Universitas Setia Budi Surakarta: USB e-journal
Not a member yet
892 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Pseudomonas flourescens untuk Meminimalisir Logam Berat Cr pada Limbah Cair Industri Elektroplating
Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan atau menghilangkan logam berat Cr pada limbah cair industri elektroplating dengan mengolahnya menggunakan mikroba jenis bakteri Pseudomonas fluorescens, sebelum limbah cair industri elektroplating tersebut dibuang ke perairan bebas, agar perairan kita terbebas dari pencemaran logam berat, yang berasal dari limbah cair industri elektr oplating.
Pada awalnya dilakukan penelitian analisis kualitatif untuk memastikan adanya logam-logam berat, termasuk Cr yang terdapat pada limbah cair industri elektroplating dengan metode reaksi kimia maupun dengan spektrofotometri serapan atom (SSA). Dugaan adanya logam-logam berat ada pada limbah cair industri elektroplating adalah dengan mencermati proses pelapisan logam yang menggunakan zat-zat kimia yang mengandung logam-logam berat.
Penurunan atau penghilangan logam berat Cr pada limbah cair industri elektroplating dilakukan di IPAL miniatur dengan volume limbah 2 liter. Penurunan atau penghilangan logam berat pada limbah cair industri elektroplating tersebut dengan menambahkan mikroba jenis bakteri Pseudomonas fluorescens. Kadar logam berat Cr sebelum dan sesudah diberi perlakuan dengan penambahan mikroba Pseudomonas fluorescens tersebut ditetapkan dengan metodespektrofotometri serapan atom (SSA).
Setelah penambahan bakteri Pseudomonas fluorescens, dengan variasi volume dan waktu pemeraman 48 jam (2 hari), maka diperoleh persentase penurunan kadar Cr paling besar pada penambahan 200 ml, yakni penurunannya sebesar 54,77 %
Analisis Program Keselamatan Kerja untuk Meningkatkan Produktifitas dengan Metode Balanced Scorecard
Dengan berkembangnya persaingan era globalisasi yang terjadi saat ini dalam sektor bisnis dan industri, persaingan tersebut meliputi sumber daya manusia. Kegiatan sektor industri tidak terlepas dari penggunaan teknologi yang dapat berdampak terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Di dalam permasalahan keselamatan kerja dengan evaluasi key performance indicator kita dapat melihat pengukuran konsekuensi dengan nilai SR dan FR dengan melakukan evaluasi key performance indicator dalam metode balanced scorecard yang akan diketahui nilai produktivitasnya. PT. Aneka Adhilogam Karya mempunyai nilai SR dan FR rata-rata tiga tahun 2010 sampai dengan 2012 adalah sebesar 57,35 dan 833,4 dengan Safe-TScore (0,2). Nilai evaluasi key performance indicator pada keuangan memiliki ROA pada tahun 2010 sebesar 7,25%, tahun 2011 sebesar 5,31% dan tahun 2012 sebesar 10,01%, ROE pada tahun 2010 sebesar 73,98%, tahun 2011 sebesar 46,78% dan tahun 2012 sebesar 85,78%, TATO pada tahun 2010 sebesar 44,78%, tahun 2011 sebesar 34,42% dan tahun 2012 sebesar 57,70% dan untuk nilai Pmos pada tahun 2010 sebesar 16,19%, tahun 2012 sebesar 15,44% dan tahun 2012 sebesar 17,36%. Pada pelanggan memiliki nilai total komplain pada tahun 2010 sebesar 11,80% tahun 2011 sebesar 12,10% dan tahun 2012 sebesar 8,02%. Pada proses bisnis internal memiliki jam kerja hilang pada tahun 2010 sebesar 0,08%, tahun 2011 sebesar 0,10% dan tahun 2012 sebesar 0,05%. Sedangkan untuk pembelajaran danpertumbuhan memiliki nilai pelatihan kerja pada tahun 2010 sebesar 32,29%, tahun 2011 sebesar 33,15% dan tahun 2012 sebesar 34,47%. dengan nilai produktivitastahun 2010 sebesar 99,91%, tahun 2011 sebesar 99,89% dan tahun 2012 sebesar99,94% dengan rata rata produktivitas selama tiga tahun adalah 99,91%
Sistem Pendukung Keputusan untuk Penentuan Beasiswa Penuh dan Beasiswa Bantuan Belajar
Penetapan beasiswa belajar dan beasiswa bantuan belajar memiliki potensi akan tingginya unsur subjektivitas Decision Maker (DM) pada prosesnya. Selain itu, tingginya minat pendaftar beasiswa juga menimbulkan potensi ketidaktelitian pada proses pengolahan data berkas calon penerima beasiswa. Sistem Pendukung Keputusan (DSS) dapat dimanfaatkan untuk meminimalkan potensi subjektivitas yang mungkin terjadi dalam proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh DM. Metode DSS yang digunakan untuk menentukan calon penerima beasiswa adalah metode profile matching. Metode tersebut dipandang tepat untuk menyelesaikan permasalahan karena mampu merumuskan komponen seleksi atau persyaratan kelayakan calon penerima beasiswa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan DM. Setelah bobot dan rumus perhitungan syarat kelayakan penerima beasiswa (kriteria) ditetapkan maka DSS mampu menilai kelayakan berkas-berkas calon penerima beasiswa yang mendaftar. Output yang diberikan oleh DSS adalah ranking calon penerima beasiswa. DM dapat menetapkan calon penerima beasiswa dengan berdasarkan output yang dihasilkan oleh DSS tersebut. DSS dapat digunakan oleh DM sebagai alat bantu pemroses dan pengolah data hingga menghasilkan output ranking calon penerima beasiswa. Dengan demikian, potensi subjektivitas DM dan juga potensi ketidaktelitian DM pada saat proses pengolahan data dapat dihilangkan
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MOTIVATION TRAINING TERHADAP KESIAPAN MENTAL SISWA DALAM MENGHADAPI UJIAN NASIONAL
Permasalahan-permasalahan yang dihadapi remaja cukup banyak selain masalah perkembangan, permasalahan yang sering dihadapi oleh pelajar dan cukup meresahkannya adalah permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan sekolahnya. Terlebih lagi masalahnya saat menghadapi ujian, ujian penentu lulus atau tidak nya seseorang, maka dia akan menjadi lebih cemas dan takut untuk menghadapinya.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana efektivitas motivation training terhadap kesiapan mental siswa menghadapi ujian nasional. Penelitian ini nantinya akan menggunakan metode eksperimen one group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMAN 8 Surakarta.
Berdasarkan hasil analisis diketahui rata-rata motivasi siswa sebelum diberi perlakuan adalah 109.68 dengan standar deviasi 7,771. Sedangkan rata-rata motivasi siswa setelah diberi perlakuan adalah 107,08 dengan standar deviasi 8,944. Angka korelasinya menunjukkan angka 0,52 dan nilai signifikasninya 0,663 jauh lebih besar dari 0,05. Hal ini berarti bahwa tidak ada pengaruh pemberian motivation training terhadap kesiapan mental siswa dalam menghadapi ujian nasional
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MINAT PADA MODEL PEMBELAJARAN SENTRA PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Pada Pendidikan Anak Usia Dini terdapat berbagai model pembelajaran yang digunakan, diantaranya pembelajaran berbasis sentra. Pelaksanaan Pembelajaran perlu persiapan dalam bentuk perangkat pembelajaran. Model pembelajaran yang berbeda, memerlukan perangkat pembelajaran yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan model perangkat pembelajaran untuk model pembelajaran berbasis minat model sentra. Diharapkan perangkat pembelajaran yang dihasilkan dapat menjadi ajuan para guru Taman Kanak-Kanak dalam membuat perangkat pembelajaran model pembelajaran berbasis minat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap pokok yaitu tahap penelitian, tahap pengembangan, dan tahap evaluasi. Pada tahap penelitin dilakukan analisis model factual dan assessment kebutuhan. Pada tahap Pengembangan dilakukan penyusunan model hipotetik, divalidasi, uji terbatas, dan uji yang diperluas. Hasil tahap pengembangan berupa model pengembangan. Pada tahap evaluasi dilakukan penilaian efektivitas model pengembangan
Optimasi Formula Gel Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) Sebagai Antioksidan Dengan Metode Simplex Lattice Design
Noni Fruit (Morinda citrifolia L.) contains polyphenols, flavonoids, saponins, which plays a role as an antioxidant. Noni fruit extract is formulated in gel dosage form for the comfortness and convenience of topical use. This research aims to obtain the optimum formula noni fruit gel which effective as an antioxidant.
Gel formula was optimazed by method of Simplex Lattice Design (SLD). design-expert 8.0.6.1. Gel formula was preparated using CMC-Na base (A) and (B) Carbopol 940 so it was obtained 3 formula, i.e. F1 (100% A:0% B), F2 (50% A:50% B), F3 (0% A:100% B) and then was optimized based on physical properties of viscosity, adhesivity, power spread and the shift of viscosity. The SLD's equation was used to make the gel with the response a total of physical prop erties of the gel the most optimum. Optimum gel tested antioxidant activity by using DPPHmethod. Antioxidant activity the ï¬ maximum and operating time so the IC50 values were obtained through analysis of probit with the use of vitamin C as a comparison.
The optimum formula of noni fruit extract gel obtained by SLD method was the formula contained CMC-Na 78,92% : carbopol 940 21,08% with the desirability value of 0,511. The t-test results of viscosity, power latched onto, power spread and the shift of viscosity shows no significant difference. The results demonstrated the optimum gel fruit noni had antioxidant activity with IC50 value of 92,875 ppm.Buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) mengandung polifenol, flavonoid, saponin yang menunjukkan perannya sebagai antioksidan. Ekstrak buah mengkudu diformulasikan dalam bentuk gel untuk kenyamanan dan kemudahan pemakaian topikal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula sediaan gel yang paling optimum yang berkhasiat sebagai antioksidan.
Formula gel ekstrak buah Mengkudu dilakukan optimasi dengan metode Simplex Lattice Design (SLD) design-expert 8.0.6.1. Formula gel menggunakan basis CMC-Na (A) dan Carbopol 940 (B) sehingga didapatkan 3 formula, yaitu F1 (100% A:0% B), F2 (50% A:50% B), F3 (0% A:100% B) lalu dioptimasi berdasarkan sifat fisik viskositas, daya lekat, daya sebar, dan pergeseran viskositas. Gel optimum diuji aktivitas antioksidan dengan menggunakan metode DPPH. Aktivitas antioksidan dihitung dengan menentukan ï¬ maksimum dan operating time sehingga didapat nilai IC50 melalui analisa probit dengan digunakan vitamin C sebagai pembandingnya.
Hasil penelitian diperoleh Formula optimum Gel yaitu CMC-Na sebesar 78,92% dan carbopol 940 sebesar 21,08% dengan nilai desirability 0,511. Hasil uji-t dari viskositas, daya lekat, daya sebar, dan pergeseran viskositas menunjukkan tidak ada beda signifikan antara berbagai Formula. Aktivitas antioksidan gel dengan nilai IC50 sebesar 92,875 ppm
Analisis Stabilitas Senyawa Aktif Antioksidan Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffaL.) Pada Penggunaannya Sebagai Bahan Tambahan Pangan Alami
Penggunaan pewarna alami sebagai bahan tambahan pangan merupakan langkah yang lebih baik untuk mencegah penggunaan bahan tambahan pangan sintetik yang berbahaya. Banyak tanaman yang berpotensi sebagai sumber bahan tambahan pangan alami. Salah satunya adalah kelopak bunga rosella. Kepraktisan penggunaannya mendorong masyarakat beralih pada penggunaan bahan tambahan pangan alami tersebut, tetapi terkendala dengan daya simpannya yang tidak tahan lama. Kelopak bunga rosella mengandung pigmen antosianin dengan kadar yang relatif tinggi, sehingga mempunyai potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber bahan tambahan pangan terutama sebagai zat pewarna yang bermanfaat bagi kesehatan karena kandungan giziserta zat aktif yang mempunyai aktivitas farmakologis di antaranya antioksidan. Etanol adalah pelarut yang diperbolehkan digunakan dalam bahan makanan (food grade) dalam batas tertentu. Etanol dapat berfungsi sebagai pengawet sehingga bahan makanan tidak mudah rusak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas kandungan senyawa aktif kelopak bunga rosella yang dibuat dalam bentuk sediaan ekstrak etanol supaya dapat digunakan masyarakat sebagai bahan tambahan pangan dengan daya simpan lama.
Penelitian ini dilakukan dengan cara membuat sediaan ekstrak etanol kelopak bunga rosella dengan metode maserasi dibandingkan dengan penggunaannya di masyarakat berupa rebusan. Senyawa aktif antioksidannya diidentifikasi dan ditetapkan aktivitas antioksidannya dengan metode penangkapan radikal bebas DPPH. Stabilitas senyawa aktifnya dipantau dengan pengujian aktivitas antioksidan setelah digunakan dalam produk makanan.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga rosella sebagai bahan tambahan pangan yang masih mempunyai aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 33,79 μg/ml dibandingkan dengan nilai IC50 dari ekstrak etanol bunga rosella yaitu sebesar 8,416 μg/ml. Ekstrak etanol mempunyai aktivitas antioksidan lebih baik jika dibandingkan dengan rebusan dengan nilai IC5019,74 μg/m
Gambaran Biaya dan Lama Rawat Inap Pada Pasien Diare Akut Anak Yang Menggunakan Kombinasi Suplemen Zink-Probiotik
Diarrhea is an endemic disease that has the potential for extraordinary events, which can lead to death. Treatment of diarrhea quickly and appropriately needs to be done, especially in pediatric patients. Giving supplements zinc and probiotics singly known to accelerate healing diarrhea in pediatric. The purpose of this study is to describe the cost and lenght of stay in patients with acute diarrhea of children who use a combination of zinc-probiotics supplements during their admission in the hospital. This is an observational research method with cross sectional study design that is descriptive. The data collection is done retrospectively database of pediatric patients hospitalized for acute diarrhea in RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadri Pontianak during September 2014-June 2015. The results of this study were all patient with acute diarrhea in hospitalized using combination of supplements zinc-probiotic (100%). The average length of stay in patients with acute diarrhea with mild dehydration for 2.42 days, while the average length of hospitalization in patients with acute diarrhea with mild dehydration is accompanied by infection during 4.26 days. Meanwhile, the average cost of hospitalization in patients with acute diarrhea with mild dehydration Rp. 560,248.48±198,127.01 whereas patients with mild dehydration from acute diarrhea accompanied infections spend an average cost of hospitalization by Rp.930.542,10 ± 346,312.35. The conclusion of this research was the combination of zinc and probiotics supplements for the treatment of acute diarrhea provides a brief hospitalization. It adversely affects the average cost of hospitalization in pediatric patient with acute diarrhea.Diare merupakan penyakit endemis yang memiliki potensi kejadian luar biasa (KLB) yang dapat berujung pada kematian. Pengobatan diare secara cepat dan tepat perlu dilakukan terutama pada pasien anak-anak. Pemberian suplemen zink maupun probiotik secara tunggal diketahui dapat mempercepat penyembuhan diare pada anak-anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan biaya dan lama rawat inap pada pasien diare akut anak yang menggunakan kombinasi zink-probiotik selama dirawat inap di rumah sakit. Metode penelitian ini adalah observasional dengan rancangan penelitiannya adalah potong lintang (cross sectional) yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif berdasarkan basis data pasien anak yang dirawat inap karena diare akut di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadri Kota Pontianak selama September 2014-Juni 2015. Hasil dari penelitian ini adalah semua pasien diare akut yang dirawat inap menggunakan kombinasi suplemen zink-probiotik (100%). Rata-rata lama rawat inap pada pasien diare akut dengan dehidrasi ringan selama 2,42 hari sedangkan rata-rata lama rawat inap pada pasien diare akut dengan dehidrasi ringan yang disertai infeksi selama 4,26 hari. Sementara itu, rata-rata biaya rawat inap pada pasien diare akut dehidrasi ringan sebesar Rp. 560.248,48±198.127,01 sedangkan rata-rata biaya rawat inap pada pasien diare akut dehidrasi ringan yang disertai infeksi sebesar Rp.930.542,10±346.312,35. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian kombinasi suplemen zink dan probiotik sebagai terapi diare akut memberikan lama rawat inap yang singkat. Hal ini berdampak pada rendahnya rata-rata biaya rawat inap pada pasien pediatri dengan diare akut
Penggunaan Obat Off Label di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Kahyangan
Off label drug use is defined as prescriptions for indications or dosage form that did not pass the approval process asociations Food and Drug Administration (FDA). The main reason the off label use of the drug in pregnant women is to avoid complications such as premature birth problems womb, labor, pre-eclampsia and eclampsia or increase the capacity of postnatal adaptation that may occur for example, sepsis or respiratory distress. The purpose of this studywas to determine the type and percentage of drugs used off label installed hospital inpatient heavenly.
The research method using the cross section for the retrieval of data from medical records and descriptive analysis.
The results obtained was 9.8% lidocaine for perineal sewing anestesi therapy, 5.6% misoprostol for induction of labor and 8.5% issue of abortion, ondancetron 59.1% for the prophylaxis of nausea and vomiting due anestesi cesarean section, bupivacaine 59.1 % The FDA does not approve the use of spinal anestesia, analgesic ketorolax 59.1% cesarean surgery, dexamethasone 1.4% for fetal lung maturation has not been quite the month. So there were six kinds of off label drug used that all off label indications already mentioned above.Penggunaan obat off label didefinisikan sebagai peresepan untuk indikasi atau pemberian dosis atau bentuk sediaan yang tidak lolos dalam proses persetujuan Food and Drug Asociations (FDA). Alasan utama penggunaan obat off label pada ibu hamil adalah menghindari komplikasi masalah kandungan seperti kelahiran prematur, persalinan, preeklampsia dan eklampsia atau meningkatkan kapasitas adaptasi postnatal yang mungkin terjadi misalnyasepsis ataupun respiratori distress. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui macam dan persentase obat off label yang digunakan di instalasi rawat inap rumah sakit Kahyangan.
Metode penelitian menggunakan cross section untuk pengambilan data dari rekam medik dan deskriptif untuk analisanya.
Hasil yang didapatkan adalah lidocain 9,8% untuk anestesi pada terapi jahit perineum, misoprostol 5,6% untuk induksi persalinan dan 8,5% masalah aborsi, ondancetron 59,1% untuk profilaksis mual muntah akibat anastesi bedah sesar, bupivacaine 59,1% FDA tidak menyetujui penggunaan spinal anestesi, ketorolax 59,1% analgetik pembedahan sesar, dexamethasone 1,4% untuk pematangan paru janin belum cukup bulan. Jadi ada 6 macam obat off label yangsering digunakan pada permasalahan kandungan
Aplikasi Teknik Elektrokoagulasi pada Penjernihan Air Sungai Pepe Surakarta Menuju Standar Baku Mutu Air Bersih
Teknik elektrokoagulasi telah banyak digunakan untuk treatment limbah dan air yang memberikan hasil cukup baik. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kadar pencemaran air sungai Pepe Surakarta dengan teknik elektrokoagulasi. Elektrokoagulasi merupakan proses destabilisasi suspensi, emulsi dan larutan yang mengandung kontaminan dengan cara mengalirkan arus listrik melalui air, menyebabkan terbentuknya gumpalan yang mudah dipisahkan. Pada kajiannya, pengujian yang dilakukan adalah dengan membedakan voltase 4,5; 6; 7,5; 9; 12 dan secara umum standar baku air bersih tercapai dengan efisiensi penurunan kadar kontaminan antara 82% sampai 100%