JOIES: Journal of Islamic Education Studies
Not a member yet
    101 research outputs found

    Implementasi AI (ChatGPT) dalam Pengerjaan Tugas Mahasiswa

    Full text link
    : This research aims to analyze the implementation of AI (ChatGPT) in the field of education, especially among students. This issue is interesting to discuss because, with technological advances, the use of AI is no longer foreign to society. This research was conducted to answer the question of the impact of using AI (ChatGPT) in student assignments. The method used in this research is a qualitative method based on a literature review or library research. Based on the analysis, the use of AI can help students do their assignments, but on the one hand, it can also cause feelings of laziness and dependency. This thesis statement supports research from Widya Rizky Pratiwi, which revealed that AI helps students do their assignments by identifying quoted material and grammatical errors. The opposing opinions came from Sofi Liza Zahara, Zahira Ula Azkia, and Muhammad Minan Chusni, who revealed that there were negative impacts of implementing artificial intelligence in the education sector, including: 1) making teachers and students lazier; 2) eliminating some of the work of educators, especially in the administrative field; 3) AI cannot understand the purpose and information created; and 4) AI works according to what has been programmed

    Peran Pendidik dalam Pembentukan Karakter Bangsa pada Remaja

    Full text link
    Abstrak: Guru ialah teladan bagi peserta didik, baik dari segi pengetahuan maupun karakter. Orang jawa menggambarkan guru sebagai sosok yang dapat ditiru. Oleh karena itu, guru dituntut tidak hanya menguasai ilmu, ilmu dan teknik mengajar, tetapi juga harus mempunyai ahklak, budi pekerti serta budi pekerti yang sejalan dengan ajaran islam bagi peserta didik. Karena adanya kebutuhan untuk meningkatkan karakter seseorang baik dalam lingkungan akademis maupun sosial, maka penelitian ini dilakukan. Deskripsi kualitatif merupakan metode yang diterapkan dalam penelitian ini. Studi ini mengungkapkan bahwa guru memiliki tugas dan kewajiban yang rumit untuk memenuhi tujuan pendidikan mereka, karena mereka memotivasi dan memberi inspirasi dalam pendidikan dan di kalangan siswa. Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam mendidik siswa bagaimana menjadi remaja yang baik dan menunjukkan standar moral yang tinggi. Guru harus memahami mereka sebagai model peran dan pengajar, serta memperhatikan bagaimana mereka dapat membantu remaja dalam mengembangkan diri mereka secara bolistik. Pendidikan karakter garus diintegrasikan secara menyeluruh dalam kurikulum pendidikan agar dapat memberikan dampak yang optimal pada perkembangan remaja

    Analisis Kemampuan Membaca dan Menulis Al-Qur’an Mahasiswa PAI dalam Konteks Persiapan Masa Depan Sebagai Pengajar Al-Quran Bagi Peserta Didik

    Full text link
    This research reflects its relevance to the issue of Islamic religious education. This research will make an important contribution to improving Islamic religious education and the preparation of Al-Quran teachers in the future. This research aims to analyze PAI students' ability to read and write the Quran in the context of their future preparation as teachers of the Koran for students. To answer the research questions above, the author used a qualitative research method with a literature study approach. This article shows that the better PAI students' ability to read and write the Quran, the better they will be at guiding students in reading and writing the Quran. This thesis statement is the same as Rici Ratnasari (2020) and Syahrul Mahyuddin Siregar (2021) who state that teachers who have the ability to read and write the Quran well and correctly will be able to produce students who have the ability to read and write the Quran well and right too. And those who reject this thesis statement are Alfiyatus Sholihah (2023) who states that in learning to read and write the Quran, educators need to prepare various components, namely strategies, techniques and certain learning methods so that learning is effective and efficient

    Fenomena Maraknya Rasa Ketergantungan Peserta Didik Terhadap Kecerdasan Buatan

    Full text link
    Technology that is very developed at this time affects many aspects of life, including in the field of education. One of the rapidly developing technologies is artificial intelligence, which is inseparable from the teaching and learning process. There are various impacts arising from this very rapid technological development, namely the convenience obtained by humans from the existence of artificial intelligence. The researcher took the topic of the problem of whether students' dependence on artificial intelligence can make it difficult for students to solve their own problems. The topic was studied because the researcher wanted to find out whether students' dependence on artificial intelligence could affect students' decision making. The research method used in this study is a qualitative approach by collecting data through literature study. This article shows that the higher the sense of dependence on artificial intelligence, the more it makes learners lose confidence in their ability to solve problems. This thesis statement is the same as the opinion of Gumgum gumelar, Aji Cokro Dewanto, Pyndho Cevin Taraya, Aji Prasetya Wibawa and different from the opinion of Danny Manongga et al, Paulus Wisnu Yudoprakoso, Bambang Karyadi

    Optimalisasi Pengembangan Soft Skill Siswa Melalui Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti Berbasis Profil Pelajar Pancasila Di SD N Sumberejo 2 Demak

    Full text link
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan soft skill siswa melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti berbasis Profil Pelajar Pancasila di SD N Sumberejo 2 Demak, dengan fokus pada program Hifdzi al-Qur’an. Menggunakan metode penelitian mixed methods, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Validitas instrumen penelitian diuji menggunakan metode Aiken's V, menghasilkan nilai 0.8958, menunjukkan validitas isi yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses. pengembangan soft skill melibatkan tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan menunjukkan hasil yang signifikan, sementara tahap pelaksanaan dan evaluasi menghadapi tantangan. Faktor pendukung utama meliputi dukungan kepemimpinan sekolah, kolaborasi antar guru, dan fasilitas yang memadai. Faktor penghambat mencakup manajemen waktu dan heterogenitas kemampuan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pengembangan soft skill dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti berbasis Profil Pelajar Pancasila memiliki potensi signifikan, namun memerlukan pendekatan yang lebih adaptif dan inovatif dalam implementasinya

    Sistem Perekrutan Marketplace Guru terhadap Nasib Guru Honorer di Indonesia

    Full text link
    This article discusses the teacher recruitment system in the Teacher Marketplace, with a focus on the fate of contract teachers, which was a policy introduced by Nadiem Anwar Makarim during his tenure as the Minister of Education, Culture, Research, and Technology. The system is expected to address the issues faced by contract teachers, particularly in terms of their well-being. The research method employed is qualitative, involving a literature review using primary sources from journals related to the Teacher Marketplace and secondary sources from online news reports. Although the Teacher Marketplace system is expected to expedite real-time teacher recruitment, the large number of teachers in Indonesia still leads to an imbalance in the required positions. This argument aligns with the findings of the research conducted by Hidayat and Asriyantini (2020) and contradicts those of Rosmi (2019)

    Fenomena Trend Out Fashion Muslimah Masa Kini Menjadi Perilaku Konsumtif di Kalangan Mahasiswi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis fenomena Trend  Out Fashion Muslimah Masa Kini Menjadi  Perilaku Konsumtif yang terjadi pada Mahasiswi. Pada Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dimana teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode Studi Literatur . Hasil penelitian ini menunjukan bahwa semakin berkembangnya trend out fashion busana muslimah, menyebabakan timbulnya pola prilaku konsumtif dikalalngan mahasiswi. Tenis stetment ini sama halnya dengan Penelitian yang dilakukan oleh Maslatun Nisak bahwa “Gaya Hidup Konsumtif Mahasiswi Dalam Trend Fashion (Studi Kasus Mahasiswi Jurusan Manajemen Universitas Islam Lamongan”.  Namun tesis stetment ini berbalik dengan penelitia yang dilakukan oleh Husainatul Jazilah bahwa “Online Shop dan Tren Gaya Hidup Shopaholic di Kalangan Mahasisw

    Peran Guru PAI dalam Membangun Akhlak Mulia Siswa pada Era Digital

    Full text link
    Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam setiap masa. Oleh karena itu, guru PAI harus mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan, terutama dalam era digital saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana peran guru PAI dalam membangun akhlak mulia siswa di era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan memakai konsep tinjauan pustaka. Data yang digunakan dari database GARUDA dan Scholar mulai tahun 2024 yang sudah teranalisis terdiri dari 6 artikel dengan menggunakan kata kunci peran guru PAI membentuk akhlak siswa dan era digital. Data dikumpulkan seluruhnya dari literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, dan media lainnya. Tenik analisis penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan kajian, peran guru PAI dalam membangun akhlak mulia siswa pada era digital menjadi sangat penting. Guru PAI tidak mengajarkan pengetahuan saja namun menjadi teladan yang patut dicontoh oleh siswa, mengajarkan cara berperilaku yang baik di dunia nyata dan dunia maya, memberi metode dan pendekatan yang baik dalam membangun akhlak mulia siswa di era digital sehingga tercemin pada kehidupan sehari-hari

    Peran Teknik Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Permasalahan Siswa di Sekolah : Systematic Literature Review

    Full text link
    Peningkatan permasalahan perilaku siswa di sekolah memerlukan pendekatan yang efektif, maka peran teknik bimbingan dan konseling menjadi penting untuk membantu mengatasi masalah-masalah tersebut secara komprehensif. Tujuan penelitian ini adalah agar dapat mengetahui bagaimana peran teknik bimbingan konseling dalam mengatasi permasalahan siswa di sekolah. Jenis penelitian menggunakan metode Tinjauan Pustaka Sistematis . Database yang digunakan dalam penelitian ini adalah Google Scholar. Jumlah artikel yang dijelaskan sebanyak 8 artikel dengan kriteria inklusi; berbahasa Indonesia dan terbit antara tahun 2023-2024. Strategi pencarian artikel menggunakan kata kunci; peran teknik bimbingan konseling, permasalahan siswa dan sekolah. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis isi atau konten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik bimbingan konseling mempunyai peran penting dalam membantu siswa mengatasi beragam masalah yang mereka hadapi di sekolah, baik masalah akademik, sosial, emosional, maupun pribadi. Melalui berbagai pendekatan, seperti konseling individu, konseling kelompok, pelatihan keterampilan sosial, dan pendidikan karir, konselor memberikan dukungan yang diperlukan agar siswa dapat mengidentifikasi masalah, mengembangkan keterampilan, dan merencanakan masa depan dengan baik sehingga teknik bimbingan konseling menjadi pendekatan yang komprehensif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan siswa, serta integrasi nilai-nilai yang lebih mendalam dalam proses konseling. Implikasi dari teknik penelitian ini adalah bahwa penerapan bimbingan dan konseling yang efektif di sekolah sangat penting untuk membantu siswa mengatasi berbagai permasalahan, mengembangkan potensi diri, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sehingga mendukung kesejahteraan emosional dan prestasi akademis mereka

    Analisis Peningkatan Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Pembentuk Moral Siswa

    Full text link
    Artikel ini berisi mengenai pendidikan karakter sebagai upaya pembentukan moral dan langkah awal untuk mencegah terjadinya kasus perundungan. Artikel ini ingin menjawab mengenai faktor yang mempengaruhi anak melakukan tindakan perundungan dilingkungan sekolah. Untuk menjawab permasalahan tersebut maka metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif field research. Artikel ini menunjukkan bahwa banyak sekali kasus perudungan anak di lingkungan sekolah yang disebabkan oleh minimnya penerapan guru dalam pendidikan karakter siswa. Thesis statement ini sama dengan Sigit dkk, Arina, Nurdiana dkk dan tidak sama dengan Amirohana dkk, Indo Tang dkk, Deni dkk

    85

    full texts

    101

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JOIES: Journal of Islamic Education Studies
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇