Portal Jurnal Elektronik Universitas Negeri Malang
Portal Jurnal Elektronik Universitas Negeri MalangNot a member yet
10434 research outputs found
Sort by
Implementasi Pemanfaatan Gadget dalam Proses Pembelajaran Anak Usia Dini di KB Cahaya Putra Tegalombo Pacitan
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis implementasi pemanfaatan gadget dalam proses pembelajaran anak usia dini di Lembaga PAUD KB Cahaya Putra Tegalombo, Pacitan. Fokus utama penelitian ini adalah cara efektif lembaga dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran serta strategi yang diterapkan untuk memastikan bahwa penggunaan gadget mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek yang terdiri dari guru, kepala PAUD, dan orang tua. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terkait penggunaan gadget dalam pembelajaran, serta kebijakan yang diterapkan oleh lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget dapat mendukung perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan motorik anak jika diterapkan dengan bijak. Lembaga PAUD KB Cahaya Putra Tegalombo menghadapi tantangan berupa ketergantungan anak terhadap gadget, kurangnya pengawasan, serta keterbatasan infrastruktur. Untuk mengatasi hal tersebut, lembaga menerapkan pembatasan waktu penggunaan gadget, pendampingan aktif oleh guru, serta menggabungkan pembelajaran offline dan online. Selain itu, lembaga juga berkolaborasi dengan pihak ketiga dalam merancang aplikasi edukasi yang sesuai dengan usia anak. Penelitian ini menyarankan pentingnya pendekatan holistik dalam integrasi teknologi dalam pendidikan anak usia dini, guna memastikan penggunaan gadget dapat memberikan manfaat maksimal tanpa mengganggu perkembangan sosial dan fisik anak
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP POLA TIDUR ANAK USIA 4-6 TAHUN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap pola tidur anak usia dini. Partisipan dalam penelitian ini yaitu orangtua yang memiliki anak berusia antara 4 sampai 6 tahun. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei dan skala likert sebagai alat ukur penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh antara media sosial dan pola tidur anak, seperti yang terungkap dalam uji regresi sederhana dengan signifikansi kurang dari 0,001, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel media sosial (X) memiliki pengaruh terhadap pola tidur anak (Y). Kata kunci : Media sosial, pola tidur, anak usia dini
The objective of this study is to investigate how social media affects the sleep patterns of young children. The participants in this study were parents with children aged between 4 until 6 years. The research employed a quantitative approach, utilizing survey methods and Likert scales as measurement tools. The results of this study show that there is an influence between social media and children's sleep patterns, as revealed in a simple regression test with a significance of less than 0.001, so it can be concluded that the social media variable (X) has an influence on children's sleep patterns (Y
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PBL “RUNGGU RAKUT SITELU” (PBL_RAS) PADA MATERI EKOLOGI & KEANEKARAGAMAN HAYATI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis masalah “Runggu Rakut Sitelu” (PBL_RAS) pada materi “Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Indonesia” yang valid, reliabel, praktis dan efektif. Metode penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan Plomp. Subjek dalam penelitian yaitu SMP Negeri 4 Kota Salatiga. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test, uji independent sample t-test serta uji N-Gain. Berdasarkan hasil penelitian dibuktikan bahwa model pembelajaran, perangkat pembelajaran serta instrumen penelitian yang digunakan dinyatakan valid dan reliabel. Model pembelajaran praktis untuk digunakan dengan perolehan nilai 4,9 kategori semuanya terlaksana dan respon siswa memperoleh nilai 0,8 kategori sangat positif. Berdasarkan hasil uji paired t-test dibuktikan model pembelajaran PBL_RAS berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis dengan nilai p-value 0,0
Literature Review Study: The Role of Higher Education in Forming Human Resources with Character and Morals in Welcoming Golden Indonesia 2045
Abstract : In connection with the important momentum for the Indonesian nation with the achievement of one hundred years of independence in 2045. Optimism from the prediction that at the age of one hundred, this nation will be inhabited by a productive age population. This study uses a literature review study method to explore the role of universities in forming human resources with character and morals in welcoming the golden Indonesia 2045. This study shows that character education plays an important role in producing superior and moral human resources, in accordance with the vision of the Golden Indonesia 2045. Universities play a strategic role not only in building academic competence, but also in forming student character through collaboration with the government, educators, and other stakeholders
Penguatan Literasi dan Manajemen Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia di KJRI Johor Bahru Malaysia
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan manajemen keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di KJRI Johor Bahru, Malaysia. Seiring dengan banyaknya PMI yang bekerja di luar negeri, khususnya di Malaysia, literasi keuangan menjadi hal yang sangat penting untuk dikuasai agar mereka dapat mengelola pendapatan dengan lebih bijaksana dan memaksimalkan kesejahteraan finansial mereka dan keluarga. Metode kegiatan yang dilakukan meliputi kegiatan diantaranya adalah penyuluhan, pelatihan manajemen keuangan sederhana, dan pendampingan dalam membuat perencanaan keuangan. Materi yang disampaikan pada kegiatan tersebut sangat beragam dimana mencakup pentingnya menabung, investasi dasar, pengelolaan utang, dan cara menghindari penipuan keuangan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran para PMI akan pentingnya literasi keuangan, serta memberikan mereka keterampilan praktis untuk mengelola pendapatan dengan lebih baik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta lebih mampu menyusun anggaran, menyisihkan pendapatan untuk tabungan, dan membuat rencana keuangan jangka panjang. Dampak positif seperti ini diharapkan dapat berlanjut dan membantu PMI dalam mencapai stabilitas keuangan dan kesejahteraan yang lebih baik.
Kata kunci—Literasi Keuangan, Pekerja Migran Indonesia, Manajemen Keuangan, KJRI Johor Bahru
Abstract
This community service activity aims to enhance financial literacy and management skills among Indonesian Migrant Workers (PMI) at the Indonesian Consulate General in Johor Bahru, Malaysia. Given the large number of PMI working abroad, particularly in Malaysia, financial literacy is crucial to help them manage their income wisely and maximize their financial well-being and that of their families. The methods employed in this activity include counseling, basic financial management training, and mentoring in financial planning. The material presented covers topics such as the importance of saving, basic investment, debt management, and how to avoid financial fraud. The activity successfully improved the participants' understanding and awareness of the importance of financial literacy and provided them with practical skills to better manage their income. Evaluation results indicated that participants became more capable of budgeting, setting aside income for savings, and making long-term financial plans. This positive impact is expected to be sustained and assist PMI in achieving better financial stability and well-being.
Keywords— Financial Literacy, Indonesian Migrant Workers, Financial Management, KJRI Johor Bahr
KEMAMPUAN LITERASI SAINS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI KELAS VII SMP DI SUKOHARJO
Abstrak. Pembelajaran abad 21 menuntut siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, salah satunya adalah literasi sains. Nilai literasi sains di Indonesia dinyatakan rendah dimana dari tahun 2000-2018 oleh PISA berada pada peringkat ke-74 dari 79 negara peserta dengan perolehan skor sebesar 396. Literasi sains penting untuk menganalisis permasalahan dan menghubungkannya dengan fakta ilmiah. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains SMP di Sukoharjo melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi klasifikasi makhluk hidup. Penelitian ini menggunakan metode Kuasi-eksperimental dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian adalah siswa Kelas VII E yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah soal tes literasi sains yang terdiri 7 soal uraian dan lembar wawancara guru. Teknik analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi sains siswa dengan rata-rata nilai literasi sains siswa meningkat menjadi 77,83 (kategori tinggi), dan hasil uji N-Gain score sebesar 0,55 (kategori sedang). Selain itu, menurut indikator PISA 2018, siswa menunjukkan kemampuan yang baik dalam menjelaskan fenomena secara ilmiah (83,5%) dan menafsirkan data dan bukti ilmiah (77,7%), meskipun masih terdapat tantangan dalam mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah (64,2%). Berdasarkan temuan ini, pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terbukti berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan literasi sains.
Abstract. 21st century learning requires students to develop critical thinking skills, one of which is science literacy. The value of science literacy in Indonesia is stated to be low where from 2000-2018 by PISA is ranked 74th out of 79 participating countries with a score of 396. Science literacy is important to analyze problems and connect them with scientific facts. This study aims to improve the science literacy skills of junior high schools in Sukoharjo through the Problem Based Learning (PBL) learning model on the classification of living things. This study used a Quasi-experimental method with a One Group Pretest-Posttest design. The research sample was Class VII E students totaling 30 students. Data collection techniques in this study were science literacy test questions consisting of 7 description questions and teacher interview sheets. The data analysis technique was carried out by quantitative descriptive method. The results showed a significant increase in students' science literacy with the average student science literacy score increasing to 77.83 (high category), and the N-Gain score test results of 0.55 (medium category). In addition, according to PISA 2018 indicators, students showed good ability in explaining phenomena scientifically (83.5%) and interpreting scientific data and evidence (77.7%), although there were still challenges in evaluating and designing scientific investigations (64.2%). Based on these findings, Problem Based Learning (PBL) is proven to have an effect on improving science literacy skills
Confirmatory Factor Analysis to Measure Teachers’ Emotional Scale in Digital Technology Classroom
Digital technology is changing the educational landscape, requiring teachers to adapt to the changes. Integration of digital technology into the classroom requires teachers to master technology while handling various digital accesses. Teachers’ emotions are an important aspect that requires readiness to handle stress and adapt to the 21st-century learning environment. This research aims to conduct a confirmatory factor analysis to measure the scale of teachers’ emotions in digital technology classrooms. The research design used was a cross-sectional survey. The respondents were teachers of the Guidance and Counseling Study Program who were members of the in-service teacher education program at Universitas PGRI Adi Buana Surabaya for the 2023-2024 Academic Year, totaling 66 people with an average work period of five years. The research instrument used a scale of teacher emotions in the digital technology classroom consisting of 28 items with loading factor values between .598 and .846. Data analysis used CFA. The findings showed goodness of fit between the RMSEA, CMIN/DF, TLI, and CFI indices because they met four suitability criteria. The research contributes to developing a valid scale of teacher emotionality in technology classrooms. The implications of the research are to provide practical solutions for educational institutions and policymakers to better support teachers in navigating the emotional landscape in technology classrooms. At the same time, the limitations of the research lie in the small sample size and limited focus
Deep Learning Approach for Dental Anomalies X-ray Imaging using YOLOv8
Dental X-ray imaging is a critical diagnostic tool for identifying various dental anomalies. However, manual interpretation is time-consuming, prone to human error, and requires specialized expertise. Deep learning models, particularly object detection frameworks like YOLO, have demonstrated promising results in automating medical image analysis. This study aims to develop and evaluate a YOLOv8-based deep learning model for automated detection and classification of 14 dental anomaly categories, including Caries, Crowns, Fillings, Implants, and Periapical lesions. The proposed approach addresses limitations in previous YOLO versions by leveraging anchor-free detection and enhanced feature extraction for improved accuracy. The model was trained on a dataset of annotated dental X-ray images and preprocessed with data augmentation techniques to improve generalization. Performance was evaluated using Precision, Recall, F1-score, and Mean Average Precision (mAP). Additional insights were obtained from confusion matrices, precision-recall curves, and training-validation loss curves. The model achieved high precision in detecting Implants (0.90), Crowns (0.89), and Root Canal Treatment (0.69), demonstrating strong potential for clinical applications. However, Caries (0.30) and Periapical lesions (0.15) were detected with lower accuracy, indicating the need for further optimization. Analysis of training loss curves and label distributions suggested that class imbalance and anomaly co-occurrence influenced detection performance. YOLOv8 presents a promising AI-based solution for dental anomaly detection, capable of improving diagnostic efficiency and accuracy in clinical practice. The model’s integration into dental healthcare systems can reduce radiologists' workload and enhance early disease detection, particularly in resource-limited settings
Efektivitas Program Indonesia Pintar dalam Mengatasi Kesenjangan Biaya Pendidikan
Abstract: The Indonesia Smart Program (Program Indonesia Pintar/PIP) is a government initiative aimed at enhancing educational accessibility for children from economically vulnerable families. This study aims to analyze the effectiveness of PIP in reducing the personal education cost burden of students from poor and near-poor families at both primary and secondary education levels. Using a post-positivist approach, this research employs primary data obtained through interviews with representatives from the Educational Financing Service Center (Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan/Puslapdik) and student beneficiaries of PIP, as well as secondary data from official government documents related to the program. The findings indicate that PIP has successfully reached over 18 million students annually, with fund disbursement exceeding the targeted allocation. However, the financial assistance provided only covers approximately 23% to 25% of the students' actual educational needs. This reveals a mismatch between the aid amount and the students’ real requirements in the field. Further analysis highlights that the inadequacy of the financial support received, accessibility challenges in remote areas, and weak oversight of fund utilization constitute major challenges affecting the program’s sustainability. Additionally, while data show an increase in the net enrollment rate (Angka Partisipasi Murni/APM) among the bottom 40% income group, the insufficient amount of financial assistance relative to students’ actual needs hinders the program's effectiveness. The study also reveals geographic disparities in aid accessibility, driven by infrastructure limitations and restricted banking access in remote areas. Although PIP has proven effective in supporting educational access, optimizing its impact requires periodic adjustments to the assistance amount, an improved monitoring system, and enhanced distribution mechanisms to ensure a more significant impact in the future.
Keywords: effectiveness, educational costs, smart indonesia program
Abstrak: Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang rentan secara ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas PIP dalam mengurangi beban biaya personal pendidikan peserta didik dari keluarga miskin dan rentan miskin di jenjang pendidikan dasar dan jenjang pendidikan menengah. Dengan menggunakan pendekatan post-positivist, penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan perwakilan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) dan peserta didik penerima manfaat PIP, serta data sekunder dari dokumen resmi pemerintah berkaitan dengan Program Indonesia Pintar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PIP telah berhasil menjangkau lebih dari 18 juta peserta didik setiap tahunnya, dengan realisasi penyaluran dana melebihi target yang ditetapkan. Namun, besaran dana bantuan yang diberikan hanya mampu memenuhi 23% hingga 25% dari kebutuhan rill pendidikan peserta didik. Hal ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian dengan kebutuhan aktual peserta didik dilapangan. Analisis lebih lanjut juga mengungkapkan bahwa ketidakcukupan besaran bantuan yang diterima, kendala akses di daerah terpencil, serta lemahnya pengawasan penggunaan dana menjadi tantangan utama program ini yang mempengaruhi keberlanjutan program. Selain itu, meskipun data menunjukkan adanya peningkatan angka partisipasi murni (APM) pada kelompok 40% pendapatan terbawah, besaran dana yang tidak sebanding dengan kebutuhan riil peserta didik dinilai menghambat efektivitas program. Temuan penelitian juga menunjukkan adanya disparitas geografis dalam aksesibilitas bantuan, yang disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur dan akses perbankan di daerah terpencil. Meskipun PIP efektif dalam mendukung akses pendidikan, namun untuk meningkatkan efektivitas program secara optimal, maka diperlukan adanya penyesuaian besaran bantuan secara berkala, sistem pengawasan, dan mekanisme penyaluran agar program ini dapat memberikan dampak yang lebih signifikan di masa mendatang.
Kata kunci: efektivitas; biaya pendidikan; program indonesia pinta
A BIBLIOMETRIC ANALYSIS OF LESSON STUDY: TRACKING BETWEEN THE YEARS 2012 AND 2023
Abstrak. Beberapa penelitian telah menyebutkan efektivitas Lesson Study (LS) pada proses pembelajaran. Namun, belum ada penelitian bibliometik terhadap perkembangan LS di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pandangan terhadap penelitian LS yang berkembang dari tahun 2012-2023 melalui analisis bibliometrik. Sebanyak 683 artikel dikumpulkan melalui database Scopus. Hasil visualisasi menunjukkan bahwa terdapat 27 tema penelitian yang tersebar dalam 8 klaster. Dari hasil tersebut, ditemukan bahwa tren penelitian LS pada tahun 2012-2016 berfokus pada peningkatan pembelajaran melalui penelitian tindakan, pemecahan masalah, fenomenografi, pengembangan guru, reformasi sekolah, dan pembelajaran profesional. Pada tahun 2017-2020, penelitian LS berfokus pada studi kasus, keberlanjutan, lingkungan belajar, pengetahuan guru, pendidikan guru awal, pendidikan guru, kolaborasi, berpikir kritis, kepemimpinan, sekolah dasar, pengembangan profesional guru. Sementara itu, pada tahun 2021-2023, penelitian LS berfokus pada lesson study online, pendidikan tinggi, komunikasi, pendidikan inklusif, dan keyakinan guru. Analisis dan visualisasi bibliometrik mengungkapkan bahwa dari tahun 2012-2023 tren penelitian LS semakin berkembang seiring dengan meningkatnya hasil publikasi dan kutipan. Penelitian ini juga menggambarkan peluang publikasi di berbagai negara yang memiliki minat tinggi terhadap penelitian LS. Oleh karena itu, temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk penelitian LS lebih lanjut.
Abstract. Several studies have mentioned the effectiveness of Lesson Study (LS) on learning process. However, bibliometric governing LS is scarce. This study aims to provide a bibliometric view of LS research that develops from 2012-2023. A total of 683 articles were collected through the Scopus database. The visualization results showed that there were 27 research themes distributed in 8 clusters. From these results, it was found that LS research trends in 2012-2016 focused on improving learning through action research, problem-solving, phenomenography, teacher development, school reform, and professional learning. In 2017-2020, LS research focused on case studies, sustainability, learning environment, teacher knowledge, initial teacher education, teacher education, collaboration, critical thinking, leadership, primary school, teacher professional development. Meanwhile, in 2021-2023, LS research focuses on online lesson study, higher education, communication, inclusive education, and teacher beliefs. Bibliometric analysis and visualization revealed that from 2012-2023 the trend of LS research is growing along with the increasing results of publications and citations. This study also illustrates publication opportunities in various countries that have a high interest in LS research. Therefore, this finding is expected to be a reference for further LS research