LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
    363 research outputs found

    OPTIMALISASI SISTEM PENYIMPANAN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS PADANG PASIR TAHUN 2019

    Get PDF
    Semua fasilitas pelayanan kesehatan wajib menyelenggarakan rekam medis, termasuk puskesmas. Dengan pelayanan rekam medis yang berkualitas pasien akan merasa puas, khususnya  karena  pasien  dilayani  dengan  cepat,  tepat  dan  aman  oleh  pihak puskesmas. Permasalahan yang sering ditemui pada bagian penyimpanan rekam medis adalah terjadinya misfile maupun duplikasi nomor rekam medis. Akibatnya, berkas rekam medis pasien lama sulit ditemukan sehingga proses pencarian berkas rekam medis pasien di rak penyimpanan membutuhkan waktu yang cukup lama. Tujuan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) agar sistem penyimpanan rekam medis menjadi optimal dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan rekam medis pasien rawat jalan di Puskesmas Padang Pasir. Metode yang digunakan berupa sosialisasi tentang optimalisasi sistem penyimpanan rekam medis di Puskesmas Padang Pasir. Sebelum sosialisasi, dilakukan pre-test dan setelah sosialisasi dilakukan kegiatan post-test dengan tujuan mengetahui tingkat pemahaman mitra tentang materi sosialisasi. PKM ini dilakukan pada tanggal 9 bulan Agustus 2019 di Puskesmas Padang Pasir. Peserta dari kegiatan PKM ini adalah semua petugas rekam medis di Puskesmas Padang Pasir sebanyak 6 (enam) orang. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah adanya peningkatan pengetahuan mitra tentang penyimpanan rekam medis dari nilai rata-rata 45 menjadi 85 point. Kata Kunci : Kualitas, Pengabdian, Penyimpanan, Puskesmas, Rekam Medis ABSTRACT All health service facilities are required to hold medical records, including public health centers. With a quality medical record service, patients will feel satisfied, especially because patients are served quickly, precisely and safely by the community health centers. The problem that is often encountered in the medical records storage is the occurrence of misfiling and duplication of medical record numbers. As a result, old patient medical record files are difficult to find, so the process of searching a patient's medical record file on a storage rack takes quite a long time. The purpose of the implementation of Community Service (PKM) so that the medical record storage system becomes optimal to improve the quality of outpatient medical record services at the Padang Pasir Health Center. The method used in the form of socialization about optimizing the medical record storage system at the Padang Pasir Health Center. Before the socialization, a pre-test was carried out and after the socialization, a post-test was carried out to know the level of understanding of partners about the material of the socialization. This PKM was held on August 9, 2019, at the Padang Pasir Communuty Health Center. The participants of this PKM activity are all 6 medical records officers at the Padang Pasir Health Center. The result of this PKM activity was an increase in partner knowledge about medical record storage from an average value of 45 to 85 points. Keywords: Quality, Service, Storage, Community Health Centers, Medical Record

    DISEMINASI INOVASI OLAHAN PRODUK MAKANAN BERBAHAN DASAR JAGUNG DI NAGARI GIRI MAJU KABUPATEN PASAMAN BARAT

    Get PDF
    Jagung merupakan tanaman serealea yang digunakan sebagai bahan baku industri pangan dan non-pangan. Biji jagung merupakan hasil panen tanaman jagung yang biasanya dijual dalam bentuk tongkol atau pipil. Sebagai penghasil jagung utama di Sumatera Barat, belum banyak produk olahan jagung yang ditemukan di Kabupaten Pasaman Barat. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mendiseminasikan dan mendorong berbagai inovasi produk olahan makanan dari jagung pada masyarakat Nagari Giri Maju, Kabupaten Pasaman Barat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Dikti. Metode diseminasi teknologi yang diterapkan adalah berupa demonstrasi dan pelatihan, penyuluhan dan pendampingan masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan yang dilakukan (1) berhasil mendiseminasikan berbagai inovasi produk makanan berbahan dasar jagung pipil dan tepung jagung, dan (2) masyarakat baru mampu berinovasi menghasilkan produk olahan jagung yang memiliki daya tahan/simpan yang rendah. Perlu dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat untuk keberlanjutan program menjadikan kabupaten Pasaman Barat tidak hanya sebagai penghasil jagung tetapi juga penghasil produk makanan olahan berbahan dasar jagung. Kata kunci: Diversifikasi, Jagung pipil, Nilai tambah, Produk olahan jagung   ABSTRACT   Corn is an important cereal crop used as the raw material of food and non-food industries. Grain kernel is the harvest of corn plants. As the leading producer of corn in West Sumatera, there are not many processed corn products found in West Pasaman Regency. The community empowerment aimed to disseminate and encourage various innovations processed food products from corn in the Nagari Giri Maju, West Pasaman Regency, through the activities of KKN Dikti. The method of dissemination of technology applied is a demonstration, in-house training, community learning and assistance. Results showed that activities conducted (1) successfully disseminated various innovations of food products based on corn kernel and cornflour, and (2) the community was able to produce corn-processed products that have a low durability/shelf life. To sustain the program that makes the West Pasaman regency as the producer of processed corn products need local government support and active participation of the community. Keywords: Diversification, Corn kernel, Value added, Corn processe

    PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UD MEUBEL ZASKIA TAMAM FURNITURE BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI ENTITAS MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (SAK EMKM)

    Get PDF
    Manajemen UD Meubel Zaskia Tamam Furniture merasa kesulitan dalam membuat laporan keuangan yang dianggap rumit karena kurangnya pengetahuan mengenai penyusunan laporan keuangan berdasarkan standar aturan yang berlaku. Berdasarkan wawancara dan observasi dengan manajemen UD Meubel Zaskia Tamam Furniture, mereka hanya menggunakan nota sebagai pencatatan barang masuk dan barang keluar sehingga hanya bisa memberikan informasi penjualan dan pembelian bahan baku. Untuk membantu UD Meubel Zaskia Tamam Furniture menyusun laporan keuangan sendiri dimulai dengan membuatkan daftar akun-akun, neraca saldo awal. Selanjutnya perancangan formulir jurnal-jurnal khusus dan jurnal umum untuk mencatat transaksi yang terjadi di UD Meubel Zaskia Tamam Furniture yang dapat dilakukan manual maupun menggunakan Ms. Office serta formulir buku besar umum, buku besar pembantu dan kartu harga pokok pesanan. Terakhir memberikan format penyajian laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK EMKM) yang terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan catatan atas laporan keuangan. Kata kunci: Laporan keuangan, SAK EMKM, UMKM, Laporan posisi keuangan, Laporan laba rugi ABSTRACT UD Meubel Zaskia Tamam Furniture management has difficulty to generate financial statement which were considerated complicated due to the lack of knowledge regarding of  preparation financial statements based on applicable standards. According to our interview and observations with UD Meubel Zaskia Tamam Furniture management, they only prepare invoice to record inflows and outflows of goods, therefore they only provide information on sales and purchases of raw materials. To assist UD Meubel Zaskia Tamam Furniture compile its own financial statements, start by making chart of accounts, opening trial balance. Furthermore, designing of special journals and general journal forms to record transaction that occur at UD Meubel Zaskia Tamam Furniture that can be done manually or using Ms. Office as well as general ledger forms, subsidiary ledger form and cost of order cards. Finally, we provide a format for presenting financial statement base on Financial Accounting Standards for Micro, Small and Medium Entities (SAK EMKM) which consists of financial position statement, income statement and notes of financial statements. Keywords: Financial statements, SAK EMKM, SME, Financial position statement, Income statemen

    PELATIHAN PEMBUATAN NATA DE COCO SEBAGAI MAKANAN BERKADAR SERAT TINGGI KEPADA ANAK-ANAK PANTI ASUHAN AL YUSRA PADANG

    Get PDF
    Nata de coco adalah sejenis makanan yang mengandung kadar serat tinggi, dan sudah dikenal luas oleh masyarakat. Di Indonesia, nata de coco sering disebut sari air kelapa atau sari kelapa. Nata de coco biasanya dikonsumsi berupa minuman segar yang ditambahkan ke dalam sirup, agar jeli, fruit coctail, dan lain-lain. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah dalam rangka memenuhi dan menggapai harapan dari panti asuhan Al Yusra Padang, yaitu memberikan pendidikan dan pelatihan-pelatihan pada anak panti. Pelatihan yang diberikan adalah pembuatan nata de coco, sejenis makanan yang mengandung kadar serat tinggi. Pelatihan pembuatan nata de coco dimulai dari pengenalan tentang bibit nata de coco, proses pembuatan nya, hingga pengemasan nata de coco menggunakan mesin pres gelas platik agar bisa di jual. Setelah mendapatkan pelatihan, peserta yang awalnya tidak mengetahui tentang nata de coco menjadi tahu. Peserta pelatihan baru mengetahui bahwa air kelapa merupakan bahan dasar pembuatan nata de coco. Setelah kegiatan berakhir, peserta pelatihan sangat antusias untuk mencoba membuat nata de coco secara mandiri. Kata kunci: Nata de coco, Serat, Air kelapa, Sari kelapa, Minuman segar ABSTRACT Nata de coco is a type of food that contains high fiber content, and is well known to the public. In Indonesia, nata de coco is often called coconut water extract or coconut juice. Nata de coco is usually consumed in the form of fresh drinks added to syrup, jelly, fruit coctails, and others. The purpose of this service activity is to fulfill and reach the expectations of the Al Yusra Padang orphanage, which is to provide education and training to orphanage children. The training was about making of nata de coco, a type of food that contains high fiber content. The training in making nata de coco starts with an introduction to nata de coco starter, the manufacturing process, to the packaging of nata de coco using a plastic glass pressing machine so that it can be sold. After receiving the training, participants who initially didn't know about nata de coco came to know about it. The training participants have just learned that coconut water is the basic ingredient for making nata de coco. After the activity ended, the training participants were very enthusiastic about trying to make nata de coco independently. Keyword: Nata de coco, Fiber, Coconut water, Coconut juice, Fresh drink

    EDUKASI BAHAYA PERGAULAN BEBAS TERHADAP PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PMS) PADA SISWA SMPN II MEUREBO

    Get PDF
    Pergaulan bebas dikalangan remaja dewasa ini semakin mengkhawatirkan. Remaja mempunyai rasa keingintahuan yang besar, menyukai pertualangan dan tantangan serta cenderung berani mengambil resiko atas perbuatannya tanpa didahului oleh pertimbangan matang. Penyakit Menular Seksual Bebas (PMS) yang terjadi pada remaja dewasa ini merupakan dampak pergaulan bebas. Dalam mengatasi masalah ini tentu memelurkan peran serta seluruh lapisan masyarakat, termasuk akademisi di bidang kesehatan masyarakat. Metode dalam kegiatan ini berupa penyuluhan /ceramah interaktif kepada siswa (siswi) SMPN II Mereubo. Penggunaan Metode ceramah/penyuluhan ini dengan pertimbangan bahwa (i) merupakan kelompok sasaran yang berpendidikan sehingga peluang untuk menerima dan menangkap informasi yang disampaikan cukup besar. Kegiatan pengabdian “edukasi bahaya pergaulan bebas terhadap penyakit menular seksual” melalui penyuluhan (ceramah) dengan sasaran siswa (i) SMPN II Meurebo berhasil dilakukan dengan baik, sehingga terjadi peningkatan pengetahuan siswa (i) setelah dilakukan penyuluhan. Kata Kunci :  Edukasi, Pergaulan bebas, Penyakit menular seksual ABSTRACT Promiscuity among teenagers today is increasingly worrying. Adolescents have a great sense of curiosity, like adventure and challenges and tend to dare to take risks for their actions without careful consideration. Free Sexually Transmitted Diseases that occur in adolescents today are the impact of promiscuity. In overcoming this problem, of course the participation of all levels of society, including academics in the field of public health. The method in this activity is in the form of counseling / interactive lectures to students of SMPN II Mereubo. The use of this lecture / extension method with the consideration that is an educated target group so that the opportunity to receive and capture the information presented is quite large. The service activity "education on the dangers of promiscuity against sexually transmitted diseases" through counseling (lectures) with the target of students  SMPN II Meurebo was successfully carried out, resulting in an increase in student knowledge  after counseling. Keywords: Education, Promiscuity, Sexually transmitted disease

    PELATIHAN PENGOLAHAN TELUR ASIN ASAP SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN NILAI JUAL TELUR ITIK SEGAR DI DUSUN CIHATEUP

    Get PDF
    Dusun Cihateup sebagai wilayah domestikasi itik Cihateup memiliki potensi sebagai penghasil telur itik yang cukup melimpah. Telur itik di wilayah ini memiliki nilai jual yang relatif murah. Untuk meningkatkan nilai jual telur itik telah dilakukan pengolahan lebih lanjut menjadi telur itik asin. Pengolahan telur menjadi telur asin memiliki nilai jual yang lebih meningkat meskipun tidak signifikan dan daya tahan yang cenderung singkat. Oleh karena itu perlu dilakukan proses pengasapan pada telur asin sehingga nilai jual telur meningkat dan daya tahan produk semakin bertahan lama. Selain dengan metode pengasapan, penambahan asap cair pada proses pemeraman dilaporkan dapat meningkatkan nilai sensoris dan daya tahan produk telur asin yang semakin lama. Program pengabdian bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh warga dan anggota kelompok ternak yang ada di Dusun Cihateup yaitu rendahnya nilai jual telur itik dan daya tahan telur yang relative singkat. Tujuan khusus pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan nilai jual telur dan menyediakan produk telur itik yang tahan lama melalui metode pengasapan. Kegiatan berlangsung dari Januari sampai Juni 2020 di Dusun Cihateup Desa Sukanagalih Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pada warga, wanita tani dan anggota kelompok ternak “Kelompok Megar Bebek Cihateup”. Hasil program ini yaitu meningkatnya nilai jual dan pendapatan dari penjualan telur asin asap dan terciptanya produk telur asin asap yang memiliki daya tahan yang lebih lama. Pengolahan telur itik yang semakin banyak diduga mampu meningkatkan keuntungan lebih banyak. Kata kunci: Dusun Cihateup, Pengasapan, Telur asin asap, Telur itik ABSTRACT Cihateup Hamlet as an area of ​​domestication of Cihateup ducks has potential as a producer of sufficiently abundant duck eggs. Duck eggs in this region have a relatively cheap sale value. To increase the selling value of duck eggs, further processing has been done into salted duck eggs. Processing eggs into salted eggs has a selling value that is increasing even though it is not significant and the durability tends to be short. Therefore, it is necessary to process the fumigation of salted eggs so that the selling value of eggs increases and the durability of the product lasts longer. In addition to the fogging method, the addition of liquid smoke to the curing process is reported to increase the sensory value and the durability of salted egg products for longer. The service program aims to solve the problems faced by residents and members of livestock groups in the Cihateup hamlet, namely the low selling value of duck eggs and relatively short egg resistance. The specific purpose of this community service is to increase the sale value of eggs and provide long-lasting duck egg products through the smoking method. The activity took place from January to June 2020 in Cihateup Hamlet, Sukanagalih Village, Rajapolah District, Tasikmalaya Regency. The method of carrying out activities consists of counseling, training and mentoring to residents, farm women and members of the livestock group "Kelompok Megar Bebek Cihateup". The results of this program are the increase in sales value and income from the sale of smoked salted eggs and the creation of smoked salted egg products that have longer durability. Processing more and more duck eggs is thought to be able to increase profits more. Keywords: Cihateup hamlet, Fumigation, Smoked salted eggs, Duck egg

    EVALUASI KEGIATAN PENGENALAN TEKNIK BUDIDAYA BAWANG MERAH DI DESA BATU AMPAR KECAMATAN MERIGI KABUPATEN KEPAHIANG PROVINSI BENGKULU

    Get PDF
    Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura strategis dan bernilai ekonomi tinggi. Ketersediaan bawang merah dipengaruhi oleh luas lahan budidaya dan kendala organisme pengganggu tanaman. Saat ini Kementerian Pertanian menetapkan perluasan daerah budidaya bawang merah di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya adalah Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang di Provinsi Bengkulu. Petani membutuhkan informasi teknik budidaya yang tepat.  Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk memperkenalkan teknik budidaya bawang merah dan kemudian dilanjutkan dengan melakukan evaluasi sehingga diperoleh persepsi petani tentang budidaya bawang merah yang diperkenalkan. Petani antusias mengikuti kegiatan penyuluhan serta pengamatan di lapangan, Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar petani memberikan persepsi yang baik terhadap  teknologi budidaya bawang merah yang diperkenalkan. Kata kunci: Bawang Merah, Pengenalan, Budidaya, Evaluasi ABSTRACT Shallots are one of the strategic horticultural commodities and have high economic value. The availability of shallots is influenced by the area of cultivated land and the constraints of plant-disturbing organisms. At present the Ministry of Agriculture is establishing expansion of shallot cultivation areas in various regions in Indonesia, one of which is Rejang Lebong Regency and Kepahiang Regency in Bengkulu Province. Farmers need information on proper cultivation techniques. This activity was carried out aiming to introduce the technique of shallot cultivation and then proceed with an evaluation  to obtain farmers' perceptions about the cultivation of shallots that were introduced. Farmers were enthusiastic in participating in the extension activities as well as observations in the field. The results of the evaluation showed that most farmers gave a good perception of the shallot cultivation technology introduced. Keywords: Shallot, Introducing, Farming, Evaluatio

    PEMANFAATAN MINYAK BEKAS PAKAI (JELANTAH) UNTUK PENGHARUM RUANGAN

    Get PDF
    Minyak bekas pakai (jelantah) merupakan minyak tumbuhan yang sudah digunakan untuk menggoreng. Penggunaan minyak bekas pakai mengakibatkan nilai ekonomis minyak tersebut turun dibanding minyak yang belum digunakan. Disamping itu, dengan sifat karsinogenik minyak bekas pakai sangat berbahaya bagi tubuh. Pemanfaatan minyak jelantah belum dilakukan secara optimal, karena banyaknya minyak bekas pakai yang sudah beberapa kali digunakan oleh restoran, kemudian setelahnya hanya dibuang begitu saja, tidak dimanfaatkan untuk produk lainnya. Proses pembuatan pengharum ruangan dari minyak goreng jelantah menjadi alternatif penyelesaian masalah yang patut dipertimbangkan. Pada pembuatan pengharum ruangan, minyak bekas pakai ini digunakan sebagai pengganti natural oil, yakni bahan utama untuk pengharum. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui penyuluhan pembuatan pengharum ruangan dari minyak jelantah, dilakukan terhadap Ibu-ibu PKK Perumahan Pamulang Park Residence, Pamulang Barat, Kota Tangerang, Banten. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah dan demo langsung di depan peserta kegiatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peserta dengan rasa suka cita ikut serta dalam demo kegiatan pembuatan minyak bekas pakai (jelantah) untuk pengharum ruangan. Peserta pun merasa senang karena bertambahnya pengetahuan tentang pemanfaatan minyak jelantah. Harapannya dengan melakukan kegiatan penyuluhan ini, maka Ibu - Ibu PKK pada perumahan tersebut dapat ikut serta dalam upaya meningkatkan daya saing wilayahnya dengan memanfaatkan minyak jelantah. Kata kunci: Limbah Minyak Jelantah, Penyuluhan, Pengharum Ruangan, ABDIMAS, Ibu-ibu PKK ABSTRACT The used oil (waste cooking oil) is a vegetable oil that has been used for frying. The use of cooking oil affects the economic value of the cooking oil lower than unused oil. Besides that, the carcinogenic nature of used oil is very dangerous for the body. Utilization of used cooking oil has not been carried out optimally, because of the amount of used oil that has been used several times by restaurants, and afterward only available just like that, is not used for other products. The process of making room air freshener from used cooking oil becomes an alternative solution to the problem raised. In the manufacture of air fresheners, used oil is used as a substitute for natural oils, which are the main ingredients for fragrances. Community service activities through counseling on the manufacture of air freshener made from used cooking oil were carried out on PKK women in Pamulang Park Residence, Pamulang Barat, Tangerang City, Banten. Counseling was conducted using the lecture and demo method directly in front of the activity participants. The results obtained from this activity were participants who liked to take part in the demonstration of used cooking oil (waste cooking oil) for air freshener. The participants were happy because they were adding knowledge about the use of used cooking oil. It is hoped that by conducting this outreach activity, PKK ladies in this housing can participate in efforts to improve the competitiveness of their region by using used cooking oil. Keywords: Used Cooking Oil, Training, Air Freshener, ABDIMAS, PKK Women

    PEMANFAATAN LIMBAH USUS AYAM SEBAGAI BAHAN BAKU PAKAN IKAN LELE DI DESA KARANG ENDAH, KECAMATAN GELUMBANG, KABUPATEN MUARA ENIM

    Get PDF
    Permasalahan yang sering dialami oleh pembudidaya ikan termasuk yang dihadapi oleh kelompok pembudidaya ikan di desa Karang Endah adalah tingginya harga pakan komersil sehingga menyebabkan biaya poduksi semakin tinggi. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengevaluasi pemanfaatan limbah usus ayam sebagai bahan baku pakan ikan lele di desa Karang Endah, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Metode yang digunakan melalui sosialisai dan diskusi serta tanya jawab, pelatihan praktek pembuatan pakan serta pendampingan demplot pemanfaatan limbah usus ayam sebagai bahan baku pakan ikan lele. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilakukan  terlaksana dengan lancar. Pembudidaya dapat membuat pakan dengan memanfaatkan limbah usus ayam dan mengaplikasikan pakan dalam kegiatan budidaya ikan lele. Kata kunci:  Ikan lele, Pakan, Usus Ayam, Desa Karang Endah ABSTRACT Problems that are often experienced by fish farmers including those faced by groups of fish farmers in the village of Karang Endah are the high price of commercial feed, causing higher production costs. The purpose of this activity is to evaluate the utilization of chicken intestine waste as raw material for catfish feed in Karang Endah village, Gelumbang District, Muara Enim Regency, South Sumatra. The method used is through socialization and discussion as well as questions and answers, training in the practice of making feed and assisting with the demonstration plot of utilizing chicken intestine waste as raw material for catfish feed. Community service activities (PKM) carried out smoothly. Cultivators can make feed by utilizing chicken intestine waste and applying feed in catfish farming activities. Keywords: Catfish, Feed, Poultry offal meal, Karang Endah Villag

    MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI VIDEO EDUKASI PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN

    Get PDF
    Pada tahun 2020 di Indonesia telah terjadi penyebaran virus corona yang menimbulkan banyak gejala seperti flu yang berkepanjangan, demam, tenggorokan sakit atau radang yang hebat, lemah,  letih dan sebagainya. Penyebaran virus ini sangatlah cepat akibat adanya interaksi sosial secara langsung oleh masyarakat. Hal ini menjadikan pentingnya untuk menjalankan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran virus tersebut. Banyaknya masyarakat yang belum melaksanakan protokol kesehatan dengan baik menjadi alasan untuk melakukan peningkatan pengetahuan warga atas protokol tersebut. Untuk pencegahan covid-19 maka perlu menerapkan protokol kesehatan dengan mencuci tangan, menghindari menyentuh muka dan mengucek mata, menggunakan masker, isolasi mandiri, menjaga jarak, menerapkan etika batuk dan bersin, dan menjaga kesehatan. Hal ini yang menjadi  dasar  untuk membuat video edukasi bertemakan penerapan protokol kesehatan yang ditujukan kepada masyarakat. Video edukasi ini diunggah di Youtube dan Facebook, yaitu media sosial yang banyak digunakan oleh berbagai kalangan. Hal ini dimaksudkan agar dapat memberikan pengaruh positif dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah menghadapi Covid-19. Tujuan penyebarluasan video ini untuk meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalikan covid-19 di tempat dan fasilitas umum. Sehingga dengan adanya informasi yang diberikan,, masyarakat lebih memahami dan meningkatkan pengetahuan mengenai protokol kesehatan dalam rangka memutus rantai penyebaran virus covid-19. Kata kunci: Covid-19, Penyebaran virus, Protokol kesehatan, Video edukasi,                      Media sosial ABSTRACT There has been corona virus spread in Indonesia by the year of 2020 which causes symptoms such as persistent flu, fever, sore throat or severe inflammation, weakness, fatigue and so on. The spread of this virus is quick because of direct social interaction by the community. It makes the implementation of health protocols to prevent the spread of the virus is important. The large number of people who have not implemented the health protocol properly becomes a reason of effort to increase citizens' knowledge of the protocol. For preventing Covid-19, it is necessary to apply health protocols by washing hands, avoiding touching the face and rubbing the eyes, using masks, self-isolation, maintaining distance, applying cough and sneezing ethics, and maintaining health. This is the basis for making educational videos with the theme of implementing health protocols aimed at the community. These educational videos uploaded on YouTube and Facebook, those known as widely used platforms by various groups of people. This intended to have a positive influence in order to increase public awareness to support the government's efforts to face Covid-19. The purpose of distributing this video is to increase efforts to prevent and control Covid-19 in public places and facilities. So that with the information provided, the public better understands and increases knowledge about health protocols in order to break the chain of spreading the covid-19 virus. Keywords: Covid-19, Spread of viruses, Educational video, Health protocol, Social medi

    357

    full texts

    363

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇