OJS UNISMUH Luwuk (Universitas Muhammadiyah Luwuk)
Not a member yet
    1071 research outputs found

    SOSIALISASI MODEL PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA DALAM MENYIKAPI KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PENINGKATAN KOMPETENSI GURU

    No full text
    Terbitnya kebijakan perubahan kurikulum dari kurikulum 2013 menuju kurikulum merdeka berdampak pada perubahan segala aspek. Aspek pembelajaran mengalami perubahan yang sangat signifikan. Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum intrakurikuler yang bergam bentuknya. Guru diberikan keleluasaan menggunakan berbagai perangkat ajar sesuai dengan kebutuhan minat siswa. Namun kenyataannya di SD Muhamamdiyah, model guru dalam mengajar masih monoton dilakukan komunikasi satu arah guru dan murid. Hal ini dikarenakan pengetahun guru-guru terkait dengan model-model pembelajaran kurikulum merdeka belum dipahami sepenuhnya. Tujuan pelaksanaan ini mensosialisasikan pada guru-guru metode pembelajaran yang dituntut dalam kurikulun Merdeka. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu metode survei lokasi, diskusi dengan mitra, sosialisasi model-model pembelajaran, pendampingan penyusunan RPP dan media pembelajaran yang digunakan. Setelah selasai dilakukan pemantauan dan evaluasi bekerjasama dengan kepala sekolah. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah siswa menjadi lebih aktif serta terwujudnya pembelajaran yang efisien dan efektif dan meningkatnya minat dan motivasi belajar siswa

    KEMAMPUAN PEMERINTAH DESA TERHADAP PROGRAM INOVASI DI DESA TOROPOT KECAMATAN BOKAN KEPULAUAN KABUPATEN BANGGAI LAUT

    No full text
    Penelitian ini akan dilaksanakan di Desa Toropot Kecamatan Bokan Kepulauan Kabupaten Banggai Laut. bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Kemampuan Pemerintah Desa Terhadap Program Inovasi Di Desa Toropot Kecamatan Bokan Kepulauan Kabupaten Banggai Laut. Dalam penelitian ini penulis menggunakan tipe penelitian kuantitatif dengan penjelasan secara deskriptif sedangkan untuk mengumpulkan data dilakukan melalui teknik pengamatan, Teknok kuesione dan Studi dekumentasi. Sedangkan jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan Masyarakat Desa Toropot Kecamatan Bokan Kepulauan Kabupaten Banggai Laut.berjumlah 1836 Orang. Adapun teknik penarikan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel dalam penelitian ini berjumlah 95 Orang.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kemampuan Pemerintah Desa Terhadap Program Inovasi Di Desa Toropot Kecamatan Bokan Kepulauan Kabupaten Banggai Laut sudah menunjukkan baik yaitu dengan persentase mencapai rata –rata kedua variabel tersebut sejumlah 75,25%

    Pengaruh Tingkat Pendapatan Petani Karet Terhadap Kesejahteraan Keluarga Di Desa Korobonde Kecamatan Lembo Kabupaten Morowali Utara

    No full text
    Income level is the standard of living that an individual or family can enjoy based on their income or other source of income. The objectives of the research are: To find out the income level of rubber farmers in the Korobonde village of Lembo district; to know the well-being of the rubber farmer family in the Lembo village; To know the relationship between the income rate of the gum farmer and the family welfare. The location of this research was carried out in the village of Korobonde district Lembo district Morowali North. With consideration of the village Korobonda district of Lembo is part of the population of rubber farmers where the area of the plantation is 770 Ha. The area of village Corobonde is 1007 Ha, then the comparison of the land area with the size of village (770: 1007 x 100%) there are 76.46 % of the ground is rubber gardens and is a commodity of village superiority. The study was conducted in April-June 2022. The population in the study was rubber farmers with the number of samples taken 5% of the population that is as many as 48 people; Sampling was done by simple random sampling or random simple. The result of the study is the average income of rubber farmers of Rs. 81.639.796/year; the welfare level of farmers is in the category of high level of welfare, which is as many as 24 farmers or 50%; the relationship between income and the level of well-being of 0.33 is in category of weak.   Keywords: Income level, rubber farmer, family welfareTingkat pendapatan adalah tingkat hidup yang dapat dinikmati oleh seorang individu atau keluarga yang didasarkan atas penghasilan mereka atau sumber– sumber pendapatan lain. Tujuan dalam penelitian adalah :Untuk mengetahui tingkat pendapatan petani karet di Desa Korobonde Kecamatan Lembo; untuk mengetahui kesejahteraan keluarga petani karet di Desa Korobonde Kecamatan Lembo; Untuk mengetahui hubungan tingkat pendapatan petani karet terhadap kesejahteraan keluarga. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Korobonde Kecamatan Lembo Kabupaten Morowali Utara. Dengan pertimbangan Desa Korobonde Kecamatan Lembo sebagian penduduknya petani karet dimana luas perkebunan tersebut 770 Ha. Luas Desa Korobonde 1007 Ha, maka perbandingan luas lahan dengan luas desa (770 : 1007 x 100% ) terdapat 76,46 % lahan adalah kebun karet dan menjadi komoditi unggulan desa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Juni 2022. Populasi dalam penelitian adalah petani karet dengan jumlah sampel yang diambil 5% dari populasi yaitu sebanyak 48 orang; Penarikan sampel dilakukan secara simple random sampling atau acak sederhana. Hasil penelitian adalah Tingkat pendapatan petani karet rata-rata Rp Rp 81.639.796/tahun; Tingkat kesejahteraan petani berada pada kategori tingkat kesejahteraan tinggi yaitu sebanyak 24 petani atau 50%; Hubungan antara pendapatan dengan tingkat kesejahteraan bernilai 0,33 masuk kategori lemah.   Kata kunci: Tingkat Pendapatan, Petani Karet, Kesejahteraan Keluarg

    The Effectiveness of ESA Method towards Students' Vocabulary Mastery

    No full text
    This research aims at knowing whether the use of ESA is effective to increase the students' vocabulary mastery of the eighth grade at MTSN 1 Banggai or not.  The research design of this study was quantitative research design with using quasi-experimental research. The population of this research was the eighth grade students of MTSN 1 Banggai. The research sample was chosen by using purposive sampling; class VIII A as the experimental class and class VIII B as the control class. Each class consist of 35 students. Test was used as the main instrument to collect data. The test was given twice in pretest and post-test. The results show that: 1) the mean score from pretest 52,34 in experimental class was significantly increased into 74,48 in post-test. While in control class, there were also an improvement but not as significant as in experimental class. The mean score of pretest 50,65 in control class was only increased in post-test become 57,60. 2) by applying signicance level 0,05 with degrees of freedom 68, the t-counted was 10,16 was greater than the t-table 1,66. The alternative hypothesis (Ha) of this study is accepted while the null hyphotesis (Ho) is rejected. It means that the ESA method is effective to increase students’ vocabulary mastery of Class VIII A at MTS Negeri 1 Banggai

    Pertumbuhan Stek Mahkota Nanas (Ananas comosus L.) Pada Berbagai Media

    No full text
    Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan stek mahkota nanas pada berbagai media tanam dan pertumbuhan optimal stek mahkota nanas. Pada  penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor arang sekam (M) dan pupuk kandang sapi (K)  di ulang 3 kali sehingga menjadi 27 kombinasi perlakuan dan setiap petak terdiri 2 tanaman yaitu:  M1= 1 kg/kotak , M2= 2kg/kotak M3= 3 kg/kotak. K1= 5 kg/ kotak, K2= 10 kg/kotak dan K3 = 15 kg/kotak. Hasil penelitian adalah Pemberian pupuk kandang  sapi terhadap tanaman stek mahkota nanas memberikan pengaruh nyata pada waktu muncul tunas 4 MST dan 5 MST. Pada tinggi tunas berpengaruh nyata pada 3 MST, pada jumlah helai daun stek berpengaruh nyata pada 3 MST,  dan sangat berpengaruh nyata pada 4 MST dan 5 MST. Pada jumlah helai daun stek berpengaruh tidak nyata pada jumlah akar stek mahkota nanas. Dan pemberian arang sekam padi pada jumlah helai daun stek berpengaruh nyata pada 4 MST, pada tinggi tunas berpengaruh nyata pada 6 MST. Dan jumlah helai daun stek berpengaruh sangat nyata pada 5 MST. Dan tidak nyata pada jumlah akar stek mahkota nanas

    PENGUATAN DESA BERBASIS DIGITAL DI DESA BIAK KECAMATAN LUWUK UTARA

    No full text
    Desa digital diharapkan meningkatkan konektivitas antara desa dan kota serta meningkatkan kesempatan dan aksesibilitas bagi semua orang, yang akan menghasilkan inklusivitas dan kemajuan yang berkelanjutan. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya pemberdayaan desa berbasis digital di Desa Biak, Kecamatan Luwuk Utara. waktu pelaksanaan mulai tanggal 24 Mei sampai dengan 31 Mei 2024. tahapan kegiatan dilaksanakan melalui observasi, koordinasi dan pelaksanaan. Kegiatan sosialisasi ini mendapat dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat Desa Biak. Hasil akhir dari kegiatan ini masyarakat Desa Biak Kecamatan Luwuk Utara Kabupaten Banggai dapat menjadi lebih siap dan terampil dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital ini, serta terlibat secara aktif dalam proses pembangunan desa yang berkelanjutan.Desa digital diharapkan meningkatkan konektivitas antara desa dan kota serta meningkatkan kesempatan dan aksesibilitas bagi semua orang, yang akan menghasilkan inklusivitas dan kemajuan yang berkelanjutan. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya pemberdayaan desa berbasis digital di Desa Biak, Kecamatan Luwuk Utara. waktu pelaksanaan mulai tanggal 24 Mei sampai dengan 31 Mei 2024. tahapan kegiatan dilaksanakan melalui observasi, koordinasi dan pelaksanaan. Kegiatan sosialisasi ini mendapat dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat Desa Biak. Hasil akhir dari kegiatan ini masyarakat Desa Biak Kecamatan Luwuk Utara Kabupaten Banggai dapat menjadi lebih siap dan terampil dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital ini, serta terlibat secara aktif dalam proses pembangunan desa yang berkelanjutan

    PENGARUH EKUITAS MEREK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOTOR YAMAHA FINO PADA UD. MUTIARA MOTOR UNIT BOYOU (Studi Pada Masyarakat Kota Luwuk): THE EFFECT OF BRAND EQUITY AND PRICE ON THE PURCHASE DECISION OF YAMAHA FINO MOTORCYCLE AT UD. MUTIARA MOTOR UNIT BOYOU (Study on Luwuk City Society)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Ekuitas Merek Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Motor Yamaha Fino Pada UD. Mutiara Motor Unit Boyou (Studi Pada Masyarakat Kota Luwuk), Pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner. Penentuan sampel menggunakan metode Purposive sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 responden. Hasil kuesioner tersebut telah diuji validitas dan realibilitasnya, juga telah diuji asumsi klasik berupa asumsi normalitas, asumsi Multikolinearitas. Metode analisis data menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis pertama diterima karena menunjukkan hasil uji hipotesis positif signifikan. Berarti Ekuitas Merek memberikan kontribusi yang nyata terhadap Keputusan Pembelian. Hipotesis kedua diterima karena menunjukkan hasil uji hipotesis positif signifikan. Berarti Harga memberikan kontribusi nyata terhadap Keputusan Pembelian. Hipotesis ketiga diterima karena menunjukkan hasil uji hipotesis positif signifikan. Berarti Ekuitas Merek Dan Harga memberikan kontribusi nyata terhadap Keputusan Pembelian.       Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Ekuitas Merek Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Motor Yamaha Fino Pada UD. Mutiara Motor Unit Boyou (Studi Pada Masyarakat Kota Luwuk), Pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner. Penentuan sampel menggunakan metode Purposive sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 responden. Hasil kuesioner tersebut telah diuji validitas dan realibilitasnya, juga telah diuji asumsi klasik berupa asumsi normalitas, asumsi Multikolinearitas. Metode analisis data menggunakan teknik analisis regresi berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis pertama diterima karena menunjukkan hasil uji hipotesis positif signifikan. Berarti Ekuitas Merek memberikan kontribusi yang nyata terhadap Keputusan Pembelian. Hipotesis kedua diterima karena menunjukkan hasil uji hipotesis positif signifikan. Berarti Harga memberikan kontribusi nyata terhadap Keputusan Pembelian. Hipotesis ketiga diterima karena menunjukkan hasil uji hipotesis positif signifikan. Berarti Ekuitas Merek Dan Harga memberikan kontribusi nyata terhadap Keputusan Pembelian.        Kata Kunci: Ekuitas Merek, Harga, Produk Keputusan Pembelia

    PENEGAKAN HUKUM ILLEGAL FISHING DALAM RANGKA MEWUJUDKAN KETAHANAN LINGKUNGAN DI INDONESIA GUNA MENCAPAI TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (SDGS)

    No full text
    Indonesia merupakan negara maritim yang berada dalam jalur pertemuan yang menghubungkan dalam kepentingan berbagai negara. Sistem keamanan yang belum stabil menyebabkan terjadi penyimpangan yang dikenal dengan illegal fishing .Hal ini tentunya membuat tindakan penangkapan ikan secara ilegal menjadi marak. Kegiatan penangkapan ikan secara ilegal memberikan dampak yang buruk terhadap pembangunan berkelanjutan (SDGs). Illegal fishing suatu tindakan yang merugikan negara pada perekonomian dan kelestarian kelautan. Oleh karena itu, artikel ini akan mengkaji pengaturan illegal fishing di Indonesia dan korelasinya dengan pembangunan berkelanjutan yang dicetuskan oleh PBB. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan yuridis normatif dengan pendekatan dengan undang-undang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penanggulangan kejahatan illegal fishing di Indonesia di atur dalam UU Nomor 45 Tahun 2009 jo UU Nomor 31 Tahun 2020 tentang Perikanan yang memuat sanksi administrasi, denda dan pidana. Penanggulangan kejahatan illegal fishing akan ditegakkan melalui pengadilan perikanan dengan putusan pengadilan yang berkedaulatan hukum tetap. Diharapkan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dalam membuat aturan tegas mengenai tindakan penangkapan ikan secara ilegal dapat mewujudkan target pembangunan berkelanjutan (SDGs) ke-14 untuk melestarikan ekosistem kelautan.Indonesia merupakan negara maritim yang berada dalam jalur pertemuan yang menghubungkan dalam kepentingan berbagai negara. Sistem keamanan yang belum stabil menyebabkan terjadi penyimpangan yang dikenal dengan illegal fishing .Hal ini tentunya membuat tindakan penangkapan ikan secara ilegal menjadi marak. Kegiatan penangkapan ikan secara ilegal memberikan dampak yang buruk terhadap pembangunan berkelanjutan (SDGs). Illegal fishing suatu tindakan yang merugikan negara pada perekonomian dan kelestarian kelautan. Oleh karena itu, artikel ini akan mengkaji pengaturan illegal fishing di Indonesia dan korelasinya dengan pembangunan berkelanjutan yang dicetuskan oleh PBB. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan yuridis normatif dengan pendekatan dengan undang-undang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penanggulangan kejahatan illegal fishing di Indonesia di atur dalam UU Nomor 45 Tahun 2009 jo UU Nomor 31 Tahun 2020 tentang Perikanan yang memuat sanksi administrasi, denda dan pidana. Penanggulangan kejahatan illegal fishing akan ditegakkan melalui pengadilan perikanan dengan putusan pengadilan yang berkedaulatan hukum tetap. Diharapkan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dalam membuat aturan tegas mengenai tindakan penangkapan ikan secara ilegal dapat mewujudkan target pembangunan berkelanjutan (SDGs) ke-14 untuk melestarikan ekosistem kelautan

    PERLINDUNGAN TERHADAP HAK-HAK TENAGA KERJA ASING DI KABUPATEN BANGGAI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan terhadap hak-hak tenaga kerja asing di Kabupaten Banggai dan aspek-aspek yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian yuridis empiris. Data penelitian yang digunakan adalah data primer, sekunder dan tersier.  Perlindungan terhadap hak-hak tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Banggai mengutamakan hal-hal penting seperti upah yang adil, jam kerja yang wajar, hak keselamatan dan kesehatan, dan hak untuk tidak diskriminasi. Adapun perlindungan hukum tersebut dilakukan dalam bentuk perizinan, Perjanjian Kerja, Penyelesaian Sengketa Hubungan Industri, serta Pengawasan dan Sanksi Administratif. Untuk mendapatkan perlindungan maka setiap tenaga kerja asing harus memiliki Paspor, Visa, Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) dari perusahan dan izin menggunakan tenaga kerja asing (IMTA). Adapun aspek-aspek yang mempengaruhi perlindungan hak-hak tenaga kerja asing di Kabupaten Banggai meliputi aspek hukum ketenagakerjaan nasional, perizinan kerja, kebijakan pemerintah daerah, hubungan dengan pengusaha, negosiasi kontrak, kesadaran hukum, pengawasan dan penegakan hukum serta kondisi dunia internasional.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan terhadap hak-hak tenaga kerja asing di Kabupaten Banggai dan aspek-aspek yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian yuridis empiris. Data penelitian yang digunakan adalah data primer, sekunder dan tersier.  Perlindungan terhadap hak-hak tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Banggai mengutamakan hal-hal penting seperti upah yang adil, jam kerja yang wajar, hak keselamatan dan kesehatan, dan hak untuk tidak diskriminasi. Adapun perlindungan hukum tersebut dilakukan dalam bentuk perizinan, Perjanjian Kerja, Penyelesaian Sengketa Hubungan Industri, serta Pengawasan dan Sanksi Administratif. Untuk mendapatkan perlindungan maka setiap tenaga kerja asing harus memiliki Paspor, Visa, Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) dari perusahan dan izin menggunakan tenaga kerja asing (IMTA). Adapun aspek-aspek yang mempengaruhi perlindungan hak-hak tenaga kerja asing di Kabupaten Banggai meliputi aspek hukum ketenagakerjaan nasional, perizinan kerja, kebijakan pemerintah daerah, hubungan dengan pengusaha, negosiasi kontrak, kesadaran hukum, pengawasan dan penegakan hukum serta kondisi dunia internasional

    TEACHER PARTICIPATION IN EDUCATION ADMINISTRATION

    No full text
    The essence is that the foundation in the management of education in achieving instructional goals, the participation of teachers in organizing educational administration is needed. This study aims to examine teacher participation in educational administration at SMP Negeri 5 Luwuk. Educational administration is an important aspect in supporting the success of the teaching and learning process in schools. This study used a descriptive qualitative method involving 15 respondents consisting of teachers at SMP Negeri 5 Luwuk. Data were collected through interviews, observations and document analysis. The results show that the level of teacher participation in education administration varies, covering aspects of planning, organizing, implementing and evaluating. Factors influencing teachers' participation include understanding the importance of education administration, workload and support from school leaders. The study also identified the challenges teachers face in carrying out administrative tasks as well as strategies to improve their participation. The findings can serve as input for schools and education stakeholders in an effort to improve the quality of education administration at the junior secondary school level

    0

    full texts

    1,071

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    OJS UNISMUH Luwuk (Universitas Muhammadiyah Luwuk)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇