JOIES: Journal of Islamic Education Studies
Not a member yet
    101 research outputs found

    Eksplorasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Multikultural Dalam Materi Dakwah Habib Husain Ja'far Al-Hadar

    Full text link
    Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki  masyarakat heterogen, sehingga seringkali ditemukan gesekan akibat perbedaan didalamnya. Pendidikan Islam multikultural dapat dijadikan sebuah alternatif pemecahan masalah perihal keberagaman yang ada di masyarakat, tentu dibutuhkan seorang guru spiritualitas yang mumpuni dan mampu beradaptasi di era digital untuk menyampaikan hal ini, salah satunya ada pada Habib Ja’far Al-Hadar. Terdapat berbagai literatur yang membahas perihal Habib Ja’far Al-Hadar, namun pada penelitian dengan fokus ini belum ada yang menelitinya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam multikultural dari dakwah Habib Ja’far Al-Hadar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Terdapat delapan point pada vidio pertama dan enam point nilai-nilai pendidikan Islam multikultural pada dakwah Habib Ja’far Al-Hadar

    Respons Pendidikan Agama Islam dalam Menguatkan Moderasi Beragama sebagai Benteng Radikalisme Digital pada Pemuda

    Full text link
    Perkembangan ruang digital telah mengubah cara pemuda mengakses dan memahami ajaran agama, yang di satu sisi membuka peluang pembelajaran keagamaan, namun di sisi lain meningkatkan kerentanan terhadap narasi keagamaan yang eksklusif dan radikal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menguatkan moderasi beragama sebagai benteng terhadap radikalisme digital di kalangan pemuda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku akademik, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis secara naratif-kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI memiliki potensi positif sebagai instrumen strategis dalam menanamkan pemahaman keagamaan yang moderat, seimbang, dan kontekstual melalui pembelajaran dialogis, reflektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Namun demikian, ditemukan sejumlah keterbatasan, antara lain rendahnya literasi keagamaan kritis pemuda, keterbatasan kompetensi digital pendidik, serta kecenderungan pembelajaran PAI yang masih bersifat normatif dan tekstual. Kondisi ini menyebabkan upaya pencegahan radikalisme digital belum berjalan optimal. Oleh karena itu, penguatan pendekatan pembelajaran dan kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan peran PAI dalam membangun ketahanan ideologis pemuda di era digital. &nbsp

    Studi Literatur Stimulasi Peningkatan Hasil Belajar PAI dan Budi Pekerti Melalui Penerapan Pendekatan Sosio Emosional Pada Peserta Didik

    No full text
    Artikel ini akan menjelaskan tentang pembelajaran sosial emosional yang diberikan guru kepada peserta didik masih kurang beragam dan kurang efektif. Padahal sosial emosional mempengaruhi peningkatan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui penerapan pendekatan sosio emosional pada peserta didik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan konsep pendekatan sosio emosional, ciri-ciri pendekatan sosio emosional, Langkah-langkah penerapan pendekatan sosio emosional dan hasil belajar serta fakor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar. Penulis menyimpulkan bahwa hasil belajar PAI dan  Budi Pekerti dengan menerapkan pendekatan sosio emosional pada masa ini dapat melalui melibatkan diri secara pribadi dengan peserta didik, memberi penjelasan mengenai perilaku siswa, tulus dalam menyatakan perasaan yang sebenarnya untuk meningkatkan pengertian peserta didik, usahakan memberikan penjelasan yang singkat dan mudah dipahami untuk membangkitkan semangat belajar peserta didik, berikan pujian yang bersifat menghargai, dan lain-lain. Peserta didik  akan sangat antusias dan berinteraksi aktif dalam mengikuti pembelajaran. Pendekatan sosio emosional ini dapat memberikan stimulus yang baik terhadap hasil belajar peserta didik. Selain itu, tanpa sengaja, kerja sama terbangun antara guru dan peserta didik dalam menjaga kondisi yang kondusif saat pembelajaran berlangsung

    Model Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam

    Full text link
    This research seeks to find a design for the development of the Islamic Religious Education (PAI) curriculum. Education will continue to develop in line with the dynamics of social development in society. With regard to these dynamics, the curriculum which includes, design, implementation, and evaluation (approaches, techniques, and strategies and assessments) will undoubtedly develop or undergo changes. This research uses a qualitative approach to literature types. The research subjects are in the form of curriculum development research results, teacher creativity in developing learning methods, strategies, and approaches. Data collection techniques by looking for books, research journals, and papers that are relevant to curriculum development. Data analysis techniques using interactive analysis. This model begins with data reduction, data display, and conclusion drawing. Research results; First, curriculum design is a drawing of institutional action steps in the form of formulating educational goals, curriculum content, student learning experiences, and learning evaluation techniques. Second, educators' creativity is the learning approach, learning strategies, and methods presented to students, as well as techniques used to create an active, effective, and fun learning atmosphere. Third, the curriculum evaluation model of the assessment process to determine learning success using the measurement model, congruence evaluation model, and illumination evaluation model

    Analisis Media Pembelajaran PAI Kelas X dalam Meningkatkan Hasil Belajar di MAN 1 Surabaya

    Full text link
    Dalam penelitian ini menjawab dari permasalahan tentang media pembelajaran dimana hal tersebut mempunyai dampak positif dalam meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, Namun, temuan juga mengindikasikan bahwa masih diperlukan peningkatan dalam penggunaan media pembelajaran PAI untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data, melalui observasi, wawanvara, dan analisis dokumen. Artikel ini menunjukkan bahwa semakin kreatif guru menggunakan media pembelajaran PAI semakin mudah juga peserta didik dalam menerima pembelajaran. Thesis statement ini sama dengan Agus setiawan, Mokhsin kaliky dkk, Yolanda febrita dkk. Dan adapula thesis statement yang menolak M. Yusuf Amin Nugroho. Dengan adanya penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran PAI memfasilitasi pemahaman yang lebih baik tentang konsep-konsep agama Islam dan memungkinkan pembelajaran yang lebih interaktif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan yang berguna bagi guru dan sekolah dalam mengembangkan strategi penggunaan media pembelajaran PAI yang lebih efektif dalam konteks pendidikan di MAN 1 Surabaya

    The Progressive Education Concept in the Perspective of K.H Ahmad Dahlan and Its Relevance with Islamic Education in the Industrial Revolution Era 4.0

    No full text
    This research is conducted based upon the anxiety and uncertainty in providing an applicable concept of Islamic education to the demands of the times, but on the one hand it is still trying to maintain Islamic values. The progressive education aims to provide a new paradigm, i.e. education that is in line with the trends required in the industrial revolution era 4.0 where human life coexists directly with advanced technology. This library research used a qualitative descriptive approach. The results of the research showed that first, the concept of progressive education from the perspective of K.H Ahmad Dahlan emerged as an answer to social issues. K.H Ahmad Dahlan that tended to be religious-rational, provided an overview of the foundations of progressive education, including intelligence, experience, and progress. Second, the characteristics of Islamic education in the industrial revolution era 4.0 lie in flexibility and digitalization to generate real personalities of Muslim. Third, the relevance of the concept of progressive education to Islamic education in industrial revolution era 4.0 lies in the same spirit in raising the modernization of education, as seen from the components of education, those are objectives, curriculum, educators and students, methods, and evaluation

    Analisis Pemberian Penguatan (Reinforcement) Terhadap Disiplin Belajar Siswa

    No full text
    Pemberian penguatan positif harus diberikan sesuai dengan perilaku yang dimunculkan oleh peserta didik. Adapun beberapa tujuan pemberian penguatan yaitu dapat meningkatkan perhatian peserta didik dalam proses pembelajaran, memelihara dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik serta mengendalikan dan memodifikasi tingkah laku siswa yang kurang positif. Namun kenyataannya, masih adanya peserta didik yang tidak disiplin dalam pembelajaran. Serta Kurangnya kesadaran peserta didik untuk mematuhi peraturan yang berlaku sehingga peserta didik belum memiliki kesadaran untuk memiliki sikap disiplin belajar dan terkadang menciptakan suasa kelas yang kurang kondusif. Artikel ini ditulis untuk menjawab apakah pemberian penguatan (reinforcement) berpengaruh terhadap disiplin belajar. Untuk menjawab pertanyaan penelitian, penulis menggunakan jenis metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Artikel ini menunjukkan bahwa pemberian penguatan (reinforcement) negatif lebih dapat meningkatkan disiplin belajar siswa dibanding dengan penguatan positif. Thesis statement ini sama dengan Sandy Yulianti dkk, Mar Atus Sholichah dkk dan Elsye Jesti dkk. Dan menolak thesis statement dari Laila Hidayah, Nurhikmah, Chaeruni Rezki Syarifuddin

    Upaya Peran Orang tua dalam Membentuk Perkembangan Emosional Pada Anak Pra-sekolah

    Full text link
    Peran orang tua menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan dalam pengembangan emosi anak usia dini. Hal tersebut dikarenakan tidak semua orang tua memahami pentingnya perkembangan emosi pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam mengembangkan kecerdasan emosi anak usia dini. Dampak penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian pendekatan deskriptif kualitatif dengan pendekatan literatur study, yang meneliti tentang fenomena sosial. Proses pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Artikel ini menunjukkan bahwa semakin besar peran orang tua dalam membentuk kepribadian dan kesejahteraan anak, akan semakin kuat dan sehat perkembangan emosional Pra-sekolah. Thesis statement ini sama dengan hasil penelitian dari Anis Sahara dan Rahmat Hidaya yang sama-sama mendukung thesis statement tersebut. Berbeda dengan hasil penelitian dari Maria Rodriguez dan Juan Martinez mereka mengemukakan bahwa penelitian ini menolak pernyataan tentang peran orang tua tidak selalu mutlak dalam memengaruhi perkembangan emosional anak. &nbsp

    Analisis Peraturan Pembawaan HP di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Waru Sidoarjo

    No full text
    Seiring dengan berjalannya kemajuan dan berkembangnya pada zaman ini, teknologi digital berkembang sangat pesat, hal ini terbukti pada penggunaan HP yang tidak hanya dikalangan orang tua saja tetapi dikalangan remaja. Hal ini terbukti adanya pembawaan HP di sekolah menengah pertama, bukan tidak adanya peraturan mengenai diperbolehkannya membawa HP di sekolah tetapi, para siswa yang diam-diam membawa HP kesekolah lalu semua siswa ikut serta membawa HP ke sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi menegenai pembawaan HP di sekolah, bagaimana para guru yang memberitahu para siswanya untuk mempergunakan HP tersebut sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan kajian literatur (library research) yang diambil dari sumber primer. Teknologi yang semakin pesat ini mengsalah artikan pemakaian HP dikalangan remaja. Thesis statement ini mendukung pendapat dari Agung Rimba Kurniawan, Faizal Chan, M. Sargandi, Stevie Yolanda, Resty Karomah, Wuri Setianingtyas, Sintia Irani, dan Benedikta Yulianti Hale, Nur Chotimah, Dian Ernaningsih dan Tari Oktaviani, Nibras Nada Nailufar, dan Ni Komang Indri Amelia Putri, dan Tari Oktaviani, Nibras Nada Nailufar, dan menolak pendapat dari Nesiy, dan Hasan Jamani, dan Tari Oktaviani, Nibras Nada Nailufar, dan Gaya Lufityanti, dan Dedy Helsyanto

    Kolaborasi guru PAI bersama guru BK dalam mengatasi permasalahan peserta didik di jenjang SMP

    Full text link
    Penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran guru dalam membantu peserta didik mengatasi masalah baik akademis maupun non-akademis. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) serta guru Bimbingan dan Konseling (BK) diharapkan dapat bekerja sama dalam membimbing peserta didik agar berkembang secara utuh, baik secara spiritual maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kolaborasi guru PAI bersama guru BK dalam mengatasi permasalahan siswa di SMPN 2 Waru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 1 guru BK dan 1 guru PAI, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, dan display data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permasalahan yang dihadapi siswa SMPN 2 Waru terbagi menjadi tiga aspek yaitu; aspek spiritual, aspek personal, dan aspek sosial. Aspek spiritual seperti tidak salat Zuhur dan Duha. Adapun aspek personal meliputi terlambat datang ke sekolah dan absen sekolah. Sedangkan aspek sosial seperti berkelahi dan bulliying. Selanjutnya, teknik penyelesaian masalah di sekolah tersebut dengan membangun kolaborasi guru PAI serta guru BK secara formal dan informal. Penelitian ini mengungkap bahwa kolaborasi antara guru PAI serta guru BK perlu diperkuat dengan melihat tiga aspek permasalahan yang sering terjadi di sekolah

    85

    full texts

    101

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JOIES: Journal of Islamic Education Studies
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇