JOIES: Journal of Islamic Education Studies
Not a member yet
101 research outputs found
Sort by
Analisis Tingkat Stres dan Kesejahteraan Psikologis Pada Kualitas Tugas Akhir (Skripsi/TA) Pada Mahasiswa Pendidikan Agama Islam
Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang pengaruh tingkat stres dan kesejahteraan psikologis terhadap kualitas tugas akhir mahasiswa, dengan fokus pada mahasiswa Pendidikan Agama Islam. Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat stres dan kesejahteraan psikologis mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir. Artikel ini menunjukkan tingkat stres dan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa Pendidikan Agama Islam memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas tugas akhir. Yang memperlihatkan kompleksitas interaksi antara faktor-faktor dalam proses akademik. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan literatur study. Artikel ini menyampaikan semakin mahasiswa tidak bermalas-malasan dan tidak menunda pengerjaan skripsi, maka akan mengurangi tingkat stresnya. Permasalahan thesis statement ini sama dengan Pida Sakina dan tidak sama dengan Syifa Aulia.
 
Penerapan Metode Iqro dalam Pembelajaran Al-quran
Al-quran merupakan kitab suci yang berisi pedoman-pedoman atau petunjuk bagi kehidupan manusia. Sebagai seorang muslim membacanya merupakan suatu ibadah yang bernilai pahala di sisi Allah SWT, yang mana setiap hurufnya akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Agar mampu membaca Al-quran dengan baik dan benar, maka diperlukan pembelajaran yang biasa disebut dengan BTQ (Baca Tulis Quran). Pembelajaran ini memiliki beberapa metode dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Salah satu metode yang paling populer digunakan di Indoneia dan negara-negara ASEAN adalah metode iqro’. Metode dengan menggunakan 6 jilid dalam pembelajarannya. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatf dengan metode studi literatur. Artikel ini menunjukkan hasil bahwa metode iqra’ memiliki peranan dalam pembelajaran Baca Tulis Quran. Hasil dari penelitian ini sama dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Afwillah (2021), Rahmaniah (2019), serta Rudamen dan Enoh Nurani (2022). Sebaliknya bertolak belakang dengan penelitian yang dilakukan oleh Fariza Nur Anisa (2018), Yunita Furi & Chusnul Azhar (2020), serta Iqbal Fauzi (2017).  
Upaya Penanaman Penggunaan Media Sosial dalam Melindungi Anak-Anak dari Dampak Negatif Media Sosial
Kehadiran media sosial dalam kehidupan masyarakat sangat memberikan dampak positif yang signifikan. Namun, di sisi lain media sosial ini memberikan dampak negatif yang dapat merusak peradaban manusia dengan hadirnya berbagai konten-konten yang tidak sepatutnya. Permasalahan yang harus diantisipasi adalah bagaimana dengan anak usia dini yang sudah diajarkan menggunakan gadget yang didalamnya terdapat fitur-fitur yang merangsang stimulasi perkembangan anak. Oleh karena itu, tujuan penulisan artikel ini adalah memberikan wacana pengetahuan kepada pembaca, akademis, dan praktisi untuk memaparkan upaya penanganan dalam penggunaan media sosial untuk melindungi anak-anak dari dampak negatif media sosial. Artikel ini ditulis untuk menjawab bagaimana upaya penanaman penggunaan media dalam melindungi anak anak dari dampak negatif media sosial. Untuk menjawab pertanyaan penelitian diatas penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan literature study. Thesis statement artikel ini adalah semakin memiliki pemahaman yang kuat tentang penggunaan media sosial semakin bijak pula anak anak dalam mengonsumsi media sosial sehingga terlindungi dari dampak negatif media sosial. Thesis statement ini sama dengan Nur Ika Fatmawatidan (2019) , Tesa Gita Rinanda (2022), dan tidak sama dengan Ahmad Sudi Pratikno.
 
Bullying dan dampak jangka panjang koneksi dengan kekerasan dan kriminalitas
Cases of bullying often occur in Indonesia, especially in school environments, and can hinder students' learning processes. This research uses a literature study approach to investigate basic theories, characteristics, factors, divisions, and roles in the problem of bullying. The definition of bullying, as expressed by Olweus (1999), refers to a psychosocial issue where someone repeatedly mocks and demeans another person, with negative impacts felt by both parties, namely the perpetrator and the victim. Bullying often involves a power imbalance, where the perpetrator has greater power than the victim. With advances in technology, bullying not only occurs in person, but also involves social media platforms. Efforts to overcome the impact of bullying and reduce bullying rates can be carried out by educational practitioners through various intervention programmes. This programme involves various parties, such as parents, peers, educators, school counsellors, school administrators, and all members of the school community. Bullying is oppressive treatment towards other people. Bullying as a form of aggressive action is a global problem, one of which is in Indonesia. Currently, the educational environment has seen a lot of bullying behaviour occur. Bullying behaviour usually starts in childhood because, at this time, children are required to be able to adapt themselves to their peers. There are several factors that can influence bullying, namely family factors, peer factors, and school factors
Upaya Guru Pendidikan Islam Dalam mengatasi Kesulitan membaca Al Qur’an Pada Siswa Mi NU Bahrul Ulum
Seringkali banyak ditemui dikalangan sekolah banyak siswa yang belum bisa membaca al qur’an dan belum mengetahui sama sekali huruf hijaiyah, pasalnya hal ini menjadi penting untuk segera diatasi, karena semakin banyak siswa yang tidak bisa membaca al qur’an, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kesulitan membaca Al-Qur’an di mi nu bahrul ulum dan mengetahui apa faktor penghambat dan faktor pendukung dalam mengatasi kesulitan membaca Al-Qur’an di MI nu Bahrul ulum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan wawancara dan obsrvasi, sehingga artikel ini berargumen bahwa Semakin kurangnya perhatian orang tua kepada anaknya dalam pembelajaran al qur’an semakin tidak mampu membaca al qur’an. Thesis ini mendukung pendapat siti fadjryana fitrah(2018), slameto (2003). Dan tidak didukung Bimo Walgito(1995)
 
Analisis Peran Kegiatan Keputrian dalam Meningkatkan Pemahaman Fiqih Wanita Materi Haid dan Nifas di Kalangan Siswi MTs Darul Ulum Waru Sidoarjo
Kegiatan keputrian, sebagai salah satu bentuk pendidikan keagamaan, memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan pemahaman fiqih wanita, khususnya pada materi haid dan nifas, di kalangan siswi. Namun, kegiatan ini masih jarang diimplementasikan di sekolah-sekolah, padahal topik tersebut sangat relevan dengan kebutuhan praktis dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan keputrian dalam meningkatkan pemahaman fiqih wanita pada siswi MTs Darul Ulum Waru Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan pelaksanaan kegiatan keputrian serta dampaknya terhadap pemahaman siswi terkait fiqih wanita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan keputrian yang dilaksanakan secara rutin di MTs Darul Ulum tidak hanya memberikan pemahaman mendalam mengenai fiqih haid dan nifas, tetapi juga meningkatkan kemampuan siswi dalam mengaplikasikan ilmu agama dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. Selain itu, kegiatan ini menciptakan ruang diskusi yang inklusif, memungkinkan siswi untuk aktif bertanya dan berdiskusi, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan efektif. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan wawasan tentang pentingnya kegiatan keputrian sebagai model pendidikan agama yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain untuk meningkatkan pemahaman fiqih wanita dan membentuk karakter religius pada generasi muda
Identifikasi Kemampuan Problem Solving pada Mahasiswa yang Aktif Berorganisasi
Mahasiswa telah dikenal oleh masyarakat luas sebagai calon intelektual atau biasa kita sebut Agent of Change. Alasan tersebut menjadi alasan Mahasiswa dianggap memilikii peran penting di kehidupan sosial. Sehingga Mahasiswa harus memiliki pemikiran yang matang beserta mental yang kuat untuk menyelesaikan masalah yang akan dihadapinya khususnya dalam perguruan tinggi. Bergabung dengan Organisasi kemahasiswaan itu sangat diperlukan oleh mahasiswa aktivis untuk mengasah Potensi atau bakat yang dimilikinya guna mencapai kehidupan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Problem Solving pada mahasiswa yang aktif berorganisasi dengan pendekatan Kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini terdiri atas 2 orang perbidang organisasi, yaitu bidang ormawa, bela diri, bidang kesenian, bidang olahraga dan bidang khusus yang ada di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Pencarian partisipan dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif. Artikel ini menunjukkan bahwa pengalaman masa lalu sangat penting sehingga dapat mempengaruhi proses pemecahan masalah. Thesis Statement artikel ini sama dengan Ruriana, Spiridos Kamtsios dkk, dan Rahmi
Analisis Pengoptimalisasian Gerakan Literasi Sekolah terhadap Minat Baca Siswa
Penelitian ini menarik untuk diteliti karena berfokus mengamati perilaku siswa yang bersifat dinamis dan kontekstual terhadap minat membacanya. Gerakan Literasi Sekolah Merupakan salah satu program pemerintah yang berupaya untuk menumbuhkan budi pekerti dan minat baca siswa melalui kebiasaan membaca 15 menit. Bagaimana strategi agar minat baca siswa meningkat dan terhindar dari penyakit alzheimer. Artikel ini ditulis untuk menjawab strategi yang akan digunakan agar minat baca siswa meningkat yaitu dengan menerapkan gerakan literasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi gerakan literasi sekolah. Untuk menjawab pertanyaan penelitian di atas penulis akan menggunakan jenis penelitian studi literatur. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, Metode pengumpulan datu adalah studi pustaka. Data yang diperoleh dikompolasi, dianalisis, dan disimpulkan sehingga mendapatkan kesimpulan mengenai studi literatur. dengan cara penelitian literature. Thesis statement artikel ini adalah semakin sering membaca maka akan mencegah penyakit alzheimer atau pikun. Thesis statement ini sama dengan Alexandra Sifferlin dan Iwan Supriyatna. Dan tidak sama dengan Isma Zulhaini. Hasil penelitian menunjukkan implementasi program literasi dilakukan dengan tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Bentuk-bentuk kegiatan literasinya terdiri dari 30 menit kegiatan literasi sebelum pembelajaran, pojok baca, kunjungan perpustakaan, dan kegiatan literasi di luar kelas (my school my adventure). Selain itu, program literasi tersebut berimplikasi pada peningkatan minat baca, kemampuan berpikir kritis, dan pembentukan karakter siswa
Optimasi Strategi Kolaborasi dalam Mengatasi Tantangan Tugas Kelompok Social Loafing Mahasiswa
Penelitian ini perlu dikaji lebih mendalam untuk menginvestigasi adanya tantangan dalam tugas kelompok social loafing mahasiswa. Faktor penghambat yang berasal dari dalam diri mahasiswa yaitu karena kurangnya pemahaman tugas dan materi yang diberikan oleh dosen sehingga malas untuk mengerjakan, sikap malas yang juga menjadi penghambat mahasiswa untuk mengerjakan tugas kelompok karena sibuk dengan hiburan. Sedangkan faktor penghambat yang berasal dari luar diri mahasiswa salah satunya yaitu karena pengaruh lingkungan baik dari teman ataupun keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan strategi kolaborasi dalam menghadapi tantangan tugas kelompok agar semua mahasiswa aktif mengerjakan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan studi kepustakaan. Artikel ini berargumentasi bahwa dengan adanya tugas kelompok dapat membuat mahasiswa lalai mengerjakan tugas sebagai tanggung jawabnya. Dalam tugas kelompok mahasiswa lebih cenderung mengandalkan temannya yang pintar dalam mengerjakan tugasnya. Thesis statement ini sama dengan pendapat Mello, Sudjana, Fitri dan Kusumaningtyas. Thesis statement ini tidak sama dengan pendapat Gordon, Prayitno, dan Jhonson
Dinamika Metode Pembelajaran Berbasis Project Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa
Penelitian ini mendalamkan analisis terhadap dinamika metode pembelajaran berbasis proyek dengan fokus pada pertanyaan apakah metode ini selalu meningkatkan kreativitas siswa. Kami menyelidiki sejumlah variabel yang dapat memengaruhi keberhasilan metode pembelajaran ini dalam menggalakkan kreativitas siswa, seperti pendekatan pengajaran, tingkat motivasi siswa, dan dukungan yang diberikan oleh instruktur. salah satu sebabnya adalah dengan adanya belajar berkelompok secara terus menerus siswa yang aktif akan menjadi aktif sedangkan siswa yang introvert akan semakin tertekan dan tertutup. Hal ini didukung dengan ungkapan mia dkk, menurut Almulla Bekerja secara berkelompok secara terus menerus memungkinkan hilangnya rasa percaya diri dalam belajar mandiri karena kurangnya pengalaman individu. Penelitian ini nantinya akan menggunakan metode Kualitatif dengan melibatkan pendekatan deskriptif yang mendalam untuk memahami bagaimana metode pembelajaran berbasis proyek memengaruhi kreativitas siswa.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sementara metode pembelajaran berbasis proyek dapat berpotensi untuk meningkatkan kreativitas siswa, faktor-faktor tertentu dapat menghambat pencapaian tujuan ini. Temuan ini memberikan wawasan penting tentang kendala yang mungkin dihadapi dalam menerapkan metode ini dan memperkuat perlunya strategi dan dukungan yang sesuai untuk memaksimalkan dampak positifnya pada kreativitas siswa