Jurnal Online Institut Ilmu Kesehatan (IIK)
Not a member yet
    369 research outputs found

    Peningkatan Kesadaran Bahaya dan Dampak Bullying melalui Pendidikan Stop Bullying

    No full text
    Bullying tends to be done repeatedly to victims and can have a negative impact on victims, including discomfort, excessive depression, depression, stress, low self-esteem, trauma, and other negative impacts. The importance of knowledge on the negative impact of bullying needs to be given to students to minimize bullying, especially in the school environment. The Community Service activities (PkM) were carried out through five stages, namely: pretest, education, role playing, mentoring, and evaluation. The participants of the activity were class XII students in one public school in Kediri Regency. The selection of activity targets is based on considerations, including: (1) class XII is the highest class which will be used as a role model for the class below, (2) class XII will be assigned to be a peer tutor in transferring knowledge related to bullying actions, (3) class XII can help the school to conduct cadre in the class below, and (4) class XII can be a senior who is able to nurture, protect, and set a good example for the younger class. In the data analysis using the Wilcoxon test, it was found that the sig value was smaller than 0.05, so it can be interpreted that there is a significant difference between the pretest and posttest scores, where the posttest score is greater than the pretest score. Based on the analysis of the data obtained, it can be concluded that stop bullying education can increase students\u27 awareness of the dangers and impacts of bullying

    Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Penggolongan Obat Dan Beyond Use Date (BUD) Melalui Penyuluhan pada kader siaga

    No full text
    Untuk menjaga mutu dan kualitas obat, maka pengelolaan terhadap obat itu sendiri sangat memberikan peran yang vital. Salah satunya adalah dengan mengetahui batas masa kadaluarsa dan penggolongan obat maka akan memudahkan masyarakat untuk menentukan waktu dan metode penyimpanan . Tanggal kadaluarsa obat yang sudah dibuka dapat berbeda dengan yang tertera pada kemasan yang berlaku untuk sediaan baik sediaan steril maupun non steril dimana ketika melewati batas tanggal tersebut maka sediaan yang dimaksud tidak boleh digunakan dan disimpan. Kegiatan pengabdian Masyarakat dilaksanakan di periode bulan desember 2022 pada kader siaga desa di kecamatan karangan, kabupaten trenggalek, Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pre dan post test juga diikuti dengan kegiatan konseling. Instrumen yang digunakan adalah dengan pemberian quesioner baik pada waktu pre test maupun post test , peserta juga diberi leaflet materi tentang penggolongan obat dan beyond use date (BUD). Konseling diberikan dalam waktu 3 hari setelah sosialisasi menggunakan media watshap. Dari kegiatan pengabdian masyarakat ini didapatkan ada kenaikan prosentase pengetahuan yang cukup signifikan. Dimana datap dilihat pada tabel 1 bahwa rata-rata pengetahuan kader ada kenaikan dari 54,9% menjadi 92,5%

    Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri tentang Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa) sebagai Minuman Kesehatan: Sebuah Studi Intervensi Edukasi

    No full text
    Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang cukup serius. Penyakit ini ditandai dengan adanya insulin yang tidak dapat diproduksi secara maksimal oleh pankreas yang mempu mengatur konsentrasi glukosa dalam darah. Tanda-tanda terjangkitnya penyakit diabetes mellitus yaitu sering mengeluarkan urine dalam jumlah banyak, sering merasa haus dan lapar, serta badan terasa lemas. Tingginya angka kejadian penyakit ini perlu adanya suatu tindakan untuk menanggulangi penyakit ini. Salah cara penanggulangan penyakit ini yaitu dengan cara pembuatan teh herbal kelopak bunga rosella. Sebab tanaman ini memiliki kandungan senyawa aktif yang dapat menanggulangi penyakit diabetes. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat Desa Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri sehingga dapat meningkatkan pengetahuan terhadap penanggulangan penyakit diabetes millitus dengan menggunakan minuman herbal teh bunga rosella. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat kali ini yaitu dengan membentuk forum group discussion (FGD), pemberian pretest dan postest tentang materi pemanfaatan kelopak bunga rosella yang akan diberikan serta monitoring setelah kegiatan pengabdian masyarakat. Berdasarkan hasil pretest dan postest yang dibagikan kepada para peserta diketahui bahwa tingkat pengetahuan mitra mengenai pemanfaatan kelopak bunga rosella mengalami peningkatan. Hal tersebut terbukti dari hasil pretest menunjukan nilai pengetahuan mitra hanya 46.7%. Adanya hal tersebut dapat dikatakan nilai pengetahuan peserta atau mitra pengabdian tergolong rendah. Setelah peserta mendapatkan materi dan pelatihan dari narasumber didapatkan berupa uji postest mengalami kenaikan pengetahuan tentang pemanfaatan kelopak bunga rosella sebesar 100%. Hal ini menunjukan bahwa tingkat pengetahuan dan upaya sikap positif peserta semakin meningkat

    Analisis Masalah Kesehatan Kasus Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) Difteri di Kabupaten Blitar

    No full text
    Latar Belakang: Berdasarkan data profil kesehatan Kabupaten Blitar tahun 2019-2021, diperoleh lima masalah kesehatan penyakit infeksi dan menular yang masih butuh perhatian dan penanganan khusus. Untuk itu perlu dilakukan upaya untuk menentukan apa yang menjadi prioritas masalah dan pemecahan masalah tersebut. Tujuan: Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan, membuat prioritas masalah berdasarkan analisis data, melakukan analisis untuk menemukan akar penyebab suatu masalah, menentukan alternatif pemecahan masalah, dan merumuskan rekomendasi bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. Metode: Analisis Deskriptif pada data sekunder dan brainstorming untuk identifkasi masalah, Metode USG untuk menentukan prioritas masalah, Metode Pendekatan Sistem (Input – Proses – Output) untuk menentukan akar penyebab masalah, Metode Hanlon untuk menentukan prioritas penyebab masalah, dan Metode NGT untuk menentukan alternatif pemecahan masalah. Sasaran pada kegiatan ini adalah tiap pengelola program Bidang P2P Dinas Kesehatan dan tujuh pengelola surveilans dari Puskesmas terpilih. Hasil : Dari analisis menggunakan metode USG, disimpulkan bahwa prioritas masalah di Kesehatan Kabupaten Blitar adalah kasus Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) difteri. Pada analisis penyebab masalah menggunakan metode pendekatan sistem diperoleh sembilan penyebab masalah dan hasil skoring dengan menggunakan metode Hanlon disimpulkan bahwa tenaga surveilans di faskes belum semua mendapatkan pelatihan PD3I bersertifikat. Hasil analisis dengan metode NGT untuk menentukan alternatif pemecahan masalah menghasilkan pelatihan tenaga kesehatan jaringan dan jejaring sampai tingkat bawah terkait skrining awal difteri. Kesimpulan dan Saran : Difteri menjadi prioritas masalah karena dari tahun 2019 – 2022 masih ada kasus suspek difteri yang dilaporkan dan Puskesmas Srengat adalah wilayah dengan laporan suspek difteri terbanyak. Perlu dilakukan pelatihan untuk tenaga kesehatan di jaringan dan jejaring terkait skrining awal difteri dan koordinasi di semua fasilitas kesehatan dalam upaya penemuan kasus suspek difteri

    PERBANDINGAN KADAR HEMOGLOBIN DAN INDEKS ERITROSIT (MCV) PRA DAN POST DEBRIDEMENT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

    No full text
    Latar belakang: Diabetes Melitus merupakan gangguan metabolisme kronis yang ditandai adanya peningkatan kadar glukosa (gula) dalam darah akibat masalah dalam penggunaan atau produksi insulin, hormon yang dihasilkan oleh pankreas yang berfungsi untuk mengatur kadar gula darah. Komplikasi dari diabetes melitus adalah ulkus diabetik.Tindakan pembedahan yang dilakukan pada kasus ulkus diabetik adalah tindakan debridement. Komplikasi pada tindakan debridement yaitu terjadinya infeksi pada luka paska tindakan debridement dan pendarahan. Penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kadar Hemoglobin,dan indeks eritrosit pra dan post tindakan debridement pada pasien diabetes melitus tipe 2. Desain penelitian yang digunakan Comparative Study, dengan menggunakan Total Sampling. Data hasil pemeriksaan kemudian dilakukan uji T-Paired untuk melihat perbandingan variabel antara pra debridement dan post debridement. Hasil menunjukan bahwa jumlah leukosit pra dan post debridement, kadar hemoglobin pra dan post debridement dan nilai MCV pra dan post debridement memiliki derajat kesalahan 5%. Kesimpulan terdapat perbandingan antara kadar hemoglobin terhadap nilai MCV pra dan post debridement namun tidak terdapat perbandingan terhadap nilai MCH dan MCHC pra dan post debridement pada pasien diabetes melitus tipe

    PENYULUHAN KESEHATAN LANSIA

    No full text
    Perubahan penampilan fisik sebagai bagian dari proses penuaan pada umumnya, antara lain munculnya uban, kerutan wajah, berkurangnya ketajaman panca indera, dan menurunnya sistem kekebalan tubuh yang merupakan ancaman terhadap integritas lansia. Upaya promotif juga dapat dilakukan untuk lansia, keluarga dan masyarakat sekitarnya, meliputi penyuluhan tentang perilaku hidup sehat, nutrisi untuk lansia, teknik degeneratif termasuk katarak dan depresi. Upaya Pencegahan ini bertujuan untuk mencegah sedini mungkin terjadinya penyakit dan sakit kepala akibat strategi degeneratif. olah raga berupa deteksi dini dan pemantauan kebugaran lansia dapat dilakukan di kelompok lanjut usia (posyandu lanjut usia) atau fasilitas kesehatan masyarakat dengan menggunakan Kartu Sehat Lanjut Usia (KMS)

    POTENSI PEWARNAAN ALAMI EKSTRAK BUAH NAGA MERAH Hylocereus polyrhizus SEBAGAI ALTERNATIF EOSIN

    No full text
    Proses pewarnaan rutin yang sering digunakan diseluruh laboratorium patologi anatomi dalam pembuatan sediaan sitologi yaitu Papanicolaou dan Diff Quick. Metode pengecatan rutin tersebut dapat menghasilkan gambaran mikroskopik yang menghasilkan hasil yang berbeda-beda, namun bahan yang digunakan dalam pewarnaan tersebut kebanyakan bersifat karsinogenik. Dalam jangka Panjang dapat mempengaruhi petugas yang melakukan proses pewarnaan. Maka dari itu, penelitian ini memiliki Tujuan jangka pendek adalah untuk melihat perbedaan kualitas warna dalam pengecatan sediaan Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) untuk pemeriksaan kanker payudara yang dibandingkan dengan pewarnaan alami ekstrak buah naga, sedangkan tujuan jangka panjangnya untuk menemukan metode pewarnaan alternatif yang dapat digunakan untuk sampel FNAB payudara yang lebih ramah terhadap lingkungan. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen dengan melakukan perbandingan pada 3 jenis pewarnaan. Hasil penelitian menunjukan potensi yang dimiliki oleh ekstrak buah naga merah sebagai alternatif pengganti eosin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak buah naga merah memiliki potensi sebagai pewarnaan alami sediaan selular

    DIFFERENCES IN OCCUPATIONAL FACTORS AGAINST MUSCULOSKELETAL COMPLAINTS IN WORKERS WITH DIFFERENT TYPES OF VENTILATION

    No full text
    Background: Transport workers are one of the jobs in the informal sector. There is a tendency that the work of transportation workers does not have a good organizational system so that they do not think about occupational safety and health. Based on the results of a preliminary study, transport workers in market X and shop houses in market X complain of musculoskeletal complaints even though the two markets have different types of ventilation. Objective: analyze whether there are differences in occupational factors on musculoskeletal complaints in transport workers with different types of ventilation. Method: This research is a comparative descriptive study with 35 respondents each carrying laborers from the market with natural and artificial ventilation. The statistical test of the difference used was the Man-Whitney test because the data were not normally distributed. Conclusions: The results of Asymp. Sig. The 2-tailed variable for working period for musculoskeletal complaints is 0.617 while for the physical workload variable for musculoskeletal complaints it is 0.793. There is no difference between years of work and physical workload on musculoskeletal complaints in haul workers who work in the market with different types of ventilatio

    Rancangan Formulir Electronic General Consent di UPTD Puskesmas Wonorejo Kabupaten Kediri

    No full text
    Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan yang lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah 2 kerjanya untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya (Permenkes RI No. 43, 2019). Kegiatan pelaayanan di Puskesmas salah satunya adalah rekam medis, dimana rekam medis adalah berkas yang berisikan data identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien (Permenkes RI No. 24, 2022). Seiring dengan perkembangan era digitalisasi termasuk dalam bidang kesehatan sehingga terdapat transformasi salah satunya pada rekam medis elektronik yang memerlukan ide dan inovasi baru. Salah satu inovasi penting tersebut adalah dalam perancangan formulir persetujuan umum elektronik (Electronic General Consent) yang menggantikan metode tradisional berbasis kertas. Rancangan formulir ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan akurasi dalam proses pengambilan persetujuan dari pasien dan petugas di fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan perancangan diawali dengan pengamatan lapangan di UPTD Puskesmas Wonorejo dan diakhiri dengan evaluasi kegiatan. Hasil dari perancangan menunjukkan bahwa formulir persetujuan umum elektronik dapat mengurangi penggunaan kertas serta meminimalkan kesalahan manusia dalam pengisian dan pengelolaan dokumen

    UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT MENUJU INDONESIA EMAS DENGAN MINUMAN JJKS (JERUK, JAHE, KUNYIT, SERAI)

    No full text
    Tubuh yang sehat sangat diperlukan agar lebih produktif dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar, alternatif minuman kesehatan salah satunya adalah dengan rutin mengkonsumsi JJKS (jeruk, jahe, kunyit serai). Minuman ini mengandung beberapa zat berkhasiat  seperti flavonoid, gingerol, kurkumin dan minyak atsiri. Khasiat dari minuman ini sudah tidak diargukan kembali karena sudah diteliti dari berbagai keahlian ilmu pengetahuan. Pengaplikasian minuman ini belum banyak diketahui oleh masyarakat pada umumnya, biasanya masih menggunakan seduhan tunggal (jahe atau jeruk saja). Peningkatan pengetahuan tentang JJKS (jeruk, jahe, kunyit, serai) perlu disosialisasikan sehingga pengabdian ini dilaksanakan. Tujuan pengabdian ini adalah masyarakat berani mengaplikasikan dalam seduhan minuman kesehatan. Pengabdian ini dilaksanakan di rumah warga RT 14 Campurejo, Mojoroto, Kediri. Metode yang digunakan adalah pemberian presentasi materi, pretest, postest, diskusi dan konsultasi setelah acara pengabdian. Hasil pengabdian didapatkan masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan terhadap minuman JJKS (jeruk, jahe, kunyit,serai) penggunaan 25%, khasiat 30% dan kandungan JJKS 45%. Testimoni diberikan langsung setelah minum rutin JJKS selama tiga hari, disebutkan bahwa menstruasi lancar kembali setelah selama 6 bulan berhenti

    0

    full texts

    369

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Institut Ilmu Kesehatan (IIK)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇