UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Not a member yet
    850 research outputs found

    Front Matter

    No full text

    PEMBINAAN ANAK JALANAN MELALUI POLA ASUH DI RUMAH SINGGAH DAN BELAJAR (RSB) DIPONEGORO SLEMAN YOGYAKARTA

    Get PDF
    The pattern of asuh was an image of that is worn parents to them should be responsible for ( has the care of, keeping or educate ) anak. Sedangkan the pattern of a good foster is of many patterns asuh who capable of forming the personality of the son of characterless, to become a better place, and make certain things to parents who do not .But as for foster the complexities of the patterns that is applied by the house of turns aside and spreads his and learn ( RSB) Diponegoro is of many patterns asuh that would lead to a the formation of the fulfillment of education, the health of its people, of developing kind of confidence , children welfare and .As a result of this, when all other needs met then the welfare of kids is going to come upon them an overwhelming.Keywords: Foster pattern , Children, RSB Diponegor

    ‘Sangu Akhirat’ Sebagai Gerakan Filantropi: Transformasi Bantuan Pembangunan Masjid Al-Amin Menjadi Dana Sosial Umat

    Get PDF
    The program ‘Sangu Akhirat’ is popularity by people of Sumber Gamol Village, Sleman. If we are variously from behind, ‘Sangu Akhirat’ program is a model of Muslim philanthropy movement who increasingly develops in the society of this country for old. For the early, this programs has been the purpose of cost salvage building mosque in 2007, but the next step when mosque building after finished is still existed until right now. Meanwhile, the programs have been changing of function become social cost since 2012. Hence, this article aims to explain the transforming develop from cost building mosque become social cost security for empowerment. For the step early, this paper is developing research of thesis for the graduate program, then this article cultivated to become a narrative field study with a qualitative approach. Data of this research has been treated through the interview process, observation, and documentation. Moreover, the data was cultivated by reduction data, display data, and conclusion. Based on field discovery, this article is twice part of the implementation program both interpretation and organizing steps and the application program. After the implementation of ‘Sangu Akhirat’ program, I am discovering of impact in the growth of mutual assistance spirit, increasingly of sympathy, and developing for spirit helping people in the village.Program ‘Sangu Akhirat’ dipopulerkan oleh masyarakat Dusun Sumber Gamol, Sleman. Jika ditelisik, ‘Sangu Akhirat’ masuk dalam gerakan filantropi Islam yang sudah tumbuh berkembang di tengah masyarakat negeri ini. Pada tahap awal, program ini bertujuan untuk menutupi biaya pembangunan masjid di tahun 2007, namun tahap selanjutnya ketika pembangunan masjid selesai, program ini masih memiliki eksistensi. Di mana eksistensi program ini berubah fungsi menjadi dana sosial umat sejak 2012. Dengan demikian, artikel ini menjelaskan tentang transformasi program bantuan pembangunan masjid Al-Amin Aminah Binti Saif menjadi dana sosial umat. Secara eksploratif, artikel ini menjelaskan lebih dalam tentang implementasi program ‘Sangu Akhirat’. Pada awalnya, kajian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan jenis kualitatif. Seiring dengan kebutuhan publikasi, maka hasil draft penelitian ini diolah menjadi sebuah artikel dengan analisis deskriptif. Data penelitian ini diolah dari proses wawancara, obsevasi, dan dokumentasi. Adapun data yang diperoleh melalui proses penyederhanaan dengan cara reduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan temuan lapangan, artikel ini di bagi menjadi dua implementasi program, yakni tahapan interpretasi, tahapan pengorganisasian, dan tahapan aplikasi. Setelah melalui tahap implementasi, penulis menemukan beberapa dampak dari program ini, antara lain: tumbuhnya semangat gotong royong,  meningkatnya rasa simpatik sesama masyarakat, dan berkembangnya rasa saling tolong menolong di masyarakat

    AKUNTABILITAS MANAJEMEN PEMBERDAYAAN PENDIDIKAN: STUDI PADA PESANTREN TAREKAT AL IDRISIYYAH TASIKMALAYA

    No full text
    Latar belakang dari studi kasus ini adalah tasawuf selama ini dikenal sebagai dimensi esoterik dalam Islam. Identifikasi tersebut sering menyebabkan tasawuf dianggap dekat dengan hal-hal yang bersifat kebatinan dan askese. Selama ini kaum sufi dipandang sebagai kelompok umat yang lebih menekankan kesalehan individual (personal) daripada kasalehan sosial. Akan tetapi berbeda dengan Tarekat Al-Idrisiyyah justru murid-muridnya harus terjun ke masyarakat dan aktivitas sosial. Ditinjau dari segi rumusah masalahnya dapat ditarik dua pertanyaan bagaimanakah implementasi manajemen pendanaan pendidikan di Pesantren Tarekat Al-Idrisiyyah Tasikmalaya? Bagaimana evaluasi dan akuntabilitas manajemen pembiayaan Pendidikan di Pesantren Tarekat Al-Idrisiyyah Tasikmalaya?. Upaya menjawab permasalahan dalam penelitian ini maka digunakan metodologi penelitian lapangan (field research), yakni dengan menggali data-data lapangan dan mengobservasi secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peranan tarekat terhadap aktivitas sosial dan filantropi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan di mana ada sebuah tarekat yang justru mendorong para muridnya untuk terlibat dalam kehidupan bersama dengan masyarakat. Program yang ditawarkan pesantren yang berbasis Tarekat ini, yaitu dakwah, pendidikan, ekonomi, pemuda, dan peran perempuan.Kata Kunci: Tarekat, Manajemen Pemberdayaan Pendidikan, Aktivitas Sosia

    DINAMIKA DAKWAH DI INDONESIA ABAD 21: ERANYA KOLABORASI ATAU KOMPETISI?

    No full text
    Media online pada abad 21 telah menjadi basis dakwah Islam kontemporer, pada masa tersebut penggunaan teknologi komunikasi dan informasi memiliki peran vital dalam memberikan kemudahan menyi’arkan Agama Islam. Aktivitas dakwah menjadi salah satu faktor yang berpengaruh pada kemajuan dan kemunduran umat Islam. Pada era yang terbuka ini semua gagasan dan ideologi dari berbagai golongan umat Islam yang ada di Indonesia saling berlomba-lomba membangun ekosistemnya di dunia maya, namun dalam konteks teknologi memungkinkan dakwah menjadi ajang rivalitas dalam beradu perspektif atau menjadi sarana kolaborasi agar terwujudnya kepentingan tertentu. Tulisan ini mencoba untuk menganalisis terkait dakwah pada media online dari berbagai golongan Islam yang ada di Indonesia, apakah mereka saling berkolaborasi atau berkompetisi?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui riset dari berbagai referensi, diawali dengan mengumpulkan data, membaca dan menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antara satu website dan website lainnya yang dimiliki oleh suatu kelompok atau organisasi saling mengkampanyekan ideology, gagasan dan lain sebagainnya, terjadi pertarungan gagasan karena masing-masing organisasi memiliki kepentingan dan tujuan yang berbeda-beda.Kata Kunci: Abad 21, Dakwah, Kolaborasi, Kompetis

    TRUST AND NETWORKS IN CLIMATE CHANGE ADAPTATION STRETEGIES: EXPERIENCE OF ACEH AND YOGYAKARTA IN EARTHQUAKE INTERVENTION

    No full text
    AbstractIndonesia is one of the most disaster-prone countries where 1,782 disasters occurred between 2002 and 2007. The devastating impacts of the disasters, particularly the earthquake in Aceh and Yogyakarta, attracted public participation from various institutions.  The high participation of the institutions to some extent caused program ineffectiveness as many of those institutions have overlapping roles and fight over funding and beneficiaries. This paper will critically examine why networking is important in climate change adaptation based on the lessons learnt of disaster response in Aceh and Yogyakarta earthquake. This paper argues that the participation of stakeholders needs an effective networking. Networks are certainly becoming necessary in disaster intervention to avoid overlapping roles and conflict of interest between institutions involved in disaster response. Networks in community levels also become social capital that increases community’s resilience upon disaster. Keywords: disaster, intervention, social capita

    PERUBAHAN PERILAKU ANAK PEMULUNG MELALUI PENDIDIKAN NON FORMAL

    Get PDF
    Artikel ini membahas tentang perubahan perilaku anak pemulung di rumah belajar khatulistiwa berbagi Pontianak. Hal ini disebabkan tuntutan ekonomi keluarga yang membuat anak harus turut bekerja di jalanan sebagai pemulung dan pengemis. Sehingga anak cenderung rendah dalam motivasi belajar. Selain itu faktor lingkungan dan tuntutan pekerjaan membuat anak kesulitan untuk tumbuh dan berkembang secara normal serta cenderung berperilaku negatif. Dengan pendekatan studi kasus penulis ingin mengungkapkan proses perubahan perilaku terhadap anak pemulung dan berbagai factor yang menjadi penyebabnya melalui intervensi pendidikan nonformal secara gratis dan berkelanjutan kepada anak-anak yang membutuhkan dalam Rumah Belajar Khatulistiwa Berbagi di Pontianak. Melalui program  pendidikan yang diselenggarakan oleh RBKB kepada para anak didiknya, membuat mereka memiliki motivasi bersekolah yang tinggi, dapat memperbaiki kualitas pendidikan  yang mereka terima dan mengubah perilaku mereka sesuai dengan norma yang berlaku di lingkungan sekitar. Kata kunci: Perubahan Perilaku, Anak Pemulung, Pendidikan Non Forma

    Polemik Jilbab Miftahul Jannah di Asian Para Games 2018 dalam Media Daring

    Get PDF
    This article discusses the daring mass media polemic that was preferred by Joduka Miftahul Jannah or Miftah, who was disqualified from the 2018 Asian Para Games for refusing to release the hijab. This disqualification creates dangers from various parties such as organizers, government and society. The focus of this research is three mass media who dare to report on the case, including Tribunnews.com, Detik.com, and Republika.co.id. This study uses qualitative research methods and Robert N. Entman framing analysis. The findings of this study indicate that the three media carried out different news constructions when reporting on the Miftahul Jannah case. Tribunnews.com focuses on problem solving, while Detik.com focuses on dependent judo regulations. Meanwhile, Republika.co.id has a focal point on the individual Miftahul Jannah who is firm with her stance as the main motive for her reporting.Tulisan ini membahas polemik media massa daring yang dialami oleh Joduka Miftahul Jannah atau Miftah yang diskualifikasi dari Asian Para Games 2018 karena menolak melepaskan jilbab. Diskualifikasi tersebut mengundang perdebatan dari berbagai pihak seperti penyelenggara, pemerintah, dan masyarakat. Fokus penelitian ini adalah tiga media massa daring yang secara intens memberitakan kasus tersebut, di antaranya Tribunnews.com, Detik.com, dan Republika.co.id. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan analisis framing Robert N. Entman. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga media tersebut melakukan konstruksi pemberitaan yang berbeda-beda saat memberitakan kasus Miftahul Jannah. Tribunnews.com fokus pada penyelesaian masalah, sedangkan Detik.com fokus pada peraturan judo yang berlaku. Sementara Republika.co.id memiliki titik fokus kepada individu Miftahul Jannah yang teguh dengan pendiriannya sebagai motif utama pemberitaannya

    Bingkai “Tampang Boyolali “ dalam Pidato Prabowo Subianto di Media Daring

    Get PDF
    This article aims to explain and describe "tampang Boyolali" in Prabowo's speech which was explored using online media framing analysis. To see the framing of media online the authorused qualitative research method with framing analysis Robert N Entman who examined the analysis into four concepts namely: define problems, diagnose causes, make moral judgement, and treatment recommendation. The results of the study using three online media gave rise to fitur diverse news. The diction "Tampang Boyolali" in Prabowo Subianto's speech invited controversy in the community and media. Government officials also contributed to the diction of his speech. The diction "Tampang Boyolali" seemed to demean the people of Boyolali, and immediately invited an angry reaction from the people of Boyolali. Researchers collected data in the form of images and text through 3 media, namely CNNIndonesia.com, Sindonews.com, and Kompas.Com. The three media are actively preaching "Tampang Boyolali" with different framing. In this case the author tried to analyze the news with Robert N. Entmen's analysis which resulted in the fact that CNNIndonesia.com did not respond well and discredited Prabowo's apology. Meanwhile Sindonew.com appreciated Prabowo's  gentleman attitude that dared to make an apology. As Kompas.com tend to be neutral, do not appreciate and do not discredit the figures reported.Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan “tampang Boyolali” dalam pidato Prabowo yang dieksplorasi menggunakan analisis framing media online. Untuk melihat framing media online penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis framing Robert N Entman yang mengkaji analisis menjadi empat konsep yaitu: define problems (pendefenisian masalah), diagnose causes (memperkirakan penyebab masalah), make moral judgement (membuat pilihan moral), dan treatment recommendation (menekankan penyelesaian). Hasil studi menggunakan tiga media online memunculkan fitur berita yang beragam. Diksi “Tampang Boyolali" dalam pidato Prabowo Subianto mengundang kontroversi di masyarakat dan media. Para petinggi pemerintahan pun turut andil mengomentari diksi pidatonya tersebut. Diksi “Tampang Boyolali" seakan merendahkan warga Boyolali, dan seketika mengundang reaksi marah warga Boyolali. Peneliti mengumpulkan data berupa gambar dan teks melalui 3 media, yaitu CNNIndonesia.com, Sindonews.com, dan Kompas.Com. Ketiga media tersebut aktif memberitakan “Tampang Boyolali” dengan framing yang berbeda-beda. Dalam hal ini penulis mencoba menganalisis berita dengan analisis Robert N. Entmen yang menghasilkan fakta bahwa CNNIndonesia.com tidak merespon baik dan mendiskreditkan permohonan maaf Prabowo. Sedangkan Sindonew.com sangat mengapresiasi sikap gentleman Prabowo yang berani menghaturkan permohonan maaf. Adapun Kompas.com cenderung netral, tidak mengapresiasi dan tidak mendiskreditkan tokoh yang diberitakan

    Penerapan Konsep Suply Chain Management dalam Pengembangan Pola Distribusi dan Wilayah Pemasaran UMKM Desa Krambilsawit

    Get PDF
    This research aims to formulate development strategies and regional distribution pattern of Small Medium Enterprises (SME) marketing Village Krambilsawit. Low productivity and the narrowness of the region of product marketing, requires that SMEC Village Krambilsawit doing repairs ranging from upstream to downstream processes. The use of the concept of supply chain management, where very precise in order to resolve the problems occurred at Krambilsawit village of SME. In this study researchers using qualitative and quantitative research methods. Data obtained from the results of the direct interview to the perpetrators of the SMEC Village Krambilsawit. As for the methods of analysis used to formulate policy that is by using SWOT analysis. From this research that the results obtained in order to develop patterns of distribution and marketing SME Krambilsawit Village area required the presence of revamping the Groove Commerce SMEC, i.e. by implementing two levels or three levels of channel to expand network marketing. The implications of the end, the author hopes this research could be a reference in developing patterns of distribution and marketing of SME Krambilsawit Village.Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan pola distribusi dan wilayah pemasaran UMKM Desa Krambilsawit. Rendahnya produktifitas serta sempitnya wilayah pemasaran produk, mengharuskan UMKM Desa Krambilsawit melakukan perbaikan mulai dari proses hulu ke hilir. Penggunaan konsep supply chain management, dirasa sangat tepat guna menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada UMKM Desa Krambilsawit. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh dari hasil waawancara secara langsung kepada pelaku UMKM Desa Krambilsawit. Adapun metode analisis yang digunakan guna merumuskan kebijakan yaitu dengan menggunakan analisis SWOT. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa guna mengembangkan pola distribusi dan wilayah pemasaran UMKM Desa Krambilsawit maka diperlukan adanya pembenahan alur tata niaga UMKM, yakni dengan menerapkan two level chanel atau three level chanel guna memperluas jaringan pemasaran. Implikasi akhir, penulis berharap penelitian ini bisa menjadi acuan dalam mengembangkan pola distribusi dan wilayah pemasaran UMKM Desa Krambilsawit

    726

    full texts

    850

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇