UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Not a member yet
    850 research outputs found

    PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP SIKAP BERAGAMA REMAJA DI RT 22 RW 07 SAPEN YOGYAKARTA

    Get PDF
    Peran orang tua dalam meletakan dasar-dasar pendidikan moral agama dan ahlak sangat berpengaruh pada anak. Bahkan pengaruh tersebut sampai pada dasar keyakinan mereka. Keberagamaan anak hampir sepenuhnya ditentukan oleh pengaruh pola asuh orang tua. Penelitian ini dilaksanakan di RT 22 RW 07 Sapen, Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pola asuh orang tua terhadap sikap beragama remaja di RT 22 RW 07 Sapen, Yogyakarta. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu remaja yang berjumlah 106 orang, diambil sampelnya dengan menggunakan rumus slovin menjadi 84 remaja. Selanjutnya ditentukan dengan memberikan angket kepada semua sampel, kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik regresi linear sederhana. Dari hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi 0,787 pada sig.(1-tailed) = 0,000, ternyata Sig < 0,05 (0,000 < 0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pola asuh orang tua terhadap sikap beragama remaja di RT 22 RW 07 Sapen, Yogyakarta. Sedangkan besarnya pengaruh Pola Asuh Ornag Tua terhadap Sikap Beragama pada remaja yaitu 70,5%  dan 29,5% dipengaruhi oleh faktor lain.                                              Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Sikap Beragama Remaja     

    PERAN SUAMI DALAM MEMBENTUK KELUARGA SAKINAH (STUDI KASUS DUA KELUARGA DI PADUKUHAN PAPRINGAN, CATURTUNGGAL, SLEMAN, YOGYAKARTA)

    Get PDF
    Peran suami dalam membentuk keluarga sakinah sangatlah kompleks, tidak hanya berperan dalam ranah lahiriyah saja, akan tetapi juga batiniah. Tetapi akhir-akhir ini banyak kasus-kasus dimana suami tidak berfungsi sebagaimana perannya dalam keluarga. Suami sebagai kepala keluarga yang semestinya mampu melindungi dan mengayomi istri dan anak, akan tetapi yang terjadi adalah sebaliknya. Kurangnya kasih sayang suami pada keluarga sehingga kebutuhan lahir batin seorang istri dan anak tidak tercapai. Hal ini yang akan menjadi menarik bagaimana peran suami dalam membentuk keluarga agar menjadi keluarga sakinah.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya upaya bimbingan dan konseling yang dilakukan suami dalam menjalankan perannya sebagai seorang pemimpin, teladan serta suami yang bertanggungjawab dalam keluarga, meskipun dalam implementasinya peran yang mereka lakukan ada yang sifatnya kuratif ada yang bersifat preventif dalam membentuk keluarga sakinah. Kata kunci: Peran Suami, Keluarga Sakina

    PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN KONSELOR BERBASIS ASMAUL HUSNA DALAM PELAYANAN KONSELING

    Get PDF
    This study aims to develop the personality of “asmaul-husna” -based counselor. Counselors who have competence good personality, friendly, and empathetic santun certainly be role models for clients. Personality counselor is supporting the process and results of counseling and assisting clients in exploring, developing, and in facilitating its development. The approach used in this study is the study documentation of the analysis of references and discuss research results and study counselor personality of “asmaul-husna” as a personality basis counselor. Among the values of “asmaul-husna” can be realized in treatment counselor when dealing with clients, namely: has the properties (1) to love, (2) compassionate, (3) rule / leader, (4) has sanctity, (5) giving welfare, ( 6) security provider, (7) custodian, (8) 'manly', (9) 'strong', (10) is able to create / initiative, (11) was able to achieve balance, (12) the opening of grace, (13) clement / forgiving, (14) had committed, (15) the giver of gifts, (16) ar-Razzaq, (17) the opening of grace, (18) has a knowledge / own knowledge, (19) which paved, (20) which glorify, and (22) who listen.Key words: personalities counselor, ‘asmaul-husna, counseling and counselor profession

    Front Matter

    No full text

    ANALISIS GENDER TERHADAP MANAJEMEN DAKWAH MASJID: SEBUAH PENDEKATAN MODEL NAILA KABEER DI KOTA PONTIANAK

    No full text
    Secara fungsional partisipasi perempuan dalam dakwah masjid nampaknya semakin eksis. Namun secara struktural akses bagi perempuan masih terbatas. Sekalipun tidak ada pembatasan bagi perempuan untuk jadi pengurus masjid, namun nampaknya masyarakat masih mengutamakan laki-laki. Ketika perempuan masuk dalam kepengurusan masjid, maka ada kesempatan bagi perempuan untuk dapat terlibat lebih luas dalam mengelola masjid dalam seluruh bidang garapan masjid yaitu idarah, imarah dan ri’ayah masjid. Dengan demikian permasalahan perempuan dan anak pun akan lebih banyak menjadi perhatian masjid. Fokus kajian ini adalah bagaimana manajemen masjid yang responsif gender melalui analisis gender dengan pendekatan Naila Kabeer. Dari hasil penelitian ditemukan beberapa masjid di Kota Pontianak secara pengelolan telah responsif gender. Dari struktur kepengurusan, program kegiatan, dan penyediaan sarana prasarana masjid telah memberikan akses yang sama antara laki-laki dan perempuan. Keseimbangan yang ada berkaitan dengan beberapa prinsip yang telah dijalankan pengurus masjid, yaitu: Prinsip kesamaan dalam memakmurkan masjid, Prinsip Mengutamakan laki-laki, dan Prinsip kemudahan dan kenyamanan dalam koordinasi, serta adanya faktor lingkungan psikososial

    PENGAMBILAN KEPUTUSAN LEMBAGA PENGKAJIAN PANGAN, OBAT-OBATAN, DAN KOSMETIKA MAJELIS ULAMA INDONESIA (LPPOM MUI) DALAM PENERBITAN SERTIFIKASI HALAL

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tahapan pengambilan keputusan oleh LPPOM MUI DIY pada suatu produk. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan tiangulasi teknik dan triangulasi sumber. Setelah melakukan penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa tahapan pengambilan keputusan dalam pemberian sertifikasi halal ada delapan yaitu identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis data, pengkajian berbagai alternatif, pemilihan alternatif, implementasi, monitoring, dan evaluasi. Dimana ada satu tahapan yang menjadi temuan utama yaitu monitoring karena tidak termasuk pada teori Sondang Siagian. Sedangkan pengambilan keputusan di LPPOM MUI DIY bersifat semi otonom dan membutuhkan legitimasi MUI DIY untuk mengesahkan suatu keputusan

    PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA SMP N 15 YOGYAKARTA

    Get PDF
    Motivasi belajar adalah sesuatu penggerak atau dorongan untuk mencapai tujuan belajar yang sedang direncanakan, baik itu secara intrinsik maupun ekstrinsik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara guru BK dalam memberikan motivasi belajar terhadap siswa SMP N 15 Yogyakarta. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah diperoleh data dari lapangan, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajiaan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru BK untuk memotivasi belajar siswa dengan memberikan pemahaman arti penting belajar dan tugas kepada siswa, meningkatkan atribusi yang dimiliki oleh siswa, mengembangkan tujuan belajar dan efikasi diri, memberikan informasi cara belajar yang efektif terhadap seluruh siswa, yaitu cara menghafal, membaca dan mencatat, membantu siswa mengorganisasi materi pelajaran dan cara menghadapi ujian dengan memberikan tips, cara meningkatkan kesadaran metakognitif & cara menyusun jadwal belajar. Kata Kunci: Guru BK, Motivasi Belajar Sisw

    ANALISIS STRATEGI PENYEBARAN AGAMA-AGAMA DI INDONESIA DARI PRA HINGGA ERA MODERN DENGAN PENDEKATAN TEORI PERMAINAN MATEMATIKA

    Get PDF
    Indonesia merupakan negara multikultural yang multietnik, multiras, dan multiagama. Hubungan harmonis antar dan intern umat beragama menjadi hal yang sangat penting dalam negara yang multi agama seperti halnya Indonesia ini agar tidak terjadi konflik berlatar belakang agama. Salah satu hal yang dapat memicu konflik berlatar belakang agama adalah masalah penyebaran ajaran agama. Artikel ini akan mengkaji analisis strategi penyebaran ajaran agama di Indonesia dari pra hingga era modern dengan menggunakan teori permainan matematika. Dengan pendekatan tersebut akan diperoleh strategi terbaik bagi masing-masing agama yang akan menghasilkan penambahan pemeluk agama sebanyak-banyaknya dan juga meminimalkan konflik. Hal ini akan menguatkan kerukunan hidup antarumat beragama di Indonesia.Kata Kunci: strategi penyebaran ajaran agama, teori permainan, strategi terbaik

    EFEKTIFITAS TEKNIK BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK KOTA SAMARINDA (STUDI KASUS MELALUI PENDEKATAN KONSELING ANAK)

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas teknik bermain peran (role play) untuk meningkatkan keterampilan sosial anak di Kota Samarinda. Desain penelitian ini ialah pre-eksperimen dengan pendekatan one-shot case study. Penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan  dokumentasi sebagai alat pengumpulan data dengan analisis data menggunakan triangulasi yang dilakukan di Kota Samarinda. Adapun hasil penelitian menunjukkan: (1) tingkat keterampilan sosial anak di setiap kecamatan berbeda-beda, namun data menunjukkan ada sekitar dua hingga tiga orang yang mengalami kurangnya keterampilan sosial di setiap kelas; (2) pelaksanaan kegiatan bermain peran dilaksanakan pada sekolah yang memiliki kurikulum dengan pendekatan sentra pada proses belajar. Pada sekolah dengan pendekatan kelompok, kegiatan bermain peran yang dilakukan tidak menggunakan skenario pada pelaksanaannya; dan (3) kegiatan bermain peran untuk meningkatkan keterampilan sosial anak dilakukan selama lima kali dengan berbagai persiapan. Anak yang belum terbiasa melakukan permain peran dengan skenario merasa canggung pada awalnya namun pada pertemuan-pertemuan selanjutnya materi yang disampaikan dengan teknik bermain peran dapat diinternalisasikan anak pada kehidupan sehari-hari. Perlakuan bermain peran dilakukan tidak setiap hari, hal ini dilakukan untuk melihat keefektifitasan kegiatan yang dilakukan. Pada akhir pertemuan, anak yang mengikuti kegiatan bermain peran mengalami berbagai perubahan pada aspek keterampilan sosial.  Kata Kunci: Role Play, Keterampilan Sosial, Anak Usia Din

    Gerakan Muhammadiyah dalam Membumikan Wacana Multikulturalisme: Sebuah Landasan Normatif-Institusional

    Get PDF
    This paper examines the debate and internal dynamics of the Muhammadiyah’s da’wa movement in Kotagede on easing the multiculturalism context. With the debate, how did the Muhammadiyah of Kotagede understand the phenomenon of multiculturalism as the real life ultimate? So, how is the involvement of Muhammadiyah member institutionally in its role in addressing multiculturalism? Furthermore, what methods and strategies are applied in easing the discourse of multiculturalism? Departing from Nakamura’s early work, which examines the reformist-modernist movement in anthropological perspective, this article is also based on a phenomenological-naturalistic qualitative approach that reveals the truth of the facts in the field until it is interpreted to be a novelty of meaning. It’s expected can contribute positively to the development of multiculturalism in the framework of pluralism (diversity) and Pancasila to meet a harmonious nation life. Thus, the facts in the field found that the debate of Muhammadiyah member questioning the discourse of multiculturalism was preceded by the congress Bali in 2002s when the advisory of council (Dewan Tanwir) decided the meaning of amar ma’ruf nahi munkar (calling for good, preventing evil) was not only interpreted as textuality, but how the progressive movement that carried the issue of ‘cultural da’wa’ (dakwah kultural) was implemented well. Based on the result of a decision, Muhammadiyah’s own member internally can be mapped into three groups, namely puritan, moderate, and reformist. Although the ‘cultural da’wa’ is much opposed by the Puritans, in fact is just few agree with the group. The echoes of moderate and reformist groups are larger, the whole multicultural movement can be implemented well to the grassroots.Tulisan ini mengkaji tentang perdebatan dan dinamika internal gerakan dakwah Muhammadiya di Kotagede dalam membumikan konteks multikulturalisme. Dengan adanya perdebatan tersebut, bagaimana warga Muhammadiyah Kotagede memahami fenomena multikulturalisme sebagai realitas kehidupan hakiki? Lantas, bagaimana keterlibatan warga Muhammadiyah tersebut secara institusional dalam peranannya menyikapi multikulturalisme? Selanjutnya, metode dan strategi apa yang diterapkan dalam membumikan wacana multikulturalisme? Berangkat dari tesis awal Nakamura, yang mengkaji gerakan reformis-modernis dalam perspektif antropolog, artikel ini juga dilandasi dengan pendekatan kualitatif fenomenologis-naturalistis yang mengungkap kebenaran fakta di lapangan hingga diinterpretasikan menjadi sebuah kebaruan makna. Di mana harapannya dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan multikulturalisme dalam bingkai pluralisme (diversity) dan pancasila guna menyongsong kehidupan berbangsa yang harmonis. Dengan begitu, fakta di lapangan ditemukan bahwa perdebatan warga Muhammadiyah menyoal wacana multikulturalisme diawali hasil muktamar Denpasar Bali tahun 2002 ketika dewan tanwir memutuskan makna amar ma’ruf nahi munkar tidak hanya dimaknai sebatas tekstualitas, tapi bagaimana gerakan berkemajuan yang mengusung isu ‘dakwah kultural’ diimplementasikan dengan baik. Dalam perjalanannya, hasil keputusan tersebut warga Muhammadiyah sendiri secara internal dapat dipetakan menjadi tiga kelompok, yakni puritan, moderat, dan reformis. Walaupun ‘dakwah kultural’ banyak ditentang oleh kelompok puritan, faktanya sedikit yang sepakat dengan kelompok tersebut. Gaung kelompok moderat dan reformis lebih besar, secara utuh gerakan multikulturalisme dapat diimplementasikan dengan baik hingga ke akar rumput (grassroots)

    726

    full texts

    850

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇