Scientific & Charity Journal UNIMUDA (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong)
Not a member yet
1766 research outputs found
Sort by
Peningkatan Ekoliterasi dan Hasil Belajar Siswa melalui Model PjBL pada Materi Pelestarian Lingkungan
Rendahnya kesadaran dan pengetahuan ekoliterasi lingkungan peserta didik memerlukan solusi yang tepat dalam proses pembelajaran yang berlangsung. Kesadaran lingkungan dapat mempengaruhi tingkat hasil belajar peserta didik. Kesadaran lingkungan dapat ditingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek. Model pembelajaran berbasis proyek merupakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan ekoliterasi dan hasil belajar peserta didik melalui model PJBL pada materi konservasi lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Mc. Taggar, penelitian ini berlangsung selama 2 siklus. Teknik pengumpulan data penelitian diambil dari pemberian lembar kuesioner pengetahuan ekoliterasi dan tes hasil belajar pada materi pelestarian lingkungan. Subjek penelitian adalah 15 peserta didik kelas V SDN Candipari 1 Porong Sidoarjo. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase rata-rata pengetahuan ekoliterasi dan hasil belajar peserta didik. Hasil pengetahuan ekoliterasi peserta didik dari kegiatan pra siklus sebesar 52,33%, siklus I sebesar 67%, dan siklus II meningkat sebesar 82%. Sedangkan rata-rata persentase hasil belajar peserta didik dari kegiatan pra siklus sebesar 52%, siklus I sebesar 64% dan siklus II sebesar 83%. Dengan demikian, penerapan pembelajaran Model PJBL meningkatkan ekoliterasi dan hasil belajar peserta didi
Penguatan Karakter Berkebhinekaan Global melalui Ekstrakurikuler Karawitan di Sekolah Dasar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penguatan profil pelajar Pancasila melalui karakter berkebhinekaan global pada kegiatan ekstrakurikuler karawitan di sekolah dasar. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek pada penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru kelas V, dan guru ekstrakurikuler di SDN Glagaharum. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kegiatan ekstrakurikuler karawitan dalam melakukan penguatan karakter berkebhinekaan global pada siswa melalui tiga kegiatan, yaitu mengenal dan menghargai budaya, komunikasi dan interaksi antar budaya, refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman berkebhinekaan. Terdapat faktor pendukung pada ekstrakurikuler karawitan yaitu lingkungan sekolah, peserta didik, dan lingkungan masyarakat sedangkan faktor penghambatnya adalah ukuran alat yang dimainkan terlalu besar untuk peserta didik di tingkat kelas rendah. Dengan adanya penguatan karakter berkebhinekaan global melalui kegiatan ekstrakurikuler karawitan memberikan dampak pada siswa dalam menerapkan toleransi melalui perilaku siswa yang saling menghargai atas keberagaman dan bertoleransi terhadap perbedaan suku, serta ras di lingkungan sekolah
Problem Based Learning (PBL) sebagai Upaya Peningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa SMK yang Efektif dan Efisien
Tujuan dari penelitian ini adalah untyuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Pengembangan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) melalui metode Problem Based Learning ini dilakukan pada siswa SMK YPLP Perwira Purbalingga, objek penelitian ini dari 29 siswa terdapat dua siklus dari pelaksanaan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi setiap siklusnya menggunakan. Kelas X C semester gasal tahun pelajaran 2023/2024. Berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa dalam proses pembelajaran, terjadi peningkatan aktivitas siswa pada siklus 1 sebesar 68 %.pada siklus 2 sebesar 96 %. Dari tes hasil belajar dan ketuntasan belajar siswa untuk siklus 1 sebesar 56 % siklus 2 sebesar 93 %. Berdasarkan hasil analisis data scara keseluruhan menyatakan bahwa pengembangan metode metode Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPAS dengan efektif dan efisien
Peningkatan Hasil Belajar Tolak Peluru Melalui Permainan Persegi Geser Siswa SMP Negeri 3 Kota Sorong
Penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas bertujuan untuk mencari upaya peningkatan aktifitas dan hasil belajar siswa SMPN 3 Kota Sorong dalam mengikuti pembelajaran tolak peluru. Penelitian Tindakan Kelas ini berlangsung selama dua siklus. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII-D SMPN 3 Kota Sorong, Propinsi Papua Barat tahun pelajaran 2021-2022. Disimpulkan bahwa model pembelajaran dengan permainan persegi geser sangat baik digunakan untuk mengajarkan tolak peluru karena terbukti dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dan mempercepat dalam mencapai hasil belajar.Hasil belajar olahraga tolak peluru yang dicapai adalah 3 domein yakni: keterampilan, pengetahuan, dan sikap/perilaku. Demikian juga data angket yang diperoleh dari hasil postes cenderung lebih baik dan meningkat dibanding pretes
Pendampingan Literasi pada Program Penguatan Calistung Kelas Awal
Pendampingan litarsi pada program penguatan calistung kelas awal bertujuan untuk melatih siswa suapaya bisa lebih memahami terkait dengan baca tulis hitung melalui bantuan kegiatan literasi. Saat ini, telah digalakkan segencar-gencarnya gerakan literasi untuk membantu meminimalisir permasalahan yang ada Bahkan terdapat ungkapan yang mengatakan Bangsa yang literasi masyarakatnya masih rendah akan mengalami peradaban yang suram sehingga, masalah ketertinggalan di bidang pendidikan dalam hal ini adalah membaca dan menulis yang terjadi di SDN Bakulan, kecematan Cepogo, Kabupaten Boyolali bisa di minimalisirkan. Kegiatan dilakukan pada bulan November yaitu mulai pada tanggal 5-20 November 2023. Kegiatan dilaksanakan di SDN Bakulan, kecematan Cepogo, Kabupaten Boyolali yang diikuti oleh siswa kelas III (Tiga) dengan jumlah 15 siswa dan 1 pendamping sekolah. Hal yang menarik dari pelaksanaan kegiatan tersebut adalah adanya apresiasi dari pihak sekolah, karena anak bisa antusias dalam pelaksanaan pembelajaran bahkan orang tua dari para siswa juga ikut melihat pelaksanaan kegiatan
Pengaruh Pendekatan Saintifik terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas IV SDN Slipi 15 Jakarta Barat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa kelas IV antara yang menggunakan pendekatan saintifik dan yang menggunakan pendekatan konvensional. Jenis pendekatan penelitian ini ialah kuantitatif quasi experiment dengan desain non-equivalent control group. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas IV SDN Slipi 15 Jakarta Barat, sebanyak 60 siswa dan masing-masing kelas sebanyak 30 siswa diambil dari sampel penelitian. Yaitu, kelas IV A dengan jumlah siswa 30 orang sebagai kelas kontrol dan kelas IV B dengan jumlah siswa 30 orang sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi & soal essay sebanyak 15 butir. Uji hipotesis sebelum dilakukan pengujian dengan menggunakan uji-t diperole
Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 02 Waisai
Kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka belajar berfungsi sebagai Educator, Manajer, Administrator, Supervisior, Leader, Inovator, Motivator. Tujuan Penelitian adalah mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam pelaksanaan kurikulum merdeka di SD Negeri 02 Waisai dan faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam pengembangan kurikulum merdeka. Menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh dalam penelitian ini yaitu berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian peran kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka bisa dikatakan sudah baik, kepala sekolah mampu menggerakkan, mengarahkan anggota secara tepat, memberikan bimbingan kepada guru dalam rangka rapat-rapat, mengikutsertakan guru dalam kegiatan pelatihan dan pembinaan, memberikan fasilitas baik sarana dan prasaran yang mendukung IKM di sekolah, monitoring dan evaluasi dengan mengadakan rapat secara rutin. Kepala sekolah sangat berperan dalam implementasi kurikulum merdeka, meskipun masih ada beberapa hambatan yang perlu diatasi, diantaranya beberapa guru yang masih beradaptasi dengan perubahan pembelajaran, orang tua yang kurang berperan aktif. Faktor pendukungnya yaitu fasilitas sarana dan prasarana, sosialisasi kurikulum merdeka belajar, peran guru, serta peran orang tua. Bisa dikatakan bahwa Peran kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 02 Waisai sudah baik. Peran kepala sekolah merupakan kepemimpinan yang melaksanakan perannya sebagai pendidik, supervisor dan pemimpin secara visioner dalam pengimplementasian kurikulum merdeka
Prokrastinasi Akademik Siswa pada Pembelajaran Matematika Kelas VI SD
Prokrastinasi akademik menjadi isu penting dalam pembelajaran matematika di kalangan siswa kelas VI sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi fenomena prokrastinasi akademik yang terjadi pada pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI di sekolah dasar Negeri 44 Buton. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara guru dan siswa. Analisis data menggunakan triangulasi sumber dan Teknik yakni mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik dalam pembelajaran matematika dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti ketidakpahaman konsep, rasa takut akan kegagalan, dan rendahnya motivasi intrinsik. Implikasi dari penelitian ini menyoroti perlunya pendekatan pembelajaran yang memperhatikan perbedaan individual siswa, merangsang motivasi intrinsik, dan menciptakan lingkungan yang mendukung dalam proses pembelajaran matematika. Prokrastinasi akademik dalam pembelajaran matematika di kalangan siswa kelas VI sekolah dasar dipengaruhi oleh faktor internal, seperti kelelahan dan kurangnya motivasi. Kurangnya manajemen waktu dapat menimbulkan perilaku prokrastinasi. Oleh sebab itu, penting bagi guru dan orang tua untuk membantu siswa untuk mengatasi prokrastinasi, termasuk membantu siswa memahami pentingnya manajemen waktu dan memotivasi diri dalam belajar matematika dan meningkatkan prestasi belajar di Sekolah Dasar
Perancangan Sistem Informasi Peminjaman Alat pada UKM Pecinta Alam Gempa UNIMUDA Sorong Berbasis Web
Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) adalah organisasi yang bergerak pada bidang kepecintaalaman yang beraktifitas diluar ruangan/outdoor. MPA Gempa UNIMUDA Sorong memiliki peralatan yang cukup memadai untuk menunjang kegiatan-kegiatan kepecintaalaman. Hal ini menjadikan MPA Gempa UNIMUDA Sorong sering menerima permintaan peminjaman alat. Hal ini menjadi alasan peneliti untuk melakukan penelitian “Perancangan Sistem Informasi Peminjaman Alat pada UKM Pecinta Alam Gempa UNIMUDA Sorong”. Penelitian ini bertujuan (1) menghasilkan sistem informasi peminjaman alat pada UKM Pecinta Alam Gempa UNIMUDA Sorong berbasis web (2) mengetahui kelayakan penggunaan sistem informasi peminjaman alat pada UKM Pecinta Alam Gempa UNIMUDA Sorong berbasis web dan (3) menghasilkan manual book sebagai panduan penggunaan sistem informasi peminjaman alat pada UKM Pecinta Alam Gempa UNIMUDA Sorong. Penelitian ini menggunakan model waterfall. Uji coba produk menggunakan pengujian blackbocx dan pengujian sistem mengacu kepada 3 aspek penilaian meliputi: kegunaan, kepuasan dan kemudahan. Pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Hasil uji coba produk yang diperoleh dari tiga aspek menunjukan hasil sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa sistem informasi peminjaman alat pada UKM Pecinta Alam Gempa UNIMUDA Sorong berbasis web telah memenuhi harapan dan layak untuk digunakan. Semoga sistem yang dibuat ini dapat dikembangkan dan diperbaharui lebih kompleks lagi oleh peneliti selanjutnya
Evaluation of the Religious Friday Program in the Formation of Religious Character in UIN Raden Fatah Palembang Students (Case Study of the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training)
Program evaluation is a series of activities that are carried out deliberately to see the success rate of a program, conducting a program evaluation is an activity that is intended to find out how high the success of the planned activities is (Kurniawati 2021). Meanwhile, according to Cronbach and Stufflebeam, program evaluation is an effort to provide information to be conveyed to decision-makers. The methods used in this study are observations on the religious Friday program, interviews with the Head of the Islamic Religious Education Study Program, staff/lecturers and students who participate in the religious Friday program, documentation related to the evaluation of the religious Friday program in the formation of religious character. The results in this study include the program evaluation model used by the researcher is the CIPP evaluation model. CIPP stands for Context Evaluation, Input Evaluation, Process Evaluation, Product Evaluation