UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Not a member yet
    850 research outputs found

    REVITALISASI DAKWAH PEMUDA ERA 4.0

    Get PDF
    Aktivitas dakwah Islam harus disesuaikan oleh era perkembangan masyarakat, karena aktifitas dakwah merupakan bentuk komunikasi yang menimbulkan interaksi sosial. Komunikasi dalam dakwah tidak hanya sekedar penyampaian informasi akan tetapi, juga sebagai pengendali tingkah laku. Sehingga dakwah sangat vital dilakukan untuk bisa mengendalikan melalui pembentukan karakter, begitu hal-nya yang dilakukan pemuda dalam melakukan dakwah sesuai era 4.0 di Madura. Madura merupakan daerah dengan masyarakat mayoritas Islam namun, transaksinya tidak banyak sesuai ekonomi syariah. Sehingga perlu peran dakwah pemuda untuk mengenalkan konsep ekonomi syariah dalam transaksi perekonomia masyarakat. Dari hal ini peneliti merasa perlu untuk meneliti revitalisasi dakwah pemuda era 4.0 serta bentuk dakwah dalam membentuk karakter ekonomi syariah di Madura dengan metode kualitatif. Perbedaan penelitian ini dengan beberapa penelitian sebelumnya, yaitu penelitian ini fokus pada dakwah pemuda era 4.0 yang dilakukan oleh organisasi masyarakat ekonomi syariah di Madura. Penelitian ini menemukan bentuk dakwah pemuda Madura dengan menggunakan revolusi 4.0 ada dua metode pertama, metode langsung  yaitu program cut generation, MES goes to camps, MES go to scool, MES goes to society kedua menggunakan media sosial antara lain group WhatssApp, web site, Istagram, Facebook, dan tweeter

    DEMOKRASI KAUM SANTRI DALAM PANDANGAN ISLAM (Mendudukkan Konsep Demokrasi dan Ittiba>’ Kiai)

    Get PDF
    Kiai is the central figure in Indonesia's political world. The involvement of kiai is the implementation of loving motherland concept, as well as manifestation of exemplary to Prophet who not only as a religious leader, but also a statesman who leads the fight for peace, justice and prosperity. That role can be seen for example from the notice issued by the kiai in Presidential election 2019. The masyayikh (kiai) appeals the students and the extended family of the pesantren to not abstain and directs them to choose certain president candidate in the 2019 election. For santri, emulate and follow (ittiba>’) or that notice is a inevitability even though it seems contrary with the concept of democracy which adheres to the freedom of speech principle. Through this article, santri tradition in democracy will be analyzed descriptively analytically with the al-Qur'an and hadith approach. From the results of the study, it is found that that the observance of santri to Kiai is the actualization of the meaning of QS. al-Kahfi: 66 about the story of the Prophet Khidir and Musa, which illustrates the students obedience to the teacher. Beside, the santri democratic tradition concept can be called taadub democracy which is based on the santri manners or attitudes toward his teacher. Regarding to how the decision made, the kiai opens the opportunity and let the santri to decide, even though it will be responded by the santri with the principle of sami’na> wa at}a’na. If forced to be different, then they must pay attention to the relationship ethics between students and kiai, so it will not become obstacles to the benefit and blessing of knowledge

    Front Matter

    No full text

    RUQYAH SEBAGAI PENGOBATAN BERBASIS SPIRITUAL UNTUK MENGATASI KESURUPAN

    Get PDF
    AbstractThe existence of spiritual involvement in handling possession, this purpose article to describe the implementation of ruqyah possessed by patients in Nashrun Minallah boarding school and spiritual interpretation in the implementation of ruqyah. This type of research is qualitative, with interview and observation research methods. The research subjects are 1 ruqyah and 1 assistant. The results showed that two types of trance experienced by patients were possessed by psychic and physical disorders, the main process in ruqyah was blades, then safeguards developed by patients with independent ruqyah with necessary health assistance. Spiritual has a significant role in the ruqyah process which is carried out to deal with patients suffering from spiritual illness in the form of possession. Keywords: ruqyah, spiritual medicine, possessed

    ANALISIS MANAJEMEN PELAYANAN IBADAH HAJI TERPADU SATU ATAP DI KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN CIAMIS

    No full text
    Pelayanan merupakan bentuk kegiatan yang dilakukan organisasi atau lembaga untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Tujuan dari pelayanan adalah untuk memastikan pelanggan menerima arahan secara cepat, tepat dan cermat sehingga tidak menimbulkan kesalahan informasi yang akan membuat pelanggan hilang kepercayaan pelayanan. Pelayanan ibadah haji terpadu satu atap di kementerian agama Kabupaten Ciamis yang beru saja diresmikan pada tanggal 27 Februari 2019 bertujuan untuk memudahkan dan mempercepat masyarakat untuk mendaftarkan diri menjadi calon jemaah haji. Namun dalam pelaksanaannya, beberapa kendala ditemukan antara lain masih kurang optimalnya sosialisasi pendaftaran ibadah haji kepada masyarakat, kurangnya sumber daya manusia internal kementerian agama Kabupaten Ciamis maupun mitra dari bank penerima setoran (BPS), sarana internet yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pelayanan ibadah haji terpadu satu atap di kementerian agama Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan dekriptif melalui studi pustaka. Analisis pelayanan dalam penelitian ini menggunakan terori dari Philip Kottler yakni alat ukur pelayanan bisa dilihat dari faktor-faktornya antara lain wujud fasilitas pelayanan, daya tanggap dalam melayani serta jaminan untuk meningkatka kepuasan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pelayanan ibadah haji secara terpadu dan satu atap di kementerian agama Kabupaten Ciamis cukup berjalan baik. Meskipun dalam pelaksanaannya masih ditemukan hambatan-hambatannya antara lain kurangnya sosialisasi dan kurangnya jumlah sumber daya manusia yang di tempatkan sebagai petugas pelayanan ibadah haji baik dari internal kementerian agama maupun dari mitra bank penerima setoran.Kata Kunci: Manajemen Pelayanan, Ibadah Haji, Terpadu, Satu Ata

    KAJIAN RETROSPEKTIF KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH NUSA TENGGARA BARAT NOMOR 2 TAHUN 2016 TENTANG PARIWISATA HALAL

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya pariwisata halal yang tertuang dalam Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat No. 2 Tahun 2016 yang menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan wisata dengan destinasi dan industri pariwisata yang menyiapkan fasilitas produk, pelayanan, dan pengelolaan pariwisata yang memenuhi konsep syariah.  Secara umum wisata halal adalah bagian dari industri pariwisata yang ditujukan untuk wisatawan muslim, dengan menggunakan konsep syariah. Konsep syariah dalam pariwisata adalah menganut beberapa prinsip syariah secara prinsip hukum islam terkait berbagai kegiatan pariwisata berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Perda tentang pariwisata halal dengan menggunakan kajian retrospektif kebijakan. Dengan kajian yang memfokuskan pada penelitian setelah aksi kebijakan atau setelah diimplementasikan kebijakan. Penelitian dilakukan secara deskripstif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi pustaka. Adapun analisis data dilakukan dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta menggunakan teknik triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa proses sosialisasi dan adaptasi terhadap pelaksanaan konsep wisata halal yang berintegrasi dengan nilai-nilai syariah masih menjadi tugas utama lembaga penyelenggaraan pariwsata halal. Arti dan tujuan utama dari pariwisata halal masih belum dimaknai seacara mendalam oleh masyarakat secara umum, baik pelaku usaha maupun wisatawan. Hal ini menjadi tugas utama stakeholders terkait untuk lebih gencar menjelaskan akan makna utama wisata halal tersebut. Adaptasi konsep pariwisata halal bagi penyelenggara layanan dan pelaku usaha juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Masih banyak penyesuaian demi terlaksananya konsep syariah dalam pariwisata sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dilain pihak, pembangunan pariwisata ditengah pandemi Covid-19 dilakukan melalui dukungan lembaga pemerintah yang mengeluarkan sebuah sertifikat berupa sertifikat Clean, Health, Safety, Evironment (CHSE) bagi pegiat usaha dan pariwisata. Tujuannya untuk menciptakan penyelenggaraan pemerintah dengan melakukan pelayanan kepada publik dan usaha industri pariwisata yang menaati protokol pencegahan virus Covid-19 dan tatanan hidup baru ditengah pandemi, namun masih dalam proses pelaksanaan.Keywords: Kebijakan Retrospektif, Implementasi Kebijakan, Pariwisata Halal, NT

    Strategi Dakwah Mahbub Djunaedi di Bawah Politik Orde Baru

    Get PDF
    Kajian ini menjelaskan strategi dakwah Mahbub Djunaidi (Sang Pendekar Pena) yaitu melalui tulisan. Penulis menggunakan metode telaah literature sejarah. Mahbub Djunaidi adalah tokoh yang sangat gigih dalam mengemukakan kebenaran. Pemerintahan Orde Baru tidak jarang menjadi sasaran kritik Mahbub Djunaidi. Sekalipun pemerintahan orde baru sangat membatasi warganya untuk bisa mengemukanan pendapat, namun Mahbub Djunaidi melakukan siasat menyampaikan kritik dan kebenaran melalui tulisan-tulisan salah satunya dengan gaya satire. Gaya yang digunakan Mahbub Djunaidi merupakan strategi mengemukakan kebenaran di bawah politik Orde Baru

    Back Matter

    No full text

    Pembedayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Komoditas Ketela di Desa Giricahyo

    Get PDF
    This paper tries to explore the empowering model through the function of cassava commodity as an increase of prosperous people in Giricahyo Village, Gunungkidul. Through a community-based research approach, qualitatively, a workshop for cassava commodity development has become the trend in the empowerment program. The framework to change the way of positivistic paradigm to shift more than holistic, synergic, and transdisciplinary can be claimed as a new model of social intervention. Furthermore, the study finds that assistance people can be optimized when it is paradigm implemented in the community development process. This article argues that the innovation of cassava processed in various creativity can appear new understood and knowledge for people to restricted productivity. Society has been motivated to open a new enterprise product. However, social welfare can not evaluate in this program. Optimization of cassava processed has become snack produce that it can be a solution of increasing prosperous people with the evaluation of the program.Tulisan ini mengeksplorasi model pemberdayaan melalui pemanfaatan komoditas ketela sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Giricahyo, Gunungkidul. Melalui pendekatan community-based research, secara kualitatif, pelatihan pengembangan komoditas ketela menjadi trend dalam program pemberdayaan. Kerangka kerja dari perubahan cara pandang pemikiran positivistik ke arah yang lebih holistik, sinergis, dan transdisipliner dapat diklaim sebagai model intervensi sosial baru. Karena itu, studi ini menemukan pendampingan masyarakat dapat berjalan optimal ketika paradigma tersebut diterapkan dalam proses pemberdayaan. Artikel ini berargumentasi bahwa inovasi olahan ketela dengan beragam varian kreativitas dapat memunculkan pemahaman dan wawasan baru bagi masyarakat dalam produksi yang terbatas. Masyarakat telah termotivasi untuk membuka usaha baru. Namun demikian, tingkat kesejahteraan masyarakat tidak dapat diukur dalam program ini. Pengoptimalan pengolahan ketela menjadi makanan ringan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan dengan capaian evaluasi yang terukur

    Social Recognition in the Protecting of Land Ownership in Ngadisari Village

    Get PDF
    This study aims to explore the role of the community in protecting land. Land in the Tengger community has been the spotlight since an increase in tourist visits to the Bromo area, which has raised many questions and curiosity about the land preservation model. In collecting data and analysis, the researcher used a qualitative descriptive approach. It was further carried out in-depth interviews with several key informants to answer the research question. The research results show that the productive soil conditions make the Tengger community closely prevent the land from living sustainably. Land conditions supported by the community in understanding traditional values as a legacy from their ancestors discouraged people from selling because this is a prohibition unviolated. The Ngadisari’s Village Government has made an effort to protect the land in response to the challenges of buying and selling land by issuing customary regulations with recognition. The traditional rules regarding the prohibition of the land of sale become legal rules and have legal force

    726

    full texts

    850

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇