Berkala Arkeologi (E-Journal)
Not a member yet
    819 research outputs found

    COVER BERKALA ARKEOLOGI VOLUME 7 NO. 1 MARCH 1986

    No full text

    TINJAUAN TENTANG PENDIRIAN KEDATON TERNATE

    No full text
    Pada bulan Oktober 1983 yang lalu dalam suatu kunjungan ke Maluku telah dikunjungi pula pulau-pulau Ternate. Pulau ini telah dikenal sejak beberapa abad yang lalu karena di pulau ini pernah terdapat sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Ternate. Kerajaan ini didirikan kira-kira pada abad ke-13 dan mengalami keruntuhan pada abad ke-20. Raja Ternate yang pertama adalah Cico alias Mashur Malamo, sedangkan sultan yang terakhir bernama lskandar Muhammad Jabir Syah. Selama kerajaan tersebut berdiri terdapat 20 orang raja dan 26 Sultan yang pernah memerintah

    PREFACE VOL.5 NO.1 MARET 1984

    No full text

    NAGARAKERTAGAMA DAN TROWULAN

    No full text
    Ada dua sumber utama untuk mengetahui fisik kota zaman Majapahit. Yang pertama adalah kitab Nagarakertagama (=Nag.) yang digubah oleh Prapanca tabun 1365, khususnya pupuh 8-12; yang kedua adalah daerah Trowulan di kabupaten Mojokerto (Jawa Timur) yang hingga kini diperkirakan menjadi lokasi ibukota Majapahit. Namun sayangnya kita masih belum mampu untuk memadukan kedua sumber itu menjadi satu. Tidak satupun hal yang disebutkan Prapanca dapat secara pasti diidentifikasikan dengan salah satu peninggalan arkeologi di Trowulan. Atau, sebaliknya, tidak satupun peninggalan arkeologi yang dijumpai di Trowulan dapat kita carikan padanannya dalam Nag

    SAMBANDHA DALAM BEBERAPA PRASASTI BALI

    No full text
    Di dalam prasasti alasan atau sebab-sebab suatu prasasti dikeluarkan oleh raja dapat diketahui pada bagian yang memuat sambandha. Pada sambandha inilah kita dapat mengetahui latar belakang suatu karamanmendapat anugerah prasasti. Kalau kita perhatikan sambandha prasasti itu bermacam-macam antara lain, menyebutkan tentang masalah bwattahaji, buncang haji berupa pajak yang dirasakan berat, ingin menjadi desa berdiri sendiri (merdeka), penduduk berkurang karena banyak yang mati dan ditawan musuh sehingga merasa berat memikul beban pajak, merasa berat mengerjakan kebun milik raja, mempersembahkan sima untuk bangunan suci dan sebagainya. Dengan bermacam-macam latar belakang itu sebagai alasan atau sebab-sebab seorang raja lalu menganugerahkan prasasti setelah melalui sidang lengkap kerajaan. Prasasti merupakan pegangan (agemmagem) untuk mengokohkan kedudukan satu karaman. Menurut Goris prasasti adalah merupakan undang-undang (Goris, 1948: 22). Oleh karena itu jelaslah bahwa prasasti sebagai undang-undang, merupakan dasar hukum yang dipergunakan sebagai pegangan (agemmagem) yang memuat hak-hak dan kewajiban bagi sebuah karaman yang harus ditaati oleh semua pihak

    PRASASTI RUMWIGA

    No full text
    Prasasti Rumwiga I dan Rumwiga II yang berupa lempeng tembaga ini ditemukan di desa Payak, Kecamatan Srimulyo, Kabupaten Bantul, pada tahun 1981 dan sekarang disimpan di Kantor Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Daerah lstimewa Yogyakarta di Bogem. Beberapa sarjana Indonesia sudah membacanya, antara lain Bapak Boechari dan Bapak M.M. Soekarto, tetapi belum ada yang menerbitkan. Prasasti Rumwiga I ditranskripsikan pada tanggal 1 Desember 1982 dan prasasti Rumwiga II ditranskripsikan pada tanggal 4 Desember 1982.Karangan ini yang berupa transkripsi dan terjemahannya saja hanyalah dimaksudkan sebagai bahan informasi bagi kalangan di luar peneliti epigrafi agar isinya segera dapat diketahui dan dapat dimanfaatkan untuk penyusunan kronologi sejarah Jawa Tengah pada awal abad ke X Masehi

    PREFACE

    No full text

    CATATAN SINGKAT TENTANG ALAT-ALAT TULANG NGANDONG

    No full text
    Pengertian alat tulang dalam tulisan ini meliputi alat-alat yang terbuat dari tulang dan tanduk binatang serta alat dari duri ikan. Alat tulang merupakan salah satu jenis basil teknologi manusia purba yang dipergunakan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhannya. Alat jenis ini sudah dikenal sejak adanya permulaan kegiatan manusia yang pada muianya berlatar belakang pada perburuan binatang sebagai salah satu sumber makanan. Dalam hal ini tulang-tulang binatang basil buruan dipecahkan untuk mendapatkan sumsumnya dan pecahanpecahan yang baik dipilih untuk dijadikan alat atau setidak-tidaknya untuk dijadikan alat secara insidentil. &nbsp

    TINJAUAN SEMENTARA TENTANG ARCA MENHIR GUNUNG KIDUL

    No full text
    Berbieara tentang area menhir tidak dapat dilepaskan dari tradisi megalitik, terutama dengan kons'ep latar belakang kepereayaannya. Hal tersebut disebabkan oleh karena didalam tradisi Megalitik dikenal suatu konsep adanya kehidupan kembali sesudah mati. Atas dasar konsep itu maka dalam masyarakat Megalitik muneul kebiasaan melakukan pemujaan nenek moyang. Melalui pemujaan terhadap nenek moyang pendukung tradisi Megalitik berkeyakinan, bahwa hubungan antara yang sudah meninggal dengan yang masih hidup, akan tetap terjalin. &nbsp

    KAWASAN KARST TUBAN: SALAH SATU SISA KEHIDUPAN MANUSIA MASA LALU

    No full text
    From the available data, it can be explained that the Tuban Karst area, especially Semanding, Montong, Plumpang and Rengel Districts, has played a role in past human life, the survival of the caves inhabitants of these regions is supported by the surrounding natural resources consisting of plains and sea. Thus, it can be said that the Tuban area is rich in archaeological remains, although the existing finds consist mostly of surface finds, unevenly distributed in this area. This is largely due to the large-scale mining of limestone which lasts a long time. &nbsp

    0

    full texts

    819

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Berkala Arkeologi (E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇