IAIDA Blokagung (Institut Agama Islam Darussalam Banyuwang): E-Journals
Not a member yet
1774 research outputs found
Sort by
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP KREATIFITAS SISWA DALAM MENYELESAIKAN TUGAS ALJABAR
Media pembelajaran dalam pelajaran matematika pada siswa mampu menambah wawasan dan meningkatkan pemahaman siswa pada suatu materi, sehingga siswa mampu menyelesaikan tugas sesuai dengan yang diharapakan. Kemampuan berpikir kreatif pada siswa sesuai dengan indikator yang ada pada P21st century learning yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran matematika realistik serta mendeskripsikan level kemampuan berpikir kreatif siswa. Kreativitas sesuatu hal yang jarang sekali diperhatikan dalam melakukan proses belajar mengajar. Guru lebih mengutamakan logika sebagai titik incar pembicaraan dan beranggapan kreativitas suatu hal yang tidak penting dalam pembelajaran matematika, karena kemampuan daya kreativitas berpikir siswa dalam memanipulasi suatu masalah atau tugas matematika masih sangat kurang, sehingga siswa belum mampu mengembangkan kreativitas yang dimilikinya dalam menyelesaikan soal matematika secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh yang signifikan antara media pembelajaran terhadap kreativitas siswa dalam menyelesaikan tugas aljabar. Metode penelitian ini menggunakan penelitian ex-post facto yang bersifat koresional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII MTS Darussyafaah Srono tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kreativitas siswa dalam menyelesaikan tugas aljabar.
TREN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DI PERGURUAN TINGGI BERBASIS ISLAM DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana tren kepemimpinan perempuan di kampus islam dalam meningkatkan daya saing. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Lokasinya di Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung dengan informan yang terdiri dari rektor, wakil rektor, dekan, wakil dekan, ketua dan sekretaris prodi. Teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan analisis tematik; pengumpulan data; mengidentifikasi dan mengkodekan tema-tema penting dari data yang telah dikumpulkan; kategorisasi data, penyusunan tema dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan dan dukungan yang meningkat terhadap perempuan dalam posisi kepemimpinan di perguruan tinggi berbasis Islam adalah hasil dari berbagai faktor, termasuk perubahan sosial dan budaya, kebijakan institusional yang mendukung, pengaruh positif dari pemimpin perempuan yang sukses, dukungan dari kolega dan komunitas yang menunjukkan bahwa ketika perempuan diberi kesempatan untuk memimpin, mereka tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kinerja institusi tetapi juga mengubah persepsi tentang peran gender dalam masyarakat. Selain itu, kepemimpinan perempuan di kampus Islam juga mempunyai dampak besar pada pengambilan keputusan strategis, sehingga keterlibatannya merupakan kontribusi pada pengembangan sumber daya dan peningkatan daya saing antar kampus islam nasional dan internasional
STRATEGI MEMBANGUN BRAND IMAGE PENDIDIKAN DINIYYAH
Lembaga Pendidikan pada umumnya menjadikan strategi branding sebagai Teknik dalam pemasaran, seperti halnya Lembaga satuan Pendidikan muadalah di pesatren Darussalam blokagung. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi membangun branding image. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti diantaranya observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan teori milles dan hubarman meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini dalam membangun strategi branding image di satuan Pendidikan muadalah Pesatren Darussalam Blokagung menggunakan kurikulum berbasis kitab kuning,metode pembelajaran model syawir dan tugas akhir berupa karya ilmiah selain itu terdapat adanya program akselerasi dalam kenaikan taraf Pendidikan
PERAN DAN FUNGSI KOMITE MADRASAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA MUTU DI MAN 2 BANYUWANGI
Komite madrasah mempunyai peran dan fungsi penting dalam membangun budaya mutu di MAN 2 Banyuwangi. Mutu MAN 2 Banyuwangi yang unggul menjadi target utama dalam pengelolaan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menganalisis peran dan fungsi komite madrasah dalam membangun budaya mutu di MAN 2 Banyuwangi, (2) menganalisis strategi yang tepat untuk diterapkan komite madrasah dalam membangun budaya mutu di MAN 2 Banyuwangi, (3). mengidentifikasi kendala yang dihadapi komite madrasah dalam membangun budaya mutu di MAN 2 Banyuwangi. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis datanya menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini : (1) peran dan fungsi komite dalam membangun mutu adalah menjadi pengendali, menjadi mediator, menjadi pengelola donasi. (2) Strategi membangun budaya mutu di MAN 2 Banyuwangi tim komite membuat 6 strategi yaitu: memanfaatkan figur komite, membangun jaringan, kolaborasi dengan tokoh masyarakat, membangun kepercayaan publik, branding image dan pertemuan rutin. (3) Kendala komite madrasah dalam membangun budaya mutu adalah paradigma masing-masing pihak SDM yang tidak sama yang berpengaruh pada kinerja komite, kesadaran anggota komite dan kesibukan dari masing-masing anggota sehingga kurang fokusnya pada kinerja.
Strategi Kreatif Humas dalam Menggugah Semangat Komunitas Mengembangkan Kampus Islam
The aim of this research is to analyze the role of public relations management in increasing community participation in developing STIT Jembrana, Bali. This research uses a qualitative case study type approach. The data collection uses interviews, observation and documentation. Research data sources consist of primary and secondary sources. Primary sources were obtained from interviews with supporting informants as well as observations in the form of direct observations to strengthen the data found from the interviews. Meanwhile, secondary data sources were obtained from documentation in the form of activity reports, pictures and photos related to public relations activities. This research also checked the validity of the data by triagulating sources, methods and theories. The data analysis technique uses data reduction, data presentation and drawing conclusions. The research results obtained are that public relations management at STIT Jembrana, Bali uses Terry's theory with POAC components, namely: Planning, carried out by analyzing the needs and desires of the community both internally and externally, Organizing (organizing) carried out by selecting and assigning the right resources in its field, Actuating (implementation) implements public relations through activities carried out according to the schedule in the academic calendar, and Controling (control/evaluation) is carried out by monitoring and evaluating the implementation of activity programs with predetermined initial planning. The form of community participation consists of labor/physical participation, thinking and financial participation
MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSI SDLB DESA DEMUNG KECAMATAN BESUKI KABUPATEN SITUBONDO
Pendidikan seharusnya tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga pada tanggung jawab pendidik terhadap moral dan karakter peserta didik. Untuk mencapai tujuan ini, diperlukan manajemen dan strategi pendidikan yang terencana dengan baik. Program pendidikan inklusi telah diterapkan untuk melayani kebutuhan semua anak, bukan hanya yang memiliki kebutuhan khusus. Setiap anak memiliki karakteristik, keunikan, dan keberagaman yang melekat, dan pendidikan inklusi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan beberapa prosedur pengumpulan data, antara lain yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data yang peneliti lakukan sesuai dengan teori Miles, Huberman dan Saldana yaitu menganalisis data dengan menggunakan tiga langkah yakni kondensasi data, menyajikan data, dan menarik simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian 1) Sistem manajemen pendidikan inklusi di SDLB Desa Demung diterapkan melalui struktur organisasi yang terintegrasi, di mana kepala sekolah memimpin tim yang terdiri dari guru kelas, guru pendamping, dan tim khusus yang mencakup psikolog dan konselor. Perencanaan dilakukan dengan menyusun kurikulum adaptif dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang fleksibel, memastikan bahwa metode pengajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap siswa. 2) Manajemen pendidikan inklusi di SDLB Demung berkontribusi pada pembentukan karakter dan moral peserta didik melalui lingkungan belajar yang mendorong kolaborasi, empati, dan saling menghargai. Dengan menggabungkan siswa berkebutuhan khusus dan siswa reguler dalam aktivitas pembelajaran, anak-anak diajarkan untuk memahami perbedaan dan pentingnya toleransi
MONETARY, FISCAL AND GREEN TRADE INDICATORS IN INDONESIA
Monetary policy, fiscal policy, and green trade are distinct yet interconnected elements that influence the economy. In this research, research is conducted by utilising studies which are similar or related. After collecting various literature related to the study under study, the researcher makes observations then the object of research is explored through various library information both from books, natural journals, digital data, documents and so on in order to analyse monetary, fiscal and green trade indicators in Indonesia. Governments might use fiscal measures, such as tax incentives for green technologies, to promote environmentally friendly trade practices. Central banks can support green trade by considering environmental risks in their financial stability assessments and potentially incorporating sustainability criteria into their monetary policy frameworks.
 
a EVALUASI APLIKASI QUIZIZZ DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM
The point of this exploration is to find out how to create an innovative design using the quizizz application, implementation and obstacles found in implementing the use of the quizizz application. This research is quantitative research. Information gathering methods include perception, meetings, and recording. Research strategies use information gathering methods, information displays, and objectives. This test shows that the most common way of evaluating Islamic Cultural History learning training using the quizizz application is through three stages, namely creating pointers, planning an iterative inquiry network, and entering questions created in the quizizz application. The implementation of the evaluation within the framework of the quizizz application went through three stages, namely at the launch of the movement starting with conveying good news and prayers, in the middle action assessing learning using the quizizz application, then at the end closing with reflection. and petitions. There are four factors that hinder evaluation based on quiz applications, namely: raising doubts according to markers and networking which takes almost the whole day, there are still many instructors who cannot use quiz applications, students often neglect to bring cell phones, there is still no supporting organization, let alone a web network who frequently experience disruption
Implementation of Sotoy (Student Organization Talking of Yellow Book) in Understanding Classical Arabic Books Using English at Darussalam Islamic Boarding School
Abstract
These books contain basic Islamic teachings that serve as a guide for students in understanding aqidah, fiqh, and morals. However, challenges arise when students need to understand and convey their knowledge in a broader context, where English language skills become increasingly necessary. Learning the yellow book in Islamic boarding schools is a long-standing tradition, especially among traditional Islamic boarding schools in Indonesia. The yellow book contains classical Islamic religious texts in Arabic that teach various Islamic disciplines, from interpretation, fiqh, hadith, to tasawuf. This tradition has become a main pillar in the formation of the character of students who not only have a deep understanding of Islamic teachings, but also skills in reading, understanding, and interpreting classical religious texts.
This study uses a qualitative approach with a case study design to explore the experiences of students in the Yellow Book Discussion student organization program at the Darussalam Islamic Boarding School. Data collection was carried out through in-depth interviews, participant observation, and documentation related to the program, such as curriculum and teaching materials. The validity of the findings was guaranteed through triangulation and member checking, while ethical principles were adhered to by obtaining permission from the Islamic boarding school and informed consent from participants. The results of this study indicate that the implementation of the yellow book discussion student organization in English at the Darussalam Islamic Boarding School provides significant benefits in improving students' understanding of classical Arabic books, as well as developing critical and analytical thinking skills. However, several challenges such as limited English language proficiency among students need attention to ensure the overall effectiveness of this program.
 
An Analysis 21st Century Skill Of Pre-Service Teachers Readines In The English Language Education Study Program State Islamic University Of Mataram
This research aims to analyze the perspectives of seven English Education students at the State Islamic University of Mataram regarding the significance of 21st-century skills in education. The respondents are pre-service teacher were above 7th semester unanimously agree that mastering these skills is essential for pre-service teachers, especially in the context of English language learning. They emphasize that such skills enhance educational quality through technology, foster creativity, and prepare students to face global challenges. The integration of technology into educational practices is highlighted as crucial for improving learning outcomes and increasing student engagement. The practical application of 21st-century skills during teaching practice illustrates how these pre-service teachers incorporate critical thinking, communication, collaboration, and creativity alongside technological tools. Many participants advocate for student-centered approaches that encourage critical thinking and effective communication, utilizing digital resources to enhance interactions. The importance of digital platforms for promoting teamwork among students is also noted, reflecting a collaborative learning environment. Furthermore, the proactive engagement of these students during their Field Experience Practice Program demonstrates their readiness to apply these skills in real-world teaching scenarios. The successes reported in implementing 21st-century skills during this program underscore the effectiveness of their educational preparation and suggest a positive outlook for their future careers as educators