OJS UNISMUH Luwuk (Universitas Muhammadiyah Luwuk)
Not a member yet
1071 research outputs found
Sort by
PERMOHONAN MENJADI WALI DALAM PEMENUHAN PERSYARATAN PENDAFTARAN TENTARA NASIONAL INDONESIA ANGKATAN DARAT
ABSTRAKDalam hukum perwalian memiliki arti orang lain selaku pengganti orang tua yang menurut hukum diwajibkan mengawasi dan mewakili anak yang belum dewasa (berusia 18 tahun dan belum menikah), sehingga bisa diartikan sebagai orang tua pengganti terhadap anak yang belum cakap dalam melakukan suatu perbuatan hukum yang di atur pada pasal 330 ayat 3 KUHPer. pada dasarnya Hukum Perdata yang selama ini kita kenal dan ketahui merupakan serangkaian aturan hukum yang mengatur hubungan hukum antara orang yang satu dengan yang lainnya. Pada dasarnya perwalian merupakan hal terpenting bagi kelangsungan hidup anak (anak di bawah umur) atau anak yang masih belum bisa mengurus diri sendiri seperti anak terlantar, baik dalam mengurus harta kekayaan maupun dalam mengurus lingkungannya sendiri atau dengan istilah lain yakni lain yakni anak yang masih belum bisa atau belum cakap dalam bertindak hukum. Oleh sebab itu, sehubungan dengan perwalian yang mengatur tentang kepentingan seseorang dan termasuk dalam Hukum Perdata maka perlulah sekiranya untuk diketahui konsep dari perwalian
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBASIS LITERASI DIGITAL TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V SEKOLAH DASAR
Penelitian ini merumuskan tujuan yaitu pengaruh model pembelajaran Blended Learning berbasis literasi digital secara simultan terhadap motivasi belajar dan hasil belajar IPA siswa. Desain penelitian yang digunakaan adalah Non equivalent Control Group Design dengan pengambilan sampel ditentukan dengan mengambil group yang tersedia tanpa melakukan random sampling. Penelitian ini menggunakan analisis statistic deskriptif dan inferensial. Sebagai persyaratan dilakukan uji persyaratan yaitu uji normalitas dan uji homogenitas dengan menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan Levene’s test. Setelah itu dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji Manova. Hasil penelitian motivasi belajar menunjukkan pada uji Kolmogriv-Smirnov berdasarkan Unstandardized Residual didapatkan hasil nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,608 lebih besar dari 0,05 maka penelitian ini dapat disimpulkan berdistribusi normal. Uji manova multivariate hasil belajar bahwa nilai signifikan 0,00 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model Blended Learning berbasis literasi digital secara simultan terhadap motivasi belajar dan hasil belajar IPA yang signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran blended learing berbasis literasi digital berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar IPA siswa group V UPT SPF SD Negeri Mangkura 1 Makassa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN POSTER SESSION TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V
Pembelajaran dengan menggunakan model berbasis masalah merupakan salah satu dari banyak strategi pembelajaran inovatif. Model pembelajaran ini menyajikan suatu kondisi belajar peserta didik yang aktif serta melibatkan peserta didik dalam suatu pemecahan masalah melalui tahap-tahap metode ilmiah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah berbantuan Poster Session terhadap minat belajar dan hasil belajar IPS siswa kelas V. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimental Design dalam penelitian ini diberikan perlakuan tertentu (treatment), yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 40 murid. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu angket motivasi dan tes hasil belajar serta dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu pertama dengan menggunakan pendekatan statistik deskriptif dan uji manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa kelas IV menunjukkan nilai yang signifikansi 0,700 berada diatas 0,05 hal ini berarti berdistribusi normal. nilai signifikansi hasil belajar siswa kelas IV adalah 0,646 lebih besar dari 0,05 hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara media pembelajaran berbasis masalah berbantuan poster session terhadap minat dan hasil belajar siswa kelas IV, dan berdasarkan uji manova multivariate dengan pengambilan keputusan bahwa nilai signifikan 0,00 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan minat belajar dan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan poster session pada kelas eksperimen dengan siswa yang belajar secara konvensional pada kelas kontro
E-MODUL TEMATIK UNTUK PEMBELAJARAN DARING SEKOLAH DASAR PASCA PANDEMI COVID-19
Seiring berlalunya waktu dan menurunnya tingkat penyebaran virus corona, maka pembelajaran full online mulai bergeser menjadi pembelajaran campuran (blended learning). Proporsi online dan offline dalam pembelajaran campuran ditentukan oleh institusi dengan mempertimbangkan kesediaan sarana prasarana dan tingkat penyebaran virus corona di kota kabupaten atau provinsi masing-masing. Salah satunya adalah penyediaan sumber belajar berbasis digital sehingga dapat diakses oleh setiap pelajar kapan dan di manapun berada. Salah satu sumber belajar digital yang dipandang perlu dikembangkan saat ini adalah behan ajar dalam bentuk e-modul. E-modul bukanlah sesuatu yang baru dalam dunia pendidikan tanah air. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kebutuhan e-modul di sekolah dasar sebagai dasar dan justifikasi pengembangan e-modul untuk pembelajaran tematik di kabupaten Sigi. Â Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian fenomenologi sebagai analisis kebutuhan pengembangan e-modul. Subyek Sekolah Dasar di Kabupaten Sigi. Data dianalisis secara kualitatif dengan Teknik kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Â Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan pengembangan sumber belajar online berbentuk e-modul sangat tinggi dan merekomendasikan pengembangan e-modul tematik sekolah dasar untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa sekolah dasar di Kabupaten Sigi
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ORGAN PENCERNAAN MANUSIA MENGGUNAKAN PROBLEM-BASED LEARNING DI KELAS V
Peningkatan hasil belajar siswa pada materi organ pencernaan manusia merupakan tujuan pada penelitian ini, dengan mengoptimalkan aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran menggunakan metode Problem Based-Learning merupakan tujuan dari penelitian ini.  Karen itulah diperlukan instrumen dalam penelitian ini yaitu berupa observasi, tes, dan dokumentasi untuk melihat sejauh mana keberhasilan penggunaan metode problem-based learning dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa tersebut. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 11 siswa. Dari penelitian menunjukan bahwa penerapan pendekatan problem-based learning atau pendekatan berbasis masalah dan menggunakan media thorso mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari adanya kenaikan rata-rata hasil belajar siswa dari pelaksanaan siklus 1 ke siklus 2 berturut-turut: 63,18 dan 74,55 atau ada kenaikan sebesar 11,41, sedangkan kenaikan presentase siswa yang mendapat nilai ≥ nilai KKM yaitu 70 meningkat sebanyak 54,55%, yaitu dari 36,36% menjadi 90,91%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan problem-based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas V SD Negeri 011 Bontang Utara
MAPPING THE USE OF DIGITAL LEARNING TOOLS AND METHODS FOR INCREASING TEACHERS’ DIGITAL COMPETENCE
Teachers are required to be able to apply digital tools and media to every aspect of their professional duties. Teachers’ digital competence become important for teachers to acquire. This research purpose is to mapping the use of digital technologies in teachers’ practice. Data was obtained through a survey and analized with descriptive statistics analysis from 93 samples of elementary, middle school, high school, and vocational school teachers. The results show 56.99% teachers use smartphones for learning tools while other 43.01% use PC/laptop device. As many as 48.39% teachers conduct digital learning through message app, 19.35% through LMS, and the rest through online meeting, social media, or all of the type simultaneously. The type of the content dominated by video and image, obtained through web content providers that are searched through search engine. Teachers also use text to give guidance for students, and quiz for formative and summative assessment. A total of 22 teachers carried out asynchronous learning, 35 synchronous learning, and 33 hybrid learning. In conclusion, teachers more often use smartphones, messaging app, and learning media that contain text, with additional video or image content for the learning process, guidance, and quizzes in assessments provided through synchronous and hybrid learnin
THE MADRASAH’S HEADMASTER STRATEGIES IN STIMULATING STUDENTS’ INTEREST IN SCHOOLING
The research results show that the headmaster's strategy in stimulating students' interest in attending school involves direct visits to other schools to socialize and effectively utilize the educational environment (family and community) by collaborating with them to attract prospective students to continue their education at MTs Negeri 1 Bone Bolango. The obstacles faced by the headmaster in stimulating students' interest in attending school include: first, the lack of facilities or support systems for nurturing students' inteThe Madrasah’s headmaster should have strategy in advancing their madrasah. Without a strategy, the program of madrasah will not run. The development and progress of madrasah can be seen from the professional performance of the Madrasah’s headmaster and the headmaster be able to utilize the existing resources effectively and efficiently. This research aims to determine: 1) the strategies of the headmaster in stimulating students' interest in attending school at MTs Negeri 1 Bone Bolango, and 2) the obstacles and efforts made in stimulating students' interest in attending school at MTs Negeri 1 Bone Bolango. This is a qualitative research with a descriptive method. Data collection methods in this research include observation, interviews, and documentation. The research results show that the headmaster's strategy in stimulating students' interest in attending school involves direct visits to other schools to socialize and effectively utilize the educational environment (family and community) by collaborating with them to attract prospective students to continue their education at MTs Negeri 1 Bone Bolango. The obstacles faced by the headmaster in stimulating students' interest in attending school include: first, the lack of facilities or support systems for nurturing students' interests and talents, especially in the implementation of the independent learning curriculum, and other facilities. Second, the inability of the community to financially support their children's education at MTs Negeri 1 Bone Bolango due to the distance between their homes and the location of the madrasah. Efforts undertaken to address these challenges include: 1) proposing scholarships to the government for financially disadvantaged students and providing dormitory facilities for students who live far from the madrasah, and 2) providing facilities that support the teaching and learning process in the classroom, such as LCDs and other educational media. In addition, efforts are made to add classrooms, sports facilities, laboratories, and other amenities.rests and talents, especially in the implementation of the independent learning curriculum, and other facilities. Second, the inability of the community to financially support their children's education at MTs Negeri 1 Bone Bolango due to the distance between their homes and the location of the madrasah. Efforts undertaken to address these challenges include: 1) proposing scholarships to the government for financially disadvantaged students and providing dormitory facilities for students who live far from the madrasah, and 2) providing facilities that support the teaching and learning process in the classroom, such as LCDs and other educational media. In addition, efforts are made to add classrooms, sports facilities, laboratories, and other amenities
PELATIHAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS SAINS TEKNOLOGI ENJINIRING DAN MATEMATIKA UNTUK GURU SEKOLAH DASAR
Pelatihan ini dilandasi oleh rendahnya kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran berbasis teknologi dan pembelajaran berbasis STEM bagi siswa sekolah dasar. Tujuan pelatihan ini adalah untuk dapat meningkatkan keterampilan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran berbasis teknologi dan meningkatkan keterampilan guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis STEM untuk siswa sekolah dasar. Kegiatan ini melibatkan 40 orang guru sekolah dasar di gugus 1 Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan pelatihan tentang proses pembelajaran berbasis teknologi dan pembelajaran berbasis STEM. Hasil kegiatan ini mendapatkan skor kemampuan guru menggunakan LMS sebesar 87,89, kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar digital sebesar 86,93, kemampuan guru dalam mengembangkan penilaian berbasis teknologi sebesar 83,49, kemampuan guru dalam merancang proses pembelajaran STEM sebesar 85,79, kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis STEM sebesar 87,98 dan kemampuan guru dalam melakukan penilaian pembelajaran berbasis STEM sebesar 88,98. Hal ini membuktikan bahwa guru telah mampu mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi dan pembelajaran berbasis STEM. Implikasi penelitian ini dapat dijadikan sebagi referensi dalam mengembangkan dan meningkatkan kemampuan gur
PENERAPAN PERPUSTAKAAN DIGITAL UNTUK OTOMATISASI PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN KELURAHAN
Abstract: Masalah yang dihadapi oleh mitra saat ini adalah pengelolaan buku dan proses pelayanan yang masih manual dan kurangnya kepengurusan perpustakaan. Untuk mengatasi masalah tersebut, perpustakaan membutuhkan sistem yang dapat mengumpulkan, mengolah, menyimpan, dan menyalurkan informasi. Oleh karena itu, perpustakaan harus memanfaatkan teknologi informasi seperti aplikasi sistem informasi beserta komputer untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sehingga solusi yang dapat diberikan oleh pengabdi untuk masalah tersebut adalah dengan melakukan pendampingan serta membantu pengelolaan perpustakaan dengan memanfaatkan platform perpustakaan digital seperti Slims. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan melakukan penerapan aplikasi serta pendampingan pengelolaan perpustakaan digital. Kesimpulan, kegiatan pengelolaan buku perpustakaan kelurahan wirogunan sudah terkomputerisasi dalam aplikasi perpustakaan digital. Pengurus perpustakaan kelurahan wirogunan juga memperoleh ilmu tentang pengelolaan perpustakan yang sesuai dengan standar serta perpustakaan digital ini sangat membantu pengurus perpustakaan kelurahan wirogunan dalam pelayanan dan pengelolaan buku yang lebih mudah dan efektif
PELATIHAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN STEM PADA KURIKULUM MERDEKA UNTUK GURU SEKOLAH DASAR
Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan guru sekolah dasar dalam mengembangkan pembelajaran STEM pada kurikulum merdeka. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru sekolah dasar dalam mengembangkan pembelajaran STEM pada kurikulum merdeka. Subjek pengabdian ini adalah guru SD yang berada di Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar. Guru yang terlibat sebanyak 40 orang guru. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah memberikan seminar dan pelatihan kepada guru. Hasil kegiatan ini mendapatkan rata-rata pemahaman guru tentang kurikulum merdeka sebesar 87,66, kemampuan guru dalam mengembangan pembelajaran kurikulum merdeka berbasis STEM sebesar 86,37 dan kemampuan guru dalam mengembangkan pembelajaran berdiferensiasi berbasis STEM sebesar 83,32. Hal ini membuktikan guru sekolah dasar mampu mengembangkan pembelajaran STEM pada kurikulum merdeka untuk guru sekolah dasar. Implikasi pengabdian ini dapat dijadikan upaya untuk meningkatkan kemampuan guru sekolah dasar dalam mengembangkan pembelajaran STEM pada kurikulum merdeka