda), mobilisasi lintas lembaga yaitu Kepolisian Resor Kota Samarinda, serta lembaga pelayanan kesehatan yang memberikan layanan PCR di wilayah Kota Samarinda. Kesimpulan kegiatan ini yaitu telah diprodukasi lima iklan layanan masyarakat yang dimanfaatkan oleh lintas lembaga di wilayah Kota Samarinda serta meningkatkan kesadaran dan literasi masyarakat mengenai upaya pencegahan COVID-19.
Kata kunci: Iklan layanan masyarakat, Produksi media, Literasi, COVID-19
ABSTRACT
Community involvement and increasing literacy in preventing COVID-19 at the individual and community level are strategic issues to reduce the number of positive cases in a region through health promotion efforts. Radio spots or public service advertisements are a medium that can be used for health promotion and are very effective media because audiences are invited to learn with a message-learning approach. The purpose of this community service activity is to compile and produce audio media for public service advertisements on cough etiquette, physical distance, social appeals and things to pay attention to while at the COVID-19 checkpoint. The activity stages are stage 1) pre-production (reference collection, voice talent selection and preparation of tools and materials), stage 2) production (recording, editing, expert review and final production) and stage 3) post-production or media distribution. The targets of health promotion are mass and disseminated through social media, local regional radio (RRI Kota Samarinda), cross-institutional mobilization, police officer, and health service institutions that provide PCR services in Samarinda. The conclusion of this activity is that five public service advertisements have been used by cross-agencies in the Samarinda area as well as increasing public awareness and literacy regarding efforts to prevent COVID-19.
Keywords: Radio spot, Media production, Literacy, COVID-1
PELATIHAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH MENGGUNAKAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM BERBASIS MOODLE UNTUK GURU DI SMK MAARIF NU 2 AJIBARANG
Proses pembelajaran merupakan aktivitas utama pada pendidikan. Sejak awal tahun 2020 terjadi perubahan drastis dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh memerlukan sebuah sistem untuk berkomunikasi antara siswa dengan guru. Belum adanya suatu sistem yang dapat membantu guru dalam mengelola pembelajaran jarak jauh di SMK Maarif NU 2 Ajibarang berdampak pada sulitnya para guru atau tenaga pengajar dalam hal memantau maupun mengelola aktifitas siswa pada saat diberlakukan pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh dapat dilakukan dalam jaringan (daring) dan dikelola dengan baik jika menggunakan Learning Management System (LMS). Moodle merupakan LMS yang dapat digunakan dan dikelola sendiri secara gratis oleh sekolah. Sehingga untuk mempermudah pengelolaan pembelajaran jarak jauh dilakukan pelatihan penggunaan LMS berbasis Moodle. Metode yang dilakukan adalah mempersiapkan LMS dan modul pelatihan, membuat course pelatihan, melaksanakan kegiatan pelatihan, serta melakukan evaluasi dan refleksi diri. Melalui pelatihan ini guru memperoleh edukasi mengenai praktek baik pengelolaan LMS sebagai guru atau siswa secara mudah dan efektif. Kegiatan pelatihan dilakukan melalui tatap muka dengan 40 orang guru yang menghasilkan kelas pembelajaran jarak jauh didalam LMS yang terdiri dari aktifitas pengelolaan presensi, chat, tatap muka daring, materi pembelajaran, blog, dan pengumpulan tugas.
Kata Kunci: LMS, Moodle, Pelatihan LMS, Pembelajaran jarak jauh, Sistem manajemen pembelajaran
ABSTRACT
The learning process is the main activity in education. Since the beginning of 2020, there has been a drastic change from face-to-face to distance learning. Distance learning requires a system to communicate between students and teachers; without a system that can help teachers manage distance learning at SMK Maarif NU 2, Ajibarang. The teachers' difficulty or teaching staff impacts monitoring and managing student activities when distance learning occurs. Distance learning can be done in a network (online) and well managed using a Learning Management System (LMS). Moodle is an LMS that schools can use and manage independently. So that to facilitate the management of distance learning, training on the use of Moodle-based LMS is carried out. The method used is to prepare LMS and training modules, create training courses, carry out training activities, and conduct self-evaluation and reflection. Through this training, teachers get an education about acceptable practices in managing LMS as a teacher or student efficiently and effectively. Training activities are carried out face-to-face with 40 teachers who produce distance learning classes within the LMS, consisting of attendance management activities, chat, face to face online, learning materials, blogs, and assignment collection.
Keywords: Distance learning, Learning management system, LMS, LMS training, Moodl
GAYA HIDUP BERSIH DENGAN MENCUCI TANGAN SEBAGAI UPAYA UNTUK MENCEGAHAN PENULARAN COVID 19 DI KOMUNITAS MUSLIMAH KOTA PALANGKA RAYA
Virus Corona menyebabkan infeksi gangguan pernafasan serius yang dapat menyebabkan kematian. Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kota Palangka Raya merupakan wilayah dengan kasus pasien terkonfirmasi positif terbesar sebanyak 145 orang dengan jumlah kematian sebesar 8 orang pertanggal 5 Juni 2020. Penyebaran virus, termasuk virus korona, sebesar 98% bersumber dari tangan. Oleh sebab itulah dengan rajin mencucui tangan maka dapart mencegah dan memutus rantai penyebaran virus korona. Jikalau tidak terdapat sabun dan air mengalir, maka dapat menggunakan hand sanitizer seperti yang dianjurkan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat. Berdasarkan hal itu, maka kegiatan mempromosikan penggunaan hand sanitizer perlu dilakukan. Kegiatan masyarakat yang telah dilaksanakan ini dilakukan melalui pemberian hand sanitizer dan informasi ringkas tentang kebiasaan mencuci tangan yang praktis pada komunitas muslimah Kota Palangka Raya. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih mencegah infeksi COVID 19.
Kata kunci: COVID 19, Hand Sanitizer, Palangka Raya, Hidup Bersih, Komunitas Muslimah
ABSTRACT
Corona virus causes serious respiratory infections that can lead to death. Based on data published by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, Palangka Raya City is the region with the largest positive confirmed cases of 145 people with 8 deaths as of June 5, 2020. The spread of viruses, including the corona virus, is 98% sourced from hands. That is why diligently washing hands can prevent and break the chain of spreading the corona virus. If soap and running water are not available, a hand sanitizer can be used as recommended by the US Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Based on this, activities to promote the use of hand sanitizers need to be carried out. This activity that has been carried out is carried out through the provision of hand sanitizers and brief information about practical hand washing habits in the Muslim community of Palangka Raya City. It is hoped that the results of this activity can contribute to preventing COVID 19 infection.
Keywords: COVID 19, Hand sanitizer, Palangka Raya, Clean living, Muslimah communit