OJS UNISMUH Luwuk (Universitas Muhammadiyah Luwuk)
Not a member yet
1071 research outputs found
Sort by
SISTEM INFORMASI PUBLIK SEBAGAI INOVASI PELAYANAN MELALUI SISTEM PEMERINTAH BERBASIS ELEKTRONIK (SPBE) PADA DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA, STATISTIK DAN PERSANDIAN DI KABUPATEN BANGGAI
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Sistem Informasi Publik Sebagai Inovasi Pelayanan Melalui Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik Pada Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian di Kabupaten Banggai. Penelitian ini dilaksanakan dalam kurung waktu selama 6 (Enam) yakni Bulan April sampai dengan Bulan September tahun 2023, dengan metode pengumpulan data penelitian yakni, observasi, kuesioner dan dokumentasi. Sedangkan tipe pada penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan jenis data yang dibutuhkan dalam yaitu data primer dan data sekunder. Kemudian populasi pada penelitian ini yakni seluruh Pegawai Pada Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian di Kabupaten Banggai yang berjumlah yakni 38 Orang/Jiwa. Sehingga metode sampel yang digunakan dengan sampel jenuh melalui sensus, dimana semua anggota populasi dijadikan sampel dengan jumlah yakni 38 responden. Selanjutnya metode analisis yang digunakan melalui teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul dalam bentuk tabulasi, sehingga dilakukan metode pembobotan yang akan ditentukan dengan mempersentasekan melalui rumus Skala Likert, kemudian akan dijelaskan berdasarkan asumsi logika dan asumsi teori. Maka hasil penelitian yang di dapatkan mencapai 89,34% dengan kategori sangat baik.
The aim of this research is to find out how the Public Information System is a Service Innovation through an Electronic-Based Government System at the Communication, Informatics, Statistics and Encryption Service in Banggai Regency. This research was carried out over 6 (six) periods, namely April to September 2023, using research data collection methods, namely, observation, questionnaires and documentation. Meanwhile, the type of this research is descriptive quantitative with the types of data required, namely primary data and secondary data. Then the population in this study is all employees at the Information, Statistics and Coding Communication Service in Banggai Regency, totaling 38 people/person. So the sampling method used was a saturated sample through a census, where all members of the population were sampled with a total of 38 respondents. Furthermore, the analysis method used is through quantitative descriptive data analysis techniques by describing or illustrating the data that has been collected in tabulated form, so that a weighting method is carried out which will be determined by percentages using the Likert Scale
formula, then it will be explained based on logical assumptions and theoretical assumptions. So the research results obtained reached 89.34% in the very good category
Analisis Perawatan Preventif Dalam Penggantian Komponen Mesin Untuk Meminimumkan Downtime Metode Reliability Centered Maintenance (Rcm) Di Pt. Pln (Persero) Ulp Banggai
Mesin merupakan salah satu alat produksi yang sangat penting yang membawa produktivitas pada suatu bisnis, dimana produktivitas sangat bergantung pada mesin. Misi PT. PLN adalah menyediakan tenaga listrik untuk kepentingan umum, sehingga pasokan listrik dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Baik itu kebutuhan listrik rumah tangga, industri, perkantoran, jejaring sosial, dunia usaha dan penerangan umum.Proses memilih kegiatan yang perlu dijalankan agar menjamin bahwa aset fisik bisa terus melakukan fungsinya sesuai parameter operasinya saat ini dikenal sebagai pemeliharaan yang berpusat pada keandalan (RCM). RCM adalah pendekatan pemeliharaan yang menggabungkan teknik dan strategi dari pemeliharaan korektif dan preventif untuk memaksimalkan masa pakai dan meminimalkan biaya. Metode RCM (Reliability Centered Maintenance) yang digunakan pada mesin Cummins KTA 50 G8 25426135 dan Cummins KTA 50 G8 25425874 mencakup penggandaan pemeliharaan preventif mesin serta inspeksi. Periksa dan ganti bagian yang rusak setiap minggu. Pendekatan RCM (Reliability Centered Maintenance) yang disebutkan melibatkan peningkatan jumlah jam perawatan rutin mesin per minggu. Misalnya 2 jam untuk setiap jam perawatan terjadwal dikalikan 2 menjadi 4 jam perawatan terjadwal, dan seterusnya untuk mendapatkan hasil yang di inginkanPerawatan mesin produksi menggunakan Reliability Centered Maintenance (RCM) dapat meminimalisir downtime mesin sehingga dapat diterapkan lebih efektif pada PT. PLN (Persero) ULP Banggai
Ananlisis Tata Letak Fasilitas Pengelolahan Limbah dengan Motpde Activity Relationship Chart (ARC)
Abstrak
Pengelolaan limbah yang efisien merupakan bagian penting dalam menjaga lingkungan dan mematuhi regulasi lingkungan yang ketat. Salah satu aspek kunci dalam pengelolaan limbah adalah tata letak fasilitas pengelolaan limbah yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang tata letak fasilitas pengelolaan limbah dengan menggunakan metode Activity Relationship Chart (ARC).Metode Activity Relationship Chart (ARC) adalah alat yang digunakan untuk menganalisis interaksi antara berbagai aktivitas dalam proses produksi atau pengelolaan. Dalam konteks pengelolaan limbah, ARC dapat membantu dalam mengidentifikasi hubungan antara berbagai tahapan dalam proses pengelolaan limbah, seperti pengumpulan, penyortiran, pemrosesan, dan pembuangan akhir. Metode ini memungkinkan identifikasi potensi perbaikan efisiensi dan pengurangan biaya. Studi ini akan mengambil contoh sebuah fasilitas pengelolaan limbah yang ada dan akan melakukan analisis tata letaknya menggunakan metode ARC. Data tentang aktivitas-aktivitas yang terlibat dalam pengelolaan limbah, jarak antara aktivitas-aktivitas tersebut, waktu yang diperlukan untuk setiap aktivitas, dan ketergantungan antar aktivitas akan dikumpulkan. Hasil dari analisis ARC akan digunakan sebagai dasar untuk merancang ulang tata letak fasilitas pengelolaan limbah agar lebih efisien. Perubahan dalam tata letak, seperti penempatan yang lebih optimal dari berbagai aktivitas atau peralatan, dapat menghasilkan penghematan biaya dan waktu yang signifikan. Studi ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi pengelola fasilitas pengelolaan limbah untuk meningkatkan efisiensi operasional mereka sambil meminimalkan dampak lingkungan. Selain itu, metode ARC juga dapat menjadi alat yang berguna dalam analisis tata letak fasilitas di berbagai sektor industri, tidak hanya terbatas pada pengelolaan limba
PENGARUH EFISIENSI, KEAMANAN DAN KEMUDAHAN TERHADAP MINAT NASABAH BERTRANSAKSI MENGGUNAKAN MOBILE BANKING PERBANKAN SYARIAH: THE EFFECT OF EFFICIENCY, SECURITY AND CONVENIENCE ON CUSTOMERS' INTEREST IN TRANSACTING USING SYARIAH BANKING MOBILE BANKING
Hadirnya mobile banking memberikan dampak positif karena dapat memenuhi apa yang dibutuhkan nasabah dengan pelayanan yang cepat, aman, nyaman, murah dan kemudahan dalam mengakses. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh efisiensi, keamanan, dan kemudahan terhadap minat nasabah bertransaksi menggunakan mobile banking perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden serta menggunakan metode analisis berganda menggunakan bantuan software IBM SPSS Versi 29. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel efisiensi, keamanan, kemudahan berpengaruh signifikan terhadap minat nasabah bertransaksi menggunakan mobile banking.Hadirnya mobile banking memberikan dampak positif karena dapat memenuhi apa yang dibutuhkan nasabah dengan pelayanan yang cepat, aman, nyaman, murah dan kemudahan dalam mengakses. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mengetahui efisiensi, keamanan, dan kemudahan terhadap minat nasabah bertransaksi menggunakan mobile banking perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden serta menggunakan metode analisis berganda menggunakan bantuan software IBM SPSS Versi 29. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel efisiensi, keamanan, kemudahan berpengaruh signifikan terhadap minat nasabah bertransaksi menggunakan mobile banking .
 
MULTICULTURAL LEADERSHIP: CONCEPT AND IMPLEMENTATION IN EDUCATIONAL INSTITUTIONS
Multicultural leadership has become a crucial aspect in addressing the challenges of diversity within educational institutions, making this research significant in providing an in-depth understanding of its implementation. This study aims to explore the concept and application of multicultural leadership within the context of educational institutions. Using a Systematic Literature Review approach, the research analyzes literature indexed in Scopus, DOAJ, and Google Scholar with focusing on publications from 2014 to 2024. The evaluation results indicate that multicultural leadership has a significantly positive impact on student engagement and academic achievement. This approach not only enhances student motivation but also strengthens their ability to collaborate and interact with individuals from diverse cultural backgrounds. Consequently, the implementation of inclusive policies in education becomes increasingly vital for fostering a learning environment that supports diversity and facilitates the optimal development of students' potential. This study contributes to the understanding of the importance of multicultural leadership in improving the quality of education that is inclusive and responsive to the needs of all students
Efektivitas Pendekatan Creative Problem Solving (CPS) dalam Meningkatkan Kemampuan Menemukan Ide Inovatif Topik Penelitian Mahasiswa Pendidikan Biologi
This study aims to analyze the effectiveness of implementing the Creative Problem Solving (CPS) approach in enhancing the ability of biology education students to generate innovative ideas for their thesis research topics. The research employed a pre-experimental design with a one-shot case study model. The subjects consisted of 73 fifth-semester students from the Biology Education Department, FKIP, Halu Oleo University. Data were collected through creative portfolio assessments and student response questionnaires. The creative portfolio assessment measured the novelty, creativity, and relevance of students' research ideas, while the questionnaire gathered student perceptions regarding the implementation of CPS. The results showed that the CPS approach effectively improved students' ability to generate innovative, original, and relevant research ideas. Students who participated in CPS-based learning were able to identify and formulate research problems more systematically, explore literature sources effectively, and produce high-quality research proposals. Additionally, the questionnaire results indicated that most students responded positively to the CPS method, as it was perceived to motivate, stimulate creative thinking, and provide practical solutions for addressing research challenges. Thus, the CPS approach can be implemented as an effective teaching strategy to support the development of students' creative and critical thinking skills, while contributing to the improvement of research quality in biology education.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan pendekatan Creative Problem Solving (CPS) dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa pendidikan biologi dalam menemukan ide inovatif untuk topik penelitian skripsi. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan model one-shot case study. Subjek penelitian adalah 73 mahasiswa semester 5 Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Halu Oleo. Data dikumpulkan melalui penilaian portofolio kreatif dan angket tanggapan mahasiswa. Penilaian portofolio kreatif digunakan untuk mengukur kebaruan, kreativitas, dan relevansi ide penelitian mahasiswa, sementara angket digunakan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap penerapan CPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CPS efektif dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan ide penelitian yang inovatif, orisinal, dan relevan. Mahasiswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan CPS mampu mengidentifikasi dan merumuskan masalah penelitian secara lebih sistematis, mengeksplorasi sumber literatur dengan efektif, serta menyusun proposal penelitian yang berkualitas. Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memberikan respons positif terhadap metode CPS, karena dinilai mampu memotivasi, merangsang pemikiran kreatif, dan memberikan solusi praktis dalam menghadapi tantangan penelitian skripsi. Dengan demikian, pendekatan CPS dapat diimplementasikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk mendukung pengembangan kemampuan berpikir kreatif dan kritis mahasiswa, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas penelitian di bidang pendidikan biologi
PENGARUH POLA KERJA WORK FROM ANYWHERE TERHADAP MOTIVASI DAN KINERJA KARYAWAN
Pandemi Covid pada tahun 2020 telah menimbulkan dampak luar biasa. Masyarakat harus melakukan penyesuaian dalam melakukan kegiatan sehari-hari, termasuk adaptasi dengan pola bekerja yang baru. Sebagai bentuk adaptasi tersebut, Kementerian Keuangan melakukan perubahan pola bekerja semula dengan cara bekerja di kantor diubah dengan pola bekerja secara Work From Anywhere (WFA). Pola bekerja WFA adalah kombinasi dari beberapa pola bekerja yaitu bekerja di kantor sendiri, bekerja di kantor satelit, dan bekerja dari rumah. Setiap orang yang bekerja berdasarkan motivasi yang berbeda- beda, dan ditentukan oleh berbagai faktor baik faktor internal maupun faktor Eksternal. Faktor internal termasuk perasaan jenuh, keinginan berkumpul dengan teman kerja, dan kebahagiaan bersama keluarga. Faktor eksternal adalah ketersediaan sarana bekerja baik saat di kantor, di kantor satelit ataupun saat bekerja dari rumah. Kinerja pegawai berpengaruh besar pada kinerja organisasi. Tujuan organisasi akan tercapai jika ada dukungan dari pegawai dalam bentuk selesainya tugas yang diberikan kepada pegawai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pola bekerja WFA terhadap motivasi pegawai dan kinerja pegawai. Metode penelitian yang dilakukan adalah kualitatif deskriptif. Data diolah berdasarkan kuesioner dari 26 orang responden. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden setuju dengan pola bekerja WFA, terdapat peningkatan kinerja pegawai (91%) dan peningkatan motivasi pegawai (91%). Untuk preferensi bekerja sebagian besar responden memilih bekerja secara hybrid ( 56 %), yaitu sebagian waktu bekerja di kantor dan sebagian waktu bekerja dari rumah, dengan memilih 2 hari bekerja dari rumah ( 48 %) dan memilih jadwal bekerja selama 8 jam efektif pada interval pukul 08.00- 17.30 ( 60 %).     Â
EFL STUDENTS' PERCEPTION ON THE TYPE OF TEACHER QUETIONS: A QUALITATIVE DESCRIPTIVE STUDY
This study explores high school EFL students' perceptions of teacher questioning strategies, focusing on question types, their use, and effectiveness in enhancing engagement and comprehension. Questioning techniques are vital in EFL classrooms, promoting interaction, critical thinking, and understanding. This qualitative descriptive study involved ten first-year high school students from SMAN 58 Jakarta, using observations, semi-structured interviews, and documentation of student grades. The findings reveal that teachers frequently use open-ended questions at the beginning of lessons to review previous material and stimulate critical thinking, with students preferring these types of questions for fostering broader thinking and active participation. Teachers predominantly use Lower Order Thinking Skills (LOTS) questions initially, shifting to Higher Order Thinking Skills (HOTS) questions during exams. Students perceive that teacher questioning techniques significantly enhance their understanding and engagement, aligning with previous research indicating that effective questioning leads to better outcomes in EFL classrooms. The study underscores the importance of employing diverse questioning strategies to support language development and academic achievement, providing valuable insights into effective pedagogical practices for EFL teachers. This research highlights the need for strategic questioning to enhance student learning experiences, motivation, and comprehension
Exploring Barriers and Solution of Students' Reading Comprehension through Question Answer Relationship Strategy in Recount Text for Fashion Major at SMK Negeri 5 Malang
This research aims to reveal the barriers and solutions that occur to students when using the Question Answer Relationship (QAR) strategy in improving students' reading comprehension skills through recount text. The students involved in this research were students at SMK Negeri 5 Malang class X majoring in fashion design. The method used in this research is a qualitative research method with a case study design. In this research, data was collected through observations that occurred in class and interviews with English subject teachers. The QAR strategy is one of the lessons in Active Learning and this learning strategy is also known as Student-Centered. The application of the QAR strategy can build and create students' critical thinking and high order thinking. Apart from that, students can also recognize or group questions according to the answers and improve reading comprehension. The findings in this research revealed that some students experienced barriers when the teacher implemented the QAR strategy through recount text. Some students experience barriers because they lack skills in think and search question, grouping questions and finding the main idea in a text. In this research, teachers applied QAR strategy based on the Raphael Model. This research is expected to provide benefits to English teachers as one of the strategies implemented to improve students' reading comprehension
Penggunaan Media Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar IPA Biologi Materi Sistem Pernapasan Manusia di SMP GKST 3 Tentena
Abstract: The learning process requires every teacher to create conditions in the learning space so that it can be useful and interesting, which can help students be able to achieve predetermined goals. This research aims to determine students' Biology Science learning outcomes regarding the human respiratory system before and after using learning video media at GKST 3 Tentena Middle School. This research uses a quantitative descriptive approach. The population of this research was 15 students in class VIII The resulting data was analyzed using the t-test technique by explaining and illustrating the data presented in the form of qualitative descriptive tables or graphs. The results of this research show that there are differences in student learning outcomes in the biology science subject material on the human respiratory system for class VIII students at SMP GKST 3 Tentena in using video learning media. This can be seen from the increase in the average pre-test score (22.61) and the average post-test score (48.93). The relationship between the values ??of the two results is moderately correlated, namely a correlation coefficient of 0.5060.Abstrak: Proses pembelajaran mewajibkan setiap guru dalam menciptakan keadaan ruang belajar sehingga dapat bermanfaat juga menarik, yang bisa membantu agar siswa mampu mencapai tujuan yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar IPA Biologi siswa materi sistem pernapasan manusia sebelum dan sesudah menggunakan media video pembelajaran di SMP GKST 3 Tentena. Penelitian ini menggunkan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah 15 orang siswa kelas VIII X. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan mengambil hasil pre-test dan pos-test siswa. Data yang dihasilkan dianalisis menggunakan teknik uji-t dengan menjelaskan dan menggambarkan data yang disajikan dalam bentuk tabel atau grafik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA biologi materi sistem pernapasan manusia pada siswa kelas VIII di SMP GKST 3 Tentena dalam menggunakan media video pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan nilai rata-rata pre-test (22.61) dan nilai rata-rata post-test (48.93). Hubungan nilai kedua hasil tersebut berkorelasi sedang yaitu koefisien korelasi sebesar 0.5060