Scientific & Charity Journal UNIMUDA (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong)
Not a member yet
1766 research outputs found
Sort by
Big Five Personality dan Turnover Intention
Penelitian ini merupakan kajian literatur yang mengeksplorasi hubungan antara trait kepribadian Big Five (Neuroticism, Extraversion, Openness, Agreeableness, dan Conscientiousness) dengan turnover intention, yaitu niat karyawan untuk meninggalkan organisasi. Berdasarkan analisis berbagai studi yang dilakukan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, ditemukan bahwa Neuroticism memiliki hubungan positif yang signifikan dengan turnover intention, sementara Conscientiousness dan Agreeableness menunjukkan hubungan negatif yang signifikan. Hubungan Extraversion dan Openness dengan turnover intention bervariasi tergantung pada konteks pekerjaan dan budaya organisasi. Temuan ini memiliki implikasi praktis penting bagi manajemen sumber daya manusia, khususnya dalam proses rekrutmen, seleksi, dan pengembangan karyawan, serta dalam menciptakan budaya organisasi yang mendukung dan inklusif. Penelitian ini juga menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut dengan desain longitudinal dan diversifikasi sampel untuk memperkaya pemahaman tentang dinamika hubungan antara kepribadian dan turnover intention. Dengan memahami hubungan ini, organisasi dapat mengembangkan strategi retensi yang lebih efektif dan meningkatkan kinerja serta kesejahteraan karyawan
Implementasi Diskresi Dalam Proses Penyidikan Pada Tindak Pidana Pencurian Di Kabupaten Sorong (Study Polres Kabupaten Sorong)
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana implementasi diskresi
dalam proses penyidikan pada tindak pidana pencurian di Kabupaten Sorong dan apa faktor
faktor yang mempengaruhi implementasi diskresi dalam proses penyidikan pada tindak
pidana pencurian di Kabupaten Sorong. Jenis penelitian ini yaitu penelitian emperis dengan
menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) Bagaimana
implementasi diskresi dalam proses penyidikan pada tindak pidana pencurian di Kabupaten
Sorong yaitu melalui hukum adat seperti denda adat dengan adanya keputusan bersama
antara pihak satu dengan yang lain kemudian diahlikan ke hukum adat dan tidak ada yang di
rugikan antara kedua belah pihak; dan kehendak sendiri (secara kekeluargaan) pelaku yang
melakukan pencurian hanya satu kali dengan memberikan mediasi atau kekeluargaan atau
sebagainya sedangkan pelaku yang lebih dari satu kali meskipun sudah adanya kesepakatan
bersama secara kekeluargaan antara korban dan pelaku untuk berdamai dengan melampirkan
perdamaian atau penyelesaian damai pada berkas perkara pidana atau yang melanggar
hukum lebih dari satu kali kembali kepada kepolisian untuk melihat perbuatan seperti apa
dan bagaimana. 2) Apa faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi diskresi dalam proses
penyidikan pada tindak pidana pencurian di Kabupaten Sorong yaitu faktor pemahaman
masyarakat, faktor keprofesional kepolisian, faktor sarana dan fasilitas.
Kata Kunci: Tindak Pidana Pencurian;Proses Penyidikan;Diskresi
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN MANGROVE (Rhizophora mucronata) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA MENCIT (Mus muscullus)
Mangrove (Rhizophora mucronata) contains flavonoids, saponins and tannins. Compounds contained in mangrove leaves have antiinflammatory, anti viral and antimicrobial activites. Based on the compound, mangrove (Rhizophora mucronata) can be used an ointment for cuts. This study aims to test the preparation ofmangrove leaf ethanol extract ointment on the healing of cuts in mice. The process of extracting mangrove leaves (Rhizophora mucronata) uses the maceration method. In testing the ointment preparations, organoleptic tests, homogeneity tests, pH tests, spreadability tests and viscosity tests were carried out. Testing the effectiveness of wound healing using 5 groups consisting of 3 mice. Each group was giffen different treatment, namale K- was given an ointment base, K+ was given betadine ointment, F1 was given an ointment with a concetration of 2,5%, F2 was given an ointment with a concentration of 5% and F3 was given an ointment with a concentration of 7,5%. The results showed that the ointment met the standard organoleptic test requirements, test homogeneity, pH test, spreadability test and viscosity test. Based on the results of the incision test on mice, the most effective ointment preparation was a preparation with a concentration of 5
Pendidikan Multikulturalisme Berbasis Uswah Hasanah Di Pondok Pesantren Imam Syuhodo Sukoharjo Sebagai Upaya Deradikalisasi Terhadap Agama
Abstrak : Radikalisme dan terorisme menjadi permasalahan yang cukup mengkhawatirkan di beberapa negara, termasuk Indonesia. Radikalisme berbasis agama dan terorisme menimbulkan kekacauan yang mengakibatkan kerugian materi, bahkan korban jiwa. Upaya untuk mengatasi hal tersebut telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia melalui pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 Anti Teror, hingga perumusan kebijakan dan peraturan. Selain itu, diperlukan upaya preventif untuk mencegah penyebaran radikalisme berbasis agama dan doktrin terorisme yang memerlukan keterlibatan lembaga pendidikan. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap model pendidikan multikultural-inklusivisme yang dikembangkan di Pesantren Imam Syuhodo Sukoharo dalam proses internalisasinya untuk mencegah penyebaran paham radikal berbasis agama dan doktrin terorisme. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan psikologi keagamaan. Pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara mendalam dan tinjauan pustaka, sedangkan analisis data dengan metode induktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pendidikan multikultural-inklusivisme disusun dalam bentuk kurikulum yang memuat seperangkat nilai-nilai yang diterapkan langsung kepada peserta didik melalui pendidikan uswatun hasanah, berpikir positif, jujur, dan memaafkan. Hal inilah yang menjadikan santri Pesantren menjadi saling menghormati perbedaan, moderat dan memahami prinsip Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin (kebaikan untuk semua).
Kata Kunci : Internalisasi, Multikultural, Inklusivisme, Radikalisme Agama, Terorisme, Pesantre
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik ( LKPD) Berbasis Project Based Learning (PJBL) Pada Materi Keanekaragaman hayati Pada Kelas X SMA Negeri 2 Raja Ampat
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perkembangan dan kepraktisan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Project Based Learning di SMA N 2 Raja Ampat. Jenis pendekatan penelitian ini adalah penelitian Research and Development model ADDIE memiliki 5 tahapan yaitu: analisis, design, development, implementation, dan evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukan LKPD berbasis PJBL pada materi keanekaragaman hayati yang peneliti kembangkan memiliki tingkat validitas oleh tim ahli materi dan ahli media yaitu 3,40 dengan kategore sangat valid, hasil respon peserta didik dan guru biologi yaitu 3,77 sangat praktis
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA MENCIT (Mus musculus)
Daun mahkota dewa merupakan tumbuhan berkhasiat obat yang bekerja dalam proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas salep ekstrak etanol daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) dengan 3 konsentrasi yaitu 3%, 5% dan 7% terhadap penyembuhan luka sayat pada punggung mencit. Formulasi dari ke-3 salep ekstrak daun mahkota dewa telah diuji fisik. Metode penelitian ini adalah eksperimental. Sebanyak 18 ekor mencit di bagi dengan 6 kelompok. Masing-masing kelompok dilukai sepanjang 1 cm kemudian diberi perlakuan K1 (Kontrol negatif), K2 (Kontrol positif), K3 (Kontrol netral), K4 (Konsentrasi 3%), K5 (Konsentrasi 5%) dan K6 (Konsentrasi 7%). Luka diolesi 2 kali sehari dengan salep selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukan, penyempitan luka, membentuk keropeng dan menutup luka. Hasil uji statistik memberikan efek signifikan terhadap penyembuhan luka pada mencit, yaitu (p>0,05). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembuatan salep ekstrak daun mahkota dewa menghasilkan sediaan salep yang memenuhi syarat dengan konsentrasi 3%, 5% dan 7% memberikan efektifitas penyembuhan luka sayat pada mencit jantan. Konsentrasi 7% memiliki efek peneyembuhan luka sayat paling cepat dibanding konsentrasi 3% dan 5%.
Salep, Ekstrak daun mahkota dewa, Penyembuhan luka, Mencit jantan
The Effect of Using Japanese Music in Improving Motivation to Learn Japanese
Language education is a crucial element in foreign language learning, where motivation plays a key role in student success. Strong motivation is a key factor in achieving success in learning a foreign language, and the use of Japanese music is considered a potential way to increase motivation for learning Japanese. This study proposes to explore the effect of using Japanese music as a motivational tool in learning Japanese. By clarifying the impact of Japanese music on students' motivation levels, this study hopes to provide better insight into the relationship between music use and Japanese language learning. The research also involved analyzing the participant's responses to the use of Japanese music in language learning. This study has potential benefits in improving the understanding of the factors that influence the motivation of Japanese language learners. The results of this study are expected to provide new insights for more effective teaching approaches, provide practical guidelines for teachers, and enrich the Japanese language learning experience through a holistic approach involving music. As such, this research is expected to bring positive benefits to Japanese language learners and support the development of foreign language education as a whole
Analysis of Gender Representation in "My Next Words": Unpacking First Grade Elementary School Students' Book
This study addresses the pervasive issue of gender representation in educational materials, focusing on the elementary school context. The research problem centers on assessing how gender is portrayed in the textbook titled "My Next Words for Elementary School," designed for 1st-grade students. The purpose of the research is to provide a comprehensive analysis of the textbook's content, examining categories such as omission, firstness, occupational visibility, nouns, masculine generic construction, and adjectives, within the framework proposed by Porreca (1984). The methodology employed is a content analysis with a descriptive qualitative design. The study meticulously examines the 13 chapters of the textbook, analyzing both textual and illustrative elements. The findings reveal a balanced gender representation in text and illustrations, fostering an inclusive learning environment. The arrangement of sentences demonstrates an equitable introduction of male and female characters, promoting a sense of equality. The textbook breaks away from traditional gender norms by incorporating diverse occupational roles, ensuring both male and female characters engage in various professions. Nouns related to gender are thoughtfully selected to avoid reinforcing stereotypes, and masculine generic construction is balanced. Adjectives are distributed fairly between male and female characters. In the findings, the study emphasizes the contribution of the analyzed textbook in promoting gender inclusivity and avoiding stereotypes in elementary education. This research has implications for curriculum development and instructional material design, advocating for more inclusive and gender-sensitive educational resources in elementary schools
The Students Ability to Use Verbs in Completing Recount Text
The objectives of this study are to assess the proficiency of second-grade students in utilizing suitable verbs to complete a recount text and to identify the challenges encountered by these students in completing a recount text at the junior high school level. The researcher employed a qualitative approach to analyze the data. The study included a population of 20 students, and the researcher selected a random sample of 15 students. The researcher used a test as a tool to complete the recount text, selecting appropriate verbs from the provided list. The researcher employed various formulas to analyze the data. The findings indicate that the second-grade students lack proficiency in selecting suitable verbs to effectively complete the text. The analysis supports this conclusion, revealing a competency level of 56.52% among the students. We classify this skill as "poor," and the pupils achieved an average grade of 56.33%
Students' Ability in Writing Stories Via Picture Card
The purpose of this research is to describe the application of picture card media to the ability to write stories for elementary school students. This research was conducted in class V at the Bintaro Alam School. The strategies used are reading stories with pictures, arranging picture cards in sequence, and writing stories using picture cards. The results obtained through implementing this strategy are students' ability to write stories better. This can be proven that the ability to write stories using picture cards is said to be very good with a percentage of 90% of students able to write stories coherently. The presence of media helps students to write stories according to intrinsic elements