EJournal Universitas Kanjuruhan Malang
Not a member yet
4061 research outputs found
Sort by
Penggunaan Drone dalam Konflik Palestina Israel dan Tinjauan Hukum Humaniter Internasional: Konflik Palestina Israel
Penelitian ini bertujuan untuk meninjau penggunaan drone oleh Israel dalam konflik dengan Palestina, dengan fokus pada pelanggaran Hukum Humaniter Internasional (HHI). Meskipun teknologi drone telah memperkuat pertahanan Israel, penggunaannya menimbulkan kontroversi terkait dampaknya terhadap warga sipil di Gaza. Berdasarkan Konvensi Den Haag 1907, pembatasan penggunaan senjata dalam konflik bersenjata menjadi penting, namun penerapannya terhadap teknologi drone masih kurang jelas dalam forum hukum internasional. Pelanggaran HHI yang teridentifikasi meliputi dampak terhadap warga sipil, termasuk korban tewas dan kerusakan infrastruktur yang meluas. Metode penelitian yang diterapkan dalam artikel ini adalah metode kualitatif yang menitikberatkan pada pendekatan yuridis normatif untuk menganalisis peristiwa konflik. Artikel ini menekankan perlunya regulasi yang jelas dalam HHI mengenai penggunaan drone untuk mencegah dampak yang merugikan pada populasi sipil dalam konflik bersenjata
Penggunaan Metode Pembelajaran Seminar Paidea Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
This study aims to enhance student learning outcomes in social studies, specifically on the topic of Socio-Cultural Change, using the Paidea Seminar method. The research is classified as classroom action research, consisting of two cycles. Each cycle includes four stages: action planning, action implementation, observation/evaluation, and reflection. The research was conducted in class IXA at SMPN 27 Tanjung Jabung Timur, involving 20 students for the 2023/2024 academic year. Data on student learning outcomes were collected through tests and analyzed descriptively. The findings indicate that (1) there is an increase in student learning outcomes, with an average score rising from 67.25 and a classical learning completeness of 50% in the first cycle to an average score of 76 and a classical learning completeness of 85% in the second cycle
Behavioral intention pengguna smart home menggunakan UTAUT 2: Studi di Citraraya Tangerang
Real estate is experiencing changes due to technological advances. Smart homes have become the flagship product each other among housing developers. By using the UTAUT 2 model, the aim of this research is to investigate the variables that influence the behavioral intentions of smart home users. Quantitative studies were carried out through distributing questionnaires online. The results of the study revealed that social influence and facilitating conditions have an influence on behavioral intention. On the other hand, behavioral intention is not affected by performance expectancy, effort expectancy, hedonic motivation, habit, or price value. In addition, facilitating, habit, and behavioral intention have a positive impact on usage behavior.. It is hoped that this empirical knowledge will increase sales and collect good data to understand and apply this phenomenon.Dunia perumahan mengalami perubahan karena kemajuan teknologi. Rumah pintar (smart home) telah menjadi produk andalan di antara pengembang perumahan. Menggunakan model UTAUT 2, tujuan penelitian ini menginvestigasi variabel yang mempengaruhi keinginan perilaku pengguna smart home. Studi kuantitatif dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara online. Hasil penelitian mengungkapkan social influence, facilitating conditions sebagai faktor yang mempengaruhi behavioral intention. Sebaliknya, performance expectancy, effort expectancy, hedonic motivation, habit dan price value tidak mempengaruhi behavioral intention. Selain itu, facilitating conditions, habit, dan behavioral intention memiliki pengaruh positif terhadap use behavior. Diharapkan pengetahuan empiris ini akan meningkatkan penjualan dan mengumpulkan data yang baik untuk memahami dan menerapkan fenomena ini
Development of PjBL e-modules based on ispring suite on alternative energy sources of water for elementary students
The aim of this research is to implement the results of the E-Module and determine the media development, feasibility and practicality of the E-Module. The type of research used in this research is the ADDIE development model. The subjects of this research were teachers and students of class VI using the questionnaire method with data collection tools in the form of questionnaires and documentation. The research results showed that the E-Module was declared very feasible based on media experts at 97.5%, material experts at 92.5% and language experts at 95.8% so that the learning media was suitable for testing. The practicality test given by the teacher obtained 94.5%, 95.1% for students in small groups and 92.8%
Literasi Matematis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Matematika Model Pisa dengan Konten Change and Relationship
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi matematis siswa SMP dengan skor tes tinggi, sedang, dan rendah dalam menyelesaikan soal matematika model PISA dengan konten change and relationship. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di kelas IX SMP Negeri 33 Gresik. Subjek penelitian ini sebanyak tiga siswa yang terdiri atas satu siswa dengan tingkat skor tes tinggi, satu siswa dengan tingkat skor tes sedang, dan satu siswa dengan tingkat skor rendah. Instrumen yang digunakan meliputi tes soal matematika model PISA dengan dengan konten change and relationship, pedoman wawancara, dan catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis data hasil tes soal matematika model PISA dengan konten change and relationship, dan analisis data wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi matematis. Siswa dengan skor tes tinggi mampu mengidentifikasi informasi, mengubah masalah ke dalam model matematika, menggunakan strategi yang tepat, menafsirkan hasil ke dalam masalah kontekstual, dan mengevaluasi hasil dengan pengecekan langkah-langkah baik dalam konteks pribadi maupun sosial. Siswa dengan skor tes sedang dapat mengidentifikasi informasi, mengubah masalah ke dalam model matematika, menggunakan strategi yang tepat, menafsirkan hasil ke dalam konteks masalah, dan mengevaluasi hasil dengan pengecekan langkah-langkah baik pda soal dengan konteks pribadi, sedangkan pada konteks sosial siswa dengan skor tes sedang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal yang diberikan serta siswa tidak dapat menafsirkan dan mengevaluasi hasil. Siswa dengan skor tes rendah mampu mengidentifikasi informasi dan mengubah masalah ke dalam model matematika, namun mengalami kesulitan dalam menggunakan strategi yang tepat, menafsirkan hasil, dan mengevaluasi langkah-langkah, sehingga siswa tidak dapat menyelesaikan soal secara lengkap baik pada konteks pribadi maupun sosial. Hasil penelitian ini memberikan informasi yang berkaitan dengan deskripsi literasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal matematika model PISA dengan konten change and relationship. Sehingga, guru dapat merancang strategi pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika yang sesuai dengan standar PISA
Pelatihan Pembuatan Selai Jeruk: Diversifikasi Jeruk Lokal Guna Meningkatkan Ekonomi Kreatif di Desa Jedong
Pengabdian kepada masyarakat di Desa Jedong Kecamatan Wagir Kabupaten Malang dilakukan untuk mengatasi masalah rendahnya nilai ekonomi jeruk lokal akibat kurangnya pemahaman kelompok tani jeruk tentang diversifikasi jeruk. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam mengolah jeruk menjadi produk bernilai tambah, khususnya selai, guna mendukung ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat melalui wirausaha.Tahapan kegiatan pengabdian meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan yaitu sosialisasi dan pelatihan dengan presentasi, demonstrasi, dan tanya jawab. Kegiatan ini diikuti oleh kelompok tani jeruk DesaJedong, di mana peserta diajarkan cara mengolah jeruk menjadi selai, termasuk teknik pengemasan untuk pemasaran. Hasil pengabdian menunjukkan pemahaman, partisipasi aktif dan antusiasme peserta, serta seluruh tahap kegiatan terlaksana. Halini merupakan indikator keberhasilan pelatihan dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif berbasis jeruk di Desa Jedong. Disarankan agar program ini dilanjutkan dengan pelatihan lebih mendalam terkait manajemen usaha dan teknik pemasaran, serta diversifikasi produk jeruk lainnya
A scoping review with bibliometric analysis of topic fluid in science education: State of the art and future directions
The aim of this scoping review is to provide an overview of scoping reviews in the literature on the topic of fluid science education through bibliometric analysis. The data search was carried out based on the Scopus database, then limitations were carried out based on certain criteria to obtain 146 documents. Publications on this topic have increased, especially in 2019-2023*. Then the author with the most citations was published in an international journal indexed by Scopus with quartile 1. Based on visualization using VOSviewer, 4 clusters were obtained and based on research in the last 2 years, both static and dynamic fluids are often associated with teachers, senior high schools, teaching, student learning, online learning. This research is the basis for further research related to the topic of fluids in science education. For example, fluid topics are rarely studied at the university level
Development of an augmented reality integrated Problem-Solving Laboratory Model (PSLab-AR) for electricity concepts to enhance the students\u27 understanding of concepts
This research aims to develop a product in the form of an integrated Augmented Reality Problem Solving Laboratory (PSLab-AR) model. The research method used in this research is research and development because it is in line with the main output of this research. The research design used consists of the Define, Design, Develop and Disseminate stages. Participants in this research consisted of three groups: the first group was two elementary school teachers at the define stage, three science education experts at the development stage, and 25 fifth grade students at the dissemination stage. This research uses a CVI validation sheet and 10 questions on students\u27 conceptual understanding. Based on the needs analysis at the definition stage, PSLab-AR is needed to assist science learning in elementary schools, especially in providing an interesting representation of the abstract concept of electricity. During the Design and Development stage, we found that the PSLab-AR framework passed expert evaluation by producing a framework consisting of preparation stages (understanding the practicum objectives, reading materials, and answering questions), problem solving (studying the problem context, formulating the problem, and creating prediction), exploration (determining tools and materials, understanding tool function, and creating procedures), measurement, data analysis, and drawing conclusions. At the dissemination stage, the research results showed that the Augmented Reality Integrated Problem Solving Laboratory model could increase students\u27 conceptual understanding by 27.6 with an N-gain value of 0.610 in the medium category
PENGELOLAHAN DAN PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK BABI (Sus scrofa domesticus) PADA RUMAH PRODUKSI TERNAK DI DESA BAJAWA
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolahan dan pemanfaatan limbah ternak babi, untuk mengetahui hambatan dalam pengelolahan limbah ternak babi. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Pengelolahan limbah ternak babi pada usaha ternak Farm Sinar Selera belum dilakukan secara baik. Pengelolahannya meliputi pengelolahan secara fisik dan kimia. Pengelolahan fisik dilakukan dengan memisahkan partikel-partikel padat dari limbah didalam suatu wadah penampung limbah yakni digester anaerobic sistem yang berfungsi untuk mengolah limbah menjadi biogas. Pemanfaatan limbah ternak babi ini hanya digunakan untuk biogas sedangkan limbah cair dan padat belum mendapatkan perhatian dan sebagian dibiarkan mengalir kearah sungai
Pengembangan Kualitas Pribadi Konselor Secara Profesional dalam Pelayanan Bimbingan Konseling
The personal qualities of a counselor are crucial in the implementation of guidance and counseling. A counselor must demonstrate themselves as a whole and authentic individual, capable of building unique, harmonious, dynamic, persuasive, and creative interpersonal relationships. These qualities serve as the driving force behind the success of counseling services. The purpose of this study is to describe the Development of Counselor\u27s Personal Qualities Professionally in Counseling Services. The findings of this research indicate that a counselor\u27s personal qualities encompass not only individual aspects such as empathy, patience, and integrity but also contextual factors like culture, religious values, and professionalism within the counseling practice contex