EJournal Universitas Kanjuruhan Malang
Not a member yet
4061 research outputs found
Sort by
Peningkatan Hasil Belajar Kognitif Materi Vektor Melalui Implementasi Teknologi dalam Discovery Learning
Pentingnya peranan fisika dalam mengembangkan keterampilan abad 21 berbanding terbalik dengan rendahnya hasil belajar kognitif peserta didik. Pada materi vektor, keseluruhan 30 peserta didik di kelas XI MIPA 3 SMAN Taruna Nala Malang memiliki hasil belajar kognitif rendah yang disebabkan oleh persepsi bahwa materi vektor kurang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan strategi pembelajaran yang kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik pada materi vektor dengan menerapkan strategi pembelajaran discovery learning dan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian dilakukan dengan mode penelitian tindakan kelas kolaboratif yang melibatkan guru praktik, guru pamong, dan dosen pendamping lapangan. Subjek penelitian merupakan peserta didik di kelas XI MIPA 3 SMAN Taruna Nala Malang tahun ajaran 2023/2024. Pemeberian perlakuan berlangsung selama 2 siklus pembelajaran atau empat pertemuan dan menunjukkan hasil yang positif terhadap peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik pada materi vektor
Pengaruh Kinerja Operasional dan Kinerja Keuangan Terhadap Keunggulan Bersaing dan Harga (Sebagai Variabel Mediasi) Pada PT. Boston Trikora Mahardika di Banjarbaru
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanasi (explanatory research). Sampel penelitian ini ialah data laporan keuangan pada PT. Boston Trikora Mahardika Kota Banjarbaru pada Tahun 2019 s.d 2023, karyawan sebanyak 20 orang dan pelanggan PT. Boston Trikora Mahardika Kota Banjarbaru sebanyak 20 orang diambil dari jumlah pelanggan PT. Boston Trikora Mahardika Kota Banjarbaru pada bulan Juli 2024. Hasil penelitian bahwa kinerja operasional, kinerja keuangan berpengaruh positif terhadap keunggulan bersaing, dan harga mampu memediasi terhadap keuggulan bersaing. Alat statistik Software smartPLS 3.2.7 Structural Equation Modelling (SEM)
Pengembangan Media Pembelajaran Adobe Flash CS6 Pada Materi Kerjasama ASEAN di Sekolah Dasar
This study develops a learning media based on Adobe Flash CS6 for Indonesia’s role in ASEAN cooperation at State Elementary School 1 Wajak. The media is packaged as an Android application for easy operation. The objectives are: (1) to develop learning media based on Adobe Flash CS6 according to the material, (2) to analyze its feasibility, and (3) to analyze its practicality. This research follows a research and development (R&D) approach using qualitative and quantitative data. The development refers to Borg & Gall’s (2003) model with eight stages: research and data collection, initial information, planning, initial product format development, initial trials, product revision, wide field trials, final product revision, and implementation. The results show that the media has a high validity level: content expert (96%, very valid), linguist (94%, very valid), and media expert (80%, valid). The practicality test results show that the teacher’s response was 96% (very practical), student responses in the initial trial were 92% (very practical), and in the wide trial were 93% (very practical). These findings indicate that the developed learning media is feasible, valid, and effective for social science learning.Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran berbasis Adobe Flash CS6 untuk peran Indonesia dalam kerja sama ASEAN di SD Negeri 1 Wajak. Media dikemas sebagai aplikasi Android untuk pengoperasian yang mudah. Tujuannya adalah: (1) mengembangkan media pembelajaran berbasis Adobe Flash CS6 sesuai dengan materi, (2) menganalisis kelayakannya, dan (3) menganalisis kepraktisannya. Penelitian ini mengikuti pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Pengembangan mengacu pada model Borg & Gall (2003) dengan delapan tahap: penelitian dan pengumpulan data, informasi awal, perencanaan, pengembangan format produk awal, uji coba awal, revisi produk, uji coba lapangan luas, revisi produk akhir, dan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memiliki tingkat validitas yang tinggi: ahli konten (96%, sangat valid), ahli bahasa (94%, sangat valid), dan pakar media (80%, valid). Hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa respon guru adalah 96% (sangat praktis), respon siswa pada uji coba awal adalah 92% (sangat praktis), dan pada uji coba luas adalah 93% (sangat praktis). Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak, valid, dan efektif untuk pembelajaran ilmu sosia
Upaya Diaspora Memoderasi Gastrodiplomasi Hijau "Nusantara" di Tokyo Untuk Meningkatkan Citra Indonesia
Gastrodiplomasi sebagai jembatan budaya antarbangsa, sudah lama dilakukan diaspora sebagai pelaku usaha restoran yang menghidangkan makanan tradisional Indonesia. Sayangnya mereka masih menghadapi berbagai kendala. Selain itu, kearifan lokal dan teknik memasak ramah lingkungan yang menjadi dasar gastrodiplomasi diaspora Indonesia di Tokyo belum banyak dieksplorasi para peneliti. Berdasarkan fakta yang telah disajikan, tujuan penelitian ini adalah mengkaji upaya diaspora dalam memoderasi bisnis gastronomi sebagai alat gastrodiplomasi "Nusantara" untuk meningkatkan citra pariwisata global Indonesia yang lebih baik berdasarkan teknik yang ramah lingkungan. Penelitian ini dilakukan di Tokyo dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Wawancara mendalam kepada para pemangku kepentingan. Setelah itu data diproses, dianalisis, dan ditarik kesimpulan. Hasilnya memperlihatkan bahwa diaspora di Tokyo Jepang sebagai jembatan antar bangsa, berupaya meningkatkan citra Indonesia melalui gastrodiplomasi hijau untuk mempererat persahabatan diplomatik dan pariwisata global, dengan memoderasi warisan budaya non bendawi berupa makanan tradisional enak Nusantara. Teknik berperilaku agar ramah lingkungan merupakan dasar diaspora dalam memoderasi atau memperkuat gastrodiplomasi hijau "Nusantara" di Tokyo, Jepang. Masakan yang disajikan secara etis dengan menjaga kelestarian lingkungan akan memperkuat peran gastrodiplomasi para diaspora untuk mengenalkan budaya Indonesia secara global
Implementasi Model Problem Based Learning dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di Sekolah Dasar
Pendidikan karakter bukan mata pelajaran yang berdiri sendiri, namun dapat terintegrasi pada semua mata pelajaran dengan tujuan dapat memberikan dampak positif bagi peserta didik untuk menjadi manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan kognitif yang baik tapi juga memiliki perkembangan afektif yang positif. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui implementasi model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dalam mewujudkan peserta didik yang berkarakter di tingkat sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur (review). Data dan informasi yang diperoleh berasal dari berbagai sumber bacaan, kemudian disusun berdasarkan hasil studi literatur. Penarikan kesimpulan dilakukan setelah menelaah pendahuluan, masalah, tujuan, dan isi pembahasan. Implementasi Model PBL dalam menanamkan nilai karakter peserta didik, terutama dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, analitis, logis, dan sistematis, serta mampu memecahkan sebuah masalah secara ilmiah. Kesimpulan dalam penulisan ini bahwa implementasi model PBL dalam pembelajaran dapat dilakukan melalui kerja sama peserta didik dalam menyelesaikan tugas serta pembelajaran yang kontekstual
Ekosofi Masyarakat Kei Maluku Tenggara dan Kontribusinya Bagi Lingkungan Berkelanjutan
Penelitian ini bertujuan membahas ekosofi masyarakat Kei Maluku Tenggara dan kontribusinya bagi usaha pelestarian dewasa ini. Pertanyaan utama dari penelitian ini adalah apakah arti ekosofi Kei dan kontribusinya? Menggunakan metode penelitian kualitatif melalui studi teks dan metode penulisan deskriptif-analisis, penelitian ini menemukan bahwa masyarakat kepulauan Kei memiliki tradisi dan kebiasaan yang baik dalam menjaga hubungan antara manusia dan lingkungan. Tradisi dan kebiasaan ini dilandaskan pada paradigma filosofis yang kuat, yakin kesadaran yang mendalam akan kesatuan antara manusia dan alam. Alam, yang diciptakan Tuhan, merupakan sumber hidup karena itu manusia memiliki tanggung jawab untuk memeliharanya. Manusia adalah bagian integral dari alam. Keduanya saling terhubung, saling bergantung dan saling memengaruhi. Demikian, peran manusia adalah sebagai penjaga dan pemelihara dan bukan perusak alam. Bertolak dari hasil ini, penelitian ini berharap dapat berkontribusi pada setiap diskursus filosofis tentang ekosofi Kei. Lebih dari itu, penelitian ini berkehendak menarik kontribusinya pada upaya menjamin lingkungan berkelanjutan dewasa ini
Strategi Pencegahan Pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah Berbasis Nilai Moral dan Etika
Pemilihan kepala daerah adalah elemen penting dalam demokrasi yang bebas dan adil. Untuk menjaga integritasnya, Bawaslu memainkan peran krusial dalam mencegah pelanggaran seperti politik uang dan kampanye hitam. Penelitian ini menganalisis strategi pencegahan pelanggaran Pilkada 2024 berbasis nilai moral dan etika, dengan fokus pada Kabupaten Bolaang Mongondow. Menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif, penelitian ini menganalisis data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang melibatkan badan pengawas pemilu dan komisi pemilihan umum aparat hukum, organisasi masyarakat sipil, dan akademisi. Temuan penelitian mengidentifikasi lima strategi pencegahan yang mengintegrasikan nilai moral dan etika, yaitu: penguatan pengawasan dengan pendekatan berbasis kejujuran, pemetaan kerawanan dengan mempertimbangkan moralitas pemilih, peningkatan koordinasi lembaga dengan etika profesional, sinergi antar lembaga berbasis kepercayaan, dan peningkatan partisipasi masyarakat melalui edukasi nilai moral. Strategi ini sangat menitikberatkan pada upaya bersama menciptakan pemilihan kepala daerah yang transparan, akuntabel, dan demokratis
Meningkatkan Creative Citizenship Siswa Melalui Model Pembelajaran Berbasis Otak Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Studi ini menguji efektivitas model Brain-Based Learning yang terintegrasi dengan Heart-Based Learning dalam meningkatkan Creative Citizenship pada siswa Sekolah Menengah Atas kelas 10 dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Validitas konstruk diuji menggunakan Confirmatory Factor Analysis, menghasilkan pemuatan faktor >0,5, nilai analisis faktor 0,737, dan 72,1% total varians yang dijelaskan, mengonfirmasi validitas dan reliabilitas instrumen. Menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental dengan 32 siswa, efektivitas diukur melalui skor N-Gain, menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan rata-rata 0,637 (kategori sedang), dengan sebagian besar siswa mencapai N-Gain >0,7. Hasil uji beda menunjukan adanya perbedaan signifikan antara pre test dan post test yang ditunjukan dengan nilai signifikansi 0.00. Model Brain-based Learning dan Heart-based Learning mendorong partisipasi aktif dalam advokasi sosial, aksi kolektif, dan penciptaan konten digital yang mempromosikan nilai-nilai demokrasi. Hasil menegaskan bahwa mengintegrasikan aspek kognitif dan afektif meningkatkan keterlibatan siswa dalam kewarganegaraan kreatif. Penelitian interdisipliner ini mengidentifikasi mekanisme pedagogis yang mengoptimalkan fungsi otak sekaligus mengembangkan keterampilan kewarganegaraan yang relevan dengan konteks sosial budaya Indonesia, memperluas paradigma epistemologis dalam pendidikan kewarganegaraan dengan menggabungkan dimensi emosional, moral, dan spiritual ke dalam kerangka pembelajaran berbasis ilmu saraf
Pengolahan Sampah Organik dengan Teknologi Pengomposan di Kelompok Tani Barokah I Desa Jambangan
The processing of organic waste in Jambangan village was burned and transported to another location. Relocation of waste to other sites required high costs, and burning waste gave a risk on respiratory problems and fires in the environment. The Partner Village Development Program aims to provide training in processing organic waste into organic fertilizer for the Barokah I Farmers Group. The method used was training in composting technology for organic waste to produce organic fertilizer. The result showed that organic waste processing in Jambangan village can be carried out by supporting of the farmer groups, village officials and extension workers from the Malang Regency Ministry of Religion Office. Organic waste was obtained from sorting households waste before being used as organic fertilizer. Organic waste of plant stover needs to be chopped into smaller sizes to facilitate the fermentation process. Aerobic composting technology based on chopped plant stover is applied using the stack method and requires a fermentation time of 4 weeks. The fermented compost needs to be sifted to obtain a fine size before being used or packaged. The next program requires assistance in compost production as a fertilizer for agricultural soil in Jambangan village
KURIKULUM UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI SMA: TELAAH KONSEPTUAL DAN IMPLEMENTASI
This study explores the concept and implementation of the Merdeka Curriculum, particularly in Arabic language learning at the high school level. Introduced in 2019, the Merdeka Curriculum emphasizes humanistic and innovative learning through differentiated approaches, project-based learning, and holistic assessments. This research employs a literature study method with a qualitative approach, analyzing 34 references, including books, academic journals, and supporting documents. Findings reveal that the Merdeka Curriculum provides teachers with flexibility in selecting methods and teaching materials while encouraging students to learn actively and independently. The curriculum encompasses intracurricular, co-curricular, and extracurricular learning aimed at developing character and 21st-century skills such as critical thinking, creativity, and digital literacy. However, its implementation faces challenges, including limited teacher understanding, resource constraints, and administrative hurdles. In the context of Arabic language learning, the main challenges include a lack of innovative teaching materials and teacher training. This study recommends intensive teacher training, increased access to technology, and the development of learning resources as strategic steps to support the successful implementation of the Merdeka Curriculum. By addressing these obstacles, the curriculum holds significant potential to improve educational quality and prepare students to face challenges and opportunities in the global era. Penelitian ini mengeksplorasi konsep dan implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Arab di tingkat SMA. Kurikulum Merdeka, diperkenalkan pada 2019, menekankan pembelajaran humanistik dan inovatif melalui pendekatan terdiferensiasi, berbasis proyek, dan penilaian holistik. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif berdasarkan analisis 34 sumber referensi. Temuan menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas kepada guru dalam memilih metode dan materi ajar, sekaligus mendorong siswa untuk belajar aktif dan mandiri. Kurikulum ini mencakup pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang berorientasi pada pengembangan karakter dan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, dan literasi digital. Namun, implementasinya menghadapi berbagai kendala, termasuk kurangnya pemahaman guru, keterbatasan sumber daya, serta hambatan administratif. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Arab, tantangan utama mencakup keterbatasan materi ajar inovatif dan pelatihan guru. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan intensif bagi guru, peningkatan akses teknologi, dan pengembangan sumber daya pembelajaran sebagai langkah strategis untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Dengan mengatasi hambatan ini, kurikulum memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan siswa menghadapi era global