UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Not a member yet
    850 research outputs found

    EFEKTIVITAS PENDEKATAN RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOUR THERAPY UNTUK MENGURANGI KECANDUAN GAME ONLINE PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI SD N JUMENENG, SUMBERADI, MLATI, SLEMAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk mengurangi perilaku terhadap anak yang kecanduan game online. Subjek dalam penelitian ini adalah 12 siswa yang tergabung dalam kelompok eksperimen. 12 siswa tersebut terdiri dari 2 anak kelas IV, 2 anak kelas V dan 2 anak kelas VI, yang dibagi menjadi 2 golongan yaitu golongan dengan kategori sedang dalam bermain game online yang terdiri dari 6 siswa dan golongan dengan kategori kecanduan game online yang terdiri dari 6 siswa. Karakteristik subjek diantaranya : (1) Individu yang berusian 10 tahun sampai 13 tahun yaitu siswa kelas IV, V dan VI SD N Jumeneng, (2) siswa yang memiliki nilai 4 dan 5 dari angket pertimbangan subjek, (3) bersedia menjadi responden atau subjek penelitian ini. Kelompok eksperimen mendapat perlakuan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy selama 3 kali pertemuan dan setiap pertemuan 120 menit yang dibagi menjadi 3 sesi. Desain yang digunakan adalah one-group pretest-posttest design. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan skala kecanduan game online yang disusun oleh peneliti. Metode analisis data yang digunakan adalah statistik nonparametrik dengan menggunakan teknik Wilcoxon Signed Ranks untuk menguji beda skor dari dua sampel yang berpasangan yaitu data pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen. Hasil Wilcoxon Signed Ranks menunjukkan bahwa pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy efektif untuk mengurangi kecanduan game online. Keduanya memiliki nilai Z dan P yang sama yaitu z= -2,201 dan p= 0,028.  Kata Kunci: Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy, Kecanduan Game Online

    THE RISING OF BANK BAITULMAL: AN INTEGRATIVE INSTITUTION FOR POVERTY ALLEVIATION

    No full text
    Efforts performed in poverty alleviation by Islamic banking and financial institutions in terms of empowering the core poor in the society have been hampered by many constraints. As a result, the core poor are still being financially excluded. This paper attempts to explore constraints faced by Islamic Banking and suggests setting up a new integrative Islamic Financial Institution which could perform the ‘desired’ shari’ah mission, i.e. to alleviate poverty as one of the main objectives of maqasid shari’ah. The method used here is exploratory analysis to identify problems and come up with the solution. It is found that there are several hindrances for Islamic Banking and Financial system internally and externally to perform poverty alleviation. Internally, the driven profit mission of these institutions, the fractional reserve system, lack of financial support from government to support the core poor and business failures, and the lack of sufficient social capital improvement, while externally; the lack of political will, lack of sufficient financial regulation and framework for dealing in shari’ah court, the use of paper currency only and the inflationary system, and less integrated system with Baitulmal institution

    Dealektika Pemikiran dalam Dialog Antar Umat Beragama: Studi Kasus Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) DI. Yogyakarta

    Get PDF
    Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) is a communication forum among the faithful initiated by interfaith religious scholars who aim to build true peace and brotherhood by placing multicultural spirituality as the foundation of the movement. Based on this, this study answers the problem formulation, as follows: (1) how FPUB effort in building inter-religious dialogue in Yogyakarta? (2) what are the constraining factors in FPUB’s efforts to build interfaith dialogue in Yogyakarta. This study aims to describe the efforts of FPUB in building interreligious dialogue in Yogyakarta and reveal what are the obstacles in the effort of FPUB to build interreligious dialogue in Yogyakarta. The informants in this study consisted of Leaders/People of FPUB initiatives. Data collection methods used were interview, observation and documentation, while data analysis was done with qualitative approach. To achieve this goal, this forum has divisions and coordinators that support various activities, namely (1) Division of religious dialogue: conducting dialogue with visits to various places of worship, hermitage and village hall, dialogue of works and social assistance in the affected areas. 2). Peace Campaign Division: organizes peaceful campaigns through various cultural activities, interfaith prayer, interfaith intercession, humanitarian action and the spread of peaceful action through the media. 3). Media and Information Division: publishes magazine titles to disseminate ideas and interfaith dialogue activities organized by FPUB. The obstacles faced by FPUB in establishing genuine peace and brotherhood are prejudice, both internal and external to religious communities who still prejudice negative and suspicious dialogues among interfaith dialogue. Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) merupakan forum komunikasi antar umat beriman yang digagas oleh para agamawan lintas agama yang bertujuan untuk membangun perdamaian dan persaudaraan sejati dengan menempatkan spiritualitas multikultur sebagai fondasi gerakan. Berdasarkan hal ini, maka penelitian ini menjawab rumusan masalah, sebagai berikut: (1) bagaimana upaya FPUB dalam membangun dialog antar agama di Yogyakarta? (2) apa saja faktor penghambat dalam upaya FPUB membangun dialog antar  agama di Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  upaya FPUB dalam membangun dialog antar agama di Yogyakarta dan mengungkapkan apa saja yang menjadi penghambat dalam upaya FPUB membangun dialog antar agama di Yogyakarta. Informan dalam kajian ini terdiri dari pemuka/tokoh pemrakarsa FPUB. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Untuk mencapai tujuan tersebut, forum ini mempunyai divisi dan koordinator yang menunjang berbagai kegiatan, yaitu (1) Divisi dialog agama: menyelenggarakan dialog dengan berkunjung ke berbagai tempat ibadah, padepokan dan balai desa, dialog karya serta bantuan sosial pada daerah yang tertimpa musibah. 2). Divisi Peace Campaign (Kampanye Damai): menyelenggarakan berbagai kampanye damai melalui berbagai aktivitas budaya, doa bersama lintas iman, syawalan antar iman, aksi kemanusian dan penyebaran aksi damai melalui media. 3). Divisi Media dan Informasi: menerbitkan majalah Suluh untuk menyebarkan gagasan dan kegiatan dialog antar iman yang diselenggarakan oleh FPUB. Hambatan yang dihadapi oleh FPUB dalam membangun perdamaian dan persaudaraan sejati adalah adanya prejudice atau prasangka, baik dari internal maupun eksternal umat beragama yang masih menaruh prasangka negatif dan kecurigaan terhadap dialog antaragama

    KONSEP BIMBINGAN KONSELING IMPACT BERBASIS ISLAM UNTUK MENINGKATKAN REGULASI DIRI DALAM PEMANFAATAN GADGET

    Get PDF
    Impact counseling/therapy merujuk pada sebuah pendekatan kreatif dalam konseling yang diperkenalkan oleh Dr. Ed Jacobs. Pendekatan ini menghargai ragam cara belajar, cara berubah, dan cara berkembang konseli. Impact counseling menekankan pendekatan multisensori yang melibatkan dimensi verbal, visual, dan kinestetik dalam proses konseling. Impact counseling berupaya mengintegrasikan berbagai konsep dalam rational emotive behavior therapy (REBT), transaktional analysis (TA), gestalt, dan reality therapy dengan penggunaan berbagai properti, gambar, dan gerak dalam proses konseling. Adapun media bimbingan dan konseling yang digunakan yaitu powerpoint untuk menunjang kegiatan bimbingan klasikal, papan bimbingan yang digunakan untuk konseling kelompok, Adapun tahapan dalam proses konseling ini adalah Fase rapport, Fase Contract, Fase Focus, Fase Funnel, terdapat satu fase tambahan yaitu fase penutupan. Bimbingan dan konseling impact berbasis Islam berupaya menyadari kembali eksistensi konseli sebagai makhluk Allah SWT dalam proses maupun tujuan dalam bimbingan dan konseling berbasis Islam untuk meningkatkan regulasi diri dalam pemanfaatan gadget. Kata kunci:  bimbingan dan impact, regulasi diri, dan pemanfaatan Gadget

    PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI ANAK PANTI ASUHAN NURUL HAQ YOGYAKARTA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh lingkungan sosial terhadap motivasi berprestasi anak Panti Asuhan Nurul Haq Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan sosial dan motivasi berprestasi anak, semakin tinggi kualitas lingkungan sosial maka semakin tinggi pula motivasi berprestasi anak, sebaliknya semakin rendah kualitas lingkungan sosial anak, maka semakin rendah pula motivasi berprestasi anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 96 anak. Anak diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Alat pengumpul data menggunakan skala lingkungan sosial dan skala motivasi berprestasi. Analisis data menggunakan studi regresi sederhana dengan program SPSS 18.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukan adanya korelasi yang positif antara lingkungan sosial dengan motivasi berprestasi anak. Besar korelasinya 0,443 dan sangat signifikan. Dengan adanya hubungan korelasi ini menunjukan bahwa antara lingkungan sosial dengan motivasi berprestasi ini saling berpengaruh satu sama lain. Berdasarkan hasil analisis hipotesis yang diajukan, maka hipotesis diterima, yakni terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan sosial dengan motivasi berprestasi anak panti. Artinya semakin tinggi kualitas lingkungan sosial maka semakin tinggi motivasi berprestasi anak. Dalam penelitian ini lingkungan Sosial memberikan kontribusi sumbangan terhadap motivasi berprestasi sebesar 19,6 %, artinya masih ada 80,4 % faktor lain yang dapat mempengaruhi motivasi berprestasi.              Kata Kunci: Lingkungan Sosial, Motivasi Berprestasi

    PENDEKATAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY BERBASIS ISLAM UNTUK MENGATASI KECEMASAN SOSIAL NARAPIDANA

    Get PDF
    Abstrak  Artikel ini mendiskripsikan konseling dengan berbagai terapi dalam pendekatan cognitive behaviot therapy berbasis Islam untuk membantu menurunkan tingkat kecemasan narapidana. Cognitive behavior therapy Berbasis Islam merupakan salah satu pendekatan konseling yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman seperti bersyukur kemudian keuinikan CBT berbasis Islam terletak pada penggunaan intervensi disesuaikan dengan tradisi keagamaan konseli sendiri sebagai landasan untuk mengidentifikasi dan mengganti pikiran dan perilaku. Sedangkan kecemasan sosial merupakan gangguan kecemasan yang berkaitan dengan sosial yang merespon kognitif dan afektif yang ditandai dengan perasaan takut, hambatan, malu, penghinaan, menghindari interaksi dengan orang lain, dan evaluasi negatif dari orang lain. Terdapat 10 teknik dalam cognitive behavior therapy berbasis Islam untuk membantu masalah terkait kecemasan sosial narapidana. Kata Kunci: cognitive behavior therapy berbasis islam, kecemasan sosial

    Program Pemberdayaan ‘Sedekah Pohon Pisang’: Peran Karang Taruna di Desa Gandri Lampung Selatan

    Get PDF
    Empowerment is an activity with aims to making, building and increasing life skill of the community. Hence, empowerment has been focus independent, which looking at the potentiality of the rural community. The means of rural potential, in this topic, it is Desa Gandri. The rural is one of an area in the Penengahan District of East Lampung, which have potential natural resource if looking at from the aspect of land and growing up of the plants. So that, based on the potential in Desa Gandri, this research will describe the community of empowerment program, namely ‘Sedekah Pohon Pisang’ conducted by Karang Taruna. This research uses the qualitative method in character descriptive with recruiting informant through purposive sampling or snowball technique. The results of the study show some of the implementations in the empowerment program, as follows: (1) Karang Taruna survey and record banana trees, (2) Karang Taruna is measured the boundary of plot, (3) Karang Taruna have done cultivate and maintain, and (4) Karang Taruna is a control until harvest. After the harvesting, Karang Taruna market banana to produce money. From the funds including the alms, then established a community empowerment programs with creative economic training. This training activity is conducted to head house and mothers. In addition, the programs which focus on outstanding teenagers is called Remaja Sehat Berprestasi (RSH), making the community with providing the public speaking training.Pemberdayaan merupakan kegiatan yang bertujuan untuk membentuk, memandirikan, dan meningkatkan kemampuan (life skill) masyarakat. Salah satu pemberdayaan yang fokus kemandirian dengan melihat potensi masyarakat pedesaan. Potensi pedesaan yang dimaksud, dalam kajian ini, adalah Desa Gandri. Desa ini merupakan salah satu kawasan di kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, yang memiki potensi sumber daya alam subur bila dilihat dari aspek kondisi tanah dan tingkat kesuburan tanaman. Dengan demikian, melihat potensi di Desa Gandri, penelitian ini mencoba mendeskripsikan program pemberdayaan masyarakat ‘Sedekah Pohon Pisang’ yang dilakukan oleh organisasi kepemudaan—Karang Taruna. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan merekrut narasumber melalui teknik purposive sampling atau snowball. Hasil kajian menunjukkan beberapa pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, antara lain: (1) tahapan pertama, Karang Taruna melakukan survei dan mendata pohon pisang, (2) Karang Taruna mengukur batas petak, (3) Karang Taruna melakukan penanaman dan perawatan, dan (4) Karang Taruna melakukan control hingga bisa pada tahap panen. Setelah hasil panen terlihat, peran Karang Taruna kemudian memasarkan pohon pisang, hingga menghasilkan pundi-pundi uang. Dari hasil pengumpulan dana yang bersifat sedekah, maka dibentuklah program pemberdayaan masyarakat dengan pelatihan ekonomi kreatif. Kegiatan pelatihan ini dilakukan kepada kepada rumah tangga dan ibu-ibu. Selain itu, program yang fokus bagi remaja berprestasi, dinamakan Remaja Sehat Berprestasi (RSH), membentuk komunitas dengan memberikan pelatihan public speaking (cara berpidato)

    Pemberdayaan Difabel Melalui Asset Based Approach: Studi Kasus di Dusun Piring Desa Srihardono Kecamatan Pundong Kabupaten Bantul Oleh Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (RTPD)

    No full text
    Empowerment is one of the development strategy related to improving creativity. Empowerment of the disabled is a process in which disabled is given the knowledge and skills training to be more independent. The aims of this study is to describe the empowerment given to the disabled, in this case, its described on the Integrated Rehabilitation of Persons with Disabilities (RTPD) in Pundong Subdistrict, Bantul Regency. This research uses a qualitative descriptive method. An instrument of data collection is by interview and observation supported by library data. This disabled empowerment is analyzed through Asset-Based Approach. The findings in the field indicated that the empowerment of disabled in RTPD is already good enough. Disabled who had graduated from RTPD can be independent and more confident to face their life.Pemberdayaan merupakan salah satu strategi pembangunan untuk meningkatkan kreatifitas. Pemberdayaan difabel adalah proses di mana difabel diberikan pengetahuan dan pelatihan keterampilan untuk hidup mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemberdayaan yang diberikan kepada difabel, dalam hal ini pada Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (RTPD) di Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara  dan observasi yang didukung studi kepustakaan. Pemberdayaan difabel ini dianalisis melalui Asset Based Approach. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa pemberdayaan difabel di RTPD sudah cukup baik. Difabel yang sudah lulus dari RTPD dapat mandiri dan lebih percaya diri

    Pendampingan Bank Sampah Melati Bersih Berbasis Pemberdayaan Bagi Masyarakat Urban

    Get PDF
    Problems of waste management in urban areas requires the participation of public awareness. Community or residents can participate in managing the garbage, especially in their respective environments. Citizens can change the behavior of earlier indifference turns to participate in managing the waste problem. The waste problem is not only the responsibility of governments, and but requires the participation of the broadest community to also find solutions to manage waste from the source of the problem into something more beneficial both economically and environmentally the type of research is descriptive research with quantitative approach. This research was conducted at the Bank Sampah Melati Bersih (an organization community) in South Tangerang City. This study population is a member of the Bank Sampah Melati Bersih in South Tangerang City. The sample in this research were 30 people who manage trash in housing. Processing data using Spearman correlation test analysis. The results of the research are (1) characteristics of individuals relate to real behavioral changes in trash management in a residential neighborhood. (2) Trash companion role of Bank Sampah Melati Bersih tangible associated with behavioral changes in waste management in a residential neighborhood. Problematika tentang pengelolaan sampah di perkotaan memerlukan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi. Masyarakat atau warga dapat ikut mengelola sampah terutama di lingkungan masing-masing. Warga masyarakat dapat mengubah perilakunya dari tadi masa bodoh berubah untuk ikut mengelola permasalahan sampah. Permasalahan sampah tidak hanya tanggung jawab pemerintah dan tetapi menuntut partisipasi masyarakat seluas-luasnya untuk juga mencari solusi dalam mengelola sampah dari sumber masalah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat baik secara ekonomis maupun lingkungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.. Penelitian ini dilakukan pada Bank Sampah Melati Bersih di Kota Tangerang Selatan.  Populasi penelitian ini adalah anggota Bank Sampah Melati Bersih di Kota Tangerang Selatan. Sampel penelitian adalah 30 warga yang mengelola sampah di perumahan. Pengolahan data dengan menggunakan analisis uji korelasi Spearman. Hasil penelitiannya: (1) karakteristik individu berhubungan nyata dengan perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah di lingkungan perumahan. (2) peran pendamping dari Bank Sampah Melati Bersih berhubungan nyata dengan perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah di lingkungan perumahan

    LAYANAN KONSELING INDIVIDU DALAM MENGATASI EMOSI NEGATIF SISWA TUNANETRA DI MAN MAGUWOHARJO

    Get PDF
    AbstrakTulisan ini bermaksud menjabarkan cara atau metode yang dilakukan oleh guru BK dalam mengatasi emosi negatif siswa tunanetra dan mengetahui jenis-jenis emosi negatif siswa tunanetra di MAN magguwoharjo. Siswa tunanetra cenderung memiliki berbagai masalah yang berhubungan dengan masalah psikologi, pribadi, sosial maupun emosi. Masalah-masalah yang sering muncul dan dihadapi dalam perkembangan emosi anak tunanetra ialah ditampilkannya gejala-gejala emosi yang tidak seimbang atau pola-pola emosi yang negatif dan berlebihan. Dari permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan upaya-upaya khusus untuk mencegah jangan sampai permasalahan tersebut semakin mendalam. Di sinilah peran guru BK di sekolah sangat dibutuhkan dan diharapkan mampu membina siswa tunanetra dalam mengelola emosinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis emosi negatif siswa tunanetra dan metode layanan konseling individu yang digunakan oleh guru BK di MAN Maguwoharjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat jenis-jenis emosi negatif yang dialami oleh siswa tunanetra di MAN Maguwoharjo, yaitu emosi marah, emosi sedih, emosi takut dan emosi benci, sedangkan metode konseling individu yang digunakan adalah metode konseling direktif dan metode konseling eklektif.Kata kunci: Konseling Individu, Emosi Negatif Siswa Tunanetra

    726

    full texts

    850

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇